Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN YANG DILAKUKAN BADAN PENYELESAIAN PERLINDUNGAN KONSUMEN Samosir, Agustinus
Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Vol 2, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.693 KB)

Abstract

Masalah mengenai perlindungan konsumen semakin marak dibicarakan dikalangan masyarakat sekarang ini. Banyak konsumen yang merasa dirugikan oleh oknum-oknum nakal para pelaku usaha, sehingga perlindungan konsumen perlu sangat diperhatikan. Hak konsumen sering diabaikan oleh pelaku usaha sehingga konsumen merasa dirugikan. Menurut hukum konsumen dapat mengajukan permasalahan ini pada Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Pembentukan BPSK adalah untuk melindungi konsumen dan pengusahadengan merancang sistem perlindungan konsumen yang mengandung kepastian hukum dan transparansi. Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)merupakan suatu lembaga khusus yang dibentuk dan diatur dalamUndang-undang Perlindungan Konsumen, yang tugas utamanya adalahmenyelesaikan sengketa atau perselisihan antara konsumen dan pelakuusaha. Badan Pernyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) yangberkedudukan di Ibu Kota Kabupaten atau Daerah Kota yangberfungsi menangani dan menyelesaikan sengketa antara konsumendan pelaku usaha di luar pengadilan.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DITINJAU DARI RASIO LEVERAGE DAN RASIO PROFITABILITAS DI KOPERASI RUKUN KARYA LUBUKLINGGAU TAHUN 2012-2017 Fitria Fitria; Agustinus Samosir; Masayu Putri Sundari
Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Vol 23 No 2 (2018): Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Agustus
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jurmek.v23i2.458

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze financial statements using Leverage Ratios (Debt to Assets and Debt to Equity) and Profitability Ratios (Return on Assets and Return on Equity). The Rukun Karya Lubuklinggau Cooperative is located at Jalan Letkol Surkino Rt. 16 No. 55 Air Kuti Sub-District of Lubuklinggau Timur I Sub-District, Lubuklinggau City. This study uses the financial statements of Balance Sheet and Profit and Loss then analyzed using financial ratios based on the Regulation of the State Minister of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia Number: 06 / Per / M.KUKM / V / 2006 concerning guidelines for research on outstanding cooperatives. The results of this study indicate the calculation of the 2012 Leverage (Debt to Assets) ratio of 61%, which means 25 (Unhealthy), in 2013 amounted to 61% value 25 which means (Unhealthy), 2014 amounted to 60% value 50 which means ( Unhealthy), 2015 amounted to 61% of its value 25 which means (Unhealthy), in 2016 amounted to 59% of its value 50 which means (Unhealthy), in 2017 amounted to 59% of value 50 which means (less healthy). Calculation of the 2012 Debt to Equity ratio of 162% is worth 25 which means (Unhealthy), in 2013 amounted to 158% of its value 25 which means (Unhealthy), in 2014 amounting to 155% of value 25 which means (Unhealthy), 2015 amounted to 158% of its value 25 which means (Unhealthy), in 2016 amounted to 147% of its value 50 which means (Unhealthy), in 2017 amounting to 148% the value is 50 which means (less healthy). The 2012 Profitability Ratio (Return on Assets) of 4% is worth 50, which means (Unhealthy), in 2013 amounting to 4% value 50 which means (Unhealthy), in 2014 amounted to 4% value 50 which means (less healthy), in 2015 amounted to 4% the value of 50 which means (Unhealthy), in 2016 amounted to 4% the value of 50 which means (less healthy), in 2017 amounted to 4% of its value 50 which means (less healthy).
ANALISIS LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI KREDIT BAKTI HUSADA LUBUKLINGGAU Ardayana Ardayana; Eri Triharyati; Agustinus Samosir
Jurnal AkunStie (JAS) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Akun STIE (JAS) Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jas.v7i1.1382

