Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendekatan Integratif Deteksi dan Intervensi Dini Masalah Kesehatan Mental Perinatal: Studi Kualitatif pada Penyedia Layanan Kesehatan Ibu Leila Nisya Ayuanda; Ratna Arifiana; Sandi Ari Susiatmi; Nur Intan Kusuma; Siti Khuzaiyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52838

Abstract

Gangguan kesehatan mental perinatal, termasuk kecemasan, depresi, dan gangguan penyesuaian selama kehamilan serta masa nifas, masih menjadi masalah yang kurang teridentifikasi dan kurang tertangani dalam layanan kesehatan ibu. Meskipun pendekatan integratif terbukti efektif dalam meningkatkan deteksi dan penanganan dini, implementasinya di tatanan pelayanan primer masih bervariasi dan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi deteksi dan intervensi dini masalah kesehatan mental maternal. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan case study. Partisipan terdiri dari bidan desa, bidan KIA, perawat jiwa, ibu hamil, dan ibu nifas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pedoman wawancara semi terstruktur dengan expert judgement. Analisis data menggunakan analisis tematik miles huberman dengan software N-Vivo. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh tema yang ditemukan yaitu kebutuhan psikologis wanita hamil dan pascapersalinan, manifestasi gangguan mental pada wanita hamil dan pascapersalinan, dinamika psikososial kehamilan dan pascapersalinan, penentuan risiko kesehatan mental ibu, pengelolaan awal kesehatan mental ibu, tantangan dan hambatan dalam pelayanan kesehatan mental ibu, serta harapan tenaga kesehatan primer. Temuan menunjukkan perlunya penguatan model tatalaksana integratif dalam pelayanan kebidanan untuk meningkatkan deteksi dan intervensi dini kesehatan mental perinatal. Standarisasi instrumen skrining, pelatihan tenaga kesehatan, dan penguatan jejaring rujukan serta strategi reduksi stigma menjadi komponen kunci peningkatan kualitas layanan.
Biopsychosocial Determinants of Long-term Contraceptive Use in Women of Reproductive Age in Surakarta, Central Java Ratna Arifiana; Uki Retno Budihastuti; Isna Qadrijati
Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Masters Program in Public Health, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.855 KB)

Abstract

Background: Family planning allows people to attain their desired number of children and determine the spacing of pregnancy. Long-term contraceptive methods are more effective, safe, with fewer contraindications than others contraceptive method. This study aimed to investigate the biopsychosocial determinants of long-term contraceptive use in women of reproductive age in Surakarta, Central Java, using a theory of planned behavior.Subjects and Method: This was an analytic observational study with a case-control design. The study was conducted in Surakarta, from January to February 2018. A sample of 210 women of reproductive age was selected for this study by fixed disease sampling. The dependent variable was long-term contraceptive use. The independent variables were age, parity, education, employment status, knowledge, attitude, subjective norm, perceived behavior control, husband support, family income, and health counseling. The data was collected by questionnaire and analyzed by path analysis.Results: Long-term contraceptive use increased with positive attitude (b=3.49; 95% CI= 1.88 to 5.11; p<0.001), supportive subjective norm (b= 2.91; 95% CI= 1.10 to 4.73; p=0.002), strong perceived behavior control (b=3.09; 95% CI= 1.29 to 4.88; p=0.001), and strong husband support (b=2.68; 95% CI= 1.04 to 4.33; p=0.001). Long-term contraceptive use was indirectly affected by knowledge, health conselling, and education level.Conclusion: Long-term contraceptive use increases with a positive attitude, supportive subjective norm, strong perceived behavior control, and strong husband support.Keywords: long-term contraceptive, the theory of planned behavior, path analysisCorrespondence: Ratna Arifiana, Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36 A, Surakarta 57126, Central Java. Email: arifianaratna1301@gmail.com.Journal of Health Promotion and Behavior (2018), 3(1): 37-47https://doi.org/10.26911/thejhpb.2018.03.01.03 
Kesiapan Masyarakat Menuju Desa Halal: Literasi Halal, Literasi Digital, dan Partisipasi Masyarakat di Desa Toso: Community Readiness Toward a Halal Village: Halal Literacy, Digital Literacy, and Community Participation in Toso Village Arinall Huda; Akhmad Ruudvan Nistelrooy; Daffa Arinanafi; Fatimah Fatimah; Eka Widiastuti; Yulian Wahyu Permadi; Ratna Arifiana
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i3.1523

Abstract

Program Desa Halal membutuhkan kesiapan masyarakat sebagai dasar pelaksanaan di tingkat lokal. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan kesiapan masyarakat menuju Desa Halal berdasarkan literasi halal, literasi digital, dan partisipasi masyarakat di Desa Toso, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin dari 356 warga setelah 65 responden dari Dukuh Dlimas dikeluarkan dari dataset awal 421 responden. Kuesioner terdiri atas 30 item yang mencakup literasi halal (Q1–Q8), literasi digital (Q9–Q16), partisipasi masyarakat (Q17–Q23), dan kesiapan masyarakat (Q24–Q30). Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan mean item, frekuensi jawaban, persentase, dan kategorisasi. Uji kualitas instrumen menunjukkan Q1–Q29 memenuhi kriteria validitas berdasarkan corrected item-total correlation, sedangkan Q30 tidak dapat diuji karena seluruh 356 responden memberikan jawaban yang sama. Koefisien Cronbach's alpha sebesar 0,881 untuk literasi halal, 0,922 untuk literasi digital, 0,847 untuk partisipasi masyarakat, dan 0,852 untuk Q24–Q29 karena Q30 memiliki varians nol. Nilai rata-rata literasi halal sebesar 3,995, literasi digital 3,709, partisipasi masyarakat 3,787, dan kesiapan masyarakat 3,976; seluruhnya berada pada kategori tinggi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan tidak menguji hubungan atau pengaruh antarvariabel.