Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Implementation of Authentic Assessment to Evaluate the Students’ Speaking Skill Sony Junaedi
Journal of English Language Teaching and Islamic Integration Vol. 2 No. 1 (2019): JELTII: Journal of English Language Teaching and Islamic Integration
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/8g0yt359

Abstract

The  study  mainly  aims  at  describing  the  implementation  of  authentic assessment to evaluate the students’ speaking skill in the classroom that conducted by lecturer. The objectives of this study were: to describe the authentic assessment implementation,  lecturers’ achievement, their problems, causes of their problems. The  research  design  was  case  study.  Two  English  lecturers  were  chosen  as  the subjects.  The  fourteen  class  observations,  questionnaire  and  interview  were conducted  to  collect  the  data.  The  data  were  analyzed  by  using  Miles  and Huberman’  model  of  analysis.  The  findings  showed  that  basically,  two  English lecturers  have  just  implemented  the  authentic  assessment  but they  have  not  been able  to  implement  it  completely,  properly,  and  smoothly  in  speaking  class  yet. Some  suggestions  can  be  given  in  the  study.  They  should  prepare  the  time allotment properly before preparing, implementing, and scoring students’ skill, look for  many  references,  join  workshop  or  conference  that    relating  to  the authentic assessment in order to understand the ways to design and implement the authentic assessment, score students’ skill and practice them correctly.
Analysis of The Main Character's Conflicts in The Novel The Picture of Dorian Gray by Oscar Wilde Mamesah, Esther Charenina Yulia; Junaedi, Sony
LINGUAMEDIA Journal Vol 5, No 01 (2024): LiNGUAMEDIA Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/lime.v5i01.3893

Abstract

This study aims to analyze “The Picture of Dorian Gray”, a novel by Oscar Wilde. The topic of the research is the conflicts that happen in the character, and how the main character’s build the conflicts which are portrayed in The Picture of Dorian Gray. The purpose of this study is to analyze the conflicts. There are two kinds of conflict, namely internal conflict and external conflict, but this study only focuses on internal conflict. The methodology of this study used the descriptive qualitative method. A research method that emphasizes the elements contained in literary works such as characters, plot particularly about the internal conflict. This research uses Objective approach by M.H Abrams, intrinsic theories by Wellek and Warren. The results of this study, first, the writer explain about the internal conflicts are analyzed that is including physical conflicts, psychological conflicts, mental conflicts, moral conflicts, emotional conflicts. This study focuses on the conflicts that happen in the main characters. Meanwhile the main character’s builds the conflict has through the following steps: a) The beginning of conflict; b) The rising of conflict; c) The climax of conflict; d) The falling of conflict; e) The ending of conflict. Then, what are the conflicts experienced by the main characters in the novel. The writer concludes that the conflicts in the novel The Picture of Dorian Gray, especially the internal conflicts that exist in the main character using the theory that has been mentioned above. Keywords: Main Character, Conflict, Intrinsic Theory, The Picture of Dorian Gray.
PKM Pendampingan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi di SMP Islam Darurrohman Kabupaten Jepara Tahun 2023 Marya Ulfa; Muslimah; Sony Junaedi
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.2029

