Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

TINDAK.TUTUR.ILOKUSI.DALAM.INTERAKSI.JUAL.BELI SAPI.DI MADURA Sahrul Muzekki
NOSI Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.774 KB)

Abstract

Abstrak: Tindak tutur sebagai dari pragmatik merupakan penuturan kalimat untuk menyampaikan sesuatu kepada pendengar agar apa yang menjadi maksud dari pembicara dipahami oleh pendengar yang bisa berbentuk kalimat perintah, pertanyaan, pernyataan dan sebagainya.Penelitian yang dilakukan penulis bertujuan (1) Mendeskripsikan bentuk dari tindak.tutur.ilokusi.yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura, (2) Mendeskripsikan fungsi dari tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura, dan (3) Mendeskripsikan.makna dari.tindak.tutur.ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura            Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah penjual dan pembeli sapi di Madura. Objek penelitian ini berupa tindak tutur yang digunakan penjual dan pembeli dalam interaksi jual beli sapi. Instrumen dalam penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.            Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura terdiri dari tindak tutur ilokusi asertif, tindak tutur direktif, tindak tutur ekspresif, ilokusi komisif. tindak tutur, dan tindak tutur deklaratif. Pada tindak tutur ilokusi terdapat 168 tuturan, yaitu tindak tutur ilokusi asertif 98 tuturan, tindak tutur ilokusi direktif 32 tuturan, tindak tutur ekspresif 20 tuturan, tindak tutur komisif 18 tuturan, sedangkan bentuk tindak tutur ilokusi deklaratif adalah tidak ditemukan dalam interaksi. jual beli sapi di Madura. (2) Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, disimpulkan juga bahwa terdapat 3 jenis fungsi tindak tutur ilokusi antara lain (1) Competitive, (2) Convival), dan (3) Collaborative. Dan (3) Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan juga disimpulkan didapati 9 makna dalam interaksi jual beli sapi di Madura yang dikelompokkan menjadi beberapa bagian diantaranya (1) menyatakan, (2) mengeluh, (3) memberitahu, (4) memerintahkan, (5) meminta, (6) menolak, (7) berterima kasih, (8) menyarankan, dan (9) meminta maaf.Kata Kunci: Tindak Tutur Ilokusi, Interaksi Jual Beli Sapi, Madura
TINDAK.TUTUR.ILOKUSI.DALAM.INTERAKSI.JUAL.BELI SAPI.DI MADURA Sahrul Muzekki; Nur Fajar Arief; Moh. Badrih
NOSI Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tindak tutur sebagai dari pragmatik merupakan penuturan kalimat untuk menyampaikan sesuatu kepada pendengar agar apa yang menjadi maksud dari pembicara dipahami oleh pendengar yang bisa berbentuk kalimat perintah, pertanyaan, pernyataan dan sebagainya.Penelitian yang dilakukan penulis bertujuan (1) Mendeskripsikan bentuk dari tindak.tutur.ilokusi.yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura, (2) Mendeskripsikan fungsi dari tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura, dan (3) Mendeskripsikan.makna dari.tindak.tutur.ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura            Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah penjual dan pembeli sapi di Madura. Objek penelitian ini berupa tindak tutur yang digunakan penjual dan pembeli dalam interaksi jual beli sapi. Instrumen dalam penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.            Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura terdiri dari tindak tutur ilokusi asertif, tindak tutur direktif, tindak tutur ekspresif, ilokusi komisif. tindak tutur, dan tindak tutur deklaratif. Pada tindak tutur ilokusi terdapat 168 tuturan, yaitu tindak tutur ilokusi asertif 98 tuturan, tindak tutur ilokusi direktif 32 tuturan, tindak tutur ekspresif 20 tuturan, tindak tutur komisif 18 tuturan, sedangkan bentuk tindak tutur ilokusi deklaratif adalah tidak ditemukan dalam interaksi. jual beli sapi di Madura. (2) Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, disimpulkan juga bahwa terdapat 3 jenis fungsi tindak tutur ilokusi antara lain (1) Competitive, (2) Convival), dan (3) Collaborative. Dan (3) Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan juga disimpulkan didapati 9 makna dalam interaksi jual beli sapi di Madura yang dikelompokkan menjadi beberapa bagian diantaranya (1) menyatakan, (2) mengeluh, (3) memberitahu, (4) memerintahkan, (5) meminta, (6) menolak, (7) berterima kasih, (8) menyarankan, dan (9) meminta maaf.Kata Kunci: Tindak Tutur Ilokusi, Interaksi Jual Beli Sapi, Madura
TINDAK.TUTUR.ILOKUSI.DALAM.INTERAKSI.JUAL.BELI SAPI.DI MADURA Sahrul Muzekki; Nur Fajar Arief; Moh. Badrih
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tindak tutur sebagai dari pragmatik merupakan penuturan kalimat untuk menyampaikan sesuatu kepada pendengar agar apa yang menjadi maksud dari pembicara dipahami oleh pendengar yang bisa berbentuk kalimat perintah, pertanyaan, pernyataan dan sebagainya.Penelitian yang dilakukan penulis bertujuan (1) Mendeskripsikan bentuk dari tindak.tutur.ilokusi.yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura, (2) Mendeskripsikan fungsi dari tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura, dan (3) Mendeskripsikan.makna dari.tindak.tutur.ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura            Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah penjual dan pembeli sapi di Madura. Objek penelitian ini berupa tindak tutur yang digunakan penjual dan pembeli dalam interaksi jual beli sapi. Instrumen dalam penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.            Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam interaksi jual beli sapi di Madura terdiri dari tindak tutur ilokusi asertif, tindak tutur direktif, tindak tutur ekspresif, ilokusi komisif. tindak tutur, dan tindak tutur deklaratif. Pada tindak tutur ilokusi terdapat 168 tuturan, yaitu tindak tutur ilokusi asertif 98 tuturan, tindak tutur ilokusi direktif 32 tuturan, tindak tutur ekspresif 20 tuturan, tindak tutur komisif 18 tuturan, sedangkan bentuk tindak tutur ilokusi deklaratif adalah tidak ditemukan dalam interaksi. jual beli sapi di Madura. (2) Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, disimpulkan juga bahwa terdapat 3 jenis fungsi tindak tutur ilokusi antara lain (1) Competitive, (2) Convival), dan (3) Collaborative. Dan (3) Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan juga disimpulkan didapati 9 makna dalam interaksi jual beli sapi di Madura yang dikelompokkan menjadi beberapa bagian diantaranya (1) menyatakan, (2) mengeluh, (3) memberitahu, (4) memerintahkan, (5) meminta, (6) menolak, (7) berterima kasih, (8) menyarankan, dan (9) meminta maaf.Kata Kunci: Tindak Tutur Ilokusi, Interaksi Jual Beli Sapi, Madura
Analisis Tindak Tutur Dalam Transaksi Jual Beli Sapi Di Pasar Margalela Kabupaten Sampang Sahrul Muzekki; Ramadhanty januar, Linda
Journal of Literature Language and Academic Studies Vol. 3 No. 01 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jllans.v3i01.1120

Abstract

Fenomena tindak tutur dalam transaksi jual beli sapi di Pasar Margalela Kabupaten Sampang terdengar memiliki berbedaan antara pedagang-pedagang dipasar pada umumnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini difokuskan pada 1) bagaimana bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam transaksi jual beli sapi di Pasar Margalela Kabupaten Sampang, 2) bagaimankah kesantunan berbahasa yang terdapat dalam transaksi jual beli sapi di Pasar Margalela Kabupaten Sampang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskritif kualitatif, karena data yang diperoleh berupa deskripsi tuturan para pembeli dan penjual sapi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penggunaan tindak tutur lokusi, iloksui, dan perlokusi dalam melakukan transaksi dan hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak semua para pedagang maupun pembeli sapi menggunakan kesantunan berbahasa tetapi juga ada yang melanggar prinsip kesantuan berbahasa
INOVASI PEMBUATAN UBI CARANG MAS SEBAGAI AKTIVITAS KETERAMPILAN DI KEBUN SAREH DAN PENGAKUAN SERTIFIKAT HALAL OLEH BPJPH Muzekki, Sahrul; Januar, Linda Ramadhanty; Mukminin, Amirul; Sisyanti, Lely; Nur M., Fauziah
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i1.1292

Abstract

Desa kebun Sareh merupakan desa yang tepat untuk mengeksplorasi inovasi dalam proses pembuatan Ubi Carang Mas, sebagai bentuk keterampilan yang dapat memberdayakan masyarakat di Desa Kebun Sareh. Sebagai produk pangan tradisional yang memiliki potensi ekonomi tinggi, inovasi dalam teknik produksi diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi. Selain itu, penelitian ini juga mendalami proses pengakuan sertifikat halal oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), yang menjadi aspek penting dalam pemasaran produk tersebut. Metode penelitian melibatkan pengamatan langsung, wawancara dengan pelaku usaha lokal, dan analisis dokumen sertifikasi halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan inovasi dalam proses pengolahan, Ubi Carang Mas mampu mencapai standar kualitas yang lebih tinggi. Sertifikasi halal yang diperoleh juga memberikan jaminan kehalalan produk, meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa inovasi teknologi dan pengakuan sertifikat halal tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal secara ekonomi.
Keterampilan Melukis Menggunakan Media Henna Craft (Painting Skill) di MTs Pondok Pesantren Al-Ihsan Putri Muzekki, Sahrul; Januar, Linda Ramadhanty; Tammamatun, Tammamatun
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i1.1293

