Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Komoditas Unggulan Perikanan Tangkap Kabupaten Situbondo Berdasarkan Data Penangkapan Ikan Anita Diah Pahlewi; Creani Handayani
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v1i01.2753

Abstract

The capture fisheries sector is one of the sectors that play an important role in national economic development, provision of protein food, foreign exchange capture, and employment opportunities. The capture fisheries sector makes a major contribution as a leading commodity in Situbondo Regency with the longest coastline in East Java. Leading commodities are needed as an effort to determine development in the fisheries sector and can improve the regional economy. The purpose of this study is to discuss the calculation of superior fisheries commodities in 4 Districts of Situbondo Regency that have the greatest catch potential using the Location Quotient (LQ) method. LQ measures the specialization of economic activity through a comparative approach to get an overview in determining the leading sector as the leading sector of industrial economic activity. Based on the Location Quotient (LQ) method, the leading capture fisheries commodities in Besuki District are Layang, Teri, and Tongkol; Panarukan District, namely Kakap, Pari, Teri, Rajungan, Crab, shrimp, and other fish; Jangkar District, namely Petek, Beloso, Bambang, Kakap, Kurisi, Cucut, Bawal, Selar, Belanak, Teri, Crab, Layur fish; Banyuputih District, namely Petek, Beloso, Belanak, Teri, and Layur fish.
Pelatihan Pembuatan Produk Jamur Tiram Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Pendapatan Ibu-Ibu PKK Paaraman Kelurahan Dawuhan Kabupaten Situbondo Nurul Avidhah Elhany; Desi Indriyani; Creani Handayani; Shinta Nuriya Prayudi; Dinda Mulyasari; Gilang Saputra
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v1i2.6872

Abstract

Oyster Mushroom is one type of mushroom that has now become a popular choice for healthy food. In addition to being delicious and nutritious, oyster mushrooms also have great market potential. The nutritional content of oyster mushrooms includes 27% protein, 1.6% fat, 58% carbohydrates, and 13.4% fiber. Oyster mushrooms not only offer a delightful taste but are also highly nutritious, as they contain plant-based protein and nearly complete amino acids, including essential amino acids that are important for the human body.This community service activity aimed to provide training for the PKK women group in Paaraman Dawuhan Situbondo. The women’s empowerment initiative through oyster mushroom processing training is beneficial in providing skills and fostering self-reliance among women, as well as increasing the market value of their products, thereby potentially boosting women's income. The community service activity was held in Paaraman, on May 8, 2025. The participants consisted of 30 members of the PKK Paaraman group. The activity was carried out through educational sessions using counseling and hands-on training methods. From the results of this activity, it can be concluded that mushrooms have greater potential when processed into various value-added products. Processed mushroom products offer opportunities for the PKK Paaraman women to increase the market value of oyster mushrooms. The training provided knowledge on how to explore business opportunities through oyster mushroom products, particularly white oyster mushrooms, including the production of crispy mushrooms and mushroom satay. This effort can help improve household income and the local economy in the Paaraman Dawuhan Situbondo.
Peningkatan Pendapatan Melalui Pelatihan Pembuatan Bakso Ikan Bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Desa Tanah Anyar Ani Listriyana; Creani Handayani; Nurul Amalia Silviyanti; Anita Diah Pahlewi; Yona Eka Pratiwi; Santoso Santoso; Wulan Afny Choyriya; Famela Ainina Susanti Wijaya
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v1i2.6312

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pendapatan ibu-ibu rumah tangga di Desa Tanah Anyar melalui pelatihan pembuatan bakso ikan. Di mana desa ini terletak sangat dekat dengan laut dan memiki hasil laut yang cukup melimpah. Namun, perempuan tanah anyar sebagian besar belum memiliki kemampuan mengolah hasil laut menjadi produk olahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi. Dari total 20 peserta, 7 orang sudah memiliki keterampilan dasar dalam membuat bakso ikan yang baik, sedangkan 13 lainnya baru berhasil setelah pelatihan, khususnya dalam membuat bakso ikan yang enak dan tidak amis. Pelatihan ini menggunakan metode teori, praktik, dan evaluasi hasil peserta, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta. Pelatihan ini diharapkan ke depannya akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi keluarga peserta.
Pembuatan Abon Ikan Sebagai Produk Lokal Melalui Pelatihan Olahan Hasil Laut Di SMA 1 Kapongan Situbondo Creani Handayani; Ani Listriyana; Anita Diah Pahlewi; Nurul Amalia Silviyanti; Yona Eka Pratiwi; Wulan Afni Choyriya; Debby Novelina Riyadi
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v2i1.7710

Abstract

Pelatihan pembuatan abon ikan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan potensi lokal dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri Kapongan, Situbondo, yang terletak di wilayah pesisir dengan potensi hasil laut melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif, yang melibatkan siswa secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan abon ikan, hingga evaluasi hasil. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang nilai gizi dan ekonomi hasil laut, serta keterampilan teknis dalam mengolah ikan menjadi produk abon. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu memahami dan menerapkan proses pembuatan abon ikan dengan baik, serta menunjukkan antusiasme tinggi dan kemampuan berpikir kritis selama kegiatan berlangsung. Sekitar 80% kelompok berhasil menghasilkan abon ikan dengan tekstur, warna, dan cita rasa yang sesuai standar, yaitu kering, tidak gosong, tidak terlalu berminyak, serta memiliki rasa gurih yang seimbang.