Articles
ANALISIS PENGGUNAAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DALAM MENENTUKAN SUMBANGAN PEMBINAAN PENDIDIKAN (SPP) PADA POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA
Ida Farida;
Sunandar Sunandar;
Hetika Hetika
Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi Vol. 17 No. 1 (2017): April
Publisher : LEMBAGA PENERBIT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.511 KB)
|
DOI: 10.25105/mraai.v17i1.1790
The purpose of this study to determine the calculation of education and tuition fee by using Activity Based Costing at the Polytechnic Harapan Bersama and compare the education and tuition fee by using Activity Based Costing before and after. Politeknik Harapan Bersama not have a special method to determine the cost of education. At the Polytechnic Joint expectations are two sources of income, namely Login or registration fees and donations Education Support (SPP) to be paid each month. To determine the calculation of Education and tuition fee by using Activity Based Costing at the Polytechnic of Harapan Bersama. To determine the ratio of Education and tuition fee by using Activity Based Costing before and after. Data analysis method used is descriptive method. Descriptive analysis of the data is the processing of research data in order to make this data meaningful (meaningful). SPP of tariff calculation using Activity Based Costing known SPP tariff rate is Rp. 370 189; From the results of the SPP tariff calculation using the method of Activity Based Costing, when compared with the SPP tariff band is used by schools today are using the traditional method, for example Rp. 350,000; so that the difference in the amount Ro. 20 189 ;. Rate differences that occur due to charging of overhead on each product. Activity Based Costing has been able allocate cost to each activity.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU SMK MUHAMMADIYAH ADIWERNA KABUPATEN TEGAL
Hetika;
Arief Zul Fauzi;
Ririh Sri Harjanti;
Dewi Kartika;
Akmalus Sidqi
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 3 (2022): APTEKMAS Volume 5 Nomor 3 2022
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36257/apts.v5i3.3406
The Covid-19 virus that spreads in Indonesia has a tremendous impact on all fields, one of which is education. As an effort to prevent the spread of the Covid-19 virus, learning during the pandemic is encouraged to be done remotely or commonly referred to as online learning. The online learning process requires schools to adapt, and during the school adaptation process, teachers and students experience problems because the online/online learning process is different from face-to-face/offline learning. The problem of online learning is also experienced by activity partners, namely SMK Muhammadiyah Adiwerna. Specific problems with partners are difficulties in explaining the subject matter. Creativity in the delivery of distance learning materials can be increased by implementing training programs for teachers in the use of technology and information. Therefore, the community service team provides training in making learning videos using the Open Broadcaster Software (OBS) application. This activity is carried out in three stages. The first stage, the activity team discussed with partners related to the problems that occurred. The second stage, the activity team determines the theme of the activity and prepares the material for the activity. The third stage, the activity team conducts an evaluation. The results of the activity showed that there was an increase in the ability of participants to make video tutorials to support online learning. Keywords: online learning, open broadcaster software
Evaluasi Pajak Penghasilan Atas Usaha Jasa Konstruksi Dalam Meningkatkan Kepatuhan Perpajakan Pada PT. X
Sri Harjanti, Ririh;
Hetika, Hetika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.632 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i3.982
