Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Sumber Daya Alam Sebagai Penggerak Perekonomian Nasional: Penelitian Bonaraja Purba; Adel Syesaria Agustin Daole; Ledi Marina Purba; Selpiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2946

Abstract

This research aims to examine the contribution of natural resources (NR) to Indonesia’s national economy. The study employs a descriptive qualitative method with Indonesia as a case study, using secondary data obtained from official government publications, the Central Bureau of Statistics (BPS), the Ministry of Energy and Mineral Resources, as well as relevant academic literature. The findings indicate that natural resources play a significant role in supporting gross domestic product (GDP), exports, state fiscal revenues, and employment, both directly and indirectly, through multiplier effects on the transportation, logistics, and financial services sectors. Overall, the study concludes that natural resources remain a key driver of national development; however, they must be managed with principles of sustainability, equitable distribution of benefits, and technological advancement.
Peran Modal Sosial Terhadap Keberlanjutan Industri Kerajinan Kecil di Indonesia: Penelitian Khairani Alawiyah Matondang; Adel Syesaria Agustin Daole; Lidya Vanya F. Sihombing; Laurent Damai Yanti Silaban; William Barker Hutabarat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3013

Abstract

Small-scale craft industries make a significant contribution to the economy at both local and national levels, not only as a source of income but also as a means of preserving culture, regional identity, and creating employment opportunities. However, limitations in terms of capital, technology, and market access often become obstacles to their development. On the other hand, social capital, which includes networks of relationships, trust, norms, and values within craft communities, has proven to have a significant impact on business sustainability. This social capital can strengthen cooperation, reduce transaction costs, and improve the efficiency of interactions among industry actors. The sustainability of small-scale craft industries encompasses economic, social, and environmental aspects, which can be achieved through the optimal utilization of social capital. Nevertheless, challenges remain, such as weak solidarity, unhealthy competition, and low trust in formal institutions. This study examines the role of social capital in supporting the sustainability of small-scale craft industries and is expected to provide in-depth insights as well as strategic recommendations to strengthen social capital in order to create industries that are competitive, sustainable, and contribute to economic development and cultural preservation.
Dilema Alokasi Anggaran Pelayanan Publik: Kajian Literatur tentang Trade-off dan Efektivitas Pemerintah : Penelitian Rachel Adeline Siagian; Ainun Saskia; Pany Iglesia M. Simamora; Adel Syesaria Agustin Daole; Masyura Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dilema alokasi anggaran pelayanan publik melalui studi literatur terhadap berbagai penelitian dan laporan resmi. Pemerintah sering menghadapi keterbatasan fiskal, tuntutan kebutuhan masyarakat yang beragam, serta tekanan regulasi yang membatasi fleksibilitas anggaran. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, dinamika trade-off, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas alokasi anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilema anggaran muncul akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, antara efisiensi dan kualitas layanan, serta antara proses teknokratis dan dinamika politik. Selain itu, efektivitas anggaran sangat dipengaruhi oleh tata kelola pemerintahan, transparansi, partisipasi publik, penggunaan data dalam perencanaan, serta kemampuan birokrasi dalam mengimplementasikan program secara tepat sasaran. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola, pemanfaatan teknologi informasi, dan penerapan penganggaran berbasis kinerja diperlukan agar alokasi anggaran mampu mendukung penyediaan layanan publik yang lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan.
STUDI LITERATUR: PERAN UMKM DI ERA DIGITAL DALAM MENDORONG PEMBANGUNAN EKONOMI William Barker Hutabarat; Sri Rosni Alfiat Laia; Adel Syesaria Agustin Daole; Diana Winata Lumban Gaol; Jessica Br Simanungkalit
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/yka6an33

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki posisi krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam hal penciptaan pekerjaan, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan distribusi pendapatan. Di zaman digital, perubahan menuju digital menjadi hal yang sangat penting bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing serta menyesuaikan diri dengan perubahan di pasar global. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengidentifikasi tantangan serta kesempatan yang muncul dalam proses digitalisasi. Metode yang diterapkan adalah studi literatur dengan meneliti berbagai sumber seperti buku, artikel ilmiah, dan dokumen resmi. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa penerapan solusi digital dalam bisnis dapat meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan memperkuat hubungan dengan konsumen. Selain itu, digitalisasi juga berperan dalam mendorong inovasi serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Namun, UMKM masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti keterbatasan akses ke pembiayaan, rendahnya tingkat pemahaman digital, keterbatasan teknologi, dan lemahnya kemampuan manajemen. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang berkelanjutan dari pihak pemerintah, sektor swasta, dan semua pemangku kepentingan melalui program pelatihan keterampilan digital, peningkatan akses pendanaan, serta penguatan infrastruktur teknologi. Dengan cara ini, digitalisasi UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
AGAMA SEBAGAI PEDOMAN HIDUP MANUSIA DALAM PERSPEKTIF ISLAM Adel Syesaria Agustin Daole; Aqilah Apritia Parawanza; Monika Caramoy Sitorus; Sugianto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/03n7ap85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran agama sebagai pedoman hidup manusia dalam perspektif Islam di tengah perkembangan zaman modern. Agama tidak hanya berfungsi sebagai sistem kepercayaan, tetapi juga sebagai pedoman yang mengarahkan perilaku, pola pikir, serta nilai-nilai kehidupan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, berbagai perubahan sosial terjadi dan memengaruhi pola interaksi serta sikap masyarakat. Perkembangan tersebut seringkali menimbulkan berbagai permasalahan seperti krisis moral, meningkatnya sikap individualisme, melemahnya solidaritas sosial, serta menurunnya nilai-nilai etika dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam Islam, agama dipahami sebagai sistem kehidupan yang menyeluruh (kaffah) yang mencakup akidah, syariah, dan akhlak. Ketiga aspek tersebut memiliki peran penting dalam membentuk karakter individu yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitarnya. Al-Qur'an dan Hadis menjadi sumber utama dalam mengatur dan membimbing kehidupan manusia agar tetap berada pada jalan yang benar. Hasil kajian menunjukkan bahwa religiusitas berpengaruh terhadap perilaku sosial, namun masih terdapat kesenjangan antara pemahaman dan praktik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan peran pendidikan, keluarga, dan lingkungan sosial dalam mengoptimalkan fungsi agama menghadapi tantangan globalisasi.