Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Asupan Makanan Tradisional Dengan Kadar Asam Urat Pada Masyarakat Perkotaan Di Mustika Jaya Kota Bekasi: The Relationship Between Traditional Food Intake and Uric Acid Levels in Urban Communities in Mustika Jaya District, Bekasi City Sulaiman, Tasya; Agustina, Lisna; Deniati, Kiki
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/027hzw58

Abstract

Asam urat atau gout arthritis adalah penyakit yang sering menyerang usia dewasa hingga lansia, dengan faktor risiko seperti diet tinggi purin, kelainan genetik, obesitas, serta gaya hidup tidak sehat meningkatkan risiko mengalami asam urat. Pola makan modern yang mengandung purin tinggi menjadi salah satu penyebab utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan makanan tradisional dengan kadar asam urat pada masyarakat perkotaan, khususnya di RT/RW 02/09 Kel. Cimuning Kec. Mustika Jaya Kota Bekasi Tahun 2025. Metode penelitiannya ialah kuantitatif dengan analitik observasional dan pendekatan crossectional. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling sebanyak 88 orang. Asupan makanan tradisional diukur melalui kuesioner, sedangkan kadar asam urat diukur dengan alat Easy Touch GCU Meter Device. Kedua variabel tersebut dianalis menggunakan uji chi square.  Hasil univariat di penelitian ini didapatkan mayoritas asupan makanan modern yaitu sebanyak 48 responden (54,5%) dan kadar asam urat tinggi sebanyak 48 responden (54,5%). Hasil uji chi square dengan signifikansinya 95% atau nilai α 5% (0,05) didapatkan p value (0,00) < α (0,05) sehingga H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan asupan makanan tradisional dengan kadar asam urat pada masyarakat perkotaan di Kec. Mustika Jaya Kota Bekasi.
Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Media Permainan Ular Tangga terhadap Perilaku Pencegahan Karies Gigi pada Anak Kusuma, Lola Dwi; Bunga, Dinda Nur Fajri Hidayati; Deniati, Kiki
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2670

Abstract

Menurut data RISKEDAS 2018, prevalensi karies gigi pada anak usia 10-14 tahun sebesar 75,3%. Promosi kesehatan penting dalam memberikan pemahaman tentang pencegahan karies gigi dan dalam hal ini, menggunakan media permainan ular tangga sebagai sarana promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak promosi kesehatan terhadap perilaku pencegahan karies gigi pada anak di SDN Talagamulya, Kabupaten Karawang, dengan desain penelitian pre-eksperimental dan data dikumpulkan menggunakan one group pretest-posttest dengan alat kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa dan siswi kelas V di SDN Talagamulya, terdiri dari sampel 33 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling. Kemudian data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk untuk menentukan distribusi data dan analisis bivariat menggunakan Paired simple t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum menerima promosi kesehatan, perilaku pencegahan karies gigi anak-anak di SDN Talagamulya dinilai cukup, dengan mean sebesar 34,21 dari 28 responden. Setelah mendapatkan promosi kesehatan, tingkat perilaku anak-anak meningkat menjadi baik, dengan mean sebesar 51,88 dari 33 responden, dan P Value sebesar (0,000) < alpha (0,05). Temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam perilaku pencegahan karies gigi setelah promosi kesehatan menggunakan media permainan ular tangga, menunjukkan bahwa anak-anak lebih proaktif dalam menjaga kesehatan gigi mereka.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien TB Paru dengan Upaya Pencegahan Penularan TB Paru Fikri, Muhammad; Pelawi, Arabta Malem Peraten; Deniati, Kiki
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2805

Abstract

Penyakit TB paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, yang mengeluarkan bakteri tersebut ke udara misalnya melalui batuk. Kasus TB paru di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2022 tenaga kesehatan Indonesia berhasil mendeteksi kasus TB paru terbaru sebanyak 700 ribu kasus, jumlah kasus tersebut merupakan capaian tertinggi. Meningkatnya kasus TB paru dipengaruhi oleh perilaku penderita TB paru yang tidak melakukan pencegahan penularan seperti menerapkan etika batuk dengan menutup mulut jika batuk atau bersin dan membuang dahak tidak di tempat terbuka. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan penderita tentang perilaku pencegahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien TB paru dengan upaya pencegahan penularan TB paru di Puskesmas Sriamur tahun 2023. Metode jenis penelitian menggunakan kuantitatif, desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 responden penderita TB Paru di Puskesmas Sriamur, dengan teknik sampling non-probability yaitu total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner tentang pengetahuan TB Paru dan upaya pencegahan penularan TB Paru. Analisa menggunakan uji Univariat, uji Chi-Square. Hasil penelitian tingkat pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Sriamur menunjukan bahwa mayoritas dalam kategori baik sejumlah 26 responden (54,2%), upaya pencegahan yang dimiliki pasien TB Paru di Puskesmas sriamur menunjukan bahwa mayoritas dalam kategori baik sejumlah 26 responden (54,2%). Hasil uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% diperoleh P-Value dengan hasil (0,000) < nilai α (0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak, artinya ada Hubungan Tingkat Pengetahuan TB Paru Dengan Upaya Pencegahan Penularan TB Paru di Puskesmas Sriamur Tahun 2023.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat ICU dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Sitepu, Amanda Aurellia; Roulita, Roulita; Deniati, Kiki
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2833

