Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Eco Brick Iconic: Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan KKN 01 STKIP PGRI Sampang Desa Pacanggaan 2025 Firmansah, Ahmad Yulianto; Muzekki, Sahrul
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i4.1739

Abstract

Program Eco Brick Iconic merupakan inisiatif KKN 01 STKIP PGRI Sampang di Desa Pacanggan, Kabupaten Sampang, yang bertujuan menggabungkan kreativitas seni publik dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini berfokus pada pembuatan nama desa berbahan botol plastik bekas yang diisi padat (eco brick), sehingga berfungsi sebagai identitas visual sekaligus simbol kesadaran ekologis masyarakat. Metode pelaksanaan melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga melalui tahapan perencanaan desain, pengumpulan material, proses pengisian dan perakitan, hingga instalasi di titik strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya karya estetis yang memperkuat identitas lokal, memanfaatkan limbah plastik secara fungsional, dan meningkatkan partisipasi warga dalam pelestarian lingkungan. Proyek ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain untuk mengembangkan inovasi kreatif berkelanjutan yang mengedepankan kolaborasi masyarakat dan nilai estetika dalam pengelolaan lingkungan.
PERSEPSI GURU TERHADAP PENGGUNAAN ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI SPLDV DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Januar, Linda Ramadhanty; Muzekki, Sahrul
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap penggunaan asesmen formatif dalam pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Asesmen formatif dianggap sebagai alat penting yang memungkinkan guru memantau kemajuan belajar siswa, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan menyesuaikan strategi pengajaran sesuai kebutuhan siswa. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara semi terstruktur dengan tiga guru matematika dari tiga SMP di Sampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep asesmen formatif dan menggunakan berbagai metode untuk implementasinya, meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan beban kerja yang tinggi. Para guru melaporkan bahwa asesmen formatif memiliki pengaruh positif terhadap partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya dukungan tambahan dan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan efektivitas asesmen formatif dalam pembelajaran matematika, dengan tujuan akhir meningkatkan hasil belajar siswa.
EFEKTIVITAS PROGRAM LITERASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA 4–6 TAHUN DI TK BUSTANUL ARIFIN PANGARENGAN KABUPATEN SAMPANG Tammamatun, Tammamatun; Muzekki, Sahrul; Januar, Linda Ramadhanty
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i4.6524

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of a literacy program in improving reading skills among children aged 4–6 years at TK Bustanul Arifin Pangarengan. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The informants included the principal, classroom teachers, parents, and students. The findings indicate that the literacy program, which is integrated into daily activities—such as reading before playtime, the use of letter cards, shared reading, and phonetic activities—successfully enhances children's pre-reading skills. The children demonstrated noticeable progress in recognizing letters, spelling, and reading simple words. Furthermore, the active involvement of teachers and support from parents significantly contributed to the program’s effectiveness. Challenges encountered included varying levels of children's readiness and limited parental participation. Overall, the literacy program is considered effective, although strategy adjustments are necessary to better accommodate the diverse developmental levels of early childhood learners. ABSTRAKKemampuan  membaca  merupakan  salah  satu  keterampilan  dasar  yang  penting  untuk dikembangkan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program literasi dalam meningkatkan kemampuan membaca anak usia 4–6 tahun di TK Bustanul Arifin Pangarengan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian  ini  meliputi  kepala  sekolah,  guru  kelas,  orang  tua,  dan  peserta  didik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi yang diterapkan secara terintegrasi dalam kegiatan harian, seperti membaca sebelum bermain, penggunaan media kartu huruf, membaca bersama, dan kegiatan fonetik, mampu meningkatkan keterampilan pra-membaca anak.Anak- anak menunjukkan perkembangan dalam mengenali huruf, mengeja, dan membaca kata sederhana. Selain itu, keterlibatan aktif guru dan dukungan dari orang tua turut memperkuat efektivitas program. Kendala yang ditemukan antara lain perbedaan tingkat kesiapan anak serta kurangnya partisipasi orang tua. Secara keseluruhan, program literasi ini dapat dikatakan efektif, meskipun perlu penyesuaian strategi agar lebih ramah terhadap keberagaman kemampuan anak usia dini.
s MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MELALUI WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU PADA GURU UPTD SDN RAGUNG 4 SAMPANG TAHUN 2023 Sahrul Muzekki Sahrul; Affan; Wahidah
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65275/jcp.v1i1.8

