Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Learning Approaches Based on Student Characteristics in the Thought of Abuddin Nata: A Conceptual Study Husnul Khotimah; Aufa Qutratu ‘Ain; M. Irfan Luthfi Rangkuti; Yahya Komarudin; Mu'arif Mu'arif; Fatoni Achmad; Syaiful Dinata; Amirul Syafiq
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8494

Abstract

Learning approaches that align with students’ individual characteristics are essential for effective education, particularly within Islamic educational contexts. Abuddin Nata, a prominent Indonesian Islamic education scholar, emphasizes the need to adapt instructional strategies based on student diversity in age, potential (fitrah), and intelligence levels. This study employs qualitative library research using content analysis of primary works by Abuddin Nata and relevant secondary literature. Key themes were identified through systematic documentation and thematic categorization of concepts related to learner characteristics and learning models. Nata identifies three fundamental student characteristics—age, innate potential, and intelligence—as determinants in choosing appropriate learning strategies. He proposes three adaptive approaches: individual learning, group learning, and a blended approach. His framework encourages the integration of Islamic values with student-centered pedagogy, emphasizing the importance of balancing personal development and social responsibility. Comparative analysis reveals parallels with contemporary theories such as Piaget’s cognitive development, Vygotsky’s social constructivism, and Gardner’s multiple intelligences. Nata’s model offers a value-based and context-sensitive perspective on differentiated instruction. While philosophically and pedagogically robust, its empirical implementation remains limited, especially in technology-mediated environments. His approach provides practical insights for educators and curriculum developers in designing inclusive and adaptive Islamic learning environments that respond to learner diversity.
Implementasi Strategi Pendidikan Islam Multikultural dalam Membangun Etika dan Moral Generasi Milenial di SMA Negeri 4 Tualang : Penelitian Suhada; Ary Asy’ari; M. Rizkoni Salis; Devi Fatwanti; Devfy Kartikasari; Fatoni Achmad; Syaiful Dinata
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi, langkah-langkah strategis, dan model pembangunan etika serta moral generasi milenial di SMA Negeri 4 Tualang dalam perspektif pendidikan Islam multikultural. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis participatory action research (PAR). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode kualitatif oleh Spradley, yang mencangkup empat tahap utama, yakni analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan identifikasi tema-tema budaya. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa: Mahasiswa memahami etika dan moral, tetapi menghadapi tantangan globalisasi. Kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial berkembang, namun masih ada kasus plagiarisme dan kurangnya partisipasi sosial. Pembangunan etika dan moral dilakukan melalui strategi integrasi kurikulum dan keteladanan guru, langkah penguatan dialog lintas budaya serta pengabdian masyarakat, serta penerapan model pendidikan integratif dan experiential learning untuk meningkatkan kesadaran serta praktik moral siswa dalam kehidupan sehari-hari.