Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 2 SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG Four Dofi Sidabutar; Sony Junaedi
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v4i2.2760

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi pendidikan karakter oleh Penyuluh dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 2 Sumowono. Fokus penelitian meliputi strategi pengajaran, metode penyampaian nilai karakter, tantangan, serta faktor pendukung dan penghambat. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan pendidikan karakter diterapkan melalui lima elemen utama yaitu Sejarah, Keagungan Tuhan, Budi Pekerti, Martabat Spiritual, Larangan dan Kewajiban dengan metode interaktif seperti diskusi kelompok, ceramah inspiratif, dan praktik langsung (role-play) untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan keteladanan Penyuluh. Faktor pendukung berupa kepemimpinan kepala sekolah, keterlibatan orang tua, dan lingkungan sekolah yang kondusif, sedangkan penghambat meliputi keterbatasan sarana, waktu, dan pengaruh negatif pergaulan. Dampak positif terlihat pada peningkatan kejujuran, kedisiplinan, kesantunan, dan toleransi siswa. Kesimpulannya, pendidikan karakter berhasil membentuk peserta didik penghayat kepercayaan berakhlak mulia, namun perlu upaya berkelanjutan untuk mengatasi hambatan dan memperkuat kolaborasi sekolah, orang tua, dan masyarakat.
A Pragmatic Analysis of Politeness Strategies Shaping Relational Communication Between the Main Characters in Me Before You Maharani, Aurellya Natasya; Junaedi, Sony
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37898

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan strategi kesantunan dalam membentuk komunikasi relasional antara Lou dan Will dalam film Me Before You. Penelitian ini didasarkan pada teori kesantunan Brown dan Levinson (1987) serta kerangka komunikasi relasional Burgoon dan Hale (1987). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis strategi kesantunan, menganalisis penggunaannya dalam berbagai konteks, serta mengeksplorasi perannya dalam perkembangan hubungan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis isi, data berupa dialog film yang dipilih kemudian diklasifikasikan ke dalam strategi kesantunan positif, kesantunan negatif, bald-on-record, dan off-record. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat strategi tersebut digunakan, dengan strategi bald-on-record paling sering muncul, yang menunjukkan komunikasi langsung dalam situasi mendesak. Strategi kesantunan positif dan negatif mencerminkan upaya menjaga keseimbangan emosional, sedangkan strategi off-record muncul dalam konteks yang lebih sensitif. Secara keseluruhan, strategi-strategi ini membantu mengelola jarak interpersonal, mengekspresikan emosi, dan membangun kepercayaan, sehingga hubungan antar tokoh berkembang menjadi ikatan emosional yang lebih mendalam.
CONSTRUCTING MEANING THROUGH MULTIMODAL SEMIOTICS: AN ANALYSIS OF MS. RACHEL’S VIDEO BABY LEARNING WITH MS. RACHEL - FIRST WORDS, SONGS AND NURSERY RHYMES FOR BABIES – TODDLER VIDEOS Fauzya Saputra; Sony Junaedi
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10048

Abstract

Studi deskriptif kualitatif ini mengeksplorasi bagaimana makna dibangun melalui semiotika multimodal dalam video YouTube Ms. Rachel 'Baby Learning – First Words, Songs and Nursery Rhymes for Babies – Toddler Videos.' Berdasarkan kerangka semiotika multimodal Kress dan van Leeuwen (2001, 2006) dan didukung oleh analisis interaksi multimodal Norris (2019), studi ini menganalisis tiga segmen video terpilih untuk memeriksa bagaimana mode visual, verbal, gestural, dan audio-musik berinteraksi untuk mendukung pemerolehan bahasa awal. Analisis momen pedagogis kunci mengungkapkan lima strategi multimodal dominan: redundansi multimodal, sinkronisasi temporal, komplementaritas fungsional, kompleksitas modal progresif, dan distribusi modal kompensasi. Temuan menunjukkan bahwa makna dibangun bukan hanya melalui kehadiran banyak mode, tetapi melalui koordinasi temporal strategis dan spesialisasi fungsionalnya. Elemen visual memberikan representasi konkret, elemen verbal memfasilitasi perkembangan fonologis, elemen gestural memperkuat makna melalui tindakan ikonik, dan elemen audio-musik menyusun alur pembelajaran dan keterlibatan emosional. Studi ini memberikan kontribusi secara teoritis dengan menyoroti pentingnya sinkronisasi temporal dalam pembuatan makna multimodal dan secara praktis dengan memberikan panduan berbasis bukti bagi pendidik dan pengembang konten yang merancang media pembelajaran anak usia dini. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran multimodal yang efektif membutuhkan pengaturan sumber daya semiotik yang cermat sepanjang waktu, bukan hanya penyertaan simultan.
Penguatan Manajemen Bisnis untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Gerai Puan Hayati Diah Ayu Mawarti; Wawan Wibisono; Sony Junaedi; Andhika Nanda Perdhana
Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/perigel.v5i2.3773

Abstract

This article discusses the strengthening of business management at Gerai Puan Hayati, an MSME in Central Java, through participatory mentoring. The partner faced problems including disorganised financial records, ad-hoc business planning, inconsistent branding, and limited use of digital media for promotion and market expansion. The programme was carried out through observation, interviews, focus group discussions, training, guided practice, and mentoring. The materials covered bookkeeping, cash flow management, business strategy, service enhancement, digital marketing, and mapping local cultural values as product strengths. Evaluation was conducted qualitatively by comparing the partner’s condition before and after the activities, supported by field notes and reflection. The results showed improved business administration, better understanding of cost and revenue separation, more planned use of digital media, and confidence in developing product innovation and marketing networks. This initiative also strengthened women’s participation, motivation, and awareness that local culture can serve as a sustainable competitive resource for MSMEs.
Persepsi Dosen terhadap Penggunaan ChatGPT sebagai Asisten Virtual dalam Mendukung Pembelajaran Sony Junaedi; Dina Prasetyowati
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2763

