Chairun Annisa Aryanti
Departemen Ilmu Kelautan, FPIK, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Teknik Sampling Pengambilan Data Makroalga dalam Upaya Peningkatan Kemampuan Identifikasi Sumber Daya Laut Bernilai Ