Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Keterampilan Guru Dalam Upaya Implementasi Pencegahan Bullying Dan Kekerasan Seksual Di Sekolah Dasar Putri, Paramytha Magdalena Sukarno; Hidajat, Helga Graciani; Wafa, Alfian Fawaidil; Indrayati, Alifia Meida; Veronica, Shanica Yohana; Gustawan, Randy
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.957

Abstract

Anggapan bahwa pemberian edukasi kesehatan reproduksi seksual dan bullying pada anak perlu ditunda hingga usia dewasa sesungguhnya sudah tidak relevan. Mencuatnya kasus kekerasan seksual dan bullying di lingkungan sekolah, seolah menjadi penanda bahwa kasus tersebut telah menjadi urgensi yang harus menemukan solusi. Oleh karena itu, kegiatan ini berfokus pada guru sebagai pendidik yang berperan penting dalam proses edukasi kesehatan reproduksi seksual dan bullying. Sejumlah 10 guru telah melaksanakan kegiatan workshop yang di dalamnya memuat proses Focus Group Discussion. Kegiatan ini dilaksanakan bulan Juli 2025. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih mengalami hambatan saat menyampaikan edukasi, khususnya dalam pemilihan istilah yang terkait dengan are kemaluan. Perasaan canggung dan tabu masih kerap kali dirasakan dan terkadang menjadi tantangan tersendiri. Adapun, pelatihan dan media belajar mengenai kesehatan reproduksi seksual dan bullying sungguh diharapkan tersedia sebagai bentuk dukungan bagi guru.
Promosi Kesehatan Terpadu Lansia untuk Pencegahan Asam Urat melalui Edukasi, Gizi, dan Senam di Posyandu Lansia Dewi Sartika Kota Malang Veronica, Shanica Yohana; Garnisa, Rachmalia Zahwa; Malita, Cintya Nur; Tuanani, Muhammad Fahresa; Cahyaningtyas, Salsabillah Eiliah; Rahmawati, Indana Tri; Paramita, Farah; Bakti, Fajar Raya Ferdinal Kusuma; Nugroho, Afza Hira Kusumaningtyas
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.980

Abstract

Ada kekhawatiran kesehatan baru akibat populasi lanjut usia di Indonesia, terutama terkait dengan penyakit degeneratif seperti asam urat. Karena kurangnya aktivitas fisik dan pola makan tinggi purin, lansia berisiko lebih tinggi terkena penyakit metabolik. Mengedukasi lansia, mengintervensi pola makan mereka, dan mendorong mereka untuk berolahraga merupakan bagian dari Program Promosi Kesehatan Terpadu untuk Pencegahan Asam Urat yang menjadi fokus pengabdian  layanan masyarakat ini. Program pengabdian ini menggunakaan metodologi kuantitatif berdasarkan desain eksperimental pre-test dan post-test. Bertempat di Posyandu Dewi Sartika, Desa Sumbersari, Kota Malang, sebanyak 50 lansia dipilih secara acak untuk mengikuti kegiatan. Data yang dikumpulkan dari survei pretest dan posttest dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test dalam SPSS. Dengan nilai signifikansi (Sig. < 0.001), hasil menunjukkan bahwa program tersebut secara efektif meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya diet rendah purin, aktivitas fisik teratur, dan pemeriksaan kesehatan rutin, karena skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 77 menjadi 87 setelah kegiatan. Pada akhirnya, pencegahan kolesterol dan pemeliharaan kesehatan lansia dapat dicapai secara efektif melalui promosi kesehatan komprehensif.
Preferensi dan pola konsumsi sayur dan buah pada remaja Badriyah, Lulu’ul; Paramita, Farah; Lenggono, Kumoro Asto; Veronica, Shanica Yohana; Indrayati, Alifia Meida; Gustawan, Randy
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9 (edisi khusus konference)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1983

Abstract

Background: Fruit and vegetable consumption is an important factor in a balanced nutritional pattern that supports adolescent health. However, consumption and preference for fruit and vegetables in Indonesia, especially among adolescents, are still low and do not meet the WHO recommendation of 400 grams per day. This study was conducted to determine fruit and vegetable preferences and consumption patterns among adolescents in East Java. Purpose: To determine fruit and vegetable preferences and consumption patterns among adolescents. Methods: This study used a cross-sectional study design with a sample of 132 high school students in four regencies/cities in East Java, selected using purposive sampling. The instruments used were questionnaires and food frequency questionnaires (FFQs). Data were analyzed descriptively using univariate analysis. Results: Adolescents preferred spinach the most (mean = 3.50 ± 0.59) and bitter melon the least (mean = 1.67 ± 0.78). The top favorite vegetables were spinach, carrots, broccoli, kale, and cucumber, with regional variations: carrots in Batu City and Malang Regency, and spinach in Pasuruan Regency and Malang City. Among fruits, mango ranked highest (mean = 3.82 ± 0.52) and passion fruit lowest (mean = 2.91 ± 0.89). Mango was the favorite fruit in three regions, followed by apples in Pasuruan Regency, while langsat and passion fruit were consistently less popular across all regions. Conclusion: The most popular vegetable among adolescents was spinach, while the least popular was bitter melon. The most popular fruit among adolescents was mango, while the least popular was passion fruit. Education regarding vegetables and fruits, as well as innovations in various processed products, are needed to increase preferences and diversity in fruit and vegetable consumption.   Keywords: Adolescents; Consumption Patterns; Fruit; Preferences; Vegetables.   Pendahuluan: Konsumsi sayur dan buah merupakan faktor penting dalam pola gizi seimbang yang mendukung kesehatan remaja. Namun, konsumsi dan preferensi terhadap sayur dan buah di Indonesia, khususnya di kalangan remaja, masih rendah dan belum memenuhi rekomendasi WHO sebesar 400 gram per hari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui preferensi dan pola konsumsi sayur dan buah pada remaja di Jawa Timur. Tujuan: Untuk mengetahui preferensi dan pola konsumsi sayur dan buah pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan sampel 132 siswa SMA di 4 Kabupaten/Kota Jawa Timur yang diambil secara pusposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan formulir food frequency questionnaire (FFQ). Data dianalisis secara deskripti menggunakan analisis univariat. Hasil: Remaja paling menyukai bayam (mean = 3.50 ± 0.59) dan paling tidak menyukai pare (mean = 1.67 ± 0.78). Sayuran favorit utama adalah bayam, wortel, brokoli, kangkung, dan timun, dengan variasi wilayah: wortel di Kota Batu dan Kabupaten Malang, serta bayam di Kabupaten Pasuruan dan Kota Malang. Pada buah, mangga menempati peringkat tertinggi (mean=3.82 ± 0.52) dan markisa terendah (mean=2.91 ± 0.89). Mangga menjadi buah favorit di tiga wilayah, sedangkan apel di Kabupaten Pasuruan, sementara duku dan markisa konsisten kurang disukai di seluruh wilayah. Simpulan: Sayuran yang paling disukai remaja adalah bayam dan tidak disukai adalah pare. Buah-buahan yang paling disukai remaja adalah mangga dan tidak disukai adalah markisa. Diperlukan edukasi terkait sayur dan buah serta inovasi berbagai olahan sayur dan buah untuk meningkatkan preferensi dan keberagaman konsumsi sayur dan buah.   Kata Kunci: Buah; Pola Konsumsi; Preferensi; Remaja; Sayur.