Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Hubungan Stres Akademik Dengan Kecenderungan Gangguan Makan Pada Mahasiswa Renaldi Renaldi; Sitti Murdiana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.5003

Abstract

Prevalensi kecenderungan gangguan makan semakin meningkat dan salah satu penyebabnya adalah karena stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dan kecenderungan gangguan makan pada mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Subjek penelitian berjumlah 198 mahasiswa yang berasal dari tiga fakultas di Universitas Negeri Makassar, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H), dan Fakultas Psikologi (FPsi). Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) dan Eating Attitude Test-26 (EAT-26). Hasil analisis korelasi Spearman rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara stres akademik dan kecenderungan gangguan makan pada mahasiswa (p = 0,000 < 0,05). Koefisien korelasi antara variabel stres akademik dan kecenderungan gangguan makan adalah +0,397, yang tergolong dalam kategori hubungan moderat. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya evaluasi bagi para mahasiswa untuk dapat mengatasi stres akademik guna mencegah kecenderungan gangguan makan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental dan gangguan makan pada mahasiswa, serta menjadi dasar untuk intervensi yang lebih efektif dalam menangani stres akademik di lingkungan universitas.
Hubungan Regulasi Emosi Terhadap Kecenderungan Perilaku Self Injury Pada Wanita Dewasa Awal Yang Sedang Putus Cinta Fairuz Sabrina; Sitti Murdiana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.5413

Abstract

Individu dewasa awal yang sedang mengalami putus cinta akan merasakan kesedihan dan perasaan marah apabila dibandingkan oleh individu yang sedang dalam hubungan stabil sehingga memicu terjadinya perilaku melukai dirinya sendiri (self-injury) dikarenakan ketidakmampuan dalam mengelola emosi dengan baik. Hal tersebut sebagian besar terjadi pada individu wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan perilaku self injury pada wanita dewasa awal yang sedang putus cinta. Subjek pada penelitian ini sebanyak 60  wanita yang berada pada usia dewasa awal yang sedang putus cinta dan melakukan self-injury di Kota Makassar. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental Berdasarkan hasil uji hipotesis  Spearman Rank yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi emosi dan self injury pada wanita dewasa awal yang sedang putus cinta di Kota Makassar (p = 0,000 < 0,05). Koefisien korelasi variabel regulasi emosi dan self injury sebesar -0,249  dan tergolong pada kategori lemah. Implikasi pada penelitian ini menjadi bahan evaluasi bagi wanita dewasa awal untuk dapat melampiaskan segala bentuk emosinya kepada hal yang positif dan tidak merugikan dan dapat melihat resiko dan bahaya dalam perilaku self injury.
Pengaruh Self Body Shaming Terhadap Perilaku Makan Pada Remaja Perempuan Di Kota Makassar Farida S; Sitti Murdiana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5421

Abstract

Pada masa remaja terjadi banyak perubahan dramatis, salah satunya adalah perubahan fisik. Remaja perempuan merasa kurang puas dengan tubuhnya terkait dengan meningkatnya jumlah lemak. Mereka beranggapan bahwa memiliki tubuh kurus akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan disekitarnya. Hal ini menjadi tantangan bagi remaja untuk melakukan diet walaupun dengan cara ekstrim yang dapat membahayakan kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self body shaming terhadap perilaku makan pada remaja perempuan di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah remaja perempuan yang pernah melakukan self body shaming di Kota Makassar dengan jumlah 213 responden. Teknik sampling yang digunakan yaitu Accidental Sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah skala self body shaming dan skala periaku makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat signifikansi antara self body shaming terhadap perilaku makan pada remaja perempuan di Kota Makassar (p = 0,000) yang berarti hipotesis diterima. Sementara itu, berdasarkan nilai koefisien determinasi (R Square) yaitu sebesar 0,326, dimana artinya pengaruh self body shaming terhadap perilaku makan sebesar 32,6% dan 67,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Implikasi pada penelitian ini menjadi bahan evaluasi terkait mengurangi perilaku yang mengarah pada self body shaming, meningkatnya self body shaming sendiri akan berpengaruh terhadap perilaku makan pada remaja perempuan, serta dapat berkontribusi pada pengembangan gangguan makan seperti anoreksia nervosa, bulimia nervosa, atau gangguan makan lainnya.