Abstract

Potensi masalah pada mitra terdapat pada fasilitas sekolah terutama perpustakaan di SMP ISLAM DARURROHMAN memiliki perpustakaan tetapi tidak terawat dan berdebu sehingga, mahasiswa diawal kegiatan melakukan revitalisasi serta merapikan buku-buku. Selain itu, ketersediaan buku-buku yang tidak memadai antara buku fiksi dan non fiksi mengarahkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan donasi buku tetapi tidak berjalan lancar. Rendahnya minat dan motivasi literasi dan numerasi siswa yang rendah, dibuktikan dengan hasil Pre Test AKM yang rendah di numerasi disebabkan karena beberapa hal, sehingga meminta mahasiswa untuk mendekati siswa dan menanyakan sesuai dengan kebutuhan siswa seperti pelaksanaan private class agar siswa tidak malu dan semangat untuk belajar dan terbiasa beradaptasi dengan hadirnya kakak mahsiswa. Kekurangan tenaga pendidik guru, salah satunya di SMP ISLAM DARURROHMAN, membuat mahasiswa masuk ke kelas tanpa pengawasan dan pembimbingan. Dalam hal ini mahasiswa dipercaya langsung untuk melakukan pengajaran di sekolah. Sehingga sebagai DPL meminta siswa untuk berkoordinasi dengan guru pamong untuk membimbing mahasiswa dalam proses mengajar tersebut. Hal tersebut biasanya terjadi di hari Minggu karena sekolah penugasan 2 liburnya hari Jumat. Berdasarkan permasalahan yang dialami mitra, maka solusi yang telah ditawarkan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi: (1) Observasi lapangan untuk memperoleh data awal tentang permasalahan yang dihadapi oleh mitra, (2) Analisis kebutuhan mitra dan menawarkan solusi penyelesaian, (3) Membuat perancangan pelatihan dan pendampingan, (4) Membuat materi yang berkenaan dengan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi (5) Melakukan pelatihan pengenalan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi, (6), Melakukan workshop tentang Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi, (7) Melakukan pendampingan pada mitra dalam Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari kegiatan pengabdian ini maka dapat diperoleh simpulan bahwa Kegiatan kampus mengajar angkatan 6 ini merupakan program yang baik untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus dan belajar sambil berdampak serta program-program yang sudah disusun mahasiswa dapat diimplementasi dengan dukungan pihak sekolah penugasan. Pengalaman kampus mengajar 6 ini, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh siswa sekolah penugasan tetapi juga pihak sekolah serta mahasiswa.
Eksistensi Organisasi Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Paguyuban Noormanto (PKPN) di Kota Semarang Junaedi, Sony; Purwanti, Eni; Angga, Vicky Verry
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.23750

Abstract

Ramuan tradisional semakin jarang digunakan dan terkesan ditinggalkan pada saat ini. Ramuan tradisional merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan, namun ramuan tradisional rawan punah pada saat ini. Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Paguyuban Noormanto (PKPN) sebagai organisasi kebudayaan masih menggunakan ramuan tradisional. PKPN memproduksi sendiri ramuan tradisonal ini berdasarkan pengetahuan dari leluhur serta dikonsultasikan dengan ahli farmasi atau kesehatan. PKPN menggunakan ramuan tradisional untuk pengobatan anggota serta siapa saja yang membutuhkan. PKPN membangun relasi serta mepertahankan eksistensi melalui pemberian ramuan tradisional kepada siapa saja yang sangat membutuhkan secara cuma-cuma. Penelitian akan berfokus membahas mengenai usaha-usaha yang dibangun oleh PKPN untuk mempertahankan warisan leluhur berupa ramuan tradisional. Fokus penelitian juga mengenai proses PKPN membangun eksistensinya di dalam masyarakat melalui ramuan-ramuan tradisional yang telah diciptakan. Penelitian akan menggali hubungan serta keberhasilan penggunaan ramuan tradisional dalam menjaga eksistensi sebuah organisasi. Penelitian menggunakan metode studi pustaka, observasi, dan wawancara terstruktur. Penelitian juga menggunakan pendekatan Interaksionisme Simbolik untuk mendapatkan pola mengenai usaha serta cara PKPN membangun eksistensinya. Penelitian diharapkan menjadi promosi untuk penggunaan Ramuan tradisional yang mulai punah, dimana saat ini sedang masa pandemi Covid-19 tentu sangat dibutuhkan obat-obat tradisonal yang telah terstandart. Penelitian juga diharapkan memperkaya kazhanah keilmuan mengenai keilmuan ramuan tradisional yang diduga tidak hanya untuk pengobatan namun bisa menjadi alat eksistensi sebuah organisasi. Abstract: Traditional herbs are increasingly rarely used and seem to be abandoned at this time. Traditional herbs are one of Indonesia's cultural heritages that must be preserved, but traditional herbs are prone to extinction at this time. The organization of Believers in the Almighty God Paguyuban Noormanto (PKPN) as a cultural organization still uses traditional herbs. PKPN produces their own traditional concoctions based on ancestral knowledge and consulted with pharmaceutical or health experts. PKPN uses traditional herbs for the treatment of members and anyone who needs it. PKPN builds relationships and maintains its existence through the provision of traditional herbs to anyone in dire need free of charge. The research will focus on discussing the efforts built by PKPN to maintain ancestral heritage in the form of traditional herbs. The research focuses on the process of PKPN building its existence in the community through the traditional potions that have been created. The research explores the relationship and success of using traditional ingredients in maintaining the existence of an organization. The research uses the methods of literature study, observation, and structured interviews. The research also uses the Symbolic Interactionism approach to get a pattern of the efforts and ways PKPN builds its existence. The research is expected to be a promotion for the use of traditional ingredients that are starting to become extinct, where currently the Covid-19 pandemic is certainly very much needed for standardized traditional medicines. The research is also expected to enrich the scientific knowledge of traditional herbs which are thought to be not only for treatment but can be a tool for the existence of an organization.
PELATIHAN INOVASI MAKANAN OLAHAN UNTUK MENUNJANG HIDUP SEHAT: PENGELOLAAN DAN PERENCANAAN AGROEDUTOURISM DESA MLESE Kartinah, Kartinah; Prasetyowati, Dina; Umiyati, Rini; Junaedi, Sony
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8158

