Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Kultur dalam Konservasi Hutan Nyoman Wijana; I Gede Astra Wesnawa; Sanusi Mulyadiharja
Media Komunikasi Geografi Vol. 21 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.29891

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Bukit Kangin Tenganan Pegringsingan, dengan tujuan mengkaji (1) Peran kultur (culture) masyarakat Tenganan Pegringsingan dalam upaya pelestarian tumbuhan di hutan Bukit Kangin, dan (2) keanekaragaman jenis-jenis tumbuhan yang ada di hutan Bukit Kangin tersebut. Penelitian ini dilaksanakan melalui eksplorasi terhadap peran culture dalam konservasi tumbuhan di hutan  Bukit Kangin dan eksplorasi tumbuhan yang ada di Bukit Kangin tersebut. Dalam eksplorasi terhadap peran Culture dalam konservasi tumbuhan yang ada di hutan Bukit Kangin digunakan metode wawancara mendalam (deep interview), observasi, dan kuisioner. Sedangkan eksplorasi terhadap keanekaragaman spesies di Bukit Kangin dengan menggunakan metode kuadrat. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat desa Tenganan Pegringsingan, dan seluruh spesies tumbuhan yang ada di hutan Bukit Kangin. Sampel penelitian ini adalah komponen masyarakat yang secara keseluruhan berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan datanya adalah metode wawancara, observasi, kuisioner, dan metode kuadrat.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dari 20 orang sampel yang digunakan sebagai responden, untuk menggali peran culture masyarakat setempat, secara keseluruhan (100 %) menyatakan sangat baik. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa masyarakat desa Tenganan Pegringsingan mengetahui sangat baik dalam hal pengetahuan dari fungsi hutan dan pelestariannya, mengacu pada kepercayaan/mitos yang ada di desa tersebut, peran awig-awig dalam pengelolaan hutan, dan logika dijalankan dalam pelestarian hutan Tenganan Pegringsingan. (2) Di hutan Bukit Kangin diketemukan sekitar 43 jenis tumbuhan dengan nilai indeks diversitas, ekuitabilitas dan kekayaan spesies masing-masing adalah sebesar 2,367; 0,572; dan 7,480.
ANALISIS KLUSTER DAN ORDINASI VEGETASI HUTAN ADAT DI DESA TIGAWASA KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BUELENG Ni Putu Mawar Larassatiningtias .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; Drs.I Nengah Sumardika,M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v1i1.3172

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pola kluster vegetasi hutan Pememan di Desa Adat Tigawasa, (2) pola ordinasi vegetasi hutan Pememan di Desa Adat Tigawasa. Jenis penelitian ini adalah eksploratif dan deskriptif. Populasi penelitian adalah semua spesies tumbuhan yang hidup di seluruh area hutan Pememan Desa Adat Tigawasa. Sampel penelitian adalah seluruh spesies berupa pohon yang terkaver oleh kuadrat ukuran 10 x 10 m sepanjang 600 m. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode kuadrat dengan teknik sistematik sampling. Data dianalisis secara statistik ekologi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pola kluster vegetasi hutan Pememan Desa Adat Tigawasa, adalah pola dendrogram diskontinu. Bentuk dendrogram ini membagi unit-unit sampling menjadi dua kluster yang masing-masing kluster terdiri atas beberapa subkluster, (2) pola geometrik ordinasi vegetasi hutan Pememan Desa Adat Tigawasa adalah pola geometrik diskontinu. Pola geometrik ordinasi ini juga membagi unit-unit sampling menjadi dua kelompok geometrik. Bila antara pola kluster digabung dengan pola ordinasi maka memunculkan kelompok unit sampling kontinu dan diskontinu.Kata Kunci : kluster, dendrogram, ordinasi, vegetasi, hutan adat tigawasa The aims of this research are to know (1) the pattern of cluster Pememan forest vegetation of Tigawasa traditional village, (2) the pattern of ordination Pememan forest vegetation of Tigawasa traditional village. The population of this research was all the species of plants that live in the entire Pememan forest area Tigawasa traditional Village. The samples of this research entire species of trees that saplings covered by the square width the size 10 x 10 m along the 600 m. The method used of this research for the take of sample is quadrate method with systematic sampling technical. The data analysis by ecology statistical. The result of this research are (1) the cluster pattern of Pememan forest vegetation Tigawasa traditional village is dendrograme pattern discontinue. The form this dendrograme dividing the sample units to two cluster, each cluster consisting of several sub cluster, (2) the geometric pattern of ordination Pememan forest vegetation Tigawasa traditional village is the discontinue geometric pattern. The geometric ordination pattern dividing of sampling units to two big geometric groups. If between of cluster pattern combination with ordination pattern then appearing of continue and discontinue sampling unit groups.keyword : cluster, dendrograme, ordination, vegetation, tigawasa traditional forest.
KOMPOSISI, KARAKTERISTIK, STRATIFIKASI, DAN KLASIFIKASI TABULER SPESIES TUMBUHAN DI SEPANJANG KAWASAN WISATA PANTAI LOVINA Ni Putu Sri Dewi Tyoasti .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; Drs.I Nengah Sumardika,M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v1i1.3257

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) komposisi spesies tumbuhan yang ada di sepanjang kawasan wisata pantai Lovina, (2) karakteristik spesies tumbuhan yang ada di sepanjang kawasan wisata pantai Lovina, (3) stratifikasi spesies tumbuhan yang ada di sepanjang kawasan wisata pantai Lovina, (4) klasifikasi tabuler vegetasi di sepanjang kawasan wisata pantai Lovina. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh spesies tumbuhan yang ada di sepanjang kawasan wisata pantai Lovina, meliputi Desa Tukadmungga, Desa Kalibukbuk, dan Desa Kaliasem. Sampel penelitian ini adalah spesies tumbuhan yang ada pada 3 Zona di sepanjang kawasan wisata pantai Lovina yang terkaver oleh kuadrat dengan ukuran 25 x 4 m dengan jumlah kuadrat pada setiap zona atau lokasi penelitian adalah 15 kuadrat. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah metode kuadrat dan line transect dengan teknik sistematik sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) komposisi spesies pada Zona I terdiri atas 9 spesies, Zona II terdiri atas 7 spesies, Zona III terdiri atas 15 spesies dengan jumlah total spesies pada ketiga Zona sebanyak 18 spesies. (2) Karakteristik spesies pada ketiga Zona adalah Hibiscus tiliaceus, Pongamia pinnata, Cocos nucifera, Ipomoea pes-caprae, dan Terminalia catapa. (3) stratifikasi tumbuhan pada ketiga zona sebagian besar terdiri atas satu strata. (4) dalam klasifikasi tabuler, spesies tumbuhannya terdiri dari dua unit.Kata Kunci : Komposisi, Karakteristik Spesies, Stratifikasi, Klasifikasi Tabuler The aim of this research were to know (1) the composition of the vegetation species which are along in the coast of Lovina Tourism object, (2) the characteristic of vegetation species which are along in the coast of Lovina tourism object, (3) the stratification of the vegetation species which are along in the coast of Lovina tourism object, and (4) the classification of tabular vegetation which are along in the coast of Lovina tourism object. The kind of this research is explorative research. The population of this research was all the vegetation species which are along in the coast of Lovina tourism object, included Tukadmungga village, Kalibukbuk village, and Kaliasem village. The samples of this research were the botanical species in the three zones along in the area of Lovina beach that were measured by plot with the size was 25 x 4 meters and the total plots in every zone or location of the research were 15 plots. The metods used in the collecting the data was quadrate methods and line transect with systematic technique sampling. The result of this research showed that (1) the composition of the species in Zone I consisted of 9 species, 7 species in Zone II, and 15 species in Zone III with the number of the species in those Zones were 18 species, (2) the characteristics of the species in the three Zones were Hibiscus tiliaceus, Pongamia pinnata, Cocos nucifera, Ipomoea pes-caprae, and Terminalia catapa, (3) the stratification of the vegetation in the three Zones almost consisted of one the stratums, (4) in the tabular classification, the vegetation species consisted of two units.keyword : Composition, Characteristic, Stratification, Tabular Classification
ANALISIS KUALITAS AIR TUKAD BADUNG MELALUI INDIKATOR FISIKA-KIMIA, BIOINDIKATOR NVC IKAN DAN JUMLAH TOTAL COLIFORM Sg. Ayu Wulan Pradnyamita .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; Gede Ari Yudasmara, S.Si., M.Si. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v1i1.3295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kualitas air Tukad Badung saat ini ditinjau dari parameter fisika dan kimia; (2) kualitas air ditinjau dari bioindikator NVC ikan; (3) kualitas air ditinjau dari jumlah total Coliform; dan (4) perbedaan kualitas air pada zona hulu, tengah dan hilir. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan eksploratif dengan populasi penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh air yang ada pada ekosistem Tukad Badung sepanjang badan sungai dan sampel dalam penelitian ini adalah air Tukad Badung dan beberapa ekor ikan yang ditangkap pada masing-masing zona. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sistematik sampling. Dalam penelitian ini kegiatan yang dilakukan, yaitu : (1) pengukuran langsung kualitas air di lapangan; (2) pengambilan sampel air untuk diuji di laboratorium. Data dianalisis secara deskriptif dan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Kualitas perairan Tukad Badung tergolong tercemar untuk parameter suhu (29,99 0C), COD (120,2 mg/L) dan BOD (21,9 mg/L). Untuk parameter pH dengan nilai 8,79, turbiditas (10 NTU), konduktivitas (0,319 ms/cm), DO (3,036 mg/L) dan salinitas (0,01‰) masih sesuai dengan standar baku mutu air; (2) ada sebanyak 47% ikan tergolong tidak sehat; (3) Rerata jumlah Coliform adalah sebanyak 280.000/100ml; (4) ada perbedaan kualitas air pada zona hulu, tengah, dan hilir dilihat dari beberapa parameter terukur (pH, konduktivitas, suhu, COD, BOD, Coliform dan Fecal coli) di Tukad Badung, dan tidak terdapat perbedaan kualitas air pada zona hulu, tengah dan hilir ditinjau dari parameter DO, salinitas dan NVC ikan.Kata Kunci : Kualitas air, NVC ikan, Jumlah total Coliform This aims of this research are to know: (1) water’s quality in Tukad Badung by physical and chemical parameters; (2) water’s quality by NVC’s fish bio-indicators; (3) water’s quality by the totally number’s coliform indicators; and (4) The differences of water’s qualities in upstream zone, midstream zone and downstream zone. This research are descriptive and explorative research which all component ecosystem in Tukad Badung as population’s research and water with fish in each zona as sample’s research. The systematic sampling was used in obtaining the data. The activity of this research are: (1) direct measurement of water’s quality; ( 2 ) taking of water samples for checking in laboratory. Data were analyzed by using descriptive and statistical tests. The results of this study indicate (1) The water’s quality of the Badung Tukad was contamined by temperature parameter (29.99 0C) , COD (120.2 mg/L) and BOD (21.9 mg/L). Moreover the parameter with a value of 8.79 pH, turbidity (10 NTU), conductivity (0.319 ms/cm), DO (3.036 mg/L) and salinity (0.01‰) was in accordance with the standard water’s quality; (2) 47% of fish were not healthy; (3) Average number of Coliform were 280.000/100ml; (4) there were the differences in water’s quality at upstream, midstream, and downstream by several parameters (pH, conductivity, temperature, CO, BOD, Coliform and fecal coli) in Tukad Badung, while for the DO parameters, salinity and fish NVC there were no the differences of water’s quality in upstream, midstream and downstream zone. keyword : water’s quality, NVC of fish, totally number of Coliform
ANALISIS STRUKTUR TEGAKAN DAN KEANEKARAGAMAN SPESIES TUMBUHAN PADA KAWASAN VEGETASI DENGAN ALTITUDE BERBEDA PADA BENTANGAN BUKIT DESA PENUKTUKAN (TEJAKULA) SAMPAI DESA SIAKIN (KINTAMANI), BALI Anita Dea Prafikti .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; I M P Anton Santiasa, S.Pd.,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v2i1.5395

Abstract

Struktur vegetasi dapat didefinisikan sebagai organisasi individu-individu tumbuhan dalam ruang yang membentuk tegakan secara lebih luas membentuk tipe vegetasi. Struktur vegetasi meliputi komposisi, struktur tegakan dan keanekaragaman spesies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur tegakan dan besarnya indeks keanekaragaman spesies tumbuhan pada kawasan vegetasi dengan altitude berbeda di bentangan bukit Desa Penuktukan (Tejakula) – Desa Siakin (Kintamani), Bali. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh spesies tumbuhan yang ada di sekitar kawasan vegetasi bentangan garis gradien bukit dari Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula sampai Desa Siakin, Kecamatan Kintamani. Penelitian dilakukan di tiga zona dengan altitude berbeda, yaitu Zona I (0 mdpl), Zona II (800 mdpl), dan Zona III (1.600 mdpl). Metode yang digunakan dalam pengambilan data di lapangan adalah dengan menggunakan metode kuadrat dan teknis pengambilan sampel dilakukan dengan sistematik sampling. Data struktur tegakan dan keanekaragaman spesies dianalisis dengan menggunakan statistik ekologi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Terdapat tiga tipe struktur tegakan pada seluruh zona, yaitu: tegakan tidak seumur dan tegakan tidak teratur pada Zona I (0 mdpl) dan Zona II (800 mdpl); dan pada Zona III (1.600 mdpl) terdapat tegakan seumur dan tegakan tidak teratur; dan (2) Rata-rata indeks keanekaragaman spesies pada seluruh zona termasuk dalam kategori tinggi, yaitu: 4,1524 pada Zona I; 3,8414 pada Zona II; dan pada Zona III sebesar 4,4394.Kata Kunci : Struktur Tegakan, Keanekaragaman Spesies, Altitude Vegetation structure is the plants individuals of organization in the area which forming stand and for the establish meaning is forming the types of vegetation. Vegetation structure is compound by composition of species, stand structure, and diversity of species. The purpose of this research were to analyze the stand structure and diversity index of plants species in vegetation region at the different altitude of Penuktukan Village (Tejakula) – Siakin Village (Kintamani), Bali. The kind of this research is exploratory research. The population of this research are all species in the vegetation region at the different altitude of Penuktukan Village (Tejakula) – Siakin Village (Kintamani), Bali. This research was conducted at three zone with different altitude: Zone I (0 masl), Zone II (800 masl), and Zone III (1.600 masl).This research used quadrate method and sistematic sampling to collect the data in the fields. The data of stand structure and diversity index were analized by ecological statistic. The result of this research are (1) There are three types of stand structure in the entire zone; uneven-aged stand and irregular stand at Zone I (0 masl) and Zone II (800 masl); and at Zone III (1.600 masl) there are even-aged stand and irregular stand; and (2) The average of diversity index at the each zone are on high category: 4,1524 at Zone I; 3,8414 at Zone II; and at Zone III is 4,4394. keyword : Stand Structure, Species Diversity, Altitude
Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Terhadap Vegetasi Tumbuhan di Sekitar Sungai Muara Panji Dalam Upaya Pemanfaatannya Sebagai PLTM di Desa Sambangan, Buleleng Ni Putu Siska Ayu Safitri .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v2i1.5398

Abstract

Listrik merupakan faktor yang memegang peranan penting untuk meningkatkan kualitas kehidupan, namun listrik menjadi sesuatu yang krusial saat ini karena keterbatasan pasokan yang ada. Sebagai alternatif untuk menanggulangi kekurangan listrik adalah dengan menggunakan sumber daya alam terbarukan yaitu sumber Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro. Dalam pembangunan PLTM terdapat tahapan kegiatan yang akan memberikan dampak terhadap lingkungan terutama vegetasi tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) rona Lingkungan Awal vegetasi tumbuhan di sekitar Sungai Muara Panji (2) sumber dampak, jenis dampak, dan deskripsi dampak yang diprediksi akan timbul pada vegetasi tumbuhan akibat pembangunan PLTM, dan (3) upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan yang dapat dilakukan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksploratif. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan vegetasi tumbuhan yang diprediksi terkena dampak dalam pembangunan PLTM. Sampel vegetasi tumbuhan adalah yang berhabitus pohon dengan luas kuadrat 5x10 m2 yang berada di hutan lindung dan daerah anclave Sungai Muara. Metode untuk pengambilan data vegetasi tumbuhan menggunakan metode kuadrat dengan teknik sistematik sampling. Dalam menganalisis data digunakan analisis statistik ekologi dan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) rona Lingkungan Awal vegetasi tumbuhan mempunyai keanekaragaman yang tergolong tinggi; (2) jenis dampak yang dapat terjadi pada vegetasi tumbuhan akibat pembangunan PLTM adalah perubahan komposisi dan keanekaragaman jenis yang diakibatkan dari tahap kegiatan konstruksi, yaitu land clearing; (3) upaya pengelolaan lingkungan hidup yang harus dilakukan adalah dengan cara melakukan revegetasi secara insitu. Sedangkan upaya pemantauan lingkungan dilakukan dengan melibatkan pihak Pemrakarsa yang dimonitoring oleh instansi terkait terutamanya Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan, Vegetasi Tumbuhah, PLTM Abstract Electricity is a factor that hold an important role for improving quality of life, but electricity be something crucial in this time because limitations of the existing supply. As an alternative to overcome the shortage of electricity is the use of renewable natural resources is a source of Small Hydro Power Plant. In the construction phase of activity which are Small Hydro Power Plant will have an impact on the environment, especially plant of vegetation. The aims of this research to know (1) Initial Environmental Rona especially plant of vegetation around the Panji estuary river; (2) Source of impact, type of impact, and description of the impact is predicted will occur in plants vegetation due to the construction of Small Hydro Power Plant, and (3) Efforts Environmental Management and Monitoring that can be done. This type of research, including exploratory research. This research population is predicted overall plants vegetation in the construction of Small Hydro Power Plant affected. Samples plants vegetation is that tree of habitus with quadratic 5x10 m2 area located in protected forests and areas anclave Panji estuary river. Methods for data taking plants vegetation using squares method with systematic sampling technique. In analyzing the data used statistical analysis ecology and descriptive. The results of this research showed that (1) Initial Environmental Rona plants vegetation has a relatively high diversity; (2) The type of impact that can occur in plants vegetation due to the construction of Small Hydro Power Plant were changes in the composition and diversity of species resulting from phase construction activities, namely land clearing; (3) Efforts to environmental management that must be done is by doing revegetation insitu. While the efforts of environmental monitoring is done by involving the initiators is monitored by relevant agencies especially the environment Agency, Buleleng Regency. keyword : Efforts Environmental Management and Monitoring, Small Hydro Power Plant, Plant of Vegetation
KARAKTERISTIK DAN KEBERMANFAATAN SPESIES TUMBUHAN BAGI MASYARAKAT SEKITAR HUTAN ADAT TIGAWASA KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Heri Budiatmoko .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; Drs. Sanusi Mulyadiharja,M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v2i1.5402

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) karakteristik spesies tumbuhan yang menyusun vegetasi Hutan Munduk Taulan yang ada Di Desa Adat Tigawasa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, 2) kebermanfaatan spesies tumbuhan yang menyusun vegetasi hutan Munduk Taulan yang ada di Desa Adat Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng bagi masyarakat sekitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dan deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh tumbuhan yang terdapat di area Hutan Munduk Taulan, sedangkan sampelnya yaitu semua spesies tumbuhan yang tercakup dalam 30 kuadrat sepanjang line transec. Untuk mengetahui karakteristik Hutan Munduk Taulan digunakan analisis analisis nilai penting yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan untuk menganalisis kebermanfaatan hutannya digunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Pada Hutan Munduk Taulan Desa Adat Tigawasa yang menjadi karakteristik hutannya adalah spesies Kayu Iseh ( Agathis alba). (2) Dari 28 spesies tumbuhan yang telah didata berdasarkan kegunaannya, manfaat tumbuhan yang ada ternyata paling banyak dimanfaatkan adalah untuk keperluan pangan dengan persentase sebesar (46,43%). Selanjutnya disusul oleh keperluan papan dan rumah tangga sebesar (42,86%), obat-obatan (39,29%), upacara agama (25%), sandang/industri (21,43%) dan terakhir pakan ternak sebesar (7,14%). Selain itu dari 28 spesies tumbuhan yang telah didata berdasarkan organ tumbuhan yang paling banyak digunakan maka di dapat batang dengan persentase sebesar (67,86%), menyusul daun sebesar (53,57%), akar sebesar (32,14%), buah sebesar (28,57%) dan bunga sebesar (14,29%).Kata Kunci : : Karakteristik hutan, Kebermanfaatan hutan The purpose of this study was to determine 1) the characteristics of the plant species that make up the forest vegetation existing Munduk Taulan, Tigawasa Village In Banjar District of Buleleng, 2) the usefulness of plant species that make up the forest vegetation existing Munduk Taulan, Tigawasa Village In Banjar District of Buleleng to the surrounding community. This research is explorative and descriptive research. The population of this study are all plants contained in Munduk Taulan forest area, while the sample is all plant species included in the 30 squares along the line transec. To determine the characteristics of Munduk Taulan Forest analysis used analysis of important value to be further analyzed descriptively and to analyze the usefulness of the forest used descriptive analysis of qualitative and quantitative. The results of this study indicate 1) At Forest Munduk Taulan, Tigawasa Village the characteristics of the forest is Kayu Iseh species (Agathis alba). (2) Of the 28 plant species have been recorded based on the usefulness, benefit existing plants are still the most widely used is for the purpose of food with a percentage of (46.43%). Next followed by board and household purposes was (42.86%), drugs (39.29%), rituals (25%), clothing / industry (21.43%) and last for animal feed (7, 14%). Addition of 28 plant species have been recorded based on the organs of plants most widely used then may stem with a percentage of (67.86%), followed by leaves (53.57%), the roots of (32.14%), fruit by (28.57%) and annual interest rate (14.29%). keyword : : Characteristics of forest, forest Usefulness
ANALISIS KUALITAS LINGKUNGAN BERBASIS PARAMETER VEGETASI DAN EDAFIK DI KAWASAN WISATA PURA PENULISAN DESA SUKAWANA KECAMATAN KINTAMANI BANGLI Ajeng Istyorini Asmoning Dewanti .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v2i1.5542

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas lingkungan ditinjau dari parameter vegetasi yaitu crown cover, densitas, dan stratifikasi, dan parameter edafik meliputi tekstur tanah, dan kemiringan lahan di kawasan wisata Pura Penulisan, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh vegetasi dan edafik yang meliputi crown cover, densitas, stratifikasi, tektur tanah, dan kemiringan lahan, yang ada di lingkungan sekitar kawasan wisata Pura Penulisan. Sampel parameter vegetasi dalam penelitian ini adalah area yang tercover dalam kuadrat. Sampel dari parameter edafik diambil pada masing-masing kuadrat. Metode yang digunakan dalam pengambilan data yaitu metode kuadrat dengan teknik sitematik sampling. Data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas lingkungan di kawasan wisata Pura Penulisan secara umum tergolong ke dalam kualitas buruk. Ditinjau dari masing-masing parameter, diketahui bahwa : (1) kualitas lingkungan berdasarkan crown cover tergolong ke dalam kualitas baik, (2) kualitas lingkungan berdasarkan densitas tergolong ke dalam kualitas sedang, (3) kualitas lingkungan berdasarkan stratifikasi tergolong ke dalam kualitas sedang, (4) kualitas lingkungan berdasarkan tekstur tanah tergolong ke dalam kualitas buruk, dan (5) kualitas lingkungan berdasarkan kemiringan lahan tergolong ke dalam kualitas buruk.Kata Kunci : Edafik, kualitas lingkungan, dan vegetasi The purpose of this research was to know the quality of the environment in terms of vegetation parameters, such as crown cover, density, and stratification, and edaphic parameters include soil texture and slope in the tourist area of Penulisan Temple, Sukawana village, Kintamani, Bangli. This research is exploratory. The population in this research were all vegetation and edaphic include crown cover, density, stratification, soil texture and slope around Penulisan Temple tourist area. Samples of vegetation parameters is an area that is covered in quadrat and samples of edaphic parameters collected in each quadrat. Method of collecting data used quadrat method with systematic sampling techniques. The data analyzed by descriptive statistical. The results of this research are the environmental quality of Pura Penulisan tourist area generally is bad. Observed from each parameters, that know (1) the environmental quality is good based on its crown cover, (2) the environmental quality is medium based on density, (3) the environmental quality is medium based on stratification, (4) the environmental quality is bad based on soil texture, and (5) the environmental quality is bad based on slopekeyword : Edaphic, environmental quality, and vegetation
KELIMPAHAN, FISIOGNOMI, DAN PERIODISITAS VEGETASI TANAMAN MANGGA DI DESA DEPEHA, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG Ni Luh Pt. Cariastini .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v2i1.5545

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) besarnya kelimpahan vegetasi tanaman mangga yang ada di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, (2) fisiognomi vegetasi tanaman mangga yang ada di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, (3) periodisitas vegetasi tanaman mangga yang ada di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif. Populasi penelitian ini adalah seluruh vegetasi tanaman mangga di Desa Depeha. Sampel penelitian ini adalah beberapa kebun mangga yang ada di Desa Depeha yang terkaver oleh kuadrat sepanjang line transect. Metode yang digunakan dalam pengambilan data kelimpahan adalah Point Centered Quarter Method dengan teknik pengambilan sampel yaitu sistematik sampling. Sedangkan fisiognomi dan periodisitas digunakan metode observasi dan wawancara. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) kelimpahan tanaman mangga yang ada di Desa Depeha secara keseluruhan adalah 268.500 pohon. Nilai penting yang tertinggi adalah Mangga Arummanis (282.0494 %) dan nilai penting yang terkecil adalah Mangga Kebo (0.1614%), (2) fisiognomi tanaman mangga secara umum menunjukkan pola yang sama, (3) periodisitas tanaman mangga mulai dari perubahan warna daun (90-180 hari), pembungaan (10-28 hari), masa berbuah (45-125 hari) sampai dengan panen (10-45 hari). Kata Kunci : Kelimpahan, Fisiognomi, Periodisitas, Tanaman Mangga The purpose of this research was to determine (1) the magnitude of the mango plant vegetation abundance in Depeha village, Kubutambahan district, Buleleng regency, (2) physiognomy of the mango plant vegetation in the Depeha village, Kubutambahan district, Buleleng regency, (3) periodicity of the mango plant vegetation in the Depeha village, Kubutambahan district, Buleleng regency. This kind of research was exploratory research. The population of this research was around the mango plant vegetation in the Depeha village. Samples of this research were some mango orchard in the Depeha village that covered by the square along the line transect. The method used in this research to pick up the abundance data was Point Centered Quarter Method with a sampling technique that was systematic sampling. While the physiognomy and periodicity used observation and interview methods. The collected data was then analyzed descriptively. The results shows (1) the abundance of mango plant in the Depeha village as a whole is 268.500 trees. The highest important value is Mango Arummanis (282.0494%) and the smallest importance value is Mango Kebo (0.1614%), (2) physiognomy of mango plants generally show the same pattern, (3) the periodicity of mango plants is start from leaf color changes (90-180 days), flowering (10-28 days), fruiting period (45-125 days) until the harvest (10-45 days). keyword : Abundance, Physiognomy, Periodicity, Mango Plants
ANALISIS POLA SEBARAN, KEBERMANFAATAN, DAN PREDIKSI PRODUKSI BUAH DAN DAUN LONTAR DI DESA LABA SARI KECAMATAN ABANG KABUPATEN KARANGASEM Ni Nym.Yuli Adelina .; Prof. Dr. Nyoman Wijana,M.Si .; Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v2i1.5546

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui; (1) pola sebaran Borassus flabellifer yang ada di Desa Laba Sari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem; (2) kebermanfaatan Borassus flabellifer yang ada di Desa Laba Sari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem; (3) besarnya prediksi produksi buah dan daun Borassus flabellifer yang ada di Desa Laba Sari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif. Populasi penelitian ini adalah seluruh spesies Borassus flabellifer yang ada di Desa Laba Sari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Sampel dalam penelitian ini adalah spesies Borassus flabellifer di Desa Laba Sari yang terkaver dalam kuadrat yang berjumlah 100 kuadrat dengan ukuran 20x20 meter. Metode yang digunakan untuk mendata pola sebaran adalah metode kuadrat dengan teknik random sampling. Untuk kebermanfaatan dan produksi digunakan metode observasi dan wawancara. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan statistik ekologi dan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) pola sebaran Borassus flabellifer yang ada di Desa Laba Sari adalah pola sebaran mengelompok. 2) Pemanfaatan tumbuhan lontar paling banyak dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga (25%) dan organ tumbuhan lontar paling banyak dimanfaatkan adalah daun lontar (41,7%). 3) Prediksi produksi buah tumbuhan lontar yang ada di Desa Laba Sari adalah sebesar 200.000 buah dan untuk daun adalah sebesar 10.000.000 helai daun.Kata Kunci : Pola sebaran, Kebermanfaatan, Produksi, Borassus flabellifer. The purpose of this research was to know; (1) Borassus flabellifer distribution patterns in the village Laba Sari, District Abang, Karangasem regency; (2) Borassus flabellifer usefulness in the village Laba Sari, District Abang, Karangasem regency; (3) the amount of fruit and leaf production forecast Borassus flabellifer in the village Laba Sari, District Abang, Karangasem regency. The kind of this research is explorative research. The research population was all the species Borassus flabellifer in the village Laba Sari, District Abang, Karangasem regency. The sample in this research is a species of Borassus flabellifer in the village Laba Sari that covered in squares of 100 squares with a size of 20x20 meters. The method used for the distribution pattern is a method of squares with random sampling techniques. For the usefulness and the production method is used observation and interviews. The collected data were analyzed using statistics ecology. The results of this research showed (1) Borassus flabellifer distribution patterns in the village Laba Sari is clumped distribution pattern. (2) Utilization of palm plants most widely used for domestic purposes (25%) and palm plant organs is the most widely used palm leaves (41.7%). (3) Prediction production palm fruit plant in the village Laba Sari amounted to 200,000 fruit and leaf amounted to 10,000,000 leaves.keyword : Distribution patterns, The usefulness, Production, Borassus flabellifer
Co-Authors ., Amelia Chiquita ., Feni Ilma Hidayati ., Gede Rendra Widyotama ., I Gede Andy Wira Sanjaya ., I Gede Budiasa ., I Gusti Ayu Apti Purbayani ., I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA ., I Made Ada Wiguna ., I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. ., Ida Ayu Indra Putri Dewangkara ., Kadek Dedi Santa Putra ., Kadek Suyobi ., Komang Adi Purnama Putra ., Komang Desmi Indraswari ., Ni Kadek Mira Sapitri ., Ni Luh Novi Yuni Ari ., Ni Luh Putu Wirayanti ., Ni Made Diah Intan Purwanti ., Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi ., Ni Nyoman Artini ., Ni Pt Novi Wulandari ., Ni Putu Siswandari ., Ni Wayan Ning Sujati ., Novi Awaliyah ., Putri Erma Rosita ., Putu Arisna Damayanty ., Reynaldi Setyawan ., Safaratul Aini ., Sintya Pramita I Gusti Ayu Istri ., Wenta Ginting ., YULY SAFNA MEGAWATI Ajeng Istyorini Asmoning Dewanti . Ajeng Istyorini Asmoning Dewanti ., Ajeng Istyorini Asmoning Dewanti Amelia Chiquita . Anita Dea Prafikti . Anita Dea Prafikti ., Anita Dea Prafikti Anton Santiasa, I Made Pasek Ayu Seoulina . Ayu Seoulina ., Ayu Seoulina Desak Made Citrawathi Drs.I Ketut Artawan,M.Si . Drs.I Nengah Sumardika,M.Pd. . Feni Ilma Hidayati . Gede Ari Yudasmara Gede Astra Wesnawa Gede Rendra Widyotama . Gokmaria Susiyanti Nababan . Haribaik, Yuliana Alicia Heri Budiatmoko . Heri Budiatmoko ., Heri Budiatmoko I Gede Andy Wira Sanjaya . I Gede Astra Wesnawa I Gede Budiasa . I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ayu Apti Purbayani . I Gusti Ngurah Nala I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA . I M P Anton Santiasa, S.Pd.,M.Si. . I Made Ada Wiguna . I Made Oka Riawan I Made Pasek Anton Santiasa I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. . I Made Sutajaya I NYOMAN SRI YUDIANA . I Wayan Sukra Warpala Ida Ayu Indra Putri Dewangkara . Ida Ayu Putu Suryanti Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Putu Arnyana ILA ATTHYKHUL ISLAM . Kadek Dedi Santa Putra . Kadek Suyobi . Ketut Artawan Ketut Tirtayasa Komang Adi Purnama Putra . Komang Desmi Indraswari . Luh Putu Amelia Rahayu M, Sanusi M, Sanusi Ni Kadek Mira Sapitri . Ni Luh Novi Yuni Ari . Ni Luh Pt. Cariastini . Ni Luh Pt. Cariastini ., Ni Luh Pt. Cariastini NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI Ni Luh Putu Wirayanti . Ni Made Ayu Trisna Aprilia Sari Ni Made Diah Intan Purwanti . Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi . Ni Nym.Yuli Adelina . Ni Nym.Yuli Adelina ., Ni Nym.Yuli Adelina Ni Nyoman Artini . Ni Pt Novi Wulandari . Ni Putu Apriantini Ni Putu Mawar Larassatiningtias . Ni Putu Siska Ayu Safitri . Ni Putu Siska Ayu Safitri ., Ni Putu Siska Ayu Safitri Ni Putu Siswandari . Ni Putu Sri Dewi Tyoasti . Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Wayan Ning Sujati . Novi Awaliyah . Putri Erma Rosita . Putu Arisna Damayanty . Putu Indah Rahmawati Reynaldi Setyawan . S.Pd.,M.Si. I M P Anton Santiasa . Safaratul Aini . Sanusi Mulyadiharja Sg. Ayu Wulan Pradnyamita . Sintya Pramita I Gusti Ayu Istri . Sukri, Made Tirta Pratiwi Ni Komang . Tirta Pratiwi Ni Komang ., Tirta Pratiwi Ni Komang Wenta Ginting . Yuliana Alicia Haribaik YULY SAFNA MEGAWATI .