Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Sedentary Dengan Kejadian Obesitas pada Anak Usia Sekolah : Indonesia Amanda Rizki Poloalo; Vivien Novarina A. Kasim; Cindy Puspita Sari Haji Jafar; Jesica Mulyadi; Sri Andriani Ibrahim; Rini Wahyuni Mohamad
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 8 No. 2 (2025): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/htc.v8i2.11253

Abstract

ABSTRAK Obesitas pada anak dapat menjadi masalah kesehatan yang sangat penting karena dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan dan kualitas hidup anak. Faktor-faktor yang mempengaruhi obesitas seperti aktivitas sedentary. Kemajuan teknologi, penggunaan handphone, dan kebiasaan duduk yang lama membuat aktivitas sedentary semakin tinggi yang dapat meningkatkan resiko obesitas pada anak.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas sedentary dengan kejadian obesitas pada anak usia sekolah di SDN 27 Kota Selatan. Metode penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional, variabel bebas (independen) dalam penelitian ini yaitu aktivitas sedentary dan variabel terikat (dependen) yaitu kejadian obesitas pada anak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 151 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah kuesioner ASAQ (Adolescent Sedentary Activity Questionnaire) dan teknik analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa didapatkan nilai P value = 0,000 kurang dari 0,05 yang berarti ada hubungan signifikan aktivitas sedentary dengan kejadian obesitas pada anak usia sekolah. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan aktivitas sedentary dengan kejadian obesitas pada anak usia sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi perhatian untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dan anak terkait mengurangi aktivitas sedentary dan juga kejadian obesitas pada anak. Keywords: obesitas, aktivitas sedentary, anak ABSTRACT Childhood obesity can be a very important health issue because it can affect children's growth, development and quality of life. Factors that influence obesity include sedentary activities. Technological advances, mobile phone use and prolonged sitting habits have led to an increase in sedentary activities, which can increase the risk of obesity in children. The purpose of this study was to determine the relationship between sedentary activities and the incidence of obesity in school-aged children at SDN 27 Kota Selatan. This study is a quantitative study using a cross-sectional design, with the independent variable being sedentary activity and the dependent variable being the incidence of obesity in children. The sample used in this study consisted of 151 respondents, with the sampling technique using cluster random sampling. The research instrument used in this study was the ASAQ (Adolescent Sedentary Activity Questionnaire) questionnaire, and the data analysis technique used was the chi-square test. The results of this study showed that the P value was 0.000, which is less than 0.05, meaning that there is a significant relationship between sedentary activities and obesity in school-age children. It can be concluded that there is a relationship between sedentary activity and obesity in school-age children. This study is expected to raise awareness among parents and children about reducing sedentary activity and obesity in children. Keywords: obesity, sedentary activity, children
Profil Fitokimia dan Kromatografi Lapis Tipis Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dalam Bentuk Ekstrak Maserasi, Rendaman, dan Perasan: Indonesia Jesica Mulyadi; Vivien Novarina A. Kasim; Ivan Virnanda Amu
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 8 No. 2 (2025): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/htc.v8i2.11274

Abstract

Produk jeruk nipis yang kaya akan berbagai senyawa fenolik dan serat makanan, membuat produk jeruk diminati oleh semua kalangan. Dampaknya adalah terdapat sejumlah besar kulit jeruk nipis yang umumnya dibuang sebagai limbah di lingkungan. Limbah lingkungan tersebut ternyata berpotensi sebagai sumber nutraceutical. Metode penelitian true-eksperimen design, Sampel kulit jeruk nipis ekstrak maserasi dengan metanol 3000 terendam selama 3 x 24 jam kemudian dievaporasi sampai terbentuk ekstrak kental. Sampel ekstrak rendaman dari simplisia kulit jeruk nipis dirajang kecil-kecil dilarutkan dalam Ethanol 96% sebanyak 2000 ml terendam sempurna selama 3 x 24 jam dipisahkan antara filtrat dan residu selanjutnya di uapkan. Sampel ekstrak perasan dari jeruk nipis dibelah menjadi dua kemudian diperas dan diambil air perasan selanjutnya diuapkan. Hasil pemeriksaan profil fitokimia dari kulit jeruk nipis, bentuk ekstrak maserasi mengandung 6 senyawa metabolik yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, tanin dan fenol, untuk ekstrak rendaman mengandung 4 senyawa metabolik yaitu alkaloid, flavonoid, steroid, fenol dan bentuk ekstrak perasan mengandung 3 senyawa metabolik yaitu alkaloid, steroid, dan fenol. Hasil Kromatografi lapis tipis menggunakan eluen n-heksan : etil asetat dengan perbandingan 3:2 pada lampu UV 366 nm, didapatkan bahwa ekstrak perasan memiliki empat bercak noda, ekstrak rendaman memiliki empat bercak noda, dan ekstrak maserasi memiliki lima bercak noda. Kesimpulannya ekstrak maserasi kulit jeruk nipis lebih banyak kandungan senyawa metabolik dan menghasilkan lebih banyak senyawa terlarut karena pelarut organik masuk ke jaringan kulit. Pemanfaatan limbah lingkungan kulit jeruk nipis diharapkan dapat sebagai terapi adjuvant yang murah, efesien dan ramah lingkungan.