Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Interaksi Kelompok Sebaya dalam Pembelajaran terhadap Kreativitas Peserta Didik: The Influence of Peer Group Interaction in Learning on Student Creativity Sheva Febriant Zahra Khoerunnisa; Dwina Nurmalia Putri; Carissa Noverina Althafah; Ali Azhar Herdiansyah; Nasha Indri Fazila; Annisa Eka Sunarya; Wina Mustikaati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan pola interaksi kelompok sebaya dalam pembelajaran serta menganalisis pengaruhnya terhadap kreativitas peserta didik sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara bebas terpimpin, data dikumpulkan dari empat guru sekolah dasar yang mewakili mata pelajaran berbeda. Instrumen penelitian memuat 14 indikator penilaian interaksi kelompok sebaya, mencakup aspek pembentukan kelompok, pemberian tugas terbuka, penerapan metode kolaboratif, hingga dukungan terhadap ide kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik interaksi kelompok sebaya telah diimplementasikan secara konsisten dengan frekuensi sering hingga selalu pada hampir seluruh indikator. Strategi pembelajaran kolaboratif yang diterapkan guru mampu menumbuhkan kreativitas peserta didik, seperti kemampuan memecahkan masalah dengan beragam strategi, memodifikasi media pembelajaran, dan menghasilkan ide orisinal. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan, terutama terkait keterbatasan waktu, ketidakseimbangan kontribusi anggota kelompok, dan perbedaan kemampuan akademik siswa. Disarankan agar guru mengoptimalkan manajemen waktu, menerapkan model pembelajaran variatif, serta memastikan distribusi peran yang adil untuk memaksimalkan potensi kreativitas seluruh peserta didik.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem-Based Learning Berbantuan Media The Body Expedition Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD: The Effect of Using the Problem-Based Learning Model Assisted by The Body Expedition Media on Improving Science Learning Outcomes of Fifth Grade Elementary School Students Carissa Noverina Althafah; Laras Ayu Syahrani; Farhan Agustian; Sabrina Jelita; Chintia Ananda Gusti; Aliya Nauli Hidayat; Lisna Maulia; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9655

Abstract

Pembelajaran materi sistem organ tubuh manusia di sekolah dasar sering kali mengalami kendala karena konsepnya bersifat abstrak, kompleks, dan tidak dapat diamati secara langsung oleh siswa. Tanpa bantuan media ajar yang tepat, siswa cenderung hanya menghafal istilah dan fungsi organ tanpa memahami keterkaitan antarorgan dalam satu sistem, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar kognitif. Oleh karena itu, diperlukan media ajar interaktif yang mampu memvisualisasikan struktur dan fungsi organ tubuh manusia secara konkret serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media ajar interaktif The Body Expedition terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas V sekolah dasar pada materi sistem organ manusia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa yang diberikan tes sebelum dan sesudah perlakuan. Siswa diberikan lembar pretest-posttest berisi 10 soal dengan indikator memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menyempurnakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 72,22 pada pretest menjadi 87,41 pada posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Z = –4,298 dengan p = 0,000 (< 0,05), menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran. Kesimpulannya, penerapan model PBL berbantuan media The Body Expedition terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan pemahaman konsep sains siswa materi sistem organ manusia pada sekolah dasar, sekaligus mendorong keterlibatan aktif serta kemampuan berpikir kritis siswa.