Abstract

Dampak kecemasan pada keluarga pasien yang terjadi di ruang Intensive Care Unit secara tidak langsung berdampak pada pengambilan keputusan. Keluarga pasien adalah satu-satunya pembuat keputusan ketika menghadapi situasi darurat yang harus diberikan perawatan segera. Dengan berkomunikasi, perawat dapat mendengarkan perasaan keluarga pasien dalam membantu memecahkan masalah yang dihadapi. Penggunaan komunikasi terapeutik yang kurang maksimal bagi perawat dapat membuat keluarga semakin cemas dengan keterbatasan informasi tentang perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat ICU Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Di Rumah Sakit Ananda Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu keluarga pasien yang berjumlah 62 keluarga pasien. Sampel dalam penelitian ini yaitu 54 keluarga pasien. Tenkik pengumpulan data menggunakan metode probability dengan jenis Simple Random Sampling. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa dari 54 responden, sebanyak 19 responden (100,0%) mengatakan komunikasi terapeutik perawat ICU baik dan sebagian keluarga pasien mengalami kecemasan ringan sebanyak 21 responden (38,9%) dan nilai P-Value sebesar 0,000 < nilai α (0,05). Dapat disimpulkan ada hubungan komunikasi terapeutik perawat ICU dengan tingkat kecemasan keluarga di Rumah Sakit Ananda Bekasi.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kepatuhan Pemberian Imunisasi pada Balita Nurhayati, Suci; Dedu, Baltasar Serilus Sanggu; Deniati, Kiki
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.2889

Abstract

Pengetahuan merupakan suatu hasil dari tahu yang terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu, melalui indera penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan dan perabaan. Pengetahuan seorang ibu dapat berpengaruh terhadap kesadaran ibu. Kesadaran seorang ibu dapat mempengaruhi kepatuhan dalam pemberian imunisasi pada anak di fasilitas pelayanan kesehatan. Kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi pada anaknya akan sangat mempengaruhi kondisi kesehatan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi pada balita di wilayah kerja puskesmas babelan II. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analitik cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak balita yaitu anak usia 0-60 bulan berjumlah 873 orang. Sampel dalam penelitian ini yaitu 274 ibu yang memiliki anak balita. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Probability Sampling dengan jenis sampel Simple Random Sampling. Data dianalisis menggunakan uji analisis deskriptif untuk mengetahui analisis univariat dan uji chie square untuk mengetahui analisis bivariat. Hasil penelitian di dapatkan bahwadengan tingkat signifikan 95% atau α 5% (0,05) diperoleh hasil p-value (0,000) < nilai α 5% (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi pada balita di wilayah kerja puskesmas babelan II Tahun 2023.
Hubungan Kemampuan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Agil, Hilda Meriyandah; Mulyani, Puji Sri; Deniati, Kiki
Wal'afiat Hospital Journal Vol 3 No 1 (2022): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v0i0.63

Abstract

Nursing service is a form of professional service that is an integral part of health services based on nursing knowledge and tips aimed at individuals, families, groups, or communities, both healthy and sick. One indicator of the success of hospital services is an evaluation of customers’ satisfaction. In health services, patient satisfaction also determines the quality of health services provided. One of the factors that influence patient satisfaction with nursing services is the therapeutic communication factor. In this case, it is expected that nurses are skilled in receiving and responding to patient complaints with therapeutic communication techniques. This study aims to determine the relationship between nurses' therapeutic communication skills and client satisfaction in the inpatient ward of X Hospital in Bekasi. This research is quantitative research with an analytical descriptive method with a cross-sectional approach. The research sample was from the inpatient ward patients' internal medicine room. Based on the purposive sampling technique, the number of samples was determined by 42 patients. The results of the study concluded that there was a relation between nurses' therapeutic communication skills and client satisfaction in the X Hospital inpatient room. Hospital X is expected to provide additional training for nurses in conducting therapeutic communication in order to increase client satisfaction.
PENERAPAN 4 PILAR PENATALAKSANAAN DIABETES DAN SENAM SEPETUS DI RT 03/ RW 04 KELURAHAN SEPANJANG JAYA Warti, Lia; Deniati, Kiki; Intarti, Wiwit Desi x; Simanjuntak, Farida M; Julianti, Eri; Rahmawati, Aisah Asri; Yulianah, Finna; Khatimah , Annisa Khusnul; Mulyadi, Mulyadi; Rostiana, Aros
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23786

Abstract

Diabetes Mellitus adalah kondisi kronis yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin oleh tubuh, yang mengakibatkan hiperglikemia sebagai tanda khas penyakit ini. Pengelolaan kadar glukosa darah diperlukan melalui pengobatan baik secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Cara non farmakologis untuk mengobati diabetes mellitus tipe 2 termasuk menggunakan rebusan daun salam dan rutin melakukan senam. Daun salam adalah tanaman alami yang dapat ditemukan dengan mudah dan mengandung flavonoid yang memiliki kemampuan menurunkan kadar glukosa darah. Dari sosialisasi yang dilakukuan dapat dikatakan bahwa masyarakat RT 03/RW 04 Kelurahan Sepanjang Jaya cukup antusias dalam mendengarkan sosialisasi tentang tentang 4 pilar penatalaksanaan diabetes. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa rebusan daun salam memiliki pengaruh positif terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus Tipe II di RT 03/ RW 04 Kelurahan Sepanjang Jaya.
Levels of hope among children under 18 years old with acute lymphoblastic leukemia undergoing chemotherapy: A descriptive study Alya, Fania Putri; Ulfah, Diana; Lusiani, Eli; Deniati, Kiki; Febriyona, Rona; Sugiharto, Firman; Rissaadah, Siti
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 8 (2025): November Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i8.1812

Abstract

Background: Hope is an essential psychological resource that enables children with cancer to cope with the stress and uncertainty of long-term treatment. However, research focusing on the level of hope among children with Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) in Indonesia or Southeast Asia remains limited, as most studies have centered on adults or on depression and anxiety rather than hope. Understanding hope among pediatric cancer patients is crucial for developing psychosocial interventions that enhance emotional resilience and treatment adherence. Purpose: to describe the levels of hope among children under 18 years old with ALL who were undergoing chemotherapy. Method: This was a quantitative descriptive study involving 66 respondents selected through convenience sampling. Data were collected using the Children’s Hope Scale (CHS), consisting of six items that assess agency and pathway thinking. Ethical approval and parental consent were obtained prior to data collection. Descriptive statistics were applied to analyze respondents’ demographic characteristics and hope scores. Result: The findings showed that most respondents were aged 8–12 years (56.1%), male (59.1%), and diagnosed with high-risk ALL (89.4%). More than half (54.5%) demonstrated a high level of hope, while 45.5% had a low level of hope. Younger children exhibited higher hope levels compared to adolescents. The mean hope score was 22.9 ± 3.95, with a median of 23 and a score range of 16–32, indicating a moderate to high overall level of hope. Conclusion: Most children with ALL in this study maintained a moderate to high level of hope during chemotherapy. These results emphasize the importance of assessing hope as part of psychosocial care. Strengthening hope through supportive communication and family-centered interventions can enhance children’s PWB and promote better adherence throughout the treatment process.
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK OPTIMALISASI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI PENYULUHAN DAN INOVASI OLAHAN DAUN KATUK Deniati, Kiki; Intarti, Wiwit Desi; Warti, Lia; Mentalina Simanjuntak, Farida; Putri Khayla, Rahmalia; Damayanti Abdulah, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5527

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan utama dan esensial bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta daya tahan tubuh. Namun, cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, yaitu hanya mencapai 41,9%, jauh dari target nasional 90%. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu, persepsi produksi ASI yang tidak mencukupi, serta kurang optimalnya dukungan edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta ibu menyusui di RT 05 RW 04 Kelurahan Sepanjang Jaya mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif dan pengolahan jus daun katuk kombinasi buah melon sebagai upaya mendukung keberhasilan laktasi. Kegiatan meliputi penyampaian materi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif serta praktik pembuatan jus kombinasi daun katuk dan buah melon sebagai salah satu upaya mendukung kelancaran produksi ASI. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai manfaat ASI eksklusif, serta kemampuan mengolah daun katuk menjadi produk bernilai guna. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak serta mendorong kemandirian masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat.