Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Halim, St. Nur Humairah; Latifah, Sarah; Nursakiah, Nursakiah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal tipe High Order Thinking Skill (HOTS) pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Kami menggunakan metode penelitian penelitian kualitatif dengan melibatkan tiga siswa (kategori tinggi, sedang, dan rendah) kelas X IPA SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Pengumpulan data data dilakukan dengan memberikan tes tertulis berupa tes kemampuan awal matematika dan tes kemampuan HOTS pada materi SPLTV. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) subjek kategori tinggi dan sedang memenuhi indikator HOTS pada ranah menganalisis (C4) & mengevaluasi (C5) namun masih kurang dalam ranah mencipta (C6); dan (2) subjek kategori rendah masih kurang dalam memenuhi indikator HOTS pada ranah C4, C5, dan C6.
Kampung Inggris Pakatto: Menyulap Desa Pakatto Menjadi Destinasi Eduwisata Melalui Pembinaan Pemuda Desa Berbasis Edukasi dan Wisata Arma, Besse; Latifah, Sarah
Jurnal IPMAS Vol. 1 No. 3 (2021): September - Desember
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.1.3.2021.97

Abstract

Program berikut yakni kegiatan membangun Desa dari segi pengetahuan bahasa serta meningkatkan Desa dari lingkup wisata. Sarjana bahasa inggris di Desa adalah sasaran utama program Kampung Inggris sebagaimana diperlukan kesadaran pemuda untuk peningkatan mutu Edu-Wisata Desa Pakatto. Pendaftaran Kampung Inggris tersedia dalam bentuk pendaftaran online serta offline serta peserta yang diterima dari semua kalangan. Hal ini membuka peluang bagi Desa Pakatto untuk dikenal lebih luas utamanya pada bidang bahasa serta wisata alam
Willingness To Use HIV Self-Testing and Its Association with Sexual Behavior Stigma Among Men Who Have Sex with Men In Padang, Indonesia Mahathir; Latifah, Sarah; Djamil, Mohd.; Safitri, Kiki Hardiansyah; Wenny, Bunga Permata; Yuliharni, Siti; Banowo, Agus Sri; Lenggogeni, Devia Putri; Sarfika, Rika; Randy Refnandes; Windy Freska; Fitra Yeni; Winbaktianur; Putra, Niko Destri; Ni Ketut Lestari
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 21 No. 2 (2025): NJK Volume 21, Number 2
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v21i2.392

Abstract

The provision of HIV prevention programs targeting key populations, particularly men who have sex with men (MSM), has been expanding rapidly. HIV self-testing (HIVST) has emerged as an accessible and convenient method for individuals to determine their HIV status independently. However, its utilization remains suboptimal, one potential barrier is the fear of stigma related to sexual behavior experienced by MSM. This study aimed to examine the association between sexual behavior stigma and willingness to undertake HIV self-testing among MSM. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted using a non-probability (accidental) sampling technique. The study included 83 MSM participants affiliated with non-profit organization in Padang City. Data collection was carried out from February to May 2025.Two instruments were employed: The Sexual Behavior Stigma (SBS) Scale to assess sexual behavior stigma and a structured questionnaire to measure willingness to perform HIV self-testing. Data were analyzed using Spearman’s rank correlation test. The results showed that the mean score of sexual behavior stigma was 4.15, while the mean score for willingness to undertake HIV self-testing was 0.458, indicating that 45.8% of respondents expressed willingness to perform HIVST. Statistical analysis revealed a significant correlation between sexual behavior stigma and willingness to undertake HIV self-testing (p = 0.000; r = 0.486; r² = 0.236). These findings suggest that higher levels of sexual behavior stigma are associated with lower willingness to perform HIV self-testing. Sexual behavior stigma will lower the success of achieving HIV eradication. It is crucial to reactivate stigma elimination programs to create a safe and supportive environment for MSM as key populations, enabling them to protect themselves from the risk of HIV transmission.