Salfhaoctha Friemay Aliefia Poetry
Universitas Dian Nusantara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Humas Karang Taruna dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda di Wilayah RW 05 Kota Bambu Utara Salfhaoctha Friemay Aliefia Poetry; Laili Fithriyah; Bunga Jelita; Ferdiansyah Ferdiansyah; Siti Fatimah Azzachra
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jushpen.v4i3.2470

Abstract

Youth participation in social and community activities in urban areas tends to decline along with increasing individualism, personal busyness, and the dominance of digital activities among the younger generation. This condition presents a challenge for youth organizations such as Karang Taruna, which have a strategic role in fostering, empowering, and developing youth potential at the neighborhood level. Therefore, a public relations strategy is needed that can build effective, participatory communication, and is relevant to the character of today's youth. This study aims to determine and analyze the public relations strategy of Karang Taruna RW.5 Kota Bambu Utara in increasing youth participation in organizational and social community activities. This study uses a constructivist paradigm with a qualitative approach and descriptive methods. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews with Karang Taruna administrators and the youth involved, and supported by documentation of organizational activities. Data analysis was carried out using the interactive model of Miles and Huberman which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the public relations strategy of Karang Taruna RW.05 includes the utilization of interpersonal communication, the use of digital media such as WhatsApp and Instagram, as well as a persuasive and participatory approach in conveying messages to youth. This strategy is considered capable of building emotional closeness, increasing awareness, and encouraging youth involvement gradually. Although there are still obstacles such as differences in busyness and low response from some youth, an adaptive and dialogical public relations strategy has proven to play a significant role in increasing youth participation and strengthening the existence of Karang Taruna in the RW.05 environment of North Bambu City.
Pengabdian kepada Masyarakat dari Dosen: Peningkatan Literasi Digital bagi Guru Sekolah Dasar: Pengabdian Salfhaoctha Friemay Aliefia Poetry; Jamalullail; Iche Hilvania; Salsanabila Mariestiara Putri; Sri Hesti; Mohammad Ismed
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7258

Abstract

Perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan internet pada anak usia sekolah dasar memunculkan risiko ancaman siber dan perundungan, yang secara langsung menuntut peran aktif guru sebagai pendamping literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengevaluasi pelaksanaan serta efektivitas program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terkait peningkatan literasi digital bagi guru di SDN Jatimurni V Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang diintegrasikan dengan pelaksanaan PKM, meliputi tahap persiapan, intervensi edukasi (ceramah dan diskusi interaktif), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan program telah berjalan secara komprehensif dengan fokus pada pengenalan ancaman dunia maya dan pelindungan data pribadi. Edukasi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kewaspadaan esensial para guru terhadap modus penipuan daring maupun tautan berbahaya. Terkait penanganan siswa, strategi pendampingan difokuskan pada optimalisasi peran guru sebagai fasilitator proaktif melalui pendekatan dialogis dan intervensi dini guna mencegah perundungan siber. Kesimpulannya, program ini berhasil membekali para pendidik untuk bertindak sebagai agen literasi digital yang kompeten dalam menciptakan ekosistem belajar yang aman. Oleh karena itu, disarankan agar program pembinaan ini dirutinkan, diformulasikan ke dalam kebijakan tata tertib keamanan digital sekolah, serta diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran di kelas dengan merangkul partisipasi aktif orang tua siswa.
Peningkatan Literasi Digital UMKM Melalui Pelatihan Konten Kreatif Berbasis Smartphone di Villa Mutiara, Bogor Jawa Barat : Pengabdian Izzati Rizal; Bintang Nurijadi; Jamalullail; Salfhaoctha Friemay Aliefia Poetry; Murtiadi; Khairatun Niswa Aceh 26
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7340

Abstract

Transformasi digital membuka peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar, namun keterbatasan literasi digital masih menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan potensi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pelaku UMKM di Villa Mutiara, Bogor, melalui pelatihan pembuatan konten kreatif berbasis telepon pintar (smartphone). Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan peserta secara aktif dalam proses identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan pendampingan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 pelaku UMKM dari berbagai sektor, dengan fokus pada peningkatan keterampilan fotografi produk, videografi berbasis storytelling, serta penyuntingan konten menggunakan aplikasi sederhana seperti Canva dan CapCut. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor literasi digital peserta dari 42% pada pre-test menjadi 81% pada post-test, dengan peningkatan paling signifikan pada aspek pengetahuan media sosial. Selain peningkatan keterampilan teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri peserta dalam memanfaatkan teknologi digital serta melahirkan komunitas digital "UMKM Villa Mutiara" yang berfungsi sebagai wadah berbagi pengetahuan dan kolaborasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis PAR efektif dalam mengintegrasikan pembelajaran praktis dengan pemberdayaan masyarakat, serta berpotensi menjadi model replikasi untuk memperkuat ekosistem digital UMKM di tingkat lokal.