Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Pendukung dan Penghambat Moderasi Beragama dalam Lingkungan Sekolah Zulkarnain, Ali Iskandar; Ramadhani, Amanda Agni Oktavia; Asri, Diar Mukti; Putri, Rica Amelia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26355

Abstract

Studi literatur ini menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi moderasi agama di sekolah Indonesia. Dukungan utama meliputi pedoman sekolah, peran guru, kegiatan antaragama, dan dukungan orang tua. Hambatan yang diidentifikasi mencakup kurangnya program khusus dalam kurikulum, keterbatasan fasilitas ibadah, pengaruh pola pikir eksklusif dalam keluarga, serta dampak media sosial dan radikalisme digital. Studi ini merekomendasikan strategi seperti pengembangan kurikulum eksplisit, pelatihan guru, peningkatan fasilitas ibadah, pemanfaatan teknologi, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, serta penguatan regulasi pemerintah. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menguji efektivitas strategi ini dalam konteks yang lebih luas.
Urban Religious Expressions in the Digital Era: Representations of Piety in Islamic TikTok Content Melisa, Kiki; Ramadhani, Amanda Agni Oktavia; Surawan, Surawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growth of social media, particularly TikTok, has created a new space for the dissemination of religious messages. This phenomenon raises questions about how piety is represented and reinterpreted in the digital sphere by urban youth. This study aims to analyze the forms of piety representation in Islamic preaching content on TikTok and to explore the reception of urban audiences toward such messages. A qualitative descriptive method was employed, using digital ethnography to observe five videos from three popular creators—@kadamsidik00, @amazmii, and @risyad_bay—along with audience responses in the comment sections. The findings reveal that Islamic preaching content on TikTok represents piety through three main dimensions: moral, ritual, and symbolic. Audience responses show diverse patterns, ranging from appreciative, critical, and reflective to humorous, reflecting the plurality of ways in which young urban audiences interpret religious messages. These findings emphasize that social media functions as a new discursive space where urban communities construct and negotiate their religious identities. Significantly, this study contributes to academic discourse by applying Stuart Hall’s theory of representation to the context of digital da’wah, while also offering practical insights for content creators, educators, and Islamic institutions in designing communication strategies that resonate with the dynamics of the digital generation.
Designing Authentic EFL Listening and Speaking Materials Using CEFR Framework Ramadhani, Amanda Agni Oktavia; Maisarah, Maisarah; Amalia, Najwa; Widiastuty, Hesty
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13 NO 02 DECEMBER 2025
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v13i2.17626

Abstract

This conceptual study addresses the gap by proposing an integrated model that combines receptive and productive skills within a unified CEFR-based instructional sequence. The study outlines structured stages consisting of pre-, while-, and post-listening phases accompanied by communicative speaking tasks such as role plays, collaborative problem-solving, and short oral presentations. The proposed model underscores the pedagogical importance of connecting authentic input with meaningful output while utilizing CEFR descriptors as evaluation benchmarks. Consequently, this study contributes to both pedagogical and policy perspectives by offering a framework that enhances communicative competence and strengthens the international alignment of English language education in Indonesia.
Correlation Of Self-Regulated Learning And Cefr Reading Achievement In EFL Learners Ramadhani, Amanda Agni Oktavia; Safitri, Defi Ela; Melisa, Kiki; Salmah, Salmah; Syahid, Abdul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5883

Abstract

Pemahaman membaca merupakan aspek penting dalam pendidikan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL); namun, banyak pembelajar menghadapi tantangan yang berasal dari strategi yang tidak memadai dan paparan yang kurang terhadap sumber daya Bahasa Inggris yang autentik. Tantangan-tantangan ini sering kali terkait dengan kemampuan pembelajar untuk mengelola dan mengatur proses belajar mereka sendiri, yang dikenal sebagai pembelajaran yang diatur sendiri (SRL). Studi ini bertujuan untuk menyelidiki korelasi antara pembelajaran yang diatur sendiri (SRL) dan kemampuan pemahaman membaca siswa. Peserta penelitian terdiri dari 86 mahasiswa program Pendidikan Bahasa Inggris, mewakili berbagai kelas. Desain penelitian korelasi digunakan, dan data dikumpulkan melalui kuesioner SRL dan bagian membaca dari EF Standard English Test (EF SET), yang sesuai dengan Kerangka Acuan Umum Eropa untuk Bahasa (CEFR). Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara pembelajaran yang diatur sendiri (SRL) dan pemahaman membaca, menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pengaturan diri yang lebih baik umumnya mencapai hasil membaca yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa mempromosikan strategi pembelajaran yang diatur sendiri dapat meningkatkan pemahaman membaca di kalangan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) dan memberikan wawasan penting bagi program pendidikan guru. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan metodologi pembelajaran yang diatur sendiri (SRL) ke dalam pengajaran bahasa Inggris dapat meningkatkan kinerja akademik siswa dan mendorong kemandirian belajar mereka.