Aprianto A, Diki
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Adverse Drug Reaction (ADR) Pengobatan Diabetes Melitus Nefropati Terhadap Clinical Outcome di RSUD Panembahan Senopati Bantul Nurhasanah, Nurhasanah; Nurinda, Eva; Indrayana, Sofyan; Aprianto A, Diki; Gunawan, Adhi; Susiana Wulandari, Ari; Khoiriyah, Muhimmatul; Solikhah, Wahyu Yuliana; Desi, Sundari; Puspitasari, Ade
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i2.6630

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit kronis atau gangguan metabolisme kronis multifaktorial, ditandai dengan tingginya kadar gula darah terkait gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, protein akibat malfungsi insulin. Komplikasi yang ditimbulkan dari Diabetes Melitus akan menyebabkan pasien sebanyak 20% hingga 40% mengalami nefropati diabetik atau gagal ginjal stadium akhir. Dalam mengatasi konsekuensi akibat nefropati, maka obat merupakan pilihan yang diambil. Dari obat yang diberikan mempunyai efek obat berbeda setiap pasien, karena setiap obat memiliki mekanisme kerja dan tempat kerja yang berbeda yang akhirnya menyebabkan perubahan respon obat dan munculnya ADR. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh Adverse Drug Reaction (ADR) pada diabetes melitus nefropati terhadap outcome klinik di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Desain penelitian berupa penelitian non eksperimental dengan menggunakan teknik retrospektif yaitu pengamatan kasus dari rekam medis pasien. Metode pengambilan sampel ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara ADR dengan clinical outcome berdasarkan nilai GDS pada pasien DM nefropati di RSUD Panembahan Senopati Bantul di hari pertama dan ketiga yang di tunjukan oleh nilai p value 0,621 dan 0,728 (p>0,05). Mayoritas responden mengalami ADR dari pengobatan yaitu sebanyak 37 responden (58,7%), sedangkan 26 responden (41,3%) lainnya tidak mengalami ADR dari pengobatan
The Role of Medication Adherence Companions on the Pharmacotherapy Outcomes of Hypertensive Patients at Bambanglipuro Community Health Center Aprianto A, Diki; Eva Nurinda; Ari Susiana Wulandari; Ade Puspitasari; Ifa Aris Suminingtyas
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/7r11af50

Abstract

Hypertension is a prevalent chronic condition in primary health care, particularly among geriatric patients requiring long-term therapy. Despite the availability of antihypertensive medications, achieving target blood pressure remains challenging and is often associated with poor medication adherence. Medication Adherence Companions (PMO) may improve adherence and enhance therapeutic outcomes. This study aimed to analyze the role of PMO in the pharmacotherapy outcomes of hypertensive patients at the Bambanglipuro Community Health Center. This analytic observational study with a cross-sectional design involved 101 geriatric patients diagnosed with hypertension. Data were collected using structured questionnaires covering patient characteristics, presence of PMO, medication adherence, and blood pressure control status. Data were analyzed descriptively and using multivariate logistic regression with a significance level of p < 0.05. The results showed that 64.4% of patients had a PMO, and 54.5% demonstrated high adherence. Patients with high adherence were more likely to achieve controlled blood pressure. Multivariate analysis revealed that the presence of PMO significantly increased the likelihood of controlled blood pressure (AOR = 2.77; 95% CI: 1.29–5.95; p = 0.009). Combination therapy was also significantly associated with blood pressure control (AOR = 2.25; p = 0.047). These findings suggest that Medication Adherence Companions can support successful hypertension pharmacotherapy among geriatric patients in primary health care settings.