Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi Manfaat Tablet Tambah Darah (Fe) dan Asam Folat pada Remaja Putri Ari Sasanti, Dewi; Pradea Wulandari; Yuni Setia Ningsih; Anisa Secha Aulia
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 7 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2025
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v7i2.4454

Abstract

The adolescent stage of life is marked by physical development, cognitive growth, and emotional well-being, laying the foundation for lifelong health and well-being. Although adolescence is considered a healthy time, many health issues are of concern, including mental health issues. Reports indicate that one in five adolescents experiences a mental health problem, most commonly depression or anxiety.This education aims to increase the understanding of young women about the importance of consuming iron (Fe) and folic acid tablets every month. This community service program was held at SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan, and involved distributing educational booklets to 34 participants, followed by a question-and-answer session. Through education and counseling, the young women were given an understanding of the benefits, how to use them, and the importance of regularly consuming iron and folic acid tablets. The results of the community service demonstrated increased knowledge and awareness among young women about the importance of maintaining reproductive health and preventing anemia. Therefore, this service is expected to have a positive impact on the health of young women and reduce the risk of anemia in this group.   ABSTRAK Tahap kehidupan remaja ditandai dengan perkembangan fisik, pertumbuhan kognitif dan emosional, meletakkan landasan bagi kesehatan dan kesejahteraan yang baik seumur hidup. Meskipun masa remaja dianggap sebagai masa yang sehat, banyak kesehatan masalah menjadi perhatian termasuk masalah kesehatan mental. Menurut laporan, satu dari lima remaja mengalami gangguan mental masalah kesehatan, paling sering depresi atau kecemasan.  Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja putri pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah (Fe) dan asam folat setiap bulan nya. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan dengan edukasi melalui booklet yang di bagikan kepada 34 peserta dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Melalui edukasi dan penyuluhan, remaja putri diberikan pemahaman tentang manfaat, cara penggunaan, dan pentingnya konsumsi tablet Fe dan asam folat secara teratur.  Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja putri tentang pentingnya menjaga Kesehatan reproduksi dan mencegah anemia. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan remaja putri dan mengurangi risiko anemia pada kelompok ini
Pendidikan Kesehatan tentang Post Partum Blues dan Skrining Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) Sasanti, Dewi Ari; Andi Ayub Awu Abdullah; Ummul Khotimah; Della
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Postpartum Blues is a mood disorder often experienced by mothers after giving birth and can develop into postpartum depression if not detected and treated early. Lack of knowledge of mothers and families regarding postpartum mental health is one of the risk factors for this condition. This community service activity aims to increase the knowledge of postpartum mothers, pregnant women, and cadres regarding Postpartum Blues and conduct early screening for postpartum depression using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). The methods used include health education through interactive counseling, discussions, and filling out the EPDS questionnaire for postpartum mothers, pregnant women, and cadres. The target group of the activity was postpartum mothers, pregnant women, and cadres in the Gunung Samarinda Village. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of psychological changes after childbirth, the signs and symptoms of Postpartum Blues, and the importance of family and health worker support. In addition, EPDS screening helps identify mothers at risk of postpartum depression so that appropriate follow-up can be carried out. This activity is expected to be a preventive and promotive effort in maintaining the mental health of postpartum mothers, pregnant women and cadres as well as improving the quality of maternal health services in the community.   Abstrak Post Partum Blues merupakan kondisi gangguan suasana perasaan yang sering dialami ibu setelah melahirkan dan dapat berkembang menjadi depresi pascapersalinan apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga mengenai kesehatan mental masa nifas menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu post partum, ibu hamil dan kader mengenai Post Partum Blues serta melakukan skrining dini depresi pascapersalinan menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, serta pengisian kuesioner EPDS kepada ibu post partum, ibu hamil dan kader. Sasaran kegiatan adalah ibu nifas ibu hamil dan kader yang berada di Kelurahan Gunung Samarinda. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai perubahan psikologis setelah melahirkan, tanda dan gejala Post Partum Blues, serta pentingnya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Selain itu, skrining EPDS membantu mengidentifikasi ibu dengan risiko depresi pascapersalinan sehingga dapat dilakukan tindak lanjut yang tepat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dan promotif dalam menjaga kesehatan mental ibu post partum , ibu hamil dan kader serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal di masyarakat.