Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Eco- Friendly Packaging Kuliner untuk Meningkatkan Pemasaran LPP-PEKKA Yayasan Masjid Agung Palembang Suhel; Gustriani; Rika Henda Safitri; Melliny, Vinny Dwi
Outline Journal of Community Development Vol. 2 No. 3: March 2025
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/yctytb91

Abstract

This study explores the implementation of training programs aimed at enhancing the marketing of environmentally sustainable culinary products through eco-friendly packaging design and label creation. Concurrently, the label creation training focused on the design of informative and visually appealing labels that align with environmental sustainability principles, thereby enhancing the marketability and branding of culinary products. Evaluation results indicated a high level of effectiveness, with 93.93% of participants demonstrating a comprehensive understanding of the training content. Moreover, the technical training on label creation received a participant satisfaction rating of 93.09%, highlighting the program’s success in delivering both theoretical and practical knowledge. These findings underscore the significance of training programs in fostering innovation and sustainability within the culinary industry.  
Evaluasi Efektivitas SPIP dalam Menekan Risiko Fraud pada Pemerintah Daerah Cindy Cantika; Clarissa Meggy Salwa; Dede Lira Dwi Yanti; Samantha Sundari Wijaya; Rika Henda Safitri
Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi (BISMAK) Vol. 6 No. 02 (2026): Vol 6 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/bismak.v6i02.6087

Abstract

Penelitian ini membahas risiko kecurangan yang terus-menerus terjadi dalam pengelolaan keuangan di pemerintahan daerah, yang menunjukkan bahwa implementasi sistem pengendalian internal pemerintah belum berfungsi secara efisien. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal pemerintah dalam mengurangi risiko kecurangan melalui evaluasi sistematis terhadap temuan penelitian sebelumnya. Metodologi yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis, yang melibatkan pengumpulan dan pemeriksaan artikel ilmiah yang relevan dari jurnal nasional dan internasional dalam jangka waktu tertentu, yang dipilih melalui proses identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan penentuan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sistem pengendalian internal pemerintah yang efektif, yang mencakup lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta aktivitas pemantauan, secara signifikan mengurangi risiko kecurangan. Keberhasilan ini ditentukan oleh komitmen kepemimpinan, kualitas sumber daya manusia, dan bantuan teknologi informasi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal pemerintah sangat penting dalam mengurangi risiko kecurangan di lingkungan pemerintahan daerah; oleh karena itu, implementasinya harus dilakukan secara konsisten, menyeluruh, dan berkelanjutan untuk mencapai tata kelola yang efektif dan akuntabel.
Analisis Faktor Penghambat Akuntabilitas Pengelolaan Barang Milik Negara Dan Daerah: Systematic Literature Review M. Ramadhan; M. Riva Bintang Pratama; Ahmad Muflih Makarim; M. Abdilah Maghfiro; Rika Henda Safitri
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 19 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v19i1.442

Abstract

The management of State and Regional Property (BMN/BMD) is a vital component in realizing good governance, yet its implementation in the field remains fraught with various obstacles. This study aims to identify and analyze in-depth the factors hindering the accountability of public asset management. The approach employed is a Systematic Literature Review (SLR) guided by the PRISMA 2020 protocol. A literature search was conducted via Google Scholar and Garuda databases, which ultimately selected 15 primary articles from a total of 80 documents identified at the initial stage. The synthesized results indicate that accountability barriers originate from four main dimensions. First, the low proficiency and capability of management personnel, which is further exacerbated by inappropriate job placements. Second, disruptions in information technology infrastructure and a lack of digital literacy among staff. Third, the absence of complete and valid ownership documentation, rendering government assets vulnerable to legal disputes. Fourth, the limited availability of maintenance funds and external interventions that bypass standard regulations. This study concludes that improving asset governance requires comprehensive resolution steps, including enhancing employee proficiency, strengthening legal security, decisive leadership, and providing adequate technological infrastructure.
Audit dan Trust Deficit dalam Transparansi Keuangan Partai Politik: Suatu Systematic Literature Review Putri Nadira; Maiza Luth Fiatunnisa; Randini Umi Paizah; Siti Ameliza Azzahra; Rika Henda Safitri; Rochmawati Daud
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 19 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v19i1.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti empiris mengenai hubungan antara audit, transparansi keuangan partai politik, dan fenomena trust deficit di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protocol PRISMA terhadap 16 artikel terpilih yang dipublikasikan pada periode 2018-2026 dari basis data Google Scholar, ScienceDirect, ResearchGate, dan Sinta. Analisis dilakukan melalui content analysis dan thematic analysis kualitatif. Hasil kajian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu rendahnya transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik, peran audit dalam mendorong kepatuhan, fenomena kepatuhan formalitas (lip service), lemahnya regulasi dan sanksi, serta fungsi audit sebagai mitigasi trust deficit. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kepatuhan administratif partai relatif tinggi, hal tersebut belum mencerminkan transparansi yang substansial, dan audit berbasis kepatuhan semata gagal memulihkan kepercayaan publik. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya reformasi sistem audit partai politik yang lebih independen, regulasi dengan sanksi tegas, serta pemanfaatan teknologi digital guna mengatasi defisit kepercayaan dan memperkuat integritas demokrasi.