Abstract

The purpose of this study was to determine the financial condition of the Bakti Husada Lubuklinggau Credit Cooperative in 2015-2019 using Liquidity, Solvency, and Profitability Analysis. The problem in this research is that there are fluctuations in the number of current assets, total assets, remaining operating results, and total debt. Data collection techniques by observation, documentation and interviews. The results of the research for liquidity analysis using the current ratio and cash ratio using the standard ratio measurement based on the regulation of the Minister of Cooperatives and SMEs of the Republic of Indonesia in 2006, shows that the Current Ratio Value from 2015-2019 is categorized as very unhealthy while the cash ratio value is categorized as healthy. Solvency analysis using Debt to Asset Ratio and Debt to Equity Ratio, for Debt to Asset Ratio in 2015, 2016, and 2017 is categorized as unhealthy while 2018 and 2019 are categorized as very unhealthy. The Debt to Equity Ratio in 2015 – 2019 is categorized as very unhealthy. Judging from the profitability ratio in terms of ROA and ROI, it can be stated, based on ROA and ROI. In 2015, 2016, 2017 and 2018 they were in the healthy category, while in 2019 they were in the fairly healthy category.
Penegakan Hukum Tindak Pidana Narkotika ditinjau dari Perspektif Kriminologi Agustinus Samosir
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 11 No 02 (2020)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v11i02.3122

Abstract

Narcotics crime is a very serious human crime, has an extraordinary impact, especially on the young generation of a nation today. The purpose of this study was to analyze the enforcement of criminal law from a criminological perspective. The research method used is empirical juridical. The results of the study are that there are many victims of narcotics crime and systematic preventive efforts such as BNN Lubuklinggau City appoint 5,500 people as anti-drug activists who are spread in 72 villages and appoint consular in eight sub-districts to invite drug addicts to consciously participate in rehabilitation to suppress rehabilitation to suppress the number of drug addicts in Lubuklinggau City. Conclusion of efforts to prevent drug trafficking that is happening right now especially in the City of Lubuklinggau, infrastructure facilities need to be improved again with a more sophisticated detection quality. Counseling and prevention is always given as in government offices, in schools, and on campuses, the supervision of the police. The enforcement system provides maximum punishment.Keywords: Law Enforcement, Narcotics, Criminology. AbstrakKejahatan Narkotika merupakan kejahatan kemanusian yang sangat berat, mempunyai dampak luar biasa, terutama pada generasi muda suatu bangsa saat ini.  Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis penegakan hokum tindak pidana dari prespektif kriminologi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris. Hasil penelitian yaitu korban tindak pidana narkotika sudah banyak dan usaha-usaha pencegahan yang sistematis yaitu seperti BNN Kota Lubuklinggau menunjuk sebanyak 5.500 orang sebagai penggiat anti narkoba yang disebar di 72 kelurahan dan mengangkat konsuler di delapan kecamatan untuk mengajak pecandu narkoba untuk sadar mengikuti rehabilitasi untuk menekan jumlah pecandu narkoba di Kota Lubuklinggau. Simpulan upaya pencegahan terhadap peredaran Narkoba yang terjadi saat ini terlebih di Kota Lubuklinggau, sarana prasarana perlu di tingkatkan lagi dengan kualitas pendeteksi yang lebih canggih. Penyuluhan dan pencegahan selalu diberikan seperti di kantor-kantor pemerintahan, di sekolah, maupun di kampus-kampus tersebut, pengawasan dari pihak kepolisian. Sistem penegakannya memberikan hukuman yang maksimal.Kata kunci : Penegakan Hukum,  Narkotika, Kriminologi.
PEMBUKTIAN TERBALIK: SUATU KAJIAN TEORETIS TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI Agustinus Samosir
PROGRESIF: Jurnal Hukum Vol 11 No 1 (2017): PROGRESIF: Jurnal Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.598 KB) | DOI: 10.33019/progresif.v11i1.197

