Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Sawi Putih dari Pasar MMTC Pancing sebagai Pupuk Organik Cair Nurintan; Hetti Melinda Purba; Anas Fela Naibaho; Abdi Eralisasi Harefa; Rusniatri Hasugian; Ipantri Naibaho; Grace Indah Situmeang; Elfayetty Elfayetty; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah organik dari pasar tradisional sering kali tidak dimanfaatkan dengan baik, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah sawi putih dari Pasar MMTC Pancing menjadi pupuk organik cair (POC) yang berkualitas dengan pH netral. Metode yang digunakan adalah fermentasi anaerob selama satu bulan dengan tambahan EM4, air gula, dan air cucian beras. Pada hari ke-29, pH yang diukur masih asam (pH 4), sehingga dilakukan penyesuaian menggunakan dolomit hingga mencapai pH 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang dihasilkan memiliki kandungan organik yang baik dan berpotensi sebagai alternatif pupuk ramah lingkungan. Dengan demikian, pemanfaatan limbah sawi putih dapat menjadi solusi dalam pengelolaan sampah pasar sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.
Peran Media Sosial Dalam Membentuk Opini Politik Mahasiswa Universitas Negeri Medan Dalam Pemilihan Umum Presiden 2024 Sahala Fransiskus Marbun; Vita Nurliana; Beta Marsaulina; Widya Ningsih; Anas Fela Naibaho; Farhan Fauzan Ahdaputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran media sosial dalam membentuk opini politik mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) menjelang Pemilihan Umum Presiden 2024. Dengan meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi politik, penelitian ini menyoroti bagaimana platform seperti TikTok, Instagram, dan Twitter memengaruhi persepsi dan sikap politik mahasiswa. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 226 mahasiswa UNIMED. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 99% responden memiliki hak pilih, 97% merupakan pengguna aktif media sosial, dan 80% mengakses berita politik secara rutin. TikTok menjadi platform dominan (71%) dalam memperoleh informasi politik, sementara 73% mahasiswa menunjukkan sikap kritis dengan memverifikasi kebenaran berita yang diterima. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial memiliki dampak signifikan dalam membentuk opini politik mahasiswa, dengan literasi digital yang baik menjadi faktor utama dalam menyaring informasi yang akurat dan terpercaya.
Pengaruh Perdagangan Digital Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Asih Ester E.G Harahap; Naila Elfira Sari; Anas Fela Naibaho; Abdi Eralisasi Harefa; Ipantri Naibaho
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak perdagangan digital terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Latar belakang penelitian menyoroti meningkatnya ketergantungan pada platform digital dalam perdagangan dan perannya dalam meningkatkan peluang ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perdagangan digital memengaruhi tingkat pendapatan, daya saing, dan ekspansi pasar bagi pelaku usaha. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan dan analisis data dari jurnal akademik serta laporan terbaru terkait perdagangan digital. Metode yang diterapkan meliputi analisis tematik untuk mengidentifikasi tren utama, tantangan, dan manfaat ekonomi dari perdagangan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perdagangan digital secara signifikan meningkatkan pendapatan, di mana UMKM memanfaatkan platform seperti Shopee dan GrabFood untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Faktor utama yang memengaruhi keberhasilan perdagangan digital meliputi pengalaman pengguna, keamanan transaksi, kualitas produk, strategi pemasaran digital, adaptasi teknologi, dan analisis pasar. Namun, terdapat berbagai tantangan seperti kesenjangan infrastruktur, risiko keamanan siber, inkonsistensi regulasi, literasi digital yang rendah, serta keterbatasan akses keuangan yang masih menjadi hambatan dalam optimalisasi perdagangan digital. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun perdagangan digital memberikan keuntungan ekonomi yang besar, diperlukan upaya untuk mengatasi tantangan struktural dan teknologi guna mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pembuat kebijakan didorong untuk menerapkan kebijakan infrastruktur digital yang inklusif, meningkatkan keamanan siber, serta mempromosikan program literasi digital guna memastikan partisipasi yang lebih luas dalam ekonomi digital. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman mengenai peran transformatif perdagangan digital serta memberikan rekomendasi untuk mendorong ekosistem ekonomi digital yang lebih adil dan berkelanjutan
PEMETAAN POTENSI KEKERINGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS) UNTUK MENENTUKAN SISTEM PERTANIAN DI KABUPATEN SAMOSIR PROVINSI SUMATERA UTARA Widya Ningsih; Joey Athana Sembiring; Anas Fela Naibaho; M. Ridha Syafi’I Damanaik; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kekeringan di Kabupaten Samosir dan menentukan sistem pertanian yang sesuai berdasarkan kondisi biofisik wilayah. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan mengolah tiga parameter utama, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, dan jenis tanah. Data ketiga parameter tersebut diklasifikasikan dan dioverlay untuk menghasilkan peta zonasi potensi kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tingkat kerawanan, yaitu sangat rawan, rawan, dan tidak rawan kekeringan. Zona sangat rawan dan rawan umumnya berada di kawasan perbukitan tengah dan barat yang memiliki curah hujan rendah, lereng curam, serta tanah bertekstur kasar sehingga daya simpan air sangat terbatas. Zona kerawanan sedang tersebar pada wilayah dengan curah hujan menengah dan topografi yang tidak terlalu terjal. Sementara itu, zona tidak rawan berada di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi, tanah subur, dan kemiringan landai. Berdasarkan hasil zonasi, rekomendasi sistem pertanian disusun mengacu pada teori Widodo (2014). Zona sangat rawan–rawan direkomendasikan untuk sistem ladang dan tegal pekarangan, zona sedang untuk sistem ladang campuran dan tegal pekarangan intensif, sedangkan zona tidak rawan cocok untuk sistem sawah dan perkebunan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pertanian adaptif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan meminimalkan dampak kekeringan di Kabupaten Samosir