Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Peran Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Lembaga Pendidikan Islam : Pengabdian Dhani, Dhani Sudirman; Fadli Rais; Neneng Nurhasanah; Meilia Prehartanti; Rendi Atnanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1761

Abstract

Kepemimpinan Islami merupakan elemen penting dalam membangun budaya kerja yang produktif, etis, dan berorientasi pada nilai-nilai spiritual di lembaga pendidikan Islam. Namun dalam praktiknya, banyak kepala madrasah belum sepenuhnya mengintegrasikan prinsip-prinsip kepemimpinan Islami dalam manajemen kelembagaan, yang berdampak pada rendahnya motivasi dan kinerja guru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi peran kepemimpinan Islami guna meningkatkan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Al Umm, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan pengembangan potensi internal komunitas melalui partisipasi aktif. Strategi kegiatan mencakup workshop, pelatihan, simulasi, coaching, dan forum refleksi yang melibatkan kepala madrasah dan guru sebagai subyek perubahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tentang kepemimpinan Islami, munculnya forum komunikasi internal, perubahan gaya kepemimpinan yang lebih partisipatif, serta peningkatan kinerja guru secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya pranata baru dan lahirnya pemimpin lokal dari kalangan guru sebagai bentuk perubahan sosial yang berkelanjutan. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset dan nilai-nilai Islami mampu menjadi strategi efektif dalam membangun tata kelola madrasah yang berkualitas. Kegiatan ini juga berpotensi direplikasi di lembaga pendidikan Islam lain sebagai model pengembangan kapasitas kelembagaan berbasis komunitas dan nilai spiritual.
Implementation Of Islamic Legal Principles In Islamic Education Management In The Digital Era: Implementasi Prinsip Hukum Islam dalam Manajemen Pendidikan Islam di Era Digital Dhani Sudirman; Ricki Faisal; Hasan Al Banna; Rendi Atnanto; Mia Audina Musyadad
Jurnal Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v8i2.535

Abstract

Islamic education management in the digital era faces various challenges in maintaining harmony between the use of technology and the principles of Islamic law, which must be maintained. Technology provides easy access to information and learning, but on the other hand, there is a potential risk of negative influences that can shift Islamic values if not managed wisely and in accordance with sharia. This study aims to analyze the implementation of Islamic legal principles in Islamic education management at SMPIT Al Muslih and to identify the challenges and solutions faced in integrating technology with Islamic values. The research method used was a qualitative approach with a case study. Data were collected through observation and in-depth interviews with administrators and educators at SMPIT Al Muslih. Data analysis was conducted using descriptive qualitative techniques. The results show that SMPIT Al Muslih has attempted to implement Islamic legal principles in educational management by paying careful attention to the use of technology. Technology is used to support the learning process and educational management, while maintaining compliance with sharia values. However, there are challenges related to inadequate regulations and low digital competence among educators. This hampers the optimal implementation of Islamic legal principles in educational management. The implications of this research indicate the need to develop policies and regulations that are adaptive to technological developments, while maintaining the integrity of Islamic values.