Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

APLIKASI EDIBLE FILM PATI JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) PADA DODOL SERTA KARAKTERISTIK SELAMA PENYIMPANAN Ibrahim, Fatma; Antuli, Zainudin; Limonu, Marleni; Kasim, Rahmiyati; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad; Saman, Widya Rahmawaty
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.13112

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan organoleptik dodol dalam kemasan edible film berbahan dasar pati jagung dengan penambahan ekstrak  bunga rosella selama penyimpanan. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu konsentrasi ekstrak bunga rosella yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 9 unit percobaan. Data dianalisis dengan uji statistik ANOVA, pada perbedan nyata antar perlakuan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf signifikan α = 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar air berkisar antara 12,57% - 16,25%, aktivitas air berkisar antara 0,71% – 0,79%, nilai TBA berkisar antara 0,08 – 0,11mg malonaldehid/Kg, sedangkan tingkat penerimaan produk melalui uji organoleptik produk dodol menunjukkan skor masing-masing pada parameter warna berkisar 3,73 – 6,6; parameter aroma berkisar 1,3 – 3,35; dan parameter rasa berkisar 1,2 – 3,93
Pemberdayaan masyarakat Desa Lomaya melalui Pelatihan Pengolahan Bubuk Cabai sebagai strategi Hilirisasi Hortikultura Kasim, Rahmiyati; Bakari, Yuliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community empowerment program in Lomaya Village was implemented through product downstreaming training, integrated within the thematic community service (KKN) State University od Gorontalo. The purpose of this training was to equip the residents of Lomaya Village with product downstreaming skills (processing diversification) based on chili commodities to increase the added value and household income. The training activities consisted of three sessions: a lecture session, a practical session on processing chili powder with various flavors and chili oil, and a final stage involving organoleptic testing of the produced products. This activity resulted in two chili-based processed products, namely chili powder in five flavor variants and chili oil with papaya sticks. The produced chili powder was packaged, labeled, and branded as GON-Cabe (Gorontalo Chili). The results of the organoleptic test showed that all panelists liked every product produced in terms of taste, color, texture, and aroma.
PENGARUH KONSENTRASI STARTER ACETOBAKTER XYLINUM TERHADAP KARAKTERISTIK NATA DARI NIRA AREN DAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Costaricensis) Nur Fadhilah Babyonggo; Zainudin Antuli; Marleni Limonu; Rahmiyati Kasim
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.17205

Abstract

Nata adalah lapisan polisakarida ekstrasceluler (selulosa) berupalapisan tipis berbentuk gel atau benang-benang halus berupa serat-serat. Penggunaan nira aren sebagai sukrosa dalam pembuatan nata dapat memiliki manfaat atau keunggulan pada sifat fisik nata yang dihasilkan. Kemungkinan nilai gizi kimia dan kandungan bioaktif yang tinggi dari limbah buah naga merah merupakan keuntungan yang jelas ketika diolah menjadi makanan, sehingga sifat fungsional kulit buah naga dapat ditingkatkan dalam produksi nata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristrik fisik dan kimia nata dari nira aren dan kulit buah naga merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yaitu konsentrasi starter Acetobacter Xylinum yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu : P1 = 5%, P2 = 10%, P3 = 20%, dan P4 = 30%. Setiap perlakuan dilakukan 3 kali pengulangan. Data penelitian akan dianalisis Sidik Ragam atau Analysis of Variance (ANOVA), serta uji lanjut Duncan pada taraf kepercayan α = 0,05. Hasil analisis dari nata dari nira aren dan ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus costaricensis)  pada analisis kimia yaitu Anktivitas antioksidan sebesar 129,92- 101,83 ppm, Serat sebesar 1,21-2,06 %, Total Asam sebesar 1,04-1,27%, pH 4,92-3,98, Kapang sebesar 2,4 x 105-1,8 x 105, Khamir sebesar 8,5 x 103-1,1 x 104, ALT sebesar 3,1 x 105-2,4 x 105 serta analisis fisik yaitu Kekenyalan sebesar 168,07-217,43 gf, Ketebalan sebesar 0,39-1,31% dan Bobot Tuntas sebesar 19,98-64,40%.
STUDI PEMBUATAN CUKA (Acetic acid) BERBAHAN DASAR PISANG DENGAN VARIETAS BERBEDA MENGGUNAKAN Saccharomyces cerevisiae dan Acetobacter aceti Siti Saliha Ali; Musrowati Lasindrang; Zainudin Antuli; Rahmiyati Kasim; Adnan Engelen
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.18448

