Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN KARAKTER KONSELOR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN BIMBINGAN DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN: KAJIAN KONSEPTUAL DAN EMPIRIS Alfan Kurniawan, Nanda
Journal of Teacher Well-being Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Teacher Well Being
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/8vmcex81

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi karakter konselor terhadap efektivitas praktik layanan bimbingan di lingkungan pendidikan, khususnya dalam mendukung pengembangan siswa di era pendidikan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sistematik dengan menelaah 20 artikel jurnal nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2018 hingga 2023, yang relevan dengan tema karakter konselor, layanan konseling pendidikan, dan pengembangan profesional. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakter konselor seperti empati, reflektivitas, berpikir kritis, dan adaptabilitas memiliki peran sentral dalam membangun hubungan konseling yang efektif, menangani isu-isu sosial seperti perundungan dan kecemasan siswa, serta mendukung transisi karir peserta didik. Selain itu, karakter konselor yang kuat juga berkorelasi positif dengan penerapan pendekatan inovatif seperti konseling konstruktivistik dan konseling berbasis teknologi. Rekomendasi utama dari studi ini adalah perlunya penguatan kurikulum pelatihan konselor yang berorientasi pada pengembangan karakter profesional, serta dukungan institusional terhadap praktik konseling yang adaptif dan etis di lingkungan pendidikan.  
Pendidikan Kedamaian sebagai Fondasi Konseling Karier: Studi Literatur tentang Etika Konselor dan Pengambilan Keputusan Siswa Alfan Kurniawan, Nanda; Dhiffa Ralianti, Destanika; Hanafi, Husni; Widyatmoko, Wahyu; Rilo Pambudi, Parid
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/pandohop.v6i1.23075

Abstract

Peace education is not only a normative discourse but also a practical foundation for career counseling services in schools. This study aims to examine the interrelationship between the peace education paradigm, counselor ethics, and students’ career decision-making abilities. The research employed a literature review using research articles and relevant review papers as data sources. Content analysis was applied to identify the role of peace values in guiding ethical counseling practices and their contribution to students’ readiness in determining career directions. The findings indicate that peace education strengthens counselor ethics by emphasizing empathy, respect for individual dignity, and orientation toward students’ long-term well-being. The integration of these paradigms makes career counseling more humanistic, reflective, and sustainable. This study underscores the urgency of developing peace-education-based career counseling and opens opportunities for future research to integrate this paradigm with existing school counseling models.
Body Shaming, Kepercayaan Diri, Dan Strategi Penyesuaian Diri Mahasiswi: Perspektif Humaniora Dan Ilmu Sosial: Body Shaming, Self-Confidence, and Self-Adjustment Strategies of Female University Students: Perspectives from the Humanities and Social Sciences Sukmasari, Fadhilla; Sukmawati, Fitri; Saputra, Randi; Alfan Kurniawan, Nanda
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i6.1017

Abstract

Fenomena body shaming dapat memberikan dampak serius terhadap kepercayaan diri dan interaksi sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat body shaming, tingkat kepercayaan diri, serta hubungan antara keduanya pada mahasiswi Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 96 mahasiswi aktif yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala body shaming dan skala kepercayaan diri. Data dianalisis menggunakan uji korelasi dengan bantuan perhitungan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat body shaming mahasiswi berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 70 orang (73%), sedangkan tingkat kepercayaan diri juga berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 72 orang (75%). Uji korelasi menghasilkan nilai F hitung sebesar 57,214 dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara body shaming dan kepercayaan diri. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman body shaming tidak sepenuhnya menurunkan kepercayaan diri, melainkan dalam kondisi tertentu mendorong individu untuk membangun strategi penyesuaian diri. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan layanan profesional, khususnya konseling, untuk membantu mahasiswa mengelola pengalaman body shaming sekaligus mengembangkan kepercayaan diri yang sehat dalam konteks sosial dan pendidikan.
Psychometric Evaluation of Tangney's The 10-Item Brief Self-Control Scale: Evidence from Indonesian Adolescence Alfan Kurniawan, Nanda; Dhiffa Ralianti, Destanika; Syarifudin; Abdillah, Muhaimin; M. Eka Fhitrah, Kmas; Salsabila Hanum, Aisyi
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5281

Abstract

Kontrol diri merupakan keterampilan psikologis kunci yang berpengaruh terhadap keberhasilan akademik, kesehatan mental, dan penyesuaian diri remaja. Brief Self-Control Scale (BSCS) banyak digunakan secara internasional, namun belum memiliki bukti psikometrik yang kuat dalam konteks Indonesia. Variasi bahasa, norma sosial, dan pola regulasi diri pada remaja Indonesia berpotensi memengaruhi akurasi pengukuran, sehingga uji validitas dan reliabilitas ulang menjadi penting untuk memastikan kesesuaian instrumen bagi penelitian dan asesmen berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi validitas dan reliabilitas BSCS 10 item pada 97 siswa Sekolah Menengah Atas menggunakan analisis korelasi item-total dan Cronbach’s Alpha. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar item memenuhi kriteria validitas, sementara satu item menunjukkan performa lemah. Reliabilitas keseluruhan berada pada α = 0,669, yang memadai untuk penelitian eksploratif. Temuan ini memberikan dasar empiris bahwa BSCS dapat digunakan dalam studi kontrol diri pada populasi Indonesia, namun diperlukan penyempurnaan dan pengujian lanjutan untuk penerapan yang lebih akurat dalam pendidikan karakter, promosi kesehatan mental, serta program intervensi yang selaras dengan tujuan SDG 3 dan SDG 4.