Istiono, Heri
Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, Indonesia

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Studi Pengaruh Korosi Terhadap Kapasitas Tarik Besi Tulangan Kurniawan, Mochammad Rizky; Pertiwi, Dewi; Istiono, Heri; Propika, Jaka; Komara, Indra
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi yang terjadi pada tulangan baja akibat terpapar klorida dianggap sebagai penyebab utama kerusakan struktur beton bertulang. Kontak langsung dengan pengaruh lingkungan dapat mengakibatkan terjadinya reaksi oksidasi yang mengakibatkan korosi. Metode kehilangan berat digunakan dalam perhitungan laju korosi dengan menggunakan variable waktu perendaman sehingga mendapatkan hasil berupa jumlah atau berat kehilangan akibat laju korosi yang terjadi. Terjadinya peningkatan berat hilang dan laju korosi yang terjadi seiring dengan lama waktu pada saat perendaman besi tulangan. Tetapi pada pengujian tarik, besi tulangan mengalami penurunan pada kuat tarik dan regangan yang terjadi dimana terpengaruh oleh besar dari laju korosi dan lama waktu perendaman besi tulangan. Berdasarkan pengujian didapatkan nilai berat hilang dan laju korosi terkecil dialami besi S10 dengan waktu 1 hari yaitu 2 gram 3,4389 Mpy , untuk yang terbesar S16 dengan waktu 2 minggu yaitu 109 gram 13,3873 Mpy. Sedangkan dari uji tarik didapatkan prosentase penurunan terkecil dan terbesar dialami oleh besi S13 dengan prosentase 2,35% pada 24 jam, dan 22,97% pada 336 jam. Penurunan elongitas terbesar dialami oleh besi S13 dengan nilai 4,67%.
Redisain Struktur Gedung Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya dengan Menggunakan Sistem Flat Slab Apriyanto, Arie Fauzi; Susanti, Eka; Fitriyah, Dita Kamarul; Komara, Indra; Pertiwi, Dewi; Istiono, Heri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi di Indonesia mencakup berbagai bentuk struktur, khususnya jenis pelat lantai. Flat Slab adalah pelat yang dibedakan dengan tidak adanya balok di sepanjang garis kolom bagian dalam, sementara balok boleh ada maupun tidak ada pada tepi bagian luar garis kolom. Pada flat slab, drop panel digunakan sebagai pengganti balok. Flat slab memiliki beberapa kelebihan yaitu penghematan tinggi total bangunan dan kemudahan dalam pemasangan instalasi mekanikal maupun elektrikal pada bangunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meredisain struktur Gedung Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya menggunakan sistem flat slab. Redisain struktur yang ingin dilakukan menggunakan menggunakan persyaratan SNI 2847-2019 sebagai acuan perencanaan struktur. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan aplikasi ETABS untuk membantu dalam perhitungan struktur.Hasil output kontrol perilaku struktur menggunakan program bantu ETABS didapatkan  hasil; periode struktur sebesar 1,125 detik yang telah memenuhi persyaratan dari hasil Tmax sebesar 1,171detik, untuk partisipasi massa struktur tercapai dengan nilai 90% pada arah X dan Y dan telah memenuhi persyaratan. Simpangan antar lantai pada struktur ini dari lantai 1-6 untuk arah X dan Y telah memenuhi syarat kurang drift limit sebesar 31,731. Pada gaya geser dasar yang di hasilkan sturktur ini untuk gaya statik dan dinamik baik dari arah X maupun Y memiliki nilai yang sama yaitu 83,6053. Dari hasil perhitungan tulangan pelat di dapatkan D16-450, sedangkan untuk Drop panel didapatkan D13-500 serta hasil perhitungan tulangan kolom di dapatkan 20 D22 untuk tulangan longitudinal, dan untuk tulangan transversal didapatkan tulangan tumpuan 4D13-100 dan 2 D13-125 untuk tulangan lapangan
Redisain Struktur Gedung Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya Dengan Menggunakan Sistem Flat Slab Apriyanto, Arie Fauzi; Susanti, Eka; Septiarsilia, Yanisfa; Komara, Indra; Pertiwi, Dewi; Istiono, Heri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi di Indonesia mencakup berbagai bentuk struktur, khususnya jenis pelat lantai. Flat Slab adalah pelat yang dibedakan dengan tidak adanya balok di sepanjang garis kolom bagian dalam, sementara balok boleh ada maupun tidak ada pada tepi bagian luar garis kolom. Pada flat slab, drop panel digunakan sebagai pengganti balok. Flat slab memiliki beberapa kelebihan yaitu penghematan tinggi total bangunan dan kemudahan dalam pemasangan instalasi mekanikal maupun elektrikal pada bangunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meredisain struktur Gedung Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya menggunakan sistem flat slab. Redisain struktur yang ingin dilakukan menggunakan menggunakan persyaratan SNI 2847-2019 sebagai acuan perencanaan struktur. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan aplikasi ETABS untuk membantu dalam perhitungan struktur.Hasil output kontrol perilaku struktur menggunakan program bantu ETABS didapatkan  hasil; periode struktur sebesar 1,125 detik yang telah memenuhi persyaratan dari hasil Tmax sebesar 1,171detik, untuk partisipasi massa struktur tercapai dengan nilai 90% pada arah X dan Y dan telah memenuhi persyaratan. Simpangan antar lantai pada struktur ini dari lantai 1-6 untuk arah X dan Y telah memenuhi syarat kurang drift limit sebesar 31,731. Pada gaya geser dasar yang di hasilkan sturktur ini untuk gaya statik dan dinamik baik dari arah X maupun Y memiliki nilai yang sama yaitu 83,6053. Dari hasil perhitungan tulangan pelat di dapatkan D16-450, sedangkan untuk Drop panel didapatkan D13-500 serta hasil perhitungan tulangan kolom di dapatkan 20 D22 untuk tulangan longitudinal, dan untuk tulangan transversal didapatkan tulangan tumpuan 4D13-100 dan 2 D13-125 untuk tulangan lapangan.
Analisis Kombinasi Dua Jenis Agregat Kasar Dengan Tambahan Aditif Polimer Terhadap Sifat Mekanik Beton Gustiaranti, Audrey Agdennia; Pertiwi, Dewi; Susanti, Eka; Istiono, Heri; Komara, Indra
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kombinasi dua jenis agregat kasar yang berbeda pada beton mempengaruhi sifat mekanik beton. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis sifat mekanik kombinasi kedua jenis agregat dengan melakukan uji yang cermat untuk memastikan bahwa kombinasi tersebut dapat diterapkan dalam konstruksi atau tidak.Dalam penelitian ini diteliti sifat mekanik beton yaitu kuat tekan, kuat lentur, kuat geser serta lendutan, maka dilakukan dengan membuat benda uji  dari kombinasi 2 jenis agregat kasar yang berbeda yaitu dari Bangkalan dan Pandaan dengan penambahan aditif polimer yang berfungsi untuk memperkuat beton.Hasil penelitian kuat tekan tertinggi dari benda uji tanpa aditif 20,18 N/mm2 sedangkan, kuat tekan tertinggi dengan aditif bernilai 28,16N/mm2, dapat dilihat terjadi peningkatan kuat tekan dengan rata-rata kenaikan 26,70%. Pada pengujian kuat lentur, didapat kuat lentur rata-rata adalah 11,20N/mm². Untuk nilai Mn hasil uji 8.400.000Nmm, sedangkan Mn analisis 7.753.154Nmm, hasil melebihi 8,34% dari Mn analisis, balok tersebut memiliki kapasitas kekuatan yang lebih tinggi dari perencanaan analisis, dikarenakan adanya kombinasi agregat serta penambahan aditif polimer. Dari analisis lendutan, nilai tertinggi pada titik C dan E karena titik tersebut berinteraksi langsung dengan gaya saat pengujian lentur. Hasil perhitungan lendutan maksimal benda uji dengan tulangan 0,632 mm, sedangkan balok tanpa tulangan hanya 0,316mm. Terjadi kenaikan 51,64% berkat penambahan tulangan. Pada analisa perhitungan kuat geser hasil uji rata-rata sebesar 42.000N, sedangkan Vn analisis sebesar 258.043N. Maka, menunjukkan kuat geser yang terjadi hanya sebesar 16,28% rencana, maka disimpulkan desain sengkang yang mendukung beban geser terlalu besar, sehingga perlu peninjauan ulang dalam mendesain tulangan geser untuk balok tersebut.
Study comparison P-Delta Effect analysis depends on height variation of the building Istiono, Heri; Susanti, Eka; Propika, Jaka; Ramadhan, Azhar Yusuf
Journal of Civil Engineering, Planning and Design Vol 1, No 1 (2022): May
Publisher : Faculty of Civil Engeneering and Planning - ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jcepd.2022.v1i1.3055

Abstract

Indonesia is an area where three active plates meet, so many areas are prone to earthquakes. To anticipate this and minimize casualties due to earthquakes, earthquake-resistant buildings are needed. Earthquake resistant buildings are the most important thing that needs to be considered, a building structure must be designed to be able to withstand lateral loads such as earthquakes within the limits set by the code/standard. The result of the earthquake load will produce an additional effect on the multi-storey building, namely the P-Delta effect. In this study, the effect of these effects will be analyzed on non-rise buildings and high-rise buildings. Analysis of the P-Delta effect will be calculated on the modeling of three buildings for non-rise buildings (Building models A, B and C) and three highrise building models (Building models D, E and F) and get the results that the P-Delta Effect has an impact on changes structural performance level in Model E Building (56 meters) from Immediate Occupancy to Life Safety
Seismic Behavior of Building Structures using Time History Analysis (Case Study: RSPAL Surabaya) Heri Istiono; Yanisfa Septiarsilia; Dita Kamarul Fitriyah; Indra Komara; Katon Putra Baskara
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 5, No 2 (2024): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2024.v5i2.5944

Abstract

Penting untuk mempertimbangkan pembangunan bangunan yang tahan gempa di Indonesia karena negara ini rentan terhadap gempa. Percepatan gempa pada permukaan tanah merupakan faktor yang secara langsung mempengaruhi struktur. Gedung bertingkat tinggi yang terletak pada zona gempa tinggi diperlukan perencanaan dan peninjauan khusus agar tetap aman saat menahan gaya gempa. Analisis struktur terhadap gempa dapat dibagi menjadi dua metode, yakni analisis statik dan analisis dinamik. Dalam analisis dinamik, terdapat dua pendekatan utama, yaitu analisis spektrum respons dan analisis time history. Cara untuk mendapatkan perilaku terhadap struktur gedung adalah dengan menerapkan gaya pada struktur. Salah satu contoh gaya yang kompleks adalah gaya gempa yang memiliki karakteristik yang tidak teratur dan waktu yang acak. Untuk menyederhanakan pengaruh gaya gempa ini, dapat dilakukan melalui analisis respons spektrum dan time history. Dalam analisis time history, gaya gempa yang dimasukkan berasal dari gempa sebelumnya dan disesuaikan pada beban desain. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi perilaku terhadap bangunan eksisting pada Gedung Rawat Inap RPAL Surabaya, dimana sistem strukturnya yaitu sistem rangkat pemikul momen khusus (SRPMK) dengan menggunakan metode Time History. Pada penelitian ini dilakukan pada daerah surabaya dan untuk Load Case yang terdapat pada masing-masing Time History juga dilakukan proses Scalling dimana hasil ini didapatkan dari perhitungan nilai perhitungan faktor skala. Untuk simpangan antar lantai paling kritis dari analisis time history adalah gempa Tabas yang dimana nilai displacement total ijin maka belum memenuhi persyaratan.
Analisis Geometri Bangunan terhadap Kinerja Seismik Menggunakan Direct Displacement Based Design Method Kartiko, Andi Susilo; Komara, Indra; Septiarsilia, Yanisfa; Fitria, Dita Kamarul; Istiono, Heri; Pertiwi, Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v4i2.1367

Abstract

Evaluasi seismik terhadap perilaku struktur tidak beraturan merupakan parameter penting khususnya untuk mengetahui kegagalan yang terjadi pada struktur. Parameter ketidakberaturan tersebut dapat berupa elevasi struktur yang tidak seragam, denah yang memiliki bentuk tidak umum yang mana memiliki pusat massa dan kekakuan yang berbeda serta jenis dan dimensi dari elemen struktur terpasang. Ketidakberaturan tersebut sering tidak dapat dihindari karena faktor arsitektur. Pada studi ini, akan dievaluasi berbagai bentuk ketidakberaturan struktur bangunan yang dievaluasi secara analitis dan numerik. Evaluasi struktur menggunakan metode direct displacement-based design dengan pendekatan ATC-40 disimulasikan untuk mengetahui parameter kinerja struktur. Satu bangunan regular dan tiga bangunan ireguler akan dievaluasi dan dibandingkan satu sama lain. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, nilai kinerja bangunan secara relatif memenuhi standar acuan DDBD dengan tingkat level kinerja berada pada life safety dan intermediate occupancy untuk pendekatan dengan ATC-40.