Abstract

Penelitian ini membahas tentang minimnya pembelajaran diluar pondok sehingga team KKN memberi pembelajaran baru tentang keterampilan melukis menggunakan media henna. Tujuan team KKN adalah untuk mengasah kemampuan para santriwati yang mempunyai basic skill lebih memperluas pembelajaran tentang seni melukis. Metode yang di lakukan oleh team KKN meliputi beberapa pertemuan: analisis situasi, 1) Pembelajaran, 2) praktek, 3) dan hasil dari kegiatan painting skill ini antusias di terima oleh santriwati dikarenakan pembelajaran baru yang mereka dapat bermanfaat untuk dijadikan jasa usaha. Kesimpulan dari kegiatan painting skill ini antusias para santriwati mengikuti kegiatan ini berjalan dengan lancar dengan komponen yang dilaksanakannya dengan baik.
PERSEPSI GURU TERHADAP PENGGUNAAN ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI SPLDV DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Januar, Linda Ramadhanty; Muzekki, Sahrul
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap penggunaan asesmen formatif dalam pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Asesmen formatif dianggap sebagai alat penting yang memungkinkan guru memantau kemajuan belajar siswa, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan menyesuaikan strategi pengajaran sesuai kebutuhan siswa. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara semi terstruktur dengan tiga guru matematika dari tiga SMP di Sampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep asesmen formatif dan menggunakan berbagai metode untuk implementasinya, meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan beban kerja yang tinggi. Para guru melaporkan bahwa asesmen formatif memiliki pengaruh positif terhadap partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya dukungan tambahan dan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan efektivitas asesmen formatif dalam pembelajaran matematika, dengan tujuan akhir meningkatkan hasil belajar siswa.
Implementasi Tani Inovatif melalui Pengenalan Alat Penabur Pupuk Tradisional untuk Mewujudkan Agrikultur Sejahtera Firmansah, Ahmad Yulianto; Muzekki, Sahrul; Januar, Linda Ramadhanty
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i3.1740

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan alat penabur pupuk tradisional sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi kerja petani di Desa Pacanggaan. Kegiatan dilaksanakan oleh KKN 01 STKIP PGRI Sampang melalui pendekatan partisipatif meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan alat ini mampu memangkas waktu penaburan pupuk hingga 50%, mengurangi beban fisik petani, menekan biaya operasional, serta meningkatkan keseragaman distribusi pupuk sebesar 40%. Dampak positif ini berdampak langsung pada peningkatan produktivitas lahan dan kualitas hasil panen. Keberhasilan program dipengaruhi oleh kesesuaian teknologi dengan kondisi lokal, kemudahan penggunaan, serta dukungan sosial melalui budaya gotong royong. Kesimpulannya, inovasi sederhana yang relevan dan partisipatif dapat menjadi solusi efektif untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani di pedesaan.
Pemasangan Reflektor Lampu Jalan untuk Peningkatan Keselamatan dan Kenyamanan Warga Desa Pacanggaan KKN 01 STKIP PGRI Sampang 2025 Firmansah, Ahmad Yulianto; Muzekki, Sahrul; Januar, Linda Ramadhanty
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i4.1738

Abstract

Program pemasangan reflektor lampu jalan oleh KKN 01 STKIP PGRI Sampang di Desa Pacanggaan bertujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga, khususnya pada malam hari. Desa ini memiliki beberapa ruas jalan minim penerangan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan dan mengurangi aktivitas malam masyarakat. Melalui metode partisipatif, tim KKN bersama warga melakukan survei lokasi rawan kecelakaan, menentukan titik pemasangan, dan memasang reflektor secara efektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan visibilitas bagi pengendara dan pejalan kaki, serta menurunnya potensi kecelakaan lalu lintas. Selain itu, warga merasa lebih aman dan nyaman beraktivitas di malam hari. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi sederhana dengan dukungan masyarakat dapat menjadi solusi efektif bagi permasalahan keselamatan jalan di pedesaan, serta berpotensi direplikasi di daerah lain dengan kondisi serupa.
Eco Brick Iconic: Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan KKN 01 STKIP PGRI Sampang Desa Pacanggaan 2025 Firmansah, Ahmad Yulianto; Muzekki, Sahrul
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i4.1739

Abstract

Program Eco Brick Iconic merupakan inisiatif KKN 01 STKIP PGRI Sampang di Desa Pacanggan, Kabupaten Sampang, yang bertujuan menggabungkan kreativitas seni publik dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini berfokus pada pembuatan nama desa berbahan botol plastik bekas yang diisi padat (eco brick), sehingga berfungsi sebagai identitas visual sekaligus simbol kesadaran ekologis masyarakat. Metode pelaksanaan melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga melalui tahapan perencanaan desain, pengumpulan material, proses pengisian dan perakitan, hingga instalasi di titik strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya karya estetis yang memperkuat identitas lokal, memanfaatkan limbah plastik secara fungsional, dan meningkatkan partisipasi warga dalam pelestarian lingkungan. Proyek ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain untuk mengembangkan inovasi kreatif berkelanjutan yang mengedepankan kolaborasi masyarakat dan nilai estetika dalam pengelolaan lingkungan.