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan rangkaian program perintisan desa Agroedutourism di Desa Mlese, Klaten. Agroedutourism merupakan gabungan dari tiga bidang yakni pertanian, pendidikan, dan tourism yang merupakan cikal bakal desa wisata. Dalam rangka mewujudkan desa wisata tersebut, Tim telah melakukan beberapa kegiatan, salah satunya adalah pelatihan serta pendampingan inovasi makanan olahan dari bahan-bahan yang tersedia di desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah program ini yaitu peningkatan kemampuan mengolah hasil pertanian menjadi produk makanan olahan yang inovatif, juga adanya peningkatan penghasilan mereka dalam rangka menunjang desa Agroedutourism. Sasaran kegiatan ini adalah pelaku jasa tourism di Desa Mlese, dimana pada pelaksanaannya mayoritas oleh ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT). Metode yang digunakan adalah metode Asset Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan aset dan potensi yang sudah ada di masyarakat untuk mengatasi masalah dan meningkatkan kesejahteraan berupa workshop serta pendampingan bagi anggota kelompok Wanita Tani. Kegiatan pelatihan ini mendapat respon yang baik dari peserta dengan partisipasi 25 orang atau 83,33% dari keseluruhan peserta yang berjumlah 30. Berdasarkan angka 83,33% ini maka dapat dismpulkan kegiatan yang dilakukan cukup efektif.
PENGGUNAAN MEDIA BELAJAR PUZZLE SIMBOL PRIBADI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIK SAPTA DARMA KELAS 5 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA DAN BUDI PEKERTI DI SDN SAMBAN 2 KABUPATEN SEMARANG Agung Citra Resmi Wulangsih; Sony Junaedi
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 4 No. 1 (2025): April, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v4i1.2597

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut adanya pengembangan kognitif sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik penghayat Sapta Darma Kelas 5 di SDN  Samban 2 Kabupaten Semarang, melalui penerapan media puzzle simbol pribadi manusia. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu media belajar puzzle Simbol Pribadi Manusia, sedangkan kemampuan kognitif sebagai variabel terikatnya. Penelitian ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang penggunaan puzzle simbol pribadi manusia dapat meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Budi Pekerti. Data dikumpulkan melalui instrumen penilaian observasi kemampuan kognitif, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif meliputi koleksi data, reduksi data, penyajian data yang bersifat naratif dan verifikasi data dengan penarikan kesimpulan yang digunakan untuk menentukan peningkatan kemampuan anak dalam memahami dan menjelaskan makna, warna serta bentuk pada simbol pribadi manusia menggunakan permainan puzzle. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif peserta didik. Siklus I memperoleh persentase 33% dengan nilai rata-rata 62 meningkat pada siklus II menjadi 100% dengan nilai rata-rata 82,5. Hal ini membuktikan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran puzzle Simbol Pribadi Manusia dapat meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik.
ANALISIS NILAI BUDAYA TIANG PENYANGGA “SAKA GURU” DI MASJID AGUNG DEMAK Ulfa, Marya; Sony Junaedi; Muslimah
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2024): April, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v3i1.1513