Evaluasi pajak penghasilan atas usaha jasa konstruksi yang sesuai dengan peraturan yang perpajakan diharapkan dapat menunjang meningkatkan kepatuhan bagi wajib pajak itu sendiri maupun bagi pihak fiskus. Wajib Pajak bisa terhindar dari kesalahan perhitungan, penyetoran dan pelaporan sehingga terhindar dari sanksi perpajakan. Sampai saat ini masih banyak sekali terjadi kebingungan terhadap penerapan pajak penghasilan pada perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konstruksi, sebagaimana dialami oleh PT X. Tujuan Penelitian ini ialah guna mengetahui evaluasi Pajak Penghasilan dari usaha jasa konstruksi Pada PT X yang tepat dalam rangka mencapai kepatuhan perpajakan. Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif Kualitatif yaitu mencari data tentang kondisi bidang jasa konstruksi yang dijalankan perusahaan, pemenuhan perpajakan yang sudah dilakukan kaitannya dengan pajak penghasilan di bidang jasa konstruksi, dan menarik kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenaan pajak penghasilan atas usaha jasa konstruksi pada PT X selama tahun 2018 hanya terdapat satu paket proyek usaha jasa konstruksi yang menghasilkan peredaran bruto sebesar Rp. 2.747.799.000 belum termasuk PPN (Pajak Pertambahan Nilai). PT X sudah mempunyai Sertifikat badan Usaha (SBU). Atas penghasilan tersebut maka PT X membayar pajak PPh Final PPh Pasal 4 ayat (2) dengan tarif sebesar 3 % yaitu sebesar Rp 82.433.970. Penyetoran dilakukan sebelum tanggal 10 bulan berikutnya serta pelaporan dilakukan sebelum tanggal 20 bulan selanjutnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa evaluasi dari pengenaan, penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan atas usaha jasa konstruksi PT X sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kata kunci: Pajak Penghasilan, Usaha Jasa Konstruksi
MENINGKATKAN KETERAMPILAN APLIKASI AKUNTANSI MYOB PADA SISWA SMK AL-IRSYAD KOTA TEGAL
Hetika Hetika;
Fitri Amaliyah;
Krisdiyawati Krisdiyawati;
Anita Karunia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i3.948-952
Accounting information is one of the basis for making economic and business financial decisions. The importance of accounting information as a basis for decision making is increasingly recognized by business actors. Accounting information is generated by a process known as the accounting cycle. Along with the development of technology, the accounting cycle carried out by companies is mostly computer-based. Therefore, the ability in the field of computers is a necessity and even a demand for professionals, especially professionals in the accounting field. Students majoring in accounting are prospective professionals in the accounting field. Therefore, students majoring in accounting need to be equipped with computer skills in accounting. MYOB accounting computer application is an application designed to assist in the preparation of financial statements. MYOB accounting computer application is one of the skills that must be possessed by Vocational High School (SMK) students majoring in accounting. Currently, the Uji Kompetensi Keahlian (UKK) and Lomba Kompetensi Siswa (LKS) use the MYOB accounting application as one of the test subjects. The problems faced by schools are related to the limited ability of students to operate accounting computers, especially MYOB and the school's concerns regarding the inability of students to solve UKK and LKS questions for MYOB accounting applications. Therefore, the community service team provides MYOB accounting application training. This activity is carried out in three stages. The first stage of the activity team discusses with partners related to the problems that occur. The second stage, the activity team determines the theme of the activity and prepares the material for the activity. The third stage, the activity team conducts an evaluation. The results of the activity showed that there was an increase in the ability of participants in compiling reports of pleasure using the MYOB accounting application.
