Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Perawatan Mesin Sterilizer Menggunakan Metode Age Replacement Muhammad, Al; Fitri, Meldia; Farid, Mohammad; Imani, Rafki; Nofriadirman
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/j-t3g.v2i3.198

Abstract

Penelitian dilator belakangi oleh kerusakan yang terjadi pada mesin sterilizer yaitu pecahnya tabung doorpacking, pipa condesate bocor, pintu rebusan bocor, tidak bergeraknya exhaust valve, terjadinya korosi pada bleed, dan klep pengaman tidak terbuka. Tujuan penelitian yaitu Menentukan interval waktu perawatan yang optimal untuk melakukan penggantian komponen mesin Sterilizer dengan metode Age Replacement. Dan mengetahui biaya penggantian komponen mesin Sterilizer yang diusulkan dengan metode Age Replacement. Jenis penelitian dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Data yang digunakan berupa data sekunder, yang terdiri dari data interval waktu kerusakan komponen dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk penggantian komponen. Hasil penelitian menunjukkan interval waktu perawatan yang optimal untuk melakukan penggantian komponen doorpacking yaitu pada hari ke 31 dengan biaya penggantian sebesar Rp 815.572,6 untuk sekali penggantian. Sedangkan interval waktu perawatan yang optimal untuk melakukan penggantian komponen bearing yaitu pada hari ke 35 dengan biaya penggantian sebesar Rp 380.346 untuk sekali penggantian. Biaya penggantian komponen doorpacking yang diusulkan sebesar Rp 15.000.000 untuk 3 kali penggantian dan menghemat Rp 4.770.558 dari biaya penggantian real yang dikeluarkan perusahaan. Sedangkan biaya penggantian komponen bearing yang diusulkan sebesar Rp 18.000.000 untuk 6 kali penggantian, dan menghemat sebesar Rp 5.041.116 dari biaya penggantian real yang dikeluarkan perusahaan.
KLASIFIKASI RESIKO ERGONOMI MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES: BERDASARKAN METODOLOGI QUICK EXPOSURE CHECK (QEC) Adelino, Muhammad Ilham; Farid, Mohammad; Fitri, Meldia
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 13, No 1 (2025): PROFISIENSI JUNI 2025
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v13i1.7741

Abstract

This research examines the application of machine learning in forecasting and categorizing ergonomic risk levels. Nonetheless, recent research on the integration of Naïve Bayes machine learning with ergonomics remains limited, particularly concerning the Quick Exposure Check (QEC) technique. This study aims to categorize ergonomic risk levels and evaluate the accuracy of classification through machine learning techniques. The employed model is the Naïve Bayes algorithm, grounded in the Quick Exposure Check (QEC) methodology. Data were gathered from evaluations of body posture and occupational characteristics, including strength and duration, and subsequently classified by risk level. The findings of this investigation indicated a total accuracy of 99.00% ± 1.41%, with a micro-average of 99.01%. This degree of accuracy is within the high category. The model exhibits flawless precision and recall for the Medium and High-risk categories, and a recall rate of 93.33% for the Low risk. Misclassification occurred just in a limited number of low-risk instances that were inaccurately classified as medium, suggesting a conservative bias in the evaluation. These results suggest that the model may serve as a dependable tool for ergonomic risk classification, particularly in reliably identifying high risk
PERENCANAAN LOKASI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR GAS (SPBG) UNTUK WILAYAH KOTA PADANG Fitri, Meldia; Adelino, Muhammad Ilham; Nurhasanah, Wulan
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 15 No 3 (2021): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.663 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol15iss3pp543-554

Abstract

Lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) strategis dengan jumlah optimal menjadi hal yang perlu dipertimbangkan di kota Padang. Kota Padang saat ini masih belum memiliki lokasi SPBG. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan jumlah dan lokasi kandidat SPBG yang optimal di kota Padang. Metode yang digunakan adalah 0-1 Integer Linear Programming dengan menggunakan dua skenario. Skenario pertama adalah lokasi SPBU saat ini dijadikan sebagai kandidat SPBG. Skenario kedua menambahkan alternatif lokasi SPBG baru. Hasil yang didapatkan adalah jumlah kandidat SPBG optimal sebanyak 11 kandidat. Jumlah tersebut konsisten pada skenario pertama dan kedua. Lokasi kandidat SPBG yang terpilih pada kedua skenario tersebut adalah Simpang Kalumpang, Balai Gadang, Batang Arau, Pitameh, Bandar Buat, dan KKSP Indarung. Lokasi kandidat SPBG yang dipilih pada skenario pertama, yaitu Sawahan, Kubu Marapalam, Pasar Ambacang, Mata Air, dan Bungus, digantikan dengan lokasi di Ranah, Ulak Karang 3, Kandidat 1, Pisang, dan Kandidat 9 pada skenario kedua
Optimalisasi Line Balancing Menggunakan Metode Ranked Positional Weight, Moodie Young, dan J-Wagon Yetrina, Mutiara; Fitri, Meldia; Susriyati; Laurenza, Soviana
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jitekin.v13i2.103

Abstract

CV. Cahaya  Furniture is an industry engaged in  Furniture, which is located in Kampung Jua, Lubuk Begalung Nan XX District. In the teak cupboard production process, there is an imbalance in the teak cupboard production. This study aims to deterine the performance of the production line balance using the Ranked Positional Weight, Moodie Young, and J-Wagon methods. The results show that the current track efficiency is 76.83%, Balance Delay is 32.17%, Smoothness Index is 36.13 with 5 work stations, whereas after calculating with the Line Balancing method, the result is that using the Ranked Positional Weight method the increased efficiency value increased to 96.04%, the balance delay decreased to 3.96%, the smoothness index was 5.32 with withdrawals being 4 work stations. In the Moodie Young method, the recovery efficiency value is the same as the initial condition, which is 76.83%, the balance delay is 23.17%, the smoothness index is 14.39 with 5 work stations. In the J-Wagon method, the track efficiency value decreased to 64.03%, the balance delay increased to 35.97%, the smoothness index was 19.65 with 6 work stations. The results of this study indicate that the most effective method used is the Ranked Positional Weight method because there is a reduction in work stations to 4, and increases transfer efficiency to 96,04%, decreases balance delay from 3.96%, and smoothness index decreases to 5.32.