Abstract

The existence of reversing the burden of proof from the perspective of legislation policy is known in the criminal act of corruption as a "premium remediation" provision and also contains a special prevention. The criminal act of corruption as "extra ordinary crimes that require extra ordinary enforcement and extra ordinary measures", then crucial aspects in cases of corruption is the effort to fulfill the burden of proof in the process by law enforcement officers.
PENANGANAN KEJAHATAN PREMAN PADA WILAYAH HUKUM POLISI RESORT INDRAGIRI HILIR Ali Azhar, Maryanto, Vivi A Siregar, Mulono Apriyanto, Agustinus Samosir
Res Nullius Law Journal Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 No 2 2020
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/rnlj.v2i2.3195

Abstract

ABSTRACT The phenomenon of street crime in Indragiri Hilir began to develop and is undeniable, this phenomenon gave birth to a group of thugs who commit violence. Prema violence in maintaining its existence, both in the social and economic fields. Since the economy is getting harder and higher the poverty rate. Thugs in the jurisdiction of Indragiri Hilir Police Station began to increase in the area of community life. Thugs do extortion (voluntary) extortion on a voluntary or voluntary basis from the merchant community, private communities, especially in the City of Tembilahan. the number of cases of gangsterism in 2014 there were 27 cases of violent crime. the investigation process contained 21 cases, 21 cases. Keywords: Premans, Indragiri Hilir, Thuggery, Law, Tembilahan City. ABSTRAK Fenomena kejahatan jalanan di Indragiri Hilir mulai berkembang dan tidak dapat disangkal, fenomena ini melahirkan sekelompok penjahat yang melakukan kekerasan. Kekerasan prema dalam mempertahankan eksistensinya, baik di bidang sosial maupun ekonomi. Karena ekonomi semakin sulit dan semakin tinggi tingkat kemiskinan. Preman di wilayah hukum Kantor Polisi Indragiri Hilir mulai meningkat di bidang kehidupan masyarakat. Preman melakukan pemerasan (sukarela) dengan pemerasan atas dasar sukarela atau sukarela dari komunitas pedagang, komunitas swasta, khususnya di Kota Tembilahan. Jumlah kasus premanisme pada 2014 ada 27 kasus kejahatan dengan kekerasan. proses penyelidikan berisi 21 kasus, 21 kasus telah diserahkan ke kantor kejaksaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala dan implementasi Penegakan Hukum atas Tindakan Premanisme. Kata Kunci: Premanisme, Tembilahan, Polrest INHIL
PENJATUHAN HUKUMAN MATI BAGI PELAKU KEJAHATAN NARKOBA DI TINJAU DARI PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM Agustinus Samosir; Abdul Jabar Rahim; Ardi Muthahir; Aidil Fitriyani
Law Journal (LAJOUR) Vol 2 No 1 (2021): Law Journal (LAJOUR) April 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/law.v2i1.63

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui apa itu narkoba dan bagaimana penetapan pidana mati akibat dari tindak pidana narkoba, serta bagaimana sudut pandang hukum dan sosial atau sosiologi hukum tentang hukuman mati terdakwa narkoba. Jurnal ini difokuskan hanya pada hukuman mati terdakwa narkoba serta dari pespektif sosiologi hukumnya. Menjadi pusat perhatian dalam hal ini yaitu hukuman mati terdakwa narkoba yang dijatuhkan sepanjang kurun waktu 2 Januari 2020 sampai dengan November 2020 dengan jumlah sebanyak 42 Orang. Hasil yang di dapat menunjukkan bahwa Hukuman mati menurut pendapat para ahli menyatakan bahwa hukuman mati dibenarkan apabila pelaku tindak pidana (kejahatan) telah memperlihatkan dari perbuatannya bahwa ia adalah individu yang sangat berbahaya bagi masyarakat. Oleh karenanya harus dibuat tidak berdaya lagi dengan cara dikeluarkan dari masyarakat atau dari pergaulan hidup. Selanjutnya dalam kasus tindak pidana narkoba yang dianggap sebagai kejahatan yang paling serius dan bahkan akibat yang ditimbulkan dapat menghancurkan masa depan anak bangsa. Hukuman mati bagi pelaku pidana narkoba adalah salah satu hukuman yang masih diterapkan di Indonesia di samping beberapa jenis hukuman lain. Meskipun kontroversial, hukuman mati di Negara ini bukanlah hukuman yang dilarang. Karena itu, dalam pandangan sosiologi hukum, khususnya teori pilihan rasional, sikap dan tindakan masyarakat Indonesia memilih menerapkan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana narkoba dapat dibenarkan, sekalipun di negara lain pidana mati tersebut sudah ditiadakan atau dihapuskan.
AKIBAT HUKUM PERBUATAN WANPRESTASI YANG DILAKUKAN OLEH MAHASISWA DALAM KEGIATAN ADMINISTASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BINA INSAN LUBUKLINGGAU Irnawati Irnawati; Agustinus Samosir; Devi Anggreni Sy
Law Journal (LAJOUR) Vol 4 No 1 (2023): Law Journal (LAJOUR) April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/law.v4i1.101

