Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMASI SOSIAL PETANI LEBAH MADU DI LAHAN GAMBUT Mashur, Dadang; Metananda, Arya Arismaya; Nasution, Mimin Sundari; Ikhsan, Masrul; Zulfarina, Zulfarina; Iswandi, Iswandi; Putri, Vera Darasni; Manullang, Leonardo; Dewi, Asri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51957

Abstract

Transformasi sosial petani lebah madu di lahan gambut menjadi isu penting karena selama ini sebagian besar petani lebah madu di Desa Tanjung Leban masih menggantungkan pendapatan dari pengambilan madu liar yang bersifat musiman, berisiko tinggi, dan tidak ramah lingkungan. Aktivitas tersebut sering kali menyebabkan kerusakan habitat lebah serta menurunkan keberlanjutan ekosistem gambut. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengabdian yang mampu mengalihkan praktik tradisional menuju sistem budidaya lebah madu yang berkelanjutan. Pengembangan budidaya lebah madu di lahan gambut tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga mendukung konservasi ekosistem dan ketahanan ekonomi lokal berbasis sumber daya alam hayati. Metode pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, meliputi kegiatan penyuluhan, pelatihan teknis pembuatan stup dan pemeliharaan koloni lebah madu, dan praktik pemanenan ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku petani lebah, yang semula hanya mengandalkan madu hutan menjadi mampu mengelola budidaya lebah secara mandiri dan berorientasi pasar. Petani mulai memahami pentingnya keberlanjutan ekologi, manajemen koloni, serta pengolahan produk bernilai tambah. Pengabdian ini membuktikan bahwa transformasi sosial melalui pendekatan pemberdayaan dan transfer teknologi sederhana dapat memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat gambut sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. Program ini menjadi model praktik baik dalam pengembangan ekonomi hijau berbasis lebah madu di lahan gambut yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Eduwisata Lebah Madu di Lahan Gambut Mashur, Dadang; Metananda, Arya Arismaya; Nasution, Mimin Sundari; Ikhsan, Masrul; Zulfarina, Zulfarina; Rusli, Zaili; Sadad, Abdul; zulkarnaini, zulkarnaini; Putra, Indra Mardeni; Sulistyani, Andri; Iswandi, Iswandi; Putri, Vera Darasni; Dewi, Asri; Manullang, Leonardo
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.76-86

Abstract

The peatlands in Tanjung Leban Village, Bandar Laksamana District, Bengkalis Regency, have great potential to be developed into conservation-based and creative economy-based educational tourism areas. One of the leading potentials is honeybee cultivation, which is not only environmentally friendly but can also increase community income. However, to date, this potential has not been developed sustainably. The purpose of this community service activity is to empower the community through honeybee educational tourism by increasing community capacity in honeybee cultivation, raising awareness of the importance of peatland conservation through an educational approach, and encouraging village economic growth through environmentally friendly tourism and creative economy sectors. The methods of this community service activity include counseling on honeybee cultivation techniques, training on peatland management for honeybee cultivation and educational tourism, workshops on modern bee cultivation techniques, group mentoring in honeybee educational tourism management and product marketing, and training on honeybee educational tourism promotion through social media and marketplaces. The results of community service show that there is an increase in community capacity and knowledge, diversification of livelihoods and improvement of the local economy, development of infrastructure and educational tourism destinations, contribution to peatland conservation and strengthening of community institutions.