Abstract

Produksi cuka buah memerlukan fermentasi alkohol dan asam asetat. Pada fermentasi pertama ditambahkan  aktivitas Saccharomyces cerevisiae yang merubah etanol  menjadi alkohol dalam lingkungan anaerob, sedangkan pada fermentasi kedua ditambahkan aktivitas Acetobacter aceti dalam lingkungan aerobik. Standar mutu cuka yang utama adalah kandungan asam asetatnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan jenis pisang yang berbeda khususnya pisang susu, pisang tanduk dan pisang barangan dalam hubungannya dengan sifat fisik cuka pisang yang dihasilkan (Kadar Alkohol, Total Asam Tertitrasi, pH, Total Padatan Terlarut dan Organoleptik). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal menggunakan pisang varites berbeda dengan tiga kali ulangan. Data analisis dengan uji statistik Analisa Of Variance (ANOVA). Bila terjadi uji nyata (p0,05) pada setiap perlakuan, maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa cuka sari buah pisang tanduk dengan kadar alkohol 4,43%, total asam tertitrasi 9,00%, pH 4,81, dan TPT 6,40ºbrix, pisang barangan dengan kadar alkohol 3,53%, total asam tertitrasi 10,93%, pH 4,13, dan TPT 4,30ºbrix, dan pisang susu dengan kadar alkohol 4,30%, total asam tertitrasi 7,80%, pH 5,23, dan TPT 5,27ºbrix. Perlakun terbaik diperoleh dari pisang barangan dengan nilai kadar alkohol 3,53%, total asam tertitrasi 10,93%, pH 4,13, dan TPT 4,30ºbrix. Sedangkan pada uji organoleptik warna, aroma dan rasa pisang susu mendapat respon terbaik dengan nilai rata-rata 6 atau suka.Kata kunci : Cuka buah, Fermentasi, Pisang Tanduk, Pisang Barangan, Pisang Susu
Karakterisasi Cookies Berbasis Tepung Jagung (Zea Mays Ssp.) dan Tepung Ampas Minyak Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.) Riyanti Utina; Yuszda K Salimi; Arif Murtaqi Akhmad Mutsyahidan; Rahmiyati Kasim
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.35910

Abstract

 Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik kimia dan organoleptik Cookies berbasis tepung jagung dan tepung ampas minyak sacha inchi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktorial. Yaitu Substitusi tepung jagung dan tepung ampas minyak sacha inchi (P1 100g : 0g, P2 80g :20g, P3 60g : 40g, P4 40g : 60g). Setiap perlakuan diulang 3 kali. Data yang diperoleh dari Hasil pengujian, disajikan dalam bentuk grafik dan dianalisis dengan menggunakan Analisis of Variant (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji banding  DMRTdengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa cookies berbasis tepung jagung dan tepung ampas minyak sacha inchi memberikan pengaruh nyata terhadap nilai kadar air, kadar abu, kadar lemak, protein, karbohidrat, kalori, dan uji organoleptik warna, rasa, aroma, dan tekstur. Berdasarkan Hasil pengujian kadar air diperoleh hasil 4,55%-6,07%, kadar abu 1.33%-2,36%, kadar lemak 13,18%-19,13%, protein 9,80%-14,86%, karbohidrat 63,77%-76,55%, kalori 439%-464%, kemudian uji organoleptik warna (suka-netral), rasa (suka-agak tidak suka), aroma, (suka–netral) tekstur (suka–agak tidak suka). 
PEMANFAATAN DAUN SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L) DALAM PEMBUATAN TEH HERBAL DENGAN VARIASI SUHU DAN LAMA PENGERINGAN Moh Fahri Mooduto; Rahmiyati Kasim; Yuszda K Salimi; Widya Rahmawaty Saman
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.32705

Abstract

Daun Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L) merupakan tanaman rambat yang tumbuh dengan baik di daerah tropis dan subtropis. Daun sacha inchi terkenal dengan kandungan nutrisinya yang tinggi dan banyak senyawa bioaktif yaitu asam lemak, omega-3, serat, alkaloit,flavonoid, triterpenoid,tanin,saponin,dan aktivitas antioksidan.daun sacha inchi memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, antikanker, dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pengeringan terhadap karakteristik kimia dantingkat kesukaan panelis terhadap teh herbal daun sacha inchi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 Faktor yang perbedaan suhu dan waktu pengeringan dan 3 ulangan di setiap perlakuan. Data analisis dengan uji statistik Analisis of variance (ANOVA) dan hasil ini menunjukan bahwa, Hasil penelitian nilai kadar air yaitu 4,4%– 9,7%. Pada teh harbal daun sacha inchi mengendung positif tanin, total fenol 6,36–13,27 mgGAE/g. Aktivitas antioksidan 42,81–120,65 ppm. analisis uji organoleptik warna 4,23–5,80 aroma 3,40–5,63, dan rasa 4,40–5,70.maka dilanjutkan dengan uji Dunce Multiple Range Test (DMRT). bahwa Teh Herbal Daun Sacha Inchi memberikan pengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan, total fenol, uji organoleptik warna, aroma, dan rasa tetapi tak berpengaruh nyata terhadap kadar airDaun Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L) merupakan tanaman rambat yang tumbuh dengan baik di daerah tropis dan subtropis. Daun sacha inchi terkenal dengan kandungan nutrisinya yang tinggi dan banyak senyawa bioaktif yaitu asam lemak, omega-3, serat, alkaloit,flavonoid, triterpenoid,tanin,saponin,dan aktivitas antioksidan.daun sacha inchi memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, antikanker, dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pengeringan terhadap karakteristik kimia dantingkat kesukaan panelis terhadap teh herbal daun sacha inchi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 Faktor yang perbedaan suhu dan waktu pengeringan dan 3 ulangan di setiap perlakuan. Data analisis dengan uji statistik Analisis of variance (ANOVA) dan hasil ini menunjukan bahwa, Hasil penelitian nilai kadar air yaitu 4,4%– 9,7%. Pada teh harbal daun sacha inchi mengendung positif tanin, total fenol 6,36–13,27 mgGAE/g. Aktivitas antioksidan 42,81–120,65 ppm. analisis uji organoleptik warna 4,23–5,80 aroma 3,40–5,63, dan rasa 4,40–5,70.maka dilanjutkan dengan uji Dunce Multiple Range Test (DMRT). bahwa Teh Herbal Daun Sacha Inchi memberikan pengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan, total fenol, uji organoleptik warna, aroma, dan rasa tetapi tak berpengaruh nyata terhadap kadar air