Abstract

Masjid Agung Demak merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid ini memiliki empat tiang penyangga “Saka Guru”. Tujuan Penelitian untuk menganalisis nilai budaya tiang penyangga “Saka Guru” di Masjid Agung, dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi yang mengakibatkan kurangnya pengetahuan dan lunturnya nilai budaya. Metode penelitian berupa deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan Tiang penyangga "Saka Guru" di Masjid Agung Demak memiliki enam nilai budaya yang penting: (1) Nilai Keagamaan, memiliki makna spiritual sebagai elemen struktural yang mendukung atap masjid, secara simbolis dianggap sebagai penopang ajaran Islam. (2) Nilai Sejarah dan Tradisi, bagian integral dari arsitektur masjid memiliki nilai sejarah yang tinggi. (3) Nilai Arsitektur Jawa, mencerminkan nilai estetika dan desainnya memiliki kesan keindahan. (4) Nilai Simbolis, dihubungkan dengan elemen tertentu dalam agama Islam dan tradisi lokal. (5) Nilai Pelestarian Budaya, mencerminkan kesadaran pentingnya nilai budaya dan sejarah dalam masyarakat. (6) Nilai Sosial, Masjid Agung Demak berperan dalam menjalin hubungan sosial di masyarakat. Dengan demikian, nilai budaya terhadap "Saka Guru" di Masjid Agung Demak bukan hanya menunjukkan elemen arsitektur sebagai struktur fisik, tetapi juga sebagai ekspresi nilai-nilai budaya dalam budaya Jawa dan Indonesia secara keseluruhan dan dapat membantu dalam menjaga dan memelihara warisan budaya.
Pendampingan Penggunaan Aplikasi “Sigizidu” untuk Mengetahui Status Gizi Dan Kinerja Program Dalam Mencegah Stunting Di Desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak Marya Ulfa; Muslimah; Sony Junaedi
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i2.909

Abstract

Desa Bakung merupakan desa yang terletak di kecamatan Mijen kabupaten Demak. Keseharian masyarakat Desa Bakung adalah bercocok tanam, bertani, buruh tani, peternak sapi dan peternak Kambing, kuli bangunan, buruh dan lain-lain. Keadaan wilayah Desa Bakung 80 % persawahan dari luas keseluruhan Desa Bakung. Letak geografis Desa Bakung berada di wilayah utara Kabupaten Demak. Zaman sekarang semua administrasi desa menggunakan internet. Penggunaan media yang bebasis IT menimbulkan kekhawatiran bagi para kader sebagai akibat dari kondisi yang sedang terjadi. Hal tersebut dapat berupa kurang familiarnya fungsi-fungsi IT bagi kader dan penggunaan tidak dapat diaplikasikan secara maksimal. Tantangan di masa yang akan datang, salah satunya adalah kecenderungan penggunaan IT di kehidupan era globalisasi. Sehingga, masalah tersebut harus secara kontinyu diupayakan untuk diselesaikan. Oleh karena itu, Tim pengabdian pada masyarakat Fakultas Bahasa dan Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Semarang melakukan komunikasi secara intensif dengan pengelola Tim Penggerak PKK khususnya dengan para Kader posyandu untuk mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut. Pendampingan dalam pengisian aplikasi Sigizidu bagi Kader Posyadu desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Metode yang diterapkan dalam program pengabdian ini, yaitu metode pembelajaran partisipatif melalui metode presentasi, demonstrasi dan simulasi serta pendampingan dengan memberikan 2 jenis materi utama yaitu dasar-dasar komputer dan handphone, serta teknik pengisian aplikasi Sigizidu. Setelah pengabdian ini diharapkan kader Posyandu dapat menggunakan handpone dan laptop dalam pengisian aplikasi Sigizidu secara teliti, benar, dan mahir. Kedepannya mampu menjadi Desa yang melek Teknologi.
PKM Pendampingan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi di SMP Islam Darurrohman Kabupaten Jepara Tahun 2023 Marya Ulfa; Muslimah; Sony Junaedi
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.2029

