Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Geographic Information System for Fishermen's Market Kutai Kartanegara Marine and Fishery Service Situmorang, Erwin Samuel; Prasetya, F. V. Astrolabe Sian; Franz, Annafi
Journal of Geomatics Engineering, Technology, and Science Vol. 1 No. 2 (2023): March 2023
Publisher : P3KM Politani Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/gets.v1i2.22

Abstract

Activities to process various kinds of data regarding data management are always endeavored to be ready to be presented to anyone who needs it. Geographic Information System (GIS) is an information system designed to work with spatially referenced data or geographic coordinates in other words GIS is a database system with special capabilities to handle spatially referenced data, together with a set of work operations. This study uses two methods of data collection, namely: The interview method (interview) and Document Study. The interview is a data collection method that is carried out by seeking information or data directly through sources so that the data obtained can be more accurate while conducting document studies, in document studies researchers rely on documents as one source of data to support research. The Geographic Information System of the Fishermen Market of the Kutai Kartanegara Marine and Fisheries Service was created with several programming languages Hypert Text Markup Language (HTML). The development of the system used in this study is the Waterfall model, which starts with the stages of analysis, design, coding, testing, and maintenance. The Geographic Information System of the Fisherman Market of the Kutai Kartanegara Marine and Fisheries Service aims to make it easier for service members to input fish prices and make it easier for the public to see fish prices and locations from the market.
Pemodelan Kelas Curah Hujan Kota Samarinda Tahun 2010 – 2020 Azzahro, Namira Nur; Prasetya, F. V. Astrolabe Sian; Kurniadin, Nia; Suryalfihra, Shabri Indra
Journal of Geomatics Engineering, Technology, and Science Vol. 1 No. 2 (2023): March 2023
Publisher : P3KM Politani Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/gets.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi curah hujan merupakan salah satu komponen utama dalam penentuan iklim dan cuaca. Iklim Indonesia secara keseluruhan adalah iklim tropis. Curah Hujan menjadi faktor penting dalam memanfaatkan lahan kota Samarinda baik sebagai lahan hunian maupun sebagai lahan perkebunan, hal ini karena curah hujan sangat mempengaruhi tingkat ketersediaan air tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai kebutuhan hidup. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat curah hujan yang terjadi dalam luas wilayah tertentu, khususnya wilayah kota Samarinda. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode ihsoyet. Metode ihsoyet merupakan yang paling teliti untuk menghitung kedalaman hujan rata-rata di suatu wilayah tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan analisis tabular curah hujan bulanan, tahunan dan rata – rata dan membuat pemodelan kelas curah hujan Kota Samarinda dari tahun 2010 – 2020. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di Kota Samarinda dengan menggunakan data curah hujan yang telah di dapat dari Badan Wilayah Sungai IV Kota Samarinda dengan stasiun curah hujan yang tersebar di 7 lokasi daerah Samarinda. Hasil penelitian ini menunjukkan grafik curah hujan bulanan dan  pemodelan kelas curah hujan yang berubah secara signifikan selama 11 tahun yaitu dari tahun 2010 – 2020. Terdapat anomali data curah hujan pada stasiun curah hujan Karang Paci dan Pamang, dimana curah hujan maksimum terjadi pada bulan Maret dan April.
Pelatihan Pelacakan Dan Pemasangan Tanda Batas Persil Tanah Masyarakat Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara Arifin, Dawamul; Kurniadin, Nia; Suryalfihra, Shabri Indra; Wumu, Romansah; Insanu, Radik Khairil; Fadlin, Feri; Prasetya, F. V. Astrolabe Sian
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2486

Abstract

Pelatihan Pelacakan dan Pemasangan Tanda Batas Persil Tanah di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya tanda batas tanah dan cara pelacakannya. Kegiatan ini melibatkan metode sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung menggunakan alat GNSS Geodetik serta aplikasi berbasis Android. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dalam pelacakan, pengukuran, dan pemasangan tanda batas. Diskusi dua arah mengidentifikasi kebutuhan mendesak akan informasi legalitas tanah. Post-test mengindikasikan kepuasan peserta terhadap pelatihan, yang berdampak pada persiapan masyarakat menyambut program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Pelatihan ini juga menjadi media aplikatif bagi mahasiswa dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Analisis Data DEM untuk Hidroponik Presisi: Menemukan Lokasi Penyinaran Matahari yang Optimal (Studi Kasus: Rooftop di Politeknik Pertanian Negeri Samarinda) Prasetya, F. V. Astrolabe Sian; Kurniadin, Nia; Fadlin, Feri
GEOID Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v19i2.1209

