Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : PROGRES PENDIDIKAN

PENERAPAN PENDEKATAN DEEP LEARNING MELALUI KOLABORASI GURU TERHADAP LITERASI DAN NUMERASI SISWA DI SDN TATAH MESJID 2 BARITO KUALA Pratiwi Nugroho, Irmawati Eko; Suriansyah, Ahmad; Budi Harsono, Arta Mulya
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i1.1438

Abstract

Kemampuan membaca dan berhitung sangat penting dalam pendidikan abad ke-21. Ini menekankan betapa pentingnya pembelajaran yang bermakna dan kerjasama yang efesien antar instruktur. Namun, belum banyak penelitian yang dilakukan mengenai penerapan pembelajaran mendalam di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di kelas I SDN Tatah Mesjid 2. Informasi dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan media nyata dan terlibat dalam kegiatan eksplorasi. Permainan tradisional dan aktivitas manipulatif membantu memperkuat pemahaman dasar siswa. Pembelajaran reflektif diterapkan untuk meningkatkan pengetahuan dalam membaca, menulis, dan berhitung. Forum KKG dan kerjasama guru ini memperlancar kegiatan menyusun dan merencanakan pembelajaran serta memberikan inovasi untuk mengatasi tantangan. Menggabungkan pembelajaran menyeluruh dengan kerjasama guru menghasilkan pembelajaran yang adaptif dan bermakna secara keseluruhan.
STRATEGI GURU MENGOPTIMALKAN PEMBELAJARAN DENGAN KETERBATASAN SARANA DAN PRASARANA DI SDN TATAH MESJID 2 Nupita, Rika; Budi Harsono, Arta Mulya; Suriansyah, Ahmad
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i1.1440

Abstract

Salah satu komponen dalam kegiatan belajar mengajar berupa ketersediaan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam mengoptimalkan pembelajaran di tengah keterbatasan fasilitas fisik di SDN Tatah Mesjid 2. Menggunakan desain studi kasus kualitatif, penelitian ini melakukan eksplorasi mendalam melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, dengan unit analisis guru kelas 1 di lokasi yang belum pernah terjamah literatur. Temuan utama menunjukkan bahwa guru secara efektif mengadaptasi pembelajaran dengan mengandalkan faktor manusia, yaitu kreativitas, daya adaptasi, dan improvisasi sebagai kompensasi utama. Strategi yang signifikan meliputi perencanaan yang realistis, pemanfaatan barang bekas seperti piring kertas dan kaset sebagai media alternatif, serta penyisipan aktivitas motorik untuk menjaga antusiasme siswa usia dini. Penelitian ini berkontribusi mengisi kekosongan literatur kualitatif yang membuktikan bahwa daya adaptasi guru adalah kompensasi utama keterbatasan sarana, sekaligus menghasilkan panduan praktis bagi sekolah dengan kendala fasilitas serupa.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI PARTNER PERENCANAAN PEMBELAJARAN GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI TATAH MESJID 2 Helnisa, Nida; Budi Harsono, Arta Mulya; Suriansyah, Ahmad
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i1.1441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media sosial sebagai partner perencanaan pembelajaran guru di Sekolah Dasar Negeri Tatah Mesjid 2. Dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial, terutama aplikasi TikTok, dapat memudahkan guru dalam mencari informasi perencanaan pembelajaran yang relevan. Penerapan media sosial dalam pembelajaran dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, kreativitas, dan hasil belajar siswa, serta meminimalisir tantangan dan hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menyarankan agar guru dapat memanfaatkan media sosial sebagai alat bantu dalam perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN KREATIFITAS SISWA SD Senida Putri, Gladistiana Syawal Dinah; Budi Harsono, Arta mulya; Suriansyah, Ahmad
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i1.1444

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahanrendahnya kreativitas siswa sekolah dasar akibatpembelajaran yang masih berfokus pada hasil akhir, bukanpada proses berpikir kreatif. Tujuan penelitian ini adalahmendeskripsikan penerapan model Project Based Learning(PJBL) berbasis kearifan lokal sebagai upayameningkatkan kreativitas siswa di SDN Pangeran 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode studikasus dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melaluiwawancara semi-terstruktur dan observasi langsungterhadap guru, kepala sekolah, serta siswa kelas V dan VI yang terlibat dalam proyek melukis pot bermotifsasirangan. Analisis dilakukan secara interaktif melaluitahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulanuntuk memahami proses implementasi PJBL berbasiskearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenerapan PJBL berbasis kearifan lokal efektif dalammenumbuhkan kreativitas siswa, terlihat dari kemampuanmenghasilkan ide baru, memodifikasi pola dan warna, sertamenciptakan karya yang orisinal. Pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai budaya daerah juga meningkatkankerja sama, rasa bangga terhadap identitas lokal, dan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Kendala sepertiketerbatasan fasilitas dapat diatasi melalui kerja samadengan pihak luar, pelatihan guru, serta dokumentasidigital kegiatan. Secara keseluruhan, model PJBL berbasiskearifan lokal tidak hanya mengembangkan kreativitas, tetapi juga memperkuat karakter dan nilai budaya siswasebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.