Abstract

Universitas Bina Insan Lubuklinggau memiliki perpustakaan yang didalamnya terdapat koleksi bahan Pustaka sebanyak 6532 judul 9626 Eksamplar. Perpustakaan ini melayani peminjaman buku bagi mahasiswa Fakultas Hukum maupun bagi fakultas lainnya yang dimana telah terintergrasi dan meraih Akreditasi A dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan (LAP) Perpustakaan Nasional pada tanggal 14 september 2021.Mutu Jasa Pelayanan Perpustakaan Universitas Bina Insan Lubuklinggau dilaksanakan dengan beberapa system berupa akses Pemakaian, dan Peminjaman. Masalah yang timbul dari penelitian ini adalah mengenai teknis pelaksanaan peminjaman buku, hukuman hukum dan tanggung jawab antara Mahasiswa dan petugas pengelola Perpustakaan.Sanksi yang ada di Perpustakaan Universitas Bina Insan Lubuklinggau dilakukan dalam bentuk perjanjian secara tertulis terhadap mahasiswa dalam pelaksanaannya masih terdapat mahasiswa yang belum melaksanakan kewajiban sesuai dengan aturan yang ada, seperti tidak mengembalikan buku tepat pada waktunya, merusak dan menghilangkan koleksi, maka faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan wanprestasi dalam pengembalian buku di Perpustakaan Bina Insan Lubuklinggau dikarenakan lupa waktu pengembalian dan denda yang dikenakan relatif kecil.Tanggung jawab Perdata mahasiswa dengan Petugas pengelola perpustakaan Universitas Bina Insan Lubuklinggau dalam Pengembalian Buku yaitu mengembalikan barang pinjaman sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati, maka apabila hal ini tidak dilaksanakan oleh pihak yang meminjam sebagaimana mestinya dapat dinyatakan telah melakukan wanprestasi.pihak yang meminjam tidak menjalankan hal-hal yang telah menjadi tanggung jawabnya sebagaimana mestinya maka dapat dinyatakan wanprestasi, terhadapnya dapat dimintai ganti kerugian. Dengan adanya penelitian ini diharapkan Mahasiswa bisa mematuhi aturan yang ada di Perpustakaan Universitas Bina Insan Lubuklinggau.
Pertimbangan Hakim Dalam Pemberian Dispensasi Pernikahan Dalam Undang - Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan Atas Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 (Studi Kasus Pengadilan Agama Lubuklinggau Kelas I B) Jimmy Celvin; Agustinus Samosir; Ahmad Fuadi
Law Journal (LAJOUR) Vol 4 No 1 (2023): Law Journal (LAJOUR) April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/law.v4i1.102