Abstract

Salah satu indikator yang menunjukkan bahwa seorang guru mampu membuat media pembelajaran berbasis TIK telah banyak dilakukan seperti mengikuti workshop, dan pelatihan lainnya. Hasil evaluasi terhadap kedua bentuk upaya tersebut, ditemukan belum banyak memberikan sumbangan terhadap profesional guru. Muncul pemikiran untuk memberdayakan peran kepala sekolah untuk lebih  banyak mengadakan pendampingan secara kolaboratif yang bersifat kekeluargaan, keterbukaan dan keteladanan yang dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu dalam menyusun media pembelajaran berbasis TIK. Penelitian ini dilaksanakan melalui workshop dan pendampinggan individu dengan jumlah peserta 8 orang guru. Penelitian ini dilakukan dalam dua kali siklus. Berdasarkan pemikiran tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana upaya meningkatkan kinerja guru dalam media pembelajaran berbasis TIK di UPTD SDN Ragung 4. Penelitian ini dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu untuk menyusun media pembelajaran berbasis TIK dengan jumlah guru 6 orang guru kelas dan 2 guru mata pelajaran. Hasil penelitian yang dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu dalam pembuatan media pembelajaran berbasis TIK bagi  guru UPTD SDN Ragung 4 mengalami peningkatan yang signifikan.
PENGARUH PENGARUH MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS VII MTs TANWIRUL ISLAM SAMPANG: PENGARUH MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS VII MTs TANWIRUL ISLAM SAMPANG Jihad Salim; Amir Hamzah; Sahrul Muzekki
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65275/jcp.v1i2.12

Abstract

Education is a conscious, systematic action to create a teaching and learning atmosphere so that students are able to develop their own potential. With education you can build a cavilization that isincreasingly developing day by day. One of the most important thing is education is languange. This research aims to determine the ability of class VII students at MTs Tanwirul Islam Sampang in writing narrative essays and determine the influence of animated film media on students' skills in writing narrative essays. This type of research is quantitative research, while the method used is an experimental method. This research uses a nonprobability sampling technique with a quasi-experimental type of research and use one grub pretest-posttest desaign, with population of 26 students, all of whom were used as samples. The instrument used in this research was a narrative essay writing test. Aspects of class VII pre-test and post-test were processed through a normality test. The results of this research are that animated film media has an influence on the narrative essay writing skills of class VII students at MTs Tanwirul Islam Sampang. This can be seen from the increase in the average score obtained by students, namely obtaining a score of 55.85 on the pre-test using a conventional approach without using media, compared to the average achievement score on the post-test using animated film media in learning, namely obtaining a score of 80,38. 
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PIDATO MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VII MTs AN-NUR TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Moh Ari Wibowo; Barrotul Qomariyah; Sahrul Muzekki
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65275/jcp.v2i1.27

Abstract

Writing skills are very important skills in life, not only in educational life but also very important in social life. Writing skills are taught with the aim that students are able to write well and correctly, therefore writing is called a productive and expressive activity. Therefore, the researcher raised the title "Improving speech text writing skills through a contextual learning model for class VII students at MTs An-Nur for the 2023/2024 academic year. thesis." Aims to describe the improvement in speech text writing skills for class VII MTs An-Nur Pakalongan semester 1 of the 2023/2024 academic year using a contextual learning model. This research is classroom action research. The variable of this research is speech text writing skills through a contextual learning model. The research sample was class VII, totaling 18 students, 10 women and 8 men. Data collection techniques used speech writing texts. The results of calculating the class average in cycle I recorded that the average student writing ability was 76 and had reached the specified KKM score of 75. Meanwhile, the completeness of student learning outcomes in cycle I was 17% or a total of 18 students in class VII MTs An-Nur completed. . In cycle II, it was recorded that the average score for students' writing ability was 78, which was above the KKM score in the Indonesian language subject, namely 75. And completion reached 80.85%, already above 75%.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOLABORATIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS XI SMK SL MAS’UDIYAH SRESEH SAMPANG Hilyatun Nisa; Asri Bariqoh; Sahrul Muzekki
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65275/jcp.v2i2.43

