Shadiqul Wahdi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Higher Order Thinking Skills (Hots) Pada Kurikulum Merdeka Shadiqul Wahdi; Mohammad Rizqi Alif Syuhada’; Ubaid Ridlo; Raswan
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/7ydfcz22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran bahasa Arab berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam konteks Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka yang menelaah berbagai literatur terkait konsep HOTS, strategi penyusunan soal, serta implementasinya dalam pembelajaran bahasa Arab. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan HOTS dalam pembelajaran bahasa Arab memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, serta problem solving peserta didik. Selain itu, integrasi HOTS sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila yang menekankan kompetensi adaptif, kolaboratif, dan kreatif sebagai bekal menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, penerapannya menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya bahan ajar kontekstual, serta rendahnya motivasi siswa. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran, penyusunan soal berbasis HOTS, serta pemanfaatan media pembelajaran inovatif. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Arab berbasis HOTS dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya meningkatkan penguasaan bahasa, tetapi juga membentuk peserta didik yang kritis, kreatif, dan berkarakter.
CONTRASTIVE ANALYSIS OF AL-IBĀRĀT AL-ISTILĀHIYYAH ARABIC–ENGLISH–FRENCH–INDONESIAN: A SEMANTIC STUDY Shadiqul Wahdi; Uyun Thayyibah; Ira Ainul Latifah; Ahmad Dardiri; Wati Susiawati
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ihya.v12i1.29407

Abstract

This study originates from the issue of differences in idiomatic meanings across languages, which often create difficulties in understanding and translating non-literal expressions. Idioms in Arabic, English, French, and Indonesian are rooted in distinct cultural backgrounds and metaphorical frameworks; therefore, they require comparative analysis. This study aims to compare five Arabic idioms found in the book *Al-ʿIbārāt Al-Iṣṭilāḥiyyah fī Al-Lughah Al-ʿArabiyyah Al-Mu’āṣirah Tsalātsi Lughāt* by Mamdouh Khassara and colleagues, along with their semantic equivalents in English and French, as well as to identify their closest idiomatic equivalents in Indonesian. The research employs a qualitative descriptive method through a library-based study. Data were collected by examining all idiomatic entries in the book, identifying the forms and meanings of the Arabic–English–French idioms, and subsequently searching for the most equivalent idiomatic expressions in Indonesian. The findings reveal differences in metaphorical patterns: Arabic is predominantly characterized by cultural and grammatical metaphors, English and French tend to employ visual metaphors, while Indonesian mainly utilizes emotional and everyday-life metaphors. These findings affirm that idioms are strongly influenced by the culture of their speakers.