Abstract

Potensi masalah pada mitra terdapat pada fasilitas sekolah terutama perpustakaan di SMP ISLAM DARURROHMAN memiliki perpustakaan tetapi tidak terawat dan berdebu sehingga, mahasiswa diawal kegiatan melakukan revitalisasi serta merapikan buku-buku. Selain itu, ketersediaan buku-buku yang tidak memadai antara buku fiksi dan non fiksi mengarahkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan donasi buku tetapi tidak berjalan lancar. Rendahnya minat dan motivasi literasi dan numerasi siswa yang rendah, dibuktikan dengan hasil Pre Test AKM yang rendah di numerasi disebabkan karena beberapa hal, sehingga meminta mahasiswa untuk mendekati siswa dan menanyakan sesuai dengan kebutuhan siswa seperti pelaksanaan private class agar siswa tidak malu dan semangat untuk belajar dan terbiasa beradaptasi dengan hadirnya kakak mahsiswa. Kekurangan tenaga pendidik guru, salah satunya di SMP ISLAM DARURROHMAN, membuat mahasiswa masuk ke kelas tanpa pengawasan dan pembimbingan. Dalam hal ini mahasiswa dipercaya langsung untuk melakukan pengajaran di sekolah. Sehingga sebagai DPL meminta siswa untuk berkoordinasi dengan guru pamong untuk membimbing mahasiswa dalam proses mengajar tersebut. Hal tersebut biasanya terjadi di hari Minggu karena sekolah penugasan 2 liburnya hari Jumat. Berdasarkan permasalahan yang dialami mitra, maka solusi yang telah ditawarkan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi: (1) Observasi lapangan untuk memperoleh data awal tentang permasalahan yang dihadapi oleh mitra, (2) Analisis kebutuhan mitra dan menawarkan solusi penyelesaian, (3) Membuat perancangan pelatihan dan pendampingan, (4) Membuat materi yang berkenaan dengan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi (5) Melakukan pelatihan pengenalan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi, (6), Melakukan workshop tentang Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi, (7) Melakukan pendampingan pada mitra dalam Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari kegiatan pengabdian ini maka dapat diperoleh simpulan bahwa Kegiatan kampus mengajar angkatan 6 ini merupakan program yang baik untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus dan belajar sambil berdampak serta program-program yang sudah disusun mahasiswa dapat diimplementasi dengan dukungan pihak sekolah penugasan. Pengalaman kampus mengajar 6 ini, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh siswa sekolah penugasan tetapi juga pihak sekolah serta mahasiswa.
English Lecturers' Perceptions towards the Quillbot App: An Alternative for Students in Paraphrasing and Rewriting English Writing junaedi, Sony
International Journal of Research in Education Vol. 5 No. 1 (2025): Issued in January 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v5i1.1219

Abstract

This study examines the perceptions of English lecturers at the Faculty of Languages and Culture, University of 17 Agustus 1945 Semarang, regarding the use of QuillBot, an AI-powered paraphrasing tool, in academic writing. In an era where digital tools are transforming educational practices, QuillBot offers features such as grammar improvement, paraphrasing, and plagiarism prevention, which are particularly beneficial for non-native English speakers. Employing a quantitative research approach, data were collected through structured questionnaires and semi-structured interviews with seven English lecturers familiar with QuillBot. Findings reveal that 85% of lecturers perceive QuillBot as beneficial for enhancing students' paraphrasing and rewriting skills, while 70% believe it improves grammar and sentence structure. However, 30% expressed concerns about over-reliance on the tool, which may hinder the development of students’ independent writing abilities. The study underscores the importance of integrating QuillBot into teaching strategies responsibly. While its utility in fostering academic integrity and writing proficiency is evident, lecturers emphasize the need to balance its use with traditional learning methods to ensure holistic language development. The research highlights the potential of QuillBot to supplement instruction, but cautions against its overuse, which might compromise critical thinking and originality in student writing. Recommendations include incorporating QuillBot into process-oriented writing pedagogies, promoting digital literacy, and utilizing peer-review sessions to mitigate dependency. The study contributes to the discourse on AI-driven tools in education, advocating for a balanced approach that maximizes their benefits while maintaining academic integrity. Limitations include the small sample size and focus on a single institution, suggesting avenues for future research involving diverse contexts and quantitative assessments of QuillBot’s impact on writing quality and plagiarism rates.