Abstract

Pertumbuhan penduduk Kalimantan Timur yang sangat cepat dan juga pelaksanaan kegiatan pertanian di Kalimantan Timur yang relatif rendah menimbulkan permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di Kalimantan Timur. Dalam usaha meningkatkan pelaksanaan kegiatan pertanian di Kalimantan Timur, perlu dilakukan pertanian skala mikro, yaitu dengan melakukan pertanian hidroponik dengan memanfaatkan lahan kosong di atas gedung (rooftop). Untuk meningkatkan keberhasilan dalam pertanian mikro tersebut, perlu memperhatikan lama penyinaran matahari pada lokasi pertanian tersebut. Dengan berkembangnya teknologi GIS dan Remote Sensing, hal ini dapat memungkinkan untuk dilakukan kajian penentuan lokasi yang optimal untuk pertanian pintar (smart farming) hidroponik, khususnya pada parameter lama penyinaran matahari di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Salah satu data spasial yang dapat digunakan dalam kajian ini adalah data Digital Elevation Model (DEM) dari pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV). Berbagai metode analisis spasial dapat diterapkan untuk dapat mengekstraksi nilai lama penyinaran matahari pada suatu lokasi, salah satunya adalah penentuan area bayangan sinar matahari (Hillshade) dan teknik penjumlahan dengan pembobotan (Weighted Sum). Hasil Dari penelitian ini didapatkan bahwa ada 3 Gedung yang memiliki kriteria cocok sebagai rencana lokasi hidroponik, yaitu antara lain: a) Gedung I, dengan luas 172.5 m2 dan lama penyinaran maksimal 12 jam/hari; b) antara GedungG dan H, dengan luas 130 m2 dan lama penyinaran maksimal 12 jam/hari; serta Gedung E, dengan luas 737,49 m2 dan lama penyinaran maksimal 12 jam/hari. Dari hasil kajian dimana didapatkan area yang sesuai dan memiliki lama penyinaran matahari yang optimal di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, memberikan gambaran bagi pelaku pertanian, baik dosen maupun mahasiswa, dapat mengembangkan pertanian pintar hidroponik pada lokasi rooftop tersebut. Selain itu penelitian ini dapat tingkatkan lebih lanjut untuk mengkaji lokasi yang optimal untuk produksi daya mandiri (Panel Surya) sebagai supply daya pada kebutuhan pertanian pintar hidroponik selanjutnya.
Deteksi Perubahan Suhu Permukaan Tanah dan Hubungannya dengan Pengaruh Albedo dan NDVI Menggunakan Data Satelit Landsat-8 Multitemporal di Kota Palu Tahun 2013 - 2020 Kurniadin, Nia; Yani, Muhammad; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Annafiyah, Annafiyah; Prasetya, F. V. Astrolabe Sian; Insanu, Radik Khairil; Wumu, Romansah; Suryalfihra, Shabri Indra
GEOID Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v18i1.1758

Abstract

Gempa yang diikuti tsunami dan likuifaksi melanda Kota Palu pada 28 September 2018. Sejak saat itu, Kota Palu yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, menjadi pusat perhatian dunia. Berbagai kajian dilakukan untuk memperoleh informasi dari berbagai aspek, antara lain aspek terestrial, perubahan tutupan lahan, batuan, dan perubahan iklim. Teknologi penginderaan jauh memberikan kontribusi yang baik bagi proses penelitian, terutama untuk penelitian yang mencakup wilayah yang luas dan dalam jangka waktu yang lama. Salah satu kajian yang dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh adalah kajian Suhu Permukaan Tanah (SPT) dengan menggunakan data satelit Landsat-8 multitemporal di Kota Palu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi SPT Kota Palu dari data satelit Landsat-8 multitemporal (2013-2020) dan hubungan antara LST dengan Albedo dan NDVI. Kanal Merah, Biru, NIR, SWIR1 dan SWIR2 digunakan untuk mendapatkan nilai albedo dan NDVI. Nilai emisivitas tanah dan vegetasi serta kanal termal digunakan untuk menentukan nilai LST. Selanjutnya koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui korelasi antara LST dengan Albedo dan NDVI. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata peta sebaran LST dari tahun 2013 hingga 2020. Dari 30 titik sampel penelitian nilai LST antara 17,00 oC sampai 43,27 oC, rata-rata R2 antara LST dan NDVI adalah 0,657 (korelasi kuat), dan R2 antara LST dan Albedo 0,069 (korelasi sangat lemah).
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB (WEBGIS) UNTUK PEMETAAN ASET LAHAN DAN BANGUNAN POLITANI SAMARINDA Kurniadin, Nia; Prasetya, F. V. Astrolabe Sian; Hadi, Pravasta Kiko Setiawan; Feri, Wawan
J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi) Vol 6, No 1 (2023): Edisi Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jsig.v6i1.1359

Abstract

Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda) is one of the vocational colleges in East Kalimantan. Based on the Decree of the Governor of East Kalimantan No. 596/K.45/2020 dated January 21, 2020, the land area of the Politani Samarinda is 305.635 m2. The area of land and buildings on it are assets that need to be collected and mapped to make it easier to monitor, development, and maintain buildings as well as the use of all such buildings. The Web-Based Geographic Information System method is used. The purpose of this research is to create a WebGIS for land and building assets of the Politani Samarinda to facilitate monitoring, planning, maintenance, and use of all buildings. The geographic Information system is used to analyze the distribution and use of land and buildings which are then presented in the form of WebGIS. The research begins with a literature study on all immovable assets in the form of land and buildings belonging to the Politani Samarinda. Data consisting of spatial and non-spatial data on the boundaries of existing land and buildings are collected and processed using QGIS to obtain a map of the distribution of buildings and converted to GeoJSON format. WebGIS code is created and tested and uploaded to WebGIS hosting so that it can be accessed online. The output in this research is the existence of a Geographic Information System for the Politani Samarinda building assets that can be accessed online and can be used to facilitate monitoring, planning, maintenance, and use of all buildings.
Development of Spatial Models in Making Decisions on Suitable Area for Smart Farming at Agriculture Polytechnic of Samarinda Prasetya, F. V. Astrolabe Sian; Kurniadin, Nia; Abimanyu , M. Faisal
TEPIAN Vol. 4 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tepian.v4i3.2623

Abstract

In the context of fulfilling food, especially for agricultural and plantation commodities in East Kalimantan and fulfilling the Agriculture Polytechnic of Samarinda research strategic plan on Strengthening the Application of GIS and Remote Sensing for Land Management in the Agro-Ecosystem Zone, it is necessary to conduct studies related to determining suitable locations for smart farming in the location of the Agriculture Polytechnic of Samarinda. The closest technique in this study is to make a land model that is suitable for smart farming. The model was created by utilizing spatial data derived from remote sensing data, and also analyzed using GIS techniques. Several agricultural and plantation commodities have criteria as conditions for growth that must be met for each commodity. These parameters are conditions of humidity, temperature, and intensity of sunlight, where these data can be extracted from remote sensing data. By utilizing the NDVI, NDMI, and LST algorithms, as well as shadow analysis at the time of irradiation, it will be possible to model an area suitable for smart farming. By using spatial data from sentinel 2 and applying the NDMI, NDVI, and LST algorithms, it can be determined specifically which areas are suitable for several agricultural and plantation commodities. From the results of this study, it was found that several commodities could grow optimally in almost every location at the Agriculture Polytechnic of Samarinda, such as for the commodities of strawberry, rubber crop and robusta coffee. As for the commodities of Mustard Greens, Pepper, Cocoa, and Arabica Coffee, they are not suitable for planting in the Agriculture Polytechnic of Samarinda.
Pemetaan Daerah Rawan Banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Suli Kabupaten Luwu Insanu, Radik Khairil; Fadlin, Feri; Prasetya, F.V. Astrolabe Sian
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1001

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu masalah klasik yang sangat sering melanda Indonesia, khususnya di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Salah satu aspek yang menjadi bagian dari kajian kebencanaan banjir adalah unsur kerawanan/ ancaman/ bahaya (hazard). Komponen kerawanan/ bahaya dapat didefinisikan sebagai sebuah ancaman yang memiliki potensi menyebabkan kerugian pada manusia baik kerugian materil maupun jiwa. Penelitian ini mengkaji aspek kerawanan bencana banjir pada DAS Suli Kabupaten Luwu. Ruang lingkup substansial dari penelitian ini mencakup penyusunan dan pembuatan peta topografi, perhitungan debit banjir rencana dan data historis kejadian banjir, serta penyusunan peta daerah rawan banjir pada DAS Suli Kabupaten Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hidrologi dan hidrolika serta memetakan daerah rawan banjir DAS Suli Kabupaten Luwu. Metode yang digunakan penelitian ini adalah survei pengumpulan data ketinggian banjir historis dan simulasi numerik 2D Hec-Ras. Hasil analisis debit banjir rencana menunjukkan bahwa, banjir yang terjadi di DAS Suli Kabupaten Luwu termasuk dalam kejadian kala ulang 50 tahun, sedangkan kapasitas tampung maksimum sungai suli adalah pada debit kala ulang 5 tahun. Pemetaan daerah rawan banjir dilakukan dengan mengkombinasikan hasil simulasi numerik 2 dimensi hec ras dengan data primer hasil survei dan pengukuran elevasi banjir historis pada DAS Suli. Hasil analisis menunjukkan korelasi yang kuat antara data kedalaman banjir hasil simulasi dengan kedalaman banjir historis dengan nilai korelasi 96,03%. Hasil pemetaan daerah rawan banjir menunjukkan bahwa kelurahan Suli Kecamatan Suli sebagai daerah dengan luas wilayah terbesar terkena banjir. luas genangan untuk klasifikasi tingkat bahaya banjir rendah (<0.76m) adalah 172,96 Ha, Tingkat bahaya banjir sedang (0.76m – 1.5m) adalah 84,70 Ha, dan Tingkat bahaya banjir tinggi (>1.5m) adalah 87,09 Ha.