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang faktor-faktor yang menjadi pertimbangan hakim di Pengadilan Agama Lubuklinggau dalam menyelesaikan perkara dispensasi nikah. Landasan kajian ini adalah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Pasal 7 ayat 1 tentang batas usia minimum untuk menikah—19 tahun untuk laki-laki dan 19 tahun untuk perempuan—serta ayat 2 dan 3 tentang pemberian dispensasi perkawinan karena alasan yang sangat mendesak. Latar belakang permohonan dispensasi nikah agama, tata cara pelaksanaan dispensasi nikah di Pengadilan Agama, dan faktor-faktor yang dipertimbangkan hakim dalam menyelesaikan kasus dispensasi nikah di Pengadilan Agama Lubuklinggau tidak tercakup dalam uraian tesis ini. . Ada penelitian normatif-empiris yang termasuk dalam penelitian ini. Melalui studi kepustakaan, dokumentasi, observasi, dan wawancara, data dikumpulkan. Analisis data kualitatif digunakan untuk memberikan gambaran tentang data yang telah diolah melalui deskripsi. Berdasarkan hasil temuan, alasan permohonan dispensasi perkawinan dari Pengadilan Agama Lubuklinggau adalah karena faktor agama, ekonomi, pendidikan, dan hamil di luar nikah (Kawin Karena Kecelakaan). Hakim mempertimbangkan, selain kepatuhan hukum keluarga, keharusan menolak kerugian (manfaat), dan asas kemanfaatan. Berdasarkan hasil temuan, disarankan agar mahasiswa hukum yang memiliki tanggung jawab sebagai agen perubahan sosial secara langsung berkontribusi dalam pengajaran dan pembelajaran tentang bahaya perkawinan di bawah umur, undang-undang yang mengatur permohonan dispensasi perkawinan, dan perkawinan di bawah umur.
Lingkungan Kerja dan Kepemimpinan Terhadap Komitmen Organisasi dan Kinerja di Dinas PU Cipta Karya Prasasti, Eva; Paleni, Herman; Samosir, Agustinus; Efiyanti, Yuli
BISMA Cendekia Vol. 4 No. 2 (2024): BISMA Cendekia - Januari 2024
Publisher : Politeknik Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56473/bisma.v4i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh lingkungan kerja dan kepemimpinan terhadap komitmen organisasi dan kinerja pegawai pada Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas yaitu sebanyak 80 responden. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada pegawai Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dan berganda. Dari pengujian menunjukkan bahwa hipotesis pertama yaitu lingkungan kerja (X1) berpengaruh terhadap komitmen organisasi (Y1), hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji t yang menunjukan nilai t hitung = 8,798 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hipotesis kedua yaitu kepemimpinan (X2) berpengaruh terhadap komitmen organisasi (Y1), hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji t yang  menunjukkan nilai t hitung = 12,412 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hipotesis ketiga yaitu lingkungan kerja (X1) dan kepemimpinan (X2) berpengaruh terhadap komitmen organisasi (Y1), hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji F yang  menunjukkan nilai F hitung = 90,734 lebih besar dari nilai Ftabel = 3,115 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hipotesis keempat yaitu lingkungan kerja (X1) berpengaruh terhadap kinerja (Y2), hal ini dibuktikan dari hasil analisis uji t menunjukkan nilai t hitung= 8,837 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan tingkat signifikan = 0,000 < 0,05. Hipotesis kelima yaitu kepemimpinan (X2) secara kinerja (Y2), hal ini dibuktikan dari hasil analisis uji t menunjukkan nilai t hitung= 10,863 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan tingkat signifikan = 0,000 < 0,05. Hipotesis keenam yaitu lingkungan kerja (X1) dan kepemimpinan (X2)  secara simultan berpengaruh terhadap kinerja (Y2), hal ini dibuktikan dari hasil analisis uji F menunjukkan nilai F hitung= 90,734 lebih besar dari nilai  F tabel  3,115 dengan tingkat signifikan = 0,000 < 0,05. Hipotesis ketujuh yaitu komitmen organisasi (Y1) berpengaruh terhadap kinerja (Y2), hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji t yang  menunjukkan nilai t hitung = 13,865 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05.