Persepsi Akuntansi Pengelola Usaha Apotek
Hetika Hetika;
Fitri Amaliyah
Monex: Journal of Accounting Research Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/monex.v11i2.3519
Abstract Informasi akuntansi merupakan salah satu aspek penting yang menentukan keberhasilan usaha, termasuk bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bidang usaha UMKM secara umum dibagi menjadi tiga jenis, yaitu UMKM yang bergerak di bidang jasa, dagang dan manufaktur. Apotek merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang perdagangan. Usaha Apotek memiliki karakter khusus dibandingkan dengan usaha dagang lainnya yaitu harus mampu mencatat obat resep, data dokter dan pelanggan. Persediaan barang dagang usaha Apotek berupa obat-obatan yang memiliki karakter berbeda dibandingkan dengan persediaan barang dagang usaha dagang pada umumnya. Sistem akuntansi manual terbukti tidak efektif dan efisien jika diterapkan pada usaha Apotek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perspektif akuntansi pengelola Apotek di Kota Tegal. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini mengggunakan metode observasi dengan kuesioner dan wawancara langsung dengan responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif untuk mengetahui perspektif akuntansi pengelola Apotek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola usaha Apotek di kota Tegal belum memahami dan memanfaatkan informasi akuntansi sebagai dasar pengambilan keputusan keuangan usaha. Pengelola usaha Apotek di Kota Tegal belum dapat memberikan masukan secara rinci terkait system informasi pengelolaan keuangan seperti apa yang dibutuhkan karena keterbatasan pengetahuan dan pemahaman akuntansi.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DALAM MEMPERSIAPKAN LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) AKUNTANSI PADA SMK YPE NUSANTARA SLAWI
Fitri Amaliyah;
Hetika Hetika;
Krisdiyawati Krisdiyawati;
Ririh Sri Harjanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1826-1831
Lomba Kompetensi Siswa (LKS) suatu kegiatan lomba yang diselenggarakan setiap tahun yang diikuti siswa SMK berdasarkan kompetensi masing-masing yang bertujuan mengetahui kemampuan siswa. Permasalahan pada kegiatan ini yaitu kurang maksimalnya persiapan yang dimiliki siswa untuk mengikuti kegiatan LKS. Permasalahan yang terjadi disebabkan karena guru belum memiliki tips dan trik yang maksimal dalam menyampaikan materi kepada siswanya. Selain itu, pelatihan yang diberikan guru kepada siswa juga waktunya sangat minim. Persiapan yang kurang maksimal membuat rasa kurang percaya diri siswa pada lomba kompetensi akuntansi tersebut. Sehingga alasan tersebut memperkuat tim pengabdian untuk mengadakan upaya peningkatan profesionalisme guru dalam persiapan mengikuti kegiatan LKS. Pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi tiga tahap. Pertama, tim pengabdian melakukan survei tentang permasalahan yang dihadapi SMK serta menentukan tema. Kedua, tim pengabdian menyusun materi dan perlengkapan yang dibutuhkan. Tahap ketiga, tim kegiatan melakukan pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah, tutorial dan diskusi. Pelatihan tersebut memberikan hasil adanya peningkatan wawasan tentang tips dan trik menyusun laporan keuangan dalam persiapan lomba kompetensi siswa (LKS) Akuntansi.
ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM DI KOTA TEGAL
Fitri Amaliyah;
Hetika
JURNAL INFORMASI, PERPAJAKAN, AKUNTANSI, DAN KEUANGAN PUBLIK Vol. 18 No. 2 (2023): JULI
Publisher : LEMBAGA PENERBIT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jipak.v18i2.14480
Financial literacy is the key to people achieving sustainable financial well-being and avoiding the risk of financial loss. Lfinancial iteration can help usada owners in reducing risk by diversifying assets and managing debt. The study aims to determine the influence of financial literacy on basic financial knowledge, deposits and credit, investment and insurance on financial management in trading MSMEs in Tegal City. Meanwhile, the sampling technique using purposive sampling is a technique to determine research samples with certain considerations that aim to make the data obtained later more representative with a total sample of 40 MSMEs. The method of data collection in this study using a questionnaire. The hypothesis proposed, was tested statistically using WarpPLS version 7.0. The results of the study found that 1) literacy about basic financial knowledge does not affect the financial management of MSMEs, 2) Literacy about deposits and credit does not affect the financial management of MSMEs, 3) Literacy about investment has a significant positive effect on the financial management of MSMEs 4) Literacy about insurance does not have a significant effect on the financial management of MSMEs. This means that the worse the financial literacy about basic financial knowledge, deposits and credits, investment and insurance, the more high-risk financial management of MSMEs will also have a high risk. The existence of a good understanding of financial literacy can minimize risks that are not cold and provide easy financing facilities from banks.
MENGASAH KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING UNTUK KARIR AKUNTANSI
Hesti Widianti;
Teguh Prihandoyo;
Ghea Dwi Rahmadiana;
Ida Farida;
Hetika Hetika;
Hikmatul Maulidah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v7i1.370-376
Dengan berlatih public speaking, siswa akuntansi dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, membangun keterampilan kepemimpinan, memperluas jaringan dan koneksi, serta meningkatkan kepercayaan diri, yang semuanya sangat penting dalam persiapan karir di bidang akuntansi. Melalui kegiatan pelatihan siswa dapat memahami pentingnya mempunyai kemampuan berbicara di depan umum, tujuan penting dari Public speaking, manfaat Public speaking serta siswa dapat mempraktekan sehingga bisa mengevaluasi kelebihan serta kekurangan. kegiatan pelatihan diikuti 50 siswa SMK. Metode yang dilakukan melalui dua tahap yaitu : tahap pertama siswa mendapatkan materi public speaking dari expert, tahap ke dua yaitu praktek langsung, umpan balik konstruktif, simulasi, pembelajaran kolaboratif dan pemanfaatan tekhnologi. Dosen berperan sebagai pemateri dan pendamping, guru berperan sebagai pendamping dan pengawas. Secara keseluruhan acara berjalan dengan baik selama dua hari yaitu tanggal 20-21 september 2023, antusiasme peserta terlihat dari tidak adanya peserta yang ijin baik di hari pertama atau ke dua. Melalui kkegiatan ini, dapat diambil garis besar bahwa pentingnya melibatkan perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan sesuai dengan bidan dan kompetensi masing masing
PENINGKATAN KOMPETENSI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK ETAP PADA GURU SMK AKUNTANSI SEBAGAI PERSIAPAN UJI KOMPETENSI TEKNISI AKUNTANSI
Hetika Hetika;
Fitri Amaliyah;
Ida Farida;
Hikmatul Maulidah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1595-1600
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu jenis institusi pendidikan formal yang memberikan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah dan mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja di bidang tertentu. SMK menghadapi kesulitan dalam menyediakan tenaga kerja berkualitas tinggi yang diperlukan untuk mengikuti perkembangan zaman. Untuk meningkatkan kualitas lulusan, guru harus memiliki tingkat kompetensi yang cukup. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, pemerintah telah mendorong program uji kompetensi untuk guru, termasuk guru akuntansi di SMK. Guru yang memenuhi syarat dapat mengikuti penilaian kompetensi kejuruan akuntansi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Dalam uji kompetensi Teknisi Akuntansi, ada beberapa klaster. Klaster pertama terdiri dari penyusunan laporan keuangan berbasis SAK ETAP, yang terdiri dari lima unit. Untuk memperoleh sertifikat kompetensi dalam klaster ini, guru akuntansi harus dilatih dan dipersiapkan. Untuk guru akuntansi di SMK di wilayah Bregaslang (Brebes, Tegal, Slawi, dan Pemalang), program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam uji kompetensi klaster penyusunan laporan keuangan berbasis SAK ETAP. Aktivitas dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, tim kegiatan berbicara dengan mitra tentang masalah. Tim kegiatan menentukan tema dan menyusun materi pada tahap kedua. Selanjutnya, mereka melakukan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami dan memiliki keterampilan yang lebih baik dalam membuat laporan keuangan.
PELATIHAN UJI KOMPETENSI MEMPROSES DOKUMEN DANA KAS KECIL PADA SISWA SMK AL-IRSYAD KOTA TEGAL
Hetika, Hetika;
Amaliyah, Fitri;
Maulidah, Hikmatul;
Farida, Ida
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2023
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v4i1.862
Competence is the ability to behave, think and act consistently as a manifestation of the value of knowledge and skills possessed by someone in carrying out work. The need for competent human resources, according to the needs of the world of work and the industrial world, is currently increasing due to high competition in various aspects of life, including competition to become competent and professional accounting technicians. Competent accounting technicians must meet the minimum standards that can be achieved through a certification test held by the Accounting Technician Professional Certification Institute (LSP-TA). There are several certification schemes for the accounting technician competency test, one of which is the cash fund document management cluster. The method of implementing this community service activity is the lecture, tutorial and discussion method. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and skills in processing petty cash fund documents.