Kusnandi, Dedi
Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN TRUTH AND DARE KELAS V SDS MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN Nasrudin Nasrudin; Kartini Kartini; Dedi Kusnadi
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i2.1562

Abstract

This study aims to develop learning media for truth and dare games and find out the appropriateness and level of student interest in learning media developed in thematic class V SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. The development model used refers to the development stage proposed by Sugiono. Data collection instruments used were, interviews, validation sheets and student interest questionnaires.The validation results obtained from material experts amounted to 84%, media experts 85.7% and practitioners 100%. The results of the student interest questionnaire on the initial product trial were 98.6% and the use trial was 99.6%. The results of the validation of material experts, media experts and practitioners indicate that the truth and dare game learning media are very appropriate to be used in the learning process. The results of the questionnaire of interest in the initial product trial and trial use show that the level of student interest in the truth and dare game learning media is in the very interested category.
DESKRIPSI KEMAMPUAN NUMERIK MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV DI SDN 035 TARAKAN Nur Halizah; Dedi Kusnadi; Roby Zulkarnain Noer
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v4i1.2303

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kemampuan numerik matemtika pada siswa kelas IV di SDN 035 Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 035 Tarakan pada Semester Ganjil tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini difokuskan pada tingkat kemampuan numerik matematika pada siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes kemampuan numerik, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan numerik siswa terkait dengan operasi hitung bilangan bulaat berada dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian: 1) Siswa belum mampu melakukan operasi hitung bilangan bulat dalam penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian terkait dengan kemampuan numerik. 2) Siswa kebingungan dalam kaitannya dengan hasil penyelesaian ketika bilangan negatif dan bilangan positif berada dalam suatu operasi hitung bilangan, 3) Siswa memiliki kemampuan numerik yang rendah sehingga membuat siswa kurang memiliki kemampuan numerik yang baik dan kesulitan dalam mengerjakan soal matematika.
PROFIL KESULITAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA MATERI PECAHAN Firdausiana Garnindya Handayani; A. Wilda Indra Nanna; Dedi Kusnadi
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v4i2.3065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil jenis kesulitan yang dialami siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi pecahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatitif deskriptif. Instrumen yang digunakan oleh peneliti yaitu tes materi pecahan dalam bentuk soal cerita yang dikonfirmasi melalui wawancara. Sebanyak 18 siswa kelas V di sekolah dasar yang mengerjakan tes, dan 5 orang ditindaklanjuti dalam wawancara sebagai bagian dari triangulasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) siswa yang mengalami kesulitan memahami penjelasan dan maksud soal sebanyak 25,45%; (b) siswa yang mengalami kesulitan memahami konsep sebanyak 25,96%; (c) siswa yang mengalami kesulitan memahami simbol sebanyak 33,65%; (d) siswa yang mengalami kesulitan dalam berhitung sebanyak 51,93%; dan (e) jika siswa sudah mengalami kesulitan pada memahami maksud dan penjelasan soal maka siswa juga akan mengalami kesulitan pada jenis kesulitan lainnya atau pada tahapan selanjutnya.
Perubahan Self-Confidence Guru Sekolah Dasar Melalui Mathematical Knowledge of Teaching Enditiyas Pratiwi; A. Wilda Indra Nanna; Dedi Kusnadi; Andi Eka Wulandari
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023): Vol 12 No 1 2023 (Article In Press)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Sikap guru terhadap rasa percaya diri merupakan komponen yang esensial karena rasa percaya diri sebagai guru matematika berhubungan secara signifikan dengan rasa percaya diri siswa sebagai pembelajar matematika. Namun hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap percaya diri guru pemula dalam mengajar matematika adalah rendah. Sehingga melalui kegiatan pengabdian dengan berfokus pada MKT diharapkan dapat memberikan perubahan pada self-confidence guru pemula di sekolah dasar. Metode: Mitra pengabdian adalah SDN 015 Kota Tarakan dengan jumlah peserta sebanyak 10 guru, yang secara keseluruhan merupakan guru kelas. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan dengan skema daring dan luring. Penyampaian materi dan pendampingan secara bergantian dilakukan secara daring dan luring. Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, ditemukan bahwa terjadi perubahan self-confidence guru dalam pembelajaran matematika. Hal ini diketahui setelah dilakukan analisis angket sikap percaya diri yang dilakukan sebelum dan setelah kegiatan. Guru dapat mendapatkan informasi yang tepat mengenai sikap self-confidence yang dapat memberikan efek kepada siswa dalam proses pembelajarannya. Perubahan self-confidence guru sekolah dasar terjadi setelah adanya kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui MKT.
ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL SISWA MELALUI TEORI BELAJAR VAN HIELE PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Dedi Kusnadi; Mardyanto Barumbun; Bambang Ahmad Fauzan
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 7, No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jmp.v7i2.3100

Abstract

Mathematics learning must be facilitated by students' skills in conveying their creative ideas and the teacher's skills needed to provide constructive learning. One of the abilities that can develop students' thinking skills in learning geometry is spatial ability. Mathematical spatial ability pressure in the field of geometry and is important for students to master. The importance of spatial abilities requires students to have good mathematical spatial abilities. Because learning mathematics cannot be separated from geometry, so with good spatial abilities, mathematical abilities will also be good, especially in the field of geometry. The form of an effort to find out students understand geometry material is by using van Hiele's geometric thinking theory so that they are able to overcome students' difficulties in learning geometry. Van Hiele's stages consist of the visualization stage, the analysis stage, the abstraction stage, the deduction stage, and the rigor stage. ). In this study, we wanted to know the spatial abilities of students at the level of visualization (0) and analysis (1) from van Hiele's theory, namely students' initial ability to recognize geometric elements/components.
Perubahan Self-Confidence Guru Sekolah Dasar Melalui Mathematical Knowledge of Teaching Enditiyas Pratiwi; A. Wilda Indra Nanna; Dedi Kusnadi; Andi Eka Wulandari
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.10886

Abstract

Background: Sikap guru terhadap rasa percaya diri merupakan komponen yang esensial karena rasa percaya diri sebagai guru matematika berhubungan secara signifikan dengan rasa percaya diri siswa sebagai pembelajar matematika. Namun hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap percaya diri guru pemula dalam mengajar matematika adalah rendah. Sehingga melalui kegiatan pengabdian dengan berfokus pada MKT diharapkan dapat memberikan perubahan pada self-confidence guru pemula di sekolah dasar. Metode: Mitra pengabdian adalah SDN 015 Kota Tarakan dengan jumlah peserta sebanyak 10 guru, yang secara keseluruhan merupakan guru kelas. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan dengan skema daring dan luring. Penyampaian materi dan pendampingan secara bergantian dilakukan secara daring dan luring. Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, ditemukan bahwa terjadi perubahan self-confidence guru dalam pembelajaran matematika. Hal ini diketahui setelah dilakukan analisis angket sikap percaya diri yang dilakukan sebelum dan setelah kegiatan. Guru dapat mendapatkan informasi yang tepat mengenai sikap self-confidence yang dapat memberikan efek kepada siswa dalam proses pembelajarannya. Perubahan self-confidence guru sekolah dasar terjadi setelah adanya kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui MKT.
Peran Guru dalam Mengembangkan Minat dan Bakat Siswa di Sekolah Dasar Negeri 047 Tarakan Maulandari Maulandari; Dedi Kusnadi; Sucahyo Mas’an Al Wahid
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 3 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v3i2.139

Abstract

Salah satu tugas guru adalah sebagai motivator yaitu guru yang dapat memotivasi siswa agar dapat mengembangkan minat dan bakat siswa yang dapat di salurkan dan dikembangkan di Sekolah. Siswa yang memiliki bakat berpotensi memperoleh prestasi akademik atau non akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan peran guru dalam mengembangkan minat dan bakat siswa melalui ekstrakurikuler dan faktor pendukung dan penghambat guru dalam mengembangkan minat dan bakat siswa di Sekolah Dasar Negeri 047 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualititaf dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, kuesioner/angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru wali kelas. Hasil dari penelitian ini adalah membuktikan bahwa guru memiliki peran penting dalam mengembangkan dan membimbing siswa menemukan minat dan bakat. Peran guru dalam mengembangkan minat dan bakat siswa yaitu memberikan  perhatian,  menjalin kerjasama  antara  orang  tua  dan  guru, melakukan proses belajar   atau   latihan,   menjaga   kestabilan   motivasi,   memberikan   penguatan,   dan  melaksanakan kegiatan  ekstrakurikuler yang berkesinambungan di sekolah.
Pendampingan Mahasiswa PGSD dalam Menemukan Ide Menulis: Bidang Minat Matematika SD Andi Wilda Indra Nanna; Enditiyas Pratiwi; Dedi Kusnadi; Irianto Aras; Mardyanto Barumbun
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.13502

Abstract

Karya tulis ilmiah baik berupa artikel jurnal maupun skripsi merupakan syarat wajib bagi setiap mahasiswa untuk menjadi sarjana. Menemukan ide dalam menyusun karya ilmiah terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak mahasiswa, oleh karena itu pendampingan bagi mereka tentunya sangat dibutuhkan. Ilmu yang didapat terkait karya ilmiah dalam perkuliahan idealnya didukung melalui kegiatan pendampingan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengadakan acara pendampingan dalam membantu siswa menggali potensi ide yang pada akhirnya dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah. Kegiatan pendampingan ini dilakukan secara online dan diikuti oleh 42 mahasiswa S1 semester VI Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Borneo Tarakan yang memiliki minat penelitian di bidang matematika. Kegiatan pendampingan menunjukkan hasil yang baik dengan adanya feedback dan penugasan berupa penulisan kerangka berpikir diakhir kegiatan. Adanya penugasan tersebut memperkuat pemahaman mahasiswa setelah adanya feedback yang dilakukan.Â