Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Permainan Maze dalam Meningkatkan Aspek Perkembangan Motorik Kasar: Studi pada Anak Kelompok B2 di Taman Kanak-kanak Bhinneka Darma Wanita Persatuan Sambas Yuliantini, Sera; Melaty, Pingky
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v9i2.1676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil dari permainan Maze dalam meningkatkan aspek perkembangan motorik kasar pada anak kelompok B2 di Taman Kanak-kanak Bhinneka Darma Wanita Persatuan Sambas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data ditempuh dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan permainan Maze dalam meningkatkan aspek perkembangan motorik kasar pada anak kelompok B2 di Taman Kanak-Kanak Bhinneka Darma Wanita Persatuan Sambas dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pendahuluan, inti, penutup, di mana permainan Maze dilakukan pada kegiatan inti yakni pada proses penyampaian materi pembelajaran. Selain itu, hasil pelaksanaan permainan Maze dalam meningkatkan aspek perkembangan motorik kasar pada anak kelompok B2 di Taman Kanak-kanak Bhinneka Darma Wanita Persatuan Sambas tampak pada peningkatan aspek perkembangan motorik kasar seperti anak dapat melompat, berjalan, berjinjit, melangkah, dan menyeimbangkan tubuhnya agar tidak terjatuh.
PELATIHAN MENULIS KARYA ILMIAH UNTUK MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN DI INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS Eliyah; Asyruni Multahada; Hasanah, Mauizatul; Astari, Zuri; Parni; Yuliantini, Sera; Patriana; Astaman; Effiyadi
Belalek Vol. 1 No. 2 (2023): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v1i2.2292

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan Meningkatkan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Mahasiswa Semester VI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Program ini meggunakan metode Service Learning. Tim pengabdi memberikan pelatihan Penulisan dan Implementasi penulisan pada mahasiswa semester VI. Kegiatan ini diikuti oleh 122 peserta yang terdiri dari Mahasiswa PAUD berjumlah 6 orang, Mahasiswa PGMI berjumlah 68 orang, Mahasiswa PAI berjumlah 31 orang, dan Mahasiswa TBI berjumlah 17 orang. Setelah dilakukan pelatihan kepada mahasiswa semester VI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas maka kondisinya adalah: 1) Seluruh mahasiswa PGMI semester VI dan PAI semester dapat menulis karya ilmah dengan baik dan benar; 2) Tulisan mahasiswa sesuai dengan standar fakultas yang diharapkan; 3) Karyatulis ilmiah mahasiswa sesuai dengan gaya selingkung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan; dan 3) Mahasiswa dapat menulis proposal karya ilmiah dan laporan karya ilmiah dengan benar.
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Ariska, Firli; Yuliantini, Sera
Lunggi Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang karakteristik dan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus. Dengan pendekatan kualitatif dan metode library research. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa siswa berkebutuhan khusus adalah siswa yang memerlukan penanganan khusus karena adanya gangguan perkembangan dan kelainan yang dialami anak. Anak berkebutuhan khusus memiliki perbedaan yang terjadi dalam beberapa hal, seperti proses pertumbuhan dan perkembangannya yang mengalami kelainan atau penyimpangan baik secara fisik, mental intelektual, sosial maupun emosional. Setiap anak dengan kebutuhan khusus memiliki karakteristik berbeda satu sama lain. Selain itu, setiap anak dengan kebutuhan khusus juga membutuhkan layanan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik mereka. Penting bagi seorang guru untuk melaksanakan kegiatan identifikasi dan penilaian untuk mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan mereka. Hal ini dianggap penting untuk mendapatkan layanan yang tepat sesuai dengan karakteristik, kebutuhan dan kemampuannya.