Abstract

This study aims to determine the effectiveness and influence of collaborative learning methods on the learning achievements of Grade XI students in Civic Education at SMK Al Mas'udiyah Sreseh Sampang. The method used in this study is quantitative with an experimental research design. The population is all Grade XI students at SMK Al Mas'udiyah Sreseh Sampang. The sample was selected using purposive sampling. Data collection methods included tests, observation, and documentation. Data analysis was performed using t-tests, which had previously been determined to be homogeneous and normal. The results of this study show that: 1) The level of effectiveness of the collaborative learning method applied to Civic Education in the 11th grade at SMK Al Mas'udiyah is in the category of quite effective. This can be seen from the N-Gain Score result of 59.3% (fairly effective category) and from the results of observations of student activities conducted during 3 meetings, which obtained a percentage of 93.3% (fairly effective) because it met the criteria of ≥ 75%. 2) The effect of collaborative learning methods on the learning achievement of Civics subject students in class XI at SMK Al Mas'udiyah Sreseh Sampang. This is shown by the results of hypothesis testing conducted using a t-test with a significance level of 0.05, which yielded a t-count > t-table, namely 7.074 > 2.021. Thus, it can be seen that there was an increase in the average post-test score of the experimental class, which was 87.09, and the control class, which was 77.55.
STRATEGI PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA MELALUI EKSTRAKURIKULER DI MTs AZZAINABIYAH SRESEH SAMPANG Syarifah yasum; Linda Ramadhanty Januar; Sahrul Muzekki
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65275/jcp.v2i2.45

Abstract

The crisis of character and morality among students has become a crucial issue in modern education. This phenomenon has sparked controversy because character development in schools is often not managed systematically in terms of planning and implementation. The paradigm shift in education requires new strategies that place extracurricular activities as an effective medium for shaping students' character values. This study aims to analyze: (1) teachers' strategies in developing student character through extracurricular activities at MTs Azzainabiyah Sreseh Sampang, and (2) the supporting and inhibiting factors in the development process. The study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that character development strategies are carried out through three main approaches: understanding and practicing value concepts, providing role models by teachers, and creating a character-building atmosphere in every extracurricular activity. The dominant character values that develop include nationalism, cooperation, independence, discipline, and creativity. Supporting factors include collaboration between the principal, guidance counselors, student enthusiasm, and parental support, while the main obstacles lie in time constraints, lack of student motivation, and environmental influences. These findings confirm that extracurricular activities can be a strategic solution in building students' character holistically.
Analisis Dominasi Bahasa Formal dan Gaul Dalam Komunikasi Masyarakat Jakarta Studi Kasus Stasiun Pasar Senen Jakarta Hasanul Hafli; Sugeng Sugeng; Sahrul Muzekki
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65275/jcp.v3i1.59

Abstract

Jakarta, as a multicultural city, presents a complex linguistic dynamic, particularly between formal and colloquial (slang) language. This study aims to analyze the dominance of these two language varieties at Pasar Senen Station and identify the factors influencing their use. This research employs a qualitative approach with a case study design, involving observation, semi-structured interviews, visual and audio documentation, and social media analysis. The findings indicate that formal language dominates official domains such as announcements and ticket transactions, while slang is more frequently used in casual interactions among young passengers and between vendors and customers. Code-switching and code-mixing are common communication strategies, while social media plays a significant role in accelerating the spread of slang vocabulary in public spaces. In conclusion, language choice at Pasar Senen Station is influenced by interaction context, age, social status, communication purposes, and digital culture. Language functions not only as a communication tool but also as a marker of identity and solidarity in urban society.
s MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MELALUI WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU PADA GURU UPTD SDN RAGUNG 4 SAMPANG TAHUN 2023 Sahrul Muzekki Sahrul; Affan; Wahidah
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65275/jcp.v1i1.8

Abstract

Salah satu indikator yang menunjukkan bahwa seorang guru mampu membuat media pembelajaran berbasis TIK telah banyak dilakukan seperti mengikuti workshop, dan pelatihan lainnya. Hasil evaluasi terhadap kedua bentuk upaya tersebut, ditemukan belum banyak memberikan sumbangan terhadap profesional guru. Muncul pemikiran untuk memberdayakan peran kepala sekolah untuk lebih  banyak mengadakan pendampingan secara kolaboratif yang bersifat kekeluargaan, keterbukaan dan keteladanan yang dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu dalam menyusun media pembelajaran berbasis TIK. Penelitian ini dilaksanakan melalui workshop dan pendampinggan individu dengan jumlah peserta 8 orang guru. Penelitian ini dilakukan dalam dua kali siklus. Berdasarkan pemikiran tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana upaya meningkatkan kinerja guru dalam media pembelajaran berbasis TIK di UPTD SDN Ragung 4. Penelitian ini dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu untuk menyusun media pembelajaran berbasis TIK dengan jumlah guru 6 orang guru kelas dan 2 guru mata pelajaran. Hasil penelitian yang dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu dalam pembuatan media pembelajaran berbasis TIK bagi  guru UPTD SDN Ragung 4 mengalami peningkatan yang signifikan.