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembelajaran di pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dosen terhadap penggunaan ChatGPT sebagai asisten virtual dalam mendukung pembelajaran di Fakultas Bahasa dan Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif melalui wawancara mendalam terhadap 10 dosen yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan makna utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen memiliki persepsi yang cenderung positif terhadap penggunaan ChatGPT, terutama dalam meningkatkan efisiensi, kreativitas, serta variasi metode pembelajaran. ChatGPT juga dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam penyusunan materi, pembuatan soal, dan penulisan akademik. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang menjadi perhatian, seperti potensi pelanggaran integritas akademik, ketergantungan mahasiswa, serta keakuratan informasi yang perlu diverifikasi. Oleh karena itu, penggunaan ChatGPT perlu diintegrasikan secara bijak dengan mempertimbangkan aspek pedagogis dan etika akademik agar dapat mendukung pembelajaran secara optimal.
Pelatihan TOEFL untuk Meningkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Mahasiswa Akademi Kesehatan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang Sony Junaedi; Yosep Bb Margono; Endah Dwi Hayati; Sri Sulihingtyas D.; Muslimah
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v5i2.3614

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris akademik mahasiswa melalui pelatihan TOEFL di Akademi Kesehatan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Permasalahan utama adalah rendahnya pemahaman mahasiswa terhadap struktur TOEFL dan strategi pengerjaan soal. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan Communicative Language Teaching (CLT). Sebanyak 54 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup listening, structure, dan reading serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata skor meningkat dari 457,26 menjadi 527,74. Tingkat kelulusan meningkat dari 66,7% menjadi 88,9%, dan peserta remedial mencapai kelulusan 100%. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan TOEFL berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa.
Digitalisasi Pariwisata Melalui Variasi Bahasa Konten Kreator Kelurahan Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang Sony Junaedi; Hadi Karyono; Eni Purwanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v10i1.10832

Abstract

Implementing this Community Service Program strengthens the digitalization of tourism by accelerating the herbal medicine village tourism village based on the language variations of content creators.  Currently, not many tourists and enthusiasts come to buy herbal medicine at Kampung Jamu Wonolopo. Based on this description, the Community Service Team of the University of 17 Agustus 1945 Semarang assists Mitra Pokdarwis Manggar Selaras, which includes activities: Socialization and Program Coordination with Partners, Motivation and Strengthening HR Capacity, Training and Practice in Using Tools for Creating Digital Content, Workshop on Creating and Editing Video Content, Workshop on Using Various Languages for Content Creators, Handing Over Appropriate Technology Tools. As a result of this service, it is hoped that the residents of Jamu Wonolopo village will be able to improve the quality of human resources through digital skills to manage the development of the tourism potential of Jamu village by optimizing the preservation of nature and culture through interesting language variety content, to improve the quality of life for economic growth, job creation so that The results can improve community welfare.
DINAMIKA POLITIK IMPLEMENTASI LAYANAN PENDIDIKAN KEPERCAYAAN PADA SATUAN PENDIDIKAN Eni Purwanti; Vicky Verry Angga; Sony Junaedi
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2026): April, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v5i1.3928

Abstract

Layanan Pendidikan kepercayaan pada satuan Pendidikan belum sepenuhnya merata di seluruh wilayah Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika politik dalam implementasi layanan pendidikan kepercayaan pada satuan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, negara telah memberikan landasan hukum yang kuat untuk menjamin hak pendidikan bagi siswa penghayat kepercayaan. Namun, dalam implementasinya masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan guru pendidikan kepercayaan, rendahnya pemahaman pihak sekolah, serta adanya stigma sosial yang memengaruhi penerimaan layanan tersebut. Selain itu, minimnya inisiatif dari peserta didik dan orang tua dalam mengajukan layanan pendidikan kepercayaan turut menjadi faktor penghambat.Dinamika politik yang terjadi tidak hanya berkaitan dengan kebijakan formal, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat implementasi layanan pendidikan kepercayaan melalui peningkatan sosialisasi, penyediaan tenaga pendidik, serta penguatan praktik pendidikan inklusif yang berkeadilan dan menghargai keberagaman.
Analisis Ketidaksantunan Berbahasa Netizen terhadap Kinerja Pemerintah dalam Penanganan Banjir Sumatera di Media Sosial X Andika Kurniawan Luthfi; M. Daffa Amri; Muhammad Anis Rofiq; Nadif Abinaya Yulkham; Mikhail Aimran Sobirin; Asep Purwo Yudi Utomo; Sony Junaedi; Eko Ahmad Riyanto
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v4i3.1861

Abstract

The shift in communication patterns to digital public spaces, such as platform X, often triggers a disregard for language ethics, especially in crisis situations such as natural disasters. This phenomenon underscores the importance of examining how politeness is maintained or violated when people express their aspirations on social media. This study aims to identify and describe the forms of violations of the maxims of politeness committed by netizens regarding government policies in the context of disasters. The method used is descriptive qualitative with a listening and note-taking technique, referring to the theoretical framework of the ten maxims of politeness from Leech’s theory. The results of the study indicate a significant level of violation, with a dominance of the maxim of generosity using swear words, taboo words, and insults as a form of social protest and emotional expression. These verbal actions not only threaten the government's authority (face) but also indicate a degradation of language ethics in Indonesia's digital ecosystem. Theoretically, this study is useful for enriching pragmatic studies in digital linguistics. Practically, these findings provide a basis for evaluating how the public can convey public aspirations more effectively and constructively without harming the value of politeness in cyberspace.