Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : KAJIAN LITERATUR DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Syah Pulungan, Darman; Puansah, Irman; Fauzi Siregar, Rahmat; Baroroh, Riski
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5280-5285

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi fokus pembangunan nasional. Kabupaten Tapanuli Selatan termasuk daerah dengan prevalensi stunting yang memerlukan penanganan multisektoral melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkait pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat serta menganalisis relevansinya dengan kondisi di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kajian dilakukan dengan menelaah jurnal, laporan resmi pemerintah, dan dokumen organisasi internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi, perilaku kesehatan ibu dan anak, serta kualitas pelayanan posyandu. Implementasi program pencegahan stunting di Tapanuli Selatan perlu memperkuat partisipasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan edukasi berkelanjutan.
PENGUATAN NILAI BUDAYA LOKAL MELALUI PELATIHAN TRADISI MAKKOBAR UNTUK MUDA-MUDI DI DESA SITARATOIT KECAMATAN ANGKOLA BARAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN Gajah, Nurhamidah; Puansah, Irman; Syah Pulungan, Darman; Gajah, Rahmadi; Mahera, Wandi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3882-3887

Abstract

Tradisi Makkobar merupakan salah satu bentuk komunikasi lisan dalam budaya Batak Angkola yang berfungsi sebagai media penyampaian pesan moral, pendidikan karakter, dan penguatan nilai-nilai sosial. Namun, modernisasi dan pergeseran budaya menyebabkan tradisi ini mulai ditinggalkan, terutama oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelatihan tradisi Makkobar bagi muda-mudi Desa Sitaratoit serta mengidentifikasi efektivitasnya dalam memperkuat nilai budaya lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi pelatihan menggunakan lembar penilaian. Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui metode demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan meningkatkan pemahaman peserta mengenai struktur Makkobar, makna simbolik, serta nilai moral yang terkandung di dalamnya. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 27 poin, menandakan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan budaya, kemampuan bertutur, dan rasa percaya diri dalam mempraktikkan tradisi Makkobar. Pelatihan ini juga memperkuat kesadaran budaya, identitas lokal, serta memotivasi peserta untuk melestarikan tradisi sebagai bagian dari warisan leluhur. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan tradisi Makkobar dapat menjadi strategi efektif dalam revitalisasi budaya lokal di tengah tantangan modernisasi
EDUKASI MANAJEMEN KEUANGAN RUMAH TANGGA BAGI IBU-IBU PKK KELURAHAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Parapat, Natalia; Rosyinah Hasibuan, Yenni; Puansah, Irman; Syah Pulungan, Darman; Idayanti, Rahma; Mutiara Ritonga, Khofifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2817-2824

Abstract

Edukasi manajemen keuangan rumah tangga merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya di daerah pedesaan yang rentan terhadap fluktuasi pendapatan seperti Kelurahan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dengan tingkat kemiskinan mencapai 12,5%, ibu-ibu rumah tangga sebagai anggota PKK memerlukan keterampilan untuk mengelola pengeluaran, tabungan, dan utang secara efektif. Penelitian ini mengimplementasikan program edukasi partisipatif bagi 50 ibu-ibu PKK melalui pendekatan campuran kualitatif dan kuantitatif dalam kerangka pengabdian masyarakat. Metode penelitian meliputi survei pra-dan-pasca edukasi menggunakan kuesioner Likert skala 1-5, observasi partisipan selama tiga sesi workshop interaktif yang mencakup pengantar konsep, praktik anggaran, dan strategi tabungan, serta wawancara mendalam dengan 10 responden terpilih. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t-paired untuk data kuantitatif, serta analisis tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan sebesar 75,1% dan perilaku sebesar 51,9%, dengan partisipasi tinggi selama workshop dan laporan positif dari wawancara mengenai penerapan praktis di rumah tangga. Temuan ini didukung oleh teori experiential learning Kolb (1984) dan andragogi Knowles (1980), serta sejalan dengan studi Marpaung et al. (2022) tentang pencatatan keuangan. Kesimpulan menekankan efektivitas program dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga, dengan rekomendasi untuk pengulangan tahunan, integrasi dengan program pemerintah seperti PKH, dan perluasan ke daerah serupa. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan peran perempuan dalam ekonomi lokal, mengurangi risiko kemiskinan, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan Indonesia