Articles
Tinjauan Tingkat Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat PSHT Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis
Prasetya, Aji;
Sasmarianto, Sasmarianto
Science and Education Journal (SICEDU) Vol. 2 No. 1 (2023): Science and Education Journal 2023
Publisher : Faculty Of Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/sicedu.v2i1.97
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan tingkat kondisi fisik atlet pencak silat PSHT Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Atlet Pencak Silat PSHT Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis yang berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kondisi fisik untuk pesilat yaitu tes leg dynamometer, tes sit up, tes push up, tes vertical jump, tes medicine ball throw, tes kelenturan dan tes lari 15 menit. Teknik analisa data yang digunakan adalah menghitung kategori nilai kondisi fisik yang dimiliki oleh pesilat. Berdasarkan hasil perhitungan nilai rata-rata nilai kondisi fisik yang telah dilakukan terhadap pesilat diketahui bahwa tinjauan tingkat kondisi fisik atlet pencak silat PSHT Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis yang dimiliki adalah 2.3 yang tergolong dalam kategori Kurang.
Tingkat Keterampilan Dasar Bermain Futsal Siswa Ekstrakulikuler SMP Negeri 6 Kandis
Hibban, Rafiq;
Sasmarianto, Sasmarianto
Science and Education Journal (SICEDU) Vol. 2 No. 2 (2023): Science and Education Journal 2023
Publisher : Faculty Of Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/sicedu.v2i2.121
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketetampilan dasar bermain futsal siswa ekstrakulikuler SMP Negeri 6 Kandis. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 16 orang. Tata cara pengambilan sampel yaitu dengan cara total sampling yang berjumlah 16 orang. Ada beberapa instrumen dalam metode yaitu: tes yang disusun untuk mengukur keterampilan dasar bermain futsal meliputi: passing,control,dribbling, dan shooting. Keterampilan tersebut mengabaikan keterampilan khusus bagi penjaga gawang, karena diasumsikan sebagai pemain yang spesifik, bukan pemain secara umum. Tes ini diperuntukkan siswa futsal 13-15 tahun. Kemudian data diolah dengan statistik. Dari hasil tes dan sesuai dengan data yang dijelaskan pada bagian analisa data, maka diketahui Tingkat Keterampilan Dasar Bermain Futsal Siswa Ekstrakulikuler SMP Negeri 6 Kandis di nyatakan cukup, dengan klasifikasi pada interval 60-64.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Frontal Smash Bolavoli Pada Siswa Kelas XI IPS-4 Menggunakan Model TGT (Teams Games Turnament) Di SMA Negeri 4 Pekanbaru
Zega, Niaman;
Sasmarianto, Sasmarianto
Science and Education Journal (SICEDU) Vol. 2 No. 2 (2023): Science and Education Journal 2023
Publisher : Faculty Of Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/sicedu.v2i2.136
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Frontal Smash Bolavoli Pada Siswa Kelas XI IPS-4 Menggunakan Model TGT (Teams Games Turnament) Di SMA Negeri 4 Pekanbaru. Adapun jenis penelitian ini adalah PTK. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah Siswa Kelas XI IPS-4 SMA Negeri 4 Pekanbaru yang berjumlah 35 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes unjuk kerja frontal smash bolavoli. Teknik analisa data yang digunakan adalah menghitung nilai ketuntasan klasikal yang dicapai oleh siswa. Berdasarkan analisa dan pembahasan dapat disimpulkan hasil penelitian bahwa terdapat peningkatan hasil belajar frontal smash bolavoli pada siswa kelas XI IPS-4 menggunakan model TGT (teams games tunament) di SMA Negeri 4 Pekanbaru dengan peningkatan rata-rata keterampilan siswa pada saat siklus I dengan kategori baik dan belum mencapai nilai ketuntasan klasikal sebesar 80%, hanya mencapai nilai persentase sebesar 31.43% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 11 orang siswa dengan nilai rata-rata yang dicapai siswa hanya sebesar 73.39. Sedangkan pada siklus II menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam melakukan gerakan frontal smash bolavoli sudah lebih baik dengan ketuntasan klasikal sebesar 97.14% dan telah lebih dari 80% yang lulus akan nilai KKM (80) dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 35 orang siswa dengan nilai rata-rata yang dicapai siswa sebesar 90.36.
Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemanpuan Lari Sprint 100 Meter
Hannum Harahap, Latipa;
Gazali, Novri;
Sasmarianto, Sasmarianto
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol. 2 No. 1 (2022): March: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (526.726 KB)
|
DOI: 10.52188/ijpess.v2i1.231
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetauhi kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan lari sprint 100 meter atlet atletik Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini adalah kolerasi yang di defenisikan sebagai suatu alat statistik, yang dapat digunakan untuk pengukuran dua variabel yang berbeda agar dapat meningkatkan tingkat hubungan antara variabel-variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet atletik Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 25 orang, penarikan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 25 orang tediri dari 10 puteri dan 15 putera.dalam penelitian ini menggunakan tes daya ledak otot tungkai ( varrical jump ) dan tes lari sprint 100 meter tujuannya adalah untuk menentukan seberapa besar kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan lari sprint 100 meter atlet atletik Kabupaten Rokan Hulu. Berdasarkan hasil penelitian yang telat dilakukan pada atlet atletik Kabupaten Rokan Hulu Untuk Mengetahu Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Lari Sprint 100 Meter Atlet Atletik Kabupaten Rokan Hulu di dapat r = 0.45 termasuk kategori baik . Maka dapat di ambil kesimpulan bahwa terdapat kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan lari sprint 100 meter atlet atletik Kabupaten Rokan Hulu sebesar 54.28%.
Survei Tingkat Pengetahuan Gizi dan Pola Konsumsi Atlet Futsal
Sasmarianto;
Harisca, Nadyta;
Meera bin Abdullah, Nagoor
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol. 3 No. 2 (2023): September: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52188/ijpess.v3i2.441
Study purpose. The purpose of this study is to find out the level of knowledge about nutrition and food consumption patterns of futsal athletes of SMA Negeri Olahraga, Riau Province. Materials and methods. This study research is descriptive research that provides an overview of the object studied, the method used is a survey method using questionnaires as instruments. The population in this study was 15 futsal athletes of SMA Negeri Olahraga, Riau Province. The sample was taken as a whole from the study population or total sample. Results. The results of this study are about the picture of the level of knowledge of high nutrition, shown by those who fall into the very high category 1 (6.7%), high category 13 (86.7%), sufficient category 1 (6.7%), and low category. The food consumption pattern of futsal athletes of Riau Provincial Sports State High School seen from the frequency of food use shows that the consumption of staple foods is white rice consumed by more than one athlete a day, side dishes and vegetables are fish, chicken, tofu, tempeh finished more than three athletes per week, vegetables are spinach consumed. Conclutions. It can be concluded that futsal athletes' nutritional knowledge and consumption patterns need to be improved again because sports nutrition greatly affects the physical activity of athletes in achieving maximum performance.
Implementasi Penerapan Latihan Teknik Dasar Pencak Silat dalam meningkatkan pembelajaran Pada kelompok Guru Olahraga Se-Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu
Kamarudin, Kamarudin;
Febria, Rhani;
Sasmarianto, Sasmarianto;
Ramalia, Wahyuni
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v3i3.362
Pembelajaran pencak silat diberikan mulai tingkat sekolah dasar. Materi pencak silat dalam substansi PJOK memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pendidikan Nasional. Pencak silat mengandung unsur pembelajaran yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. materi pencak silat tercantum dalam kurikulum pembelajaran disekolah. Untuk mewujudkan pencapaian tujuan dalam pembelajaran beladiri pencak silat di Sekolah, maka peran guru dalam implementasinya sangat penting dalam melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran beladiri pencak silat dapat berlangsung lancar jika pada proses pelaksanaan dan setelah proses pembelajaran dilaksanakan guru meguasai materi yang mau diajarkan kepada peserta didik atau siswa. Pembelajaran yang baik haruslah memenuhi kriteria daya tarik, daya guna (efektivitas), dan hasil guna (efisiensi) sehingga hasil pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi keefektifan, efisiensi, dan daya tarik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu Implementasi Penerapan Latihan Teknik Dasar Pencak Silat dalam meningkatkan pembelajaran Pada kelompok Guru Olahraga Se Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini konvensional yaitu paparan materi, diskusi dan latihan
Pengaruh Latihan Imagery terhadap Keterampilan Sepak Tahan (Passing and Stopping) (Studi Eksprimen pada Klub Sepakbola Pantai Raja Kabupaten Kampar)
Alficandra;
Joni Alpen;
Sasmarianto
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 7 No. 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpo.v7i2.140
Berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan terlihat masih rendahnya keterampilan passing dan Stopping Permainan sepakbola Klub Sepakbola Pantai Raja Kabupaten Kampar. Hal ini dimungkinkan karena kurang tepatnya metode latihan yang digunakan oleh pelatih dalam proses latihan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh latihan imageri terhadap keterampilan passing dan Stopping Permainan sepakbola Klub Sepakbola Pantai Raja Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah semua pemain sepakbola Klub Sepakbola Pantai Raja Kabupaten Kampar berjumlah 15 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah semua populasi dijadikan sampel atau disebut juga dengan total sampling yang berjumlah 15 orang. Tes yang digunakan adalah tes Passsing dan stopping. Data dianalisis menggunakan tatistic uji-t dependend sample. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh latihan imageri yang signifikan terhadap Keterampilan Passing dan Stopping pemain sepakbola, dari rata-rata (mean) sebesar 62.26. Kemudian dilakukan perlakuan eksperimen dengan latihan imagery selama 12 kali pertemuan, setelah itu dilakukan tes akhir (pos-test) yaitu tes keterampilan passing dan stopping dengan skor keseluruhan post-test yaitu sebesar 1078 dengan rata-rata (mean) sebesar 71.86, dengan hasil = 11.22 yang bearti lebih besar dari taraf signifikan 5% = 2.14. dengan kesimpulan, Ho ditolak, dan Ha diterima.
Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Samping Atlet Tapak Suci Pekanbaru
Kamarudin, Kamarudin;
Sasmarianto
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 9 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpo.v9i2.227
Berdasarkan pengamatan penulis dilapangan menunjukkan bahwa kemampuan tendangan samping Atlet Tapak Suci Pekanbaru masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Samping Atlet Tapak Suci Pekanbaru. Metode penelitian adalah metode korelasional . Adapun jumlah populasi pada penelitian ini Atlet Tapak Suci Pekanbaru yang berjumlah 15 orang peneliti menggunakan teknik total sampling. Populasi dijadikan sampel dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 15 orang. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi product moment didapatkan nilai r sebesar 0.520.Nilai tersebut kemudian dibandingkan dengan nilai r tabel. Nilai r tabel pada N = 15 pada taraf signifikan 5 % didapatkan sebesar 0.514. Dengan demikian 0.520> 0.514.Maka dapat dikatakan terdapat kontribusi dalam kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan tendangan samping atlet tapak suci pekanbaru,. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Samping Atlet Tapak Suci Pekanbaru. dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap Atlet Tapak Suci Pekanbaru tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa : Terdapat Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Samping Atlet Tapak Suci Kota Pekanbaru sebesar 27,04%.
Evaluasi Status Gizi Atlet Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Panahan Provinsi Riau
Alfindo, Muhammad Reski;
Sasmarianto, Sasmarianto
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 3 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v2i3.154
The purpose of this research was to determine the Evaluation of the Nutritional Status of Archery Athletes of the Riau Province Student Training Center (PPLP). The type of this research is descriptive. The population and sample in this study were Archery Student Training Center (PPLP) Athletes of Riau Province, totaling 8 people. The research instrument used was to measure the body mass index owned by the Archery Student Training Center (PPLP) Athlete of Riau Province. The data analysis technique used is to calculate the percentage value of the nutritional status category of Archery Student Training CenterAthletes (PPLP) of Riau Province. Based on the description of the results of the research onthe Nutritional Status of Archery Student Training Center (PPLP) Athletes in Riau Province, it is known from the results that in the Underweight category (mild level of weight loss) there were 5 people (41.67%), in the Normal category there were 2 people (16.67%) , Obese category (light weight excess) as many as 1 person (8.33%). This shows that the Archery Students (PPLP) of Riau Province show that 2 athletes are in good condition. By having normal nutritional status, it means that the nutritional needs of the body are met, so that the body has sufficient energy to train and compete.
SOSIALISASI OLAHRAGA PANAHAN UNTUK GURU SEKOLAH DASAR SE KECAMATAN RENGAT BARAT
Sasmarianto, Sasmarianto;
Andrian, Dedek
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26972
Guru-guru olahraga sekolah dasar sebagian besar tidak memahami tentang apa itu panahan dan cara memanah. Guru-guru sekolah dasar perlu diberikan penyuluhan terkait hal ini. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada guru-guru olahraga sekolah dasar agar dapat memahami tentang apa itu panahan dan cara memanah. Metode pengabdian yang dilakukan melalui pendidikan masyaakat, yaitu: penyuluh melakukan penyuluhan dan pelatihan, penyuluhan berisi aspek pengetahuan dan keterampilan bagaimana cara memanah dengan tehnik dasar yang baik. Dengan memanah maka guru olahraga dapat mengajarkan panahan kepada murid murid disekolah dalam pembelajaran tambahan di sekolah berupa ektrakulikuler. Disarankan untuk terus dapat melakukan pengabdian berupa peyuluhan kepada peserta guru olahraga secara berkelanjutan dab berjenjang agar guru olahraga memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan latihan dan mendidika peserta didik atau atletnya.