Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Budidaya Lebah Trigona sp di Batang Kayu Pondok Pesantren Jabal Uhud : Pengabdian Didik Suryamiharja S. Mabui; Ahmad Rifai Rahawarin; Liani Sari; Suwito; Andi Annisa Nurlia Mamonto; Irsan; Samuel Mamonto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.837

Abstract

Bees are insect that can produce honey from nectar, pollen and resin collected by worker bees. Honey bees consist of 2 types, namely stinging and stingless bees known as klanceng or kelulut wasps. Both stinging and stingless bees are widely cultivated by the community. The honey produced by these two types of bees has different characteristics. Honey from stingless bees tends to be more liquid than honey produced from stinging bees which has a thick texture. This Community Service Activity was carried out at the Jabal Uhud Islamic Boarding School, Barru Regency, South Sulawesi, with the aim of increasing public insight and knowledge about trigonal bee cultivation to make it easier for the surrounding community. The technique of cultivating Trigonal bees in logs starts from making a bee house from used wood, modifying the shape of the box and making the size shape, moving the trigonal bees into the bee house, then the log is closed and ready to be placed in a predetermined place.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DALAM PENINGKATAN MINAT MEMBACA DAN MENULIS MELALUI GERAKAN LITERASI Samuel Mamonto
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9397

Abstract

Rendahnya minat membaca pada peserta didik yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya kesadaran peserta didik terhadap pentingnya membaca, faktor internal berupa perbedaan Tingkat kecerdasan, faktor eksternal berupa waktu belajar yang terbatas disekolah, pesatnya perkembangan teknologi, serta kurangnya peran dan dukungan orangtua, tentunya akan berdampak buruk karena akan menyebabkan terciptanya generasi-generasi penerus bangsa yang tidak mampu bersaing karena kurangnya ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor permasalahan yang dirasakan peserta didik dalam belajar membaca dan menulis permulaan, serta menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik akumulasi data, menyajikan data, reduksi data, dan verifikasi data.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI HUKUM TENTANG PENCEGAHAN PINJAMAN ONLINE ILEGAL DAN INVESTASI BODONG Temmy Fitriah Alfiany; Farida Tuharea; Andi Annisa Nurlia Mamonto; Abdul Kodir Nurhasan; Samuel Mamonto
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.510

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, tetapi pada saat yang sama meningkatkan risiko terjadinya pinjaman online ilegal dan investasi bodong. Rendahnya literasi hukum, literasi keuangan, dan literasi digital menyebabkan sebagian masyarakat mudah terpengaruh oleh penawaran pinjaman maupun investasi yang menjanjikan proses cepat dan keuntungan tinggi tanpa memahami risiko serta legalitasnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran hukum, dan kemampuan masyarakat dalam mengenali, mencegah, serta menghadapi praktik pinjaman online ilegal dan investasi bodong. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui sosialisasi, penyampaian materi hukum, diskusi interaktif, tanya jawab, studi kasus, dan evaluasi pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Materi yang diberikan meliputi karakteristik pinjaman online legal dan ilegal, ciri-ciri investasi bodong, risiko penyalahgunaan data pribadi, pentingnya melakukan pengecekan legalitas lembaga atau platform keuangan, serta langkah pencegahan dan mekanisme pelaporan aktivitas keuangan ilegal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh aspek yang dievaluasi. Pemahaman mengenai pentingnya pengecekan legalitas meningkat dari 58% menjadi 94%, kemampuan mengenali ciri pinjaman online ilegal meningkat dari 48% menjadi 90%, sedangkan pemahaman mengenai ciri investasi bodong meningkat dari 50% menjadi 89%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi hukum yang disampaikan secara interaktif dan berbasis studi kasus mampu meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi risiko keuangan digital. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih kritis, sadar hukum, dan mampu mengambil keputusan keuangan secara aman serta bertanggung jawab.