Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Midpro

STUDI PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA SELAMA MASA NIFAS (Di Desa Pomahan Janggan, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan 2015) Husnul Muthoharoh
Jurnal MIDPRO Vol 8, No 1 (2016): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.379 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v8i1.6

Abstract

Masa nifas adalah masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandungan seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya selama masa nifas di Desa Pomahan Janggan, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Sampling diambil dari jumlah populasi yaitu 15 ibu nifas dengan menggunakan alat ukur kuesioner.Hasil penelitian didapatkan masih banyak ibu nifas yang memiliki pengetahuan yang kurang tentang tanda bahaya masa nifas yaitu sebanyak 8 responden. Ibu nifas yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 4 responden dan ibu nifas yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 3 responden.Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas masih kurang.Dari penelitian diatas diharapkan ibu nifas lebih peka dalam mendeteksi tanda bahaya selama masa nifas. Selain itu bagi petugas kesehatan agar mengoptimalkan perannya sebagai konselor sehingga pengetahuan ibu nifas bisa lebih baik dan bisa mencegah komplikasi selama masa nifas.Keywords: Pengetahuan, ibu nifas, tanda bahaya
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU BERSALIN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI DESA GEMPOL PADING KECAMATAN PUCUK LAMONGAN Husnul Muthoharoh
Jurnal MIDPRO Vol 9, No 2 (2017): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v9i2.21

Abstract

Proses persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang dapat hidup ke dunia luar, dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu bersalin tentang inisiasi menyusu dini di BPS Yusfa F. Zuhdi, Amd.Keb Desa Gempol Pading Kec.Pucuk Kab. Lamongan tahun 2017.Desain penelitian ini adalah Deskriptif yaitu suatu metode penelitian Deskriptif yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran, sedangkan populasi yaitu ibu bersalin, sample 12 orang, teknik consekutif sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu bersalin tentang inisiasi menyusu dini, pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dan menggunakan uji proposi.Hadil didapatkan dari tabel 5.4 di atas diketahui sebagian ibu bersalin berpengetahuan kurang yaitu 6 ibu bersalin (50%) responden BPS Yusfa F.Zuhdi, Amd. Keb. di Desa Gempolpading Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan.Dengan penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat dan menjadi masukan bagi BPS Yusfa F Zuhdi Gempolpading Pucuk Lamongan dalam memberikan pelayanan khususnya asuhan pada Ibu bersalin. Dan bagi peneliti selanjutnya dapat digunakan sebagai masukan dalam penelitian dengan masalah yang sama.Keywords: Pengetahuan, Inisiasi Menyusu Dini, Ibu Bersalin
Hubungan Antara Dukungan Suami Dengan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Puskesmas Turi Kustini Kustini; Husnul Muthoharoh
Jurnal MIDPRO Vol 11, No 2 (2019): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v11i2.104

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan sarana belajar kelompok yang membahas tentang kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi dan lain-lain, namun pada pemanfaatan kelas ibu hamil masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor – factor yang mempengaruhi pelaksanaan kelas ibu hamil dipuskesmas Turi  kabupaten Lamongan tahun 2019  Desain penelitian survei sampel ini adalah cross sectional menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 110 ibu hamil secara systematic random sampling. Analisis data meliputi análisis univariat, bivariat (chi-square) dan multivariat (poisson regresi). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh antara dukungan suami p-value : 0,00 <  α 0,05 dengan partisipasi ibu mengikuti pelaksanaan kelas ibu hamil,. Upaya peningkatan dukungan suami untuk mengikuti pelaksanaan kelas ibu hamil dengan meningkatan pengetahun suami serta meningkatkan semua komponen pendukung pelaksanaan kelas ibu hamil di Kota Lamongan.  Kata kunci : Dukungan Suami, pelaksanaan kelas ibu hamil
HUBUNGAN PANTANG MAKANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PERCEPATAN INVOLUSI UTERUS PADA HARI KE 7 POST PARTUM Husnul Muthoharoh
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 1 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v10i1.59

Abstract

Makanan yang dikonsumsi sehari-hari oleh ibu nifas tidak hanya sekedar makanan tapi harus mengandung zat-zat tertentu sehingga dapat memenuhi fungsinya dan zat-zat ini disebut gizi. Gizi yang baik merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat proses involusi. Proses involusi merupakan suatu proses kembalinya alat-alat reproduksi ke bentuk semula sebelum kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pantang Makanan Pada Ibu Nifas Dengan Percepatan Involusi Uterus Pada Hari Ke 7 Post Partum di BPS. Anis Supriyadi, Amd. Keb. Desa Sumberejo Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan.Desain penelitian studi korelasi dengan pendekatan Kohort. Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 orang dan besar sampel 28 orang. Pemilihan sampel dengan tehnik sampling Probability Sampling tipe Simple Random Sampling. Hasil uji statistik chi square dengan hasil 2 hitung (17,93) > 2 tabel (3,841). Yang artinya H0 ditolak berarti ada hubungan antara pantang makanan pada ibu nifas dengan percepatan involusi uterus pada hari ke-7 post partum. Tingkat kemaknaan dalam penelitian ini adalah α  0,05 artinya bila nilai α  0,05 maka Ho ditolak berarti ada singnifikan atau hubungan yang bermakna antara variable yang diukur. Bila nilai α  0,05 maka H0 diterima artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara variabel yang diukur. Oleh karena itu ibu nifas hendaknya lebih memahami tentang pantang makanan selama masa nifas. Diharapkan bidan sebagai tenaga kesehatan mampu melakukan pendekatan dan penyuluhan secara periodik sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar tentang bahaya pantang makanan selama masa nifas.Kata kunci: Pantang Makanan, Proses Involusi, Ibu Nifas
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “N” P2002 HARI KE-3 DENGAN BENDUNGAN ASI DI PUSKESMAS LAMONGAN TAHUN 2016 Husnul Muthoharoh
Jurnal MIDPRO Vol 8, No 2 (2016): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v8i2.13

Abstract

Bendungan ASI merupakan sumbatan pada saluran ASI yang tidak dikosongkan seluruhnya dan sering terjadi pada hari ke-2 atau ke-3 ketika payudara telah memproduksi air susu. Dari data Puskesmas masih terdapat angka ibu nifas dengan bendungan ASI 16,5%.Tujuan penelitian ini adalah mendapat gambaran tentang penatalaksanaan Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “N” P2002 hari ke-3 dengan bendungan ASI di Puskesmas Lamongan.Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan hasil penelitian ini adalah deskripsi observasional yang dilaksanakan dengan pendekatan kohort mulai dari kehamilan sampai kontrasepsi diperoleh dari wawancara, pengkajian data primer, sekunder, pemeriksaan fisik.Hasil penelitian didapatkan bahwa masih banyak ibu nifas yang mengalami kejadian bendungan ASI, terdapat kesenjangan antara teori dan fakta pada pengkajian suhu tubuh. Pengkajian suhu tubuh pada ibu nifas dengan bendungan ASI harusnya meningkat menjadi > 38 oC.Upaya yang dapat dilakukan pada ibu untuk mengatasi bendungan ASI dengan cara melakukan perawatan payudara, mengompres payudara menggunakan air hangat ± 5 menit, serta mengajari ibu cara menyusui yang benar.Keywords: Asuhan Kebidanan, Bendungan ASI, Post partum
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI PADA IBU NIFAS UNTUK MENYUSUI BAYINYA DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN ASI (Studi Di BPS Yuliana, Amd. Keb. Kabupaten Lamongan 2016) Husnul Muthoharoh
Jurnal MIDPRO Vol 9, No 1 (2017): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.381 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v9i1.18

Abstract

Bendungan ASI merupakan pembendungan air susu karena penyempitan duktus laktiferus atau kelenjar – kelenjar payudara tidak dikosongkan dengan sempurna atau karena kelainan pada puting susu. Dengan adanya motivasi dari Ibu dan dorongan dari suami atau keluarga diharapkan ibu mau menyusui bayinya sendiri, sehingga ibu bisa memberikan ASI dan tidak terjadi bendungan ASI.Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 24 ibu nifas diambil dengan cara random sampling. Variabel independennya adalah motivasi sedangkan variabel dependennya adalah kejadian bendungan ASI. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar check list. Dan dianalisis dengan tabel data menggunakan uji koefisien phi.Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mempunyai motivasi baik hampir seluruhnya tidak terjadi bendungan ASI dan responden yang motivasinya kurang hampir bisa terjadi bendungan ASI. Didapat hasil dengan X2 hitung (Value) = 4,854 dan ρ = 0,02. Kemudian bila ρ ≤ α (0,02 ≤ 0,05) dan X2 hitung ≥ X2 tabel (4,854 ≥ 3,481).Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara motivasi pada ibu nifas untuk menyusui bayinya dengan kejadian bendungan ASI.Diharapkan bagi ibu nifas untuk mempunyai motivasi dalam menyusui bayinya dan diharapkan bidan sebagai tenaga kesehatan serta pihak keluarga, terutama suami mampu memberikan perhatian pada ibu agar mau menyusui bayinya.Keywords: motivasi, nifas, bendungan ASI
Giving Extra Virgin Olive Oil To Wound Healing (Grade Of Inflammation) In Atopic Dermatitis Patients Lilik Darwati; Siti Sholikha; Husnul Muthoharoh
Jurnal MIDPRO Vol 13, No 1 (2021): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v13i1.307

Abstract

Atopic dermatitis (AD) is a chronic and recurrent skin inflammation, accompanied by itching, occurs in certain predilection sites and is based on the presence of an inherited inherited hypersensitivity. This dermatitis is the most common form of dermatitis in infants and children. Other names are atopic eczema, dermatitis eczema, Besnier's prurigo and neurodermatitis. Dermatitis can occur for years, even for life, often recurring and interfering with daily activities due to intense itching. Knowing the effect of giving extra virgin olive oil on wound healing (degree of inflammation) in atopic dermatitis patients, the type of research used was pre-experimental because it revealed a cause-and-effect relationship involving only one group of subjects. so there's no control. strict on variables. The type of research design chosen was The One Group Pratest Posttest, which is an experimental design that was carried out in one group without a comparison group. This model has used a pre-test (pratest) then after being given treatment, a measurement (posttest) is carried out again to determine the consequences of the treatment, so that it can be seen the magnitude of the effect of the experiment. The results of the study can be interpreted that before being given olive oil most (75%) of the respondents had a severe degree of dermatitis and after being given olive oil half (50%) of the respondents had a mild degree of dermatitis, and half (50%) of the respondents had a moderate degree of dermatitis. It can be seen that the Z value is -4.916 with a significance of p = 0.000, so H0 is rejected so that H1 is accepted, which means that there is a difference in the degree of dermatitis before and after being given olive oil. Virgine Olive Oil Can Be Used As A Non-pharmacological Therapy In Overcoming The Degrees Of Atopic Dermatitis Both In Public Health Centers And Networks And In Hospitals
The Relationship Between Anemia in Pregnancy and Premature Rupture of the Membranes (PROM) Muthoharoh, Husnul; Fajrin, Fitriana Ikhtiarinawati; Kurniawati, Indah; Adyani, Asta
Jurnal MIDPRO Vol 15 No 1 (2023): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v15i1.618

Abstract

Anemia in pregnancy is a condition with a hemoglobin (Hb) level of < 11 g% which is characterized by complaints of weakness, dizzy eyes , paleness, and even palpitations. Anemia is one of the factors that causes Premature Rupture of The Membrans (PROM). Mothers who experience anemia, the iron or hemoglobin which is a carrier in the blood will decrease, which results in fragility in several parts of the amniotic membrane, which at the same time causes leakage in the area. This study aims to determine the relationship between anemia in pregnancy and the occurrence of PROM. This study uses the design method study Observational Descriptive , Correlation Analytical Research Method with Retrospective Approach . The data source was obtained from all pregnant women at the gestational age of TM II and III who carried out pregnancy checks at the Maduran Health Center, Maduran Village, Maduran District, Lamongan Regency, at 12 Februari 2023 – 12 Mei 2023 with a total population of 31 people. The sampling technique used purposive sampling . Statistical tests used Chi-Square and data were analyzed using the Fisher Exact Test . Based on the results of the study, the majority of respondents who experienced anemia as many as 16 respondents (51.6 % ). The majority of respondents who experienced PROM were 19 respondents ( 61.2 %), while the majority of respondents who experienced anemia and PROM were 14 respondents ( 45.1% ) . The conclusion of this study is that there is a relationship between anemia in pregnancy and the incidence of premature rupture of membranes (PROM) at the Maduran Health Center, Maduran Village, Maduran District, Lamongan Regency with a p-value (0.001).
Persepsi Ibu Hamil Tentang Budaya Dan Mitos Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Padangan Kabupaten Bojonegoro Muthoharoh, Husnul
Jurnal Midpro Vol. 7 No. 2 (2015): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v7i2.126

Abstract

Proses kehamilan tidak bisa lepas dari mitos yang berkembang di masyarakat terutama di pulau Jawa yang masih kental dengan budaya Jawa.  Padahal, mitos yang terjadi di masyarakat tidak sepenuhnya sejalan  dengan ilmu pengetahuan yang telah berkembang, bahkan masih banyak mitos tentang kehamilan yang membahayakan keselamatan ibu dan janin.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksakan dirinya di Puskesmas Padangan Kabupaten Bojonegoro. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, sejumlah 47 ibu hamil..          Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil mendapatkan dukungan personal dari suami yakni sebesar 39%. Mayoritas ibu hamil lebih senang jika berdiskusi terkait masalah kehamilannya dengan suami yakni sebesar 74,5 %. Sumber nasihat paling banyak dipercaya oleh ibu hamil adalah dari orang tua yakni sebesar 95,7%.  Dari aspek budaya, ibu hamil di wilayah kerja pukesmas Padangan Bojonegoro masih banyak yang mempercayai mitos mulai dari pantang makan sampai pantang berperilaku. Persepsi ibu hamil tentang mitos juga masih cukup tinggi yakni mitos positif sebesar 59,6%.Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih banyak ibu hamil yang percaya dengan budaya dan mitos terkait dengan kehamilan.Â