Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Prevalensi Hasil Pemeriksaan IMLTD di UTD Kabupaten Banjar Tahun 2022-2023 Nurmilawati, Nurmilawati; Yolanda, Devina; Irhamna, Mailisa; Nurrahmah, Sheila; Irfan, Muhammad; Huwaidi, Thoriq Ahmad
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 15 No 2 (2025): Maret 2025
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v15i2.1083

Abstract

Blood transfusion is a vital health service that saves lives but carries the risk of transfusion transmissible infections (TTIs), highlighting the need for rigorous donor screening. This study aimed to assess the prevalence of TTIs among blood donors at the Indonesian Red Cross (PMI) Blood Transfusion Unit, Banjar Regency, in 2022–2023. A descriptive retrospective cross-sectional design was applied using secondary donor data with total sampling. Variables included HIV, hepatitis B, and syphilis, analyzed using univariate methods. Most donors were male (80.83%), aged 25–44 years (55.12%), with blood group O dominant (37.40%), and the majority were regular donors (55.01%). In 2022, of 6,154 samples, 71 (1.15%) were reactive: HBsAg 77.46%, syphilis 18.31%, and HIV 4.23%. In 2023, of 6,538 samples, 72 (1.10%) were reactive: HBsAg 63.89%, syphilis 26.39%, and HIV 9.72%. Overall, the prevalence of reactive samples remained stable, with hepatitis B as the most common infection, though its proportion decreased, while syphilis and HIV showed increases. These findings highlight the importance of strengthening donor screening, expanding prevention programs, and improving public education to ensure safe and reliable blood supplies.
Edukasi Penanggulangan Gizi Buruk pada Balita Dalam Pemantauan Rumah Sehat di Desa Pantai Cermin Syafriani, Syafriani; Tasrif, Ari Bandana; Irinericy, Rani; Sahariah, Sahariah; Starlista, Viva; Rustanti, Nita; Muniroh, Muniroh; Irhamna, Mailisa
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wksx2652

Abstract

Masalah gizi buruk pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah masalah tersebut adalah melalui peningkatan pengetahuan ibu mengenai pemenuhan gizi balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai penanggulangan gizi buruk melalui edukasi kesehatan dalam pemantauan rumah sehat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dengan sasaran ibu yang memiliki balita. Metode kegiatan meliputi tahap observasi, persiapan, pelaksanaan edukasi kesehatan, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu-ibu peserta memiliki antusiasme yang tinggi selama kegiatan penyuluhan serta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai penyebab, dampak, serta upaya pencegahan gizi buruk pada balita. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi balita. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku keluarga dalam pemenuhan gizi anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pemantauan pertumbuhan balita secara rutin melalui kegiatan posyandu.