Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Politik Kekerabatan Dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Dame Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun Tahun 2011-2023 Rambe, Tappil; Purba, Denisa Ferayani; Pasaribu, Patricia; Tampubolon, Febriana Ferawati; Silaban, Mauliate Marosari
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6292

Abstract

Politik kekerabatan di suatu pemilihan kepala desa Desa Dame Raya masih terlaksana hingga saat ini. Dimana sesuai dengan hasil penelitian saya bersama masyarakat setempat mengatakan masih adanya politik kekerabtan di desa tersebut terutama melalui sesama marga. Melalui hubungan kekerabatan dianggap mampu membawa perubahan dalam ruang lingkup desa Dame Raya. Hal ini disebabkan oleh pandangan masyarakat yang meyakini bahwa kepala desa yang mereka pilih nantinya mampu membawa perubahan yang baik di desa tersebut. Berdasarkan penelitian ini peneliti memfokuskan bagaimana peranan politik kekerabatan dalam pemilihan kepala desa di Desa Dame Raya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola kekerabatan di Desa Dame Raya Kabupaten Simalungun, mengetahui Orientasi politik kekerabatan di desa Dame Raya kabupaten Simalungun, mengetahui dampak politik kekerabatan di suatu pemilihan Kepala Desa, mengetahui keberhasilan sistem politik kekerabatan dalam pemilihan Kepala Desa. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kualitatif, dimana sebuah metode yang dirancang untuk menggambarkan secara rinci dan mendalam keadaan atau fenomena yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa memang benar adanya politik kekerabatan memberikan pengaruh besar terhadap menangnya calon kepala desa terkhusus di Desa Dame Raya. Politik kekerabatan yang terjadi di Desa Dame Raya berhasil megantarkan bapak Muhammad Arief Saragi, SH menjadi Kepala Desa. Kemenangan tersebut tidak lepas dari adanya dukungan keluarga dan kuatnya jaringan relasi terutama antar marga menjadikan bapak Arif sukses dalam pemilihan Kepala Desa. Keluarga memiliki peranan yang sangat kuat, karena memilki solidaritas yang tinggi, sehingga memberikan dukungan besar terhadap calon lingkungan kerabat.
Aplikasi Interactive History Map Pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kota Medan Rambe, Tappil; Nasution, Abd. Haris; Lubis, Darwin Parlaungan; Permana, Sendi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2074

Abstract

Kegiatan ini dilatari oleh rendahnya aktiftas PBM pada Pelajaran Sejarah dikarenakan minimnya media interaktif dalam PBM. Pembelajaran yang belum belum terlaksana secara maksimal juga disebabkan keterbatasan sumber belajar Sejarah yang mutakhir,  sejauh ini terbatas pada penggunaan buku teks. Selain dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Sejarah di tingkat SMA, media interaktif juga dibutuhkan untuk meningkatkan geliat wisata Sejarah kota Medan yang belum optimal. Tujuan PKM ini antara lain membantu MGMP Sejarah kota Medan untuk meningkatkan aktifitas belajar Sejarah siswa SMA serta meningkatkan aktifitas wisata Sejarah Kota Medan. Pelaksanaan PKM ini  dilakukan dengan metode sebagai berikut; 1) Analisis situasi dan masalah; 2) FGD dan perumusan solusi terarah; 3) Pelaksanaan pendampingan dan pelatihan penggunaan Aplikasi Interactive History Map dalam pembelajaran sejarah dan aktifitas wisata sejarah kota Medan. Kegiatan PKM ini menghasilkan produk teknologi berupa aplikasi Interactive History Map digunakan untuk mengotimalkan aktifitas belajar di sekolah-sekolah SMA kota medan sekaligus mendukung optimalisasi kegiatan pariwisata sejarah dan budaya di kota Medan.  Kegiatan PKM diharapkan turut meningkatkan kompetensi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kota Medan dalam mengoptimalkan kegiatan PBM serta turut meningkatkan geliat wisata sejarah di Kota Medan.
Mode Berpakaian Penduduk Simalungun Awal Abad Abad Ke-20: Analisis Narasi Foto Nababan, Celynta Salonica; Manihuruk, Leony Octora; Simbolon, Sixtus; Rambe, Tappil
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The evolution of clothing in contemporary times is deeply intertwined with the practices established during the Dutch colonial era.This study focuses on the traditional attire of the Simalungun community in the early 20th century, exploring how their clothing transformed as a result of acculturation from both Arab and Dutch influences. To conduct this research, we employed the Historical Methodology framework outlined by Kuntowijoyo, which involves five key stages: Topic Selection, Heuristics, Interpretation, Verification, and Historiography.Our investigation highlights clothing as a vital aspect of the Simalungun community's identity, demonstrating that their current attire reflects a blend of European, Arabic, and Simalungun styles. By examining archival sources and contemporary traditional clothing, we emphasize the importance of preserving these garments against the backdrop of modernity.This research not only aids writers, readers, and scholars but also serves as a foundation for future studies focused on the role of clothing in Indonesia's cultural landscape.
Politik Kekerabatan Dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Dame Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun Tahun 2011-2023 Rambe, Tappil; Purba, Denisa Ferayani; Pasaribu, Patricia; Tampubolon, Febriana Ferawati; Silaban, Mauliate Marosari
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6292

Abstract

Politik kekerabatan di suatu pemilihan kepala desa Desa Dame Raya masih terlaksana hingga saat ini. Dimana sesuai dengan hasil penelitian saya bersama masyarakat setempat mengatakan masih adanya politik kekerabtan di desa tersebut terutama melalui sesama marga. Melalui hubungan kekerabatan dianggap mampu membawa perubahan dalam ruang lingkup desa Dame Raya. Hal ini disebabkan oleh pandangan masyarakat yang meyakini bahwa kepala desa yang mereka pilih nantinya mampu membawa perubahan yang baik di desa tersebut. Berdasarkan penelitian ini peneliti memfokuskan bagaimana peranan politik kekerabatan dalam pemilihan kepala desa di Desa Dame Raya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola kekerabatan di Desa Dame Raya Kabupaten Simalungun, mengetahui Orientasi politik kekerabatan di desa Dame Raya kabupaten Simalungun, mengetahui dampak politik kekerabatan di suatu pemilihan Kepala Desa, mengetahui keberhasilan sistem politik kekerabatan dalam pemilihan Kepala Desa. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kualitatif, dimana sebuah metode yang dirancang untuk menggambarkan secara rinci dan mendalam keadaan atau fenomena yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa memang benar adanya politik kekerabatan memberikan pengaruh besar terhadap menangnya calon kepala desa terkhusus di Desa Dame Raya. Politik kekerabatan yang terjadi di Desa Dame Raya berhasil megantarkan bapak Muhammad Arief Saragi, SH menjadi Kepala Desa. Kemenangan tersebut tidak lepas dari adanya dukungan keluarga dan kuatnya jaringan relasi terutama antar marga menjadikan bapak Arif sukses dalam pemilihan Kepala Desa. Keluarga memiliki peranan yang sangat kuat, karena memilki solidaritas yang tinggi, sehingga memberikan dukungan besar terhadap calon lingkungan kerabat.
SEKOLAH DELI MAATSCHAPPIJ: SAKSI BISU PERGERAKAN TAN MALAKA DALAM PENDIDIKAN (1919-1921) Apriadi, Haikal Salman; Aruan, Mutiara; Pratama, Mhd Reza; Afrida, Zeini Sealsa; Rambe, Tappil
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 9 No. 2 (2024): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v9i2.56948

Abstract

Dalam perjalanan Tan malaka dari suliki Sumatera Barat hingga ke haarlem Belanda, ia melewati berbagai kondisi untuk dapat menyelesaikan pendidikan lanjutannya di Belanda hingga sampainya Tan malaka ke Tanah Deli. Deli menjadi sebuah kisah dan lembaran awal serta baru bagi Tan Malaka setelah menyelesaikan studinya di Belanda. Tan Malaka diminta untuk menjadi Guru di sekolah di perkebunan Tembakau Sanembah Deli yang membawa banyak pengalaman dalam waktu yang cukup singkat. Setelah kepulangannya ke kampung halaman, ia benar-benar melihat realitas yang sebenar-benarnya di lingkungan perkebunan Tembakau Sanembah Deli. Pandangannya sangat berbeda dari sebelum dan sesudah ia sampai di Deli.  Di perkebunan Sanembah Deli ini, Tan malaka melihat banyak ketidak adilan yang dilakukan oleh kolonial belanda terhadap para kuli di Deli. Ia berusaha bertahan di Deli dan memberikan pengajaran yang layak pada anak-anak kuli kontrak tersebut dengan mengajarkan membaca, berhitung, menulis dan mengajarkan Bahasa melayu sebagai Bahasa pengantar dalam pembelajaran namun beberapa sistem pengajaran yang diterapkan Tan malaka di sekolah ini ditentang oleh Tuan kebun yang ada di Deli. Sekolah Deli Maatschapij inilah yang menjadi saksi dan bukti bahwa Tan malaka dalam perjalanan perjuangannya pernah sampai ke Tanah Deli untuk dapat memberikan pendidikan yang layak pada anak-anak kuli di Deli.
Mapping Tourism Potential Based on Urban Heritage Tourism in Medan City Ponirin; Tappil Rambe; Leylia Khairani
CSR International Journal Vol. 1 No. 1: December 2021
Publisher : ALTSA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35307/csrij.v1i1.16

Abstract

The city of Medan is the third-largest city in Indonesia and has historical buildings or heritage that can be revitalized as a cultural heritage with tourism potential that can be developed. However, until now, the colonial heritage buildings have been destroyed up to 70%. This research method uses a tourism anthropology approach with a qualitative research type that focuses on tourist destinations. The research location is a heritage area, a colonial heritage building in the Merdeka Square segment, Maimoon segment, Benteng segment, Youth segment, Polonia segment, and Sambu segment. The study results reveal that Medan has a heritage in the form of historic buildings that have the potential to be developed and represent the identity of the city of Medan. The potential for tourism development can be carried out in 3 (three) potential areas, namely: 1) The youth segment, which includes Gedung Juang 45, which currently functions as the Sumatran Money Museum, Tip Top Restaurant, and Tjong A Fie Mansion. 2) the Maimoon segment, which includes: Maimoon Palace and the Great Mosque. 3) The Merdeka Square segment includes City Hall, which currently functions as the Grand City Hall, Hotel De Boer (currently called Grand Inna Hotel), and the London Sumatra building. Through urban tourism based on urban heritage tourism, tourists can be invited to appreciate and interpret the objects observed. It serves as education and recreation for the community. This activity is also a means of preserving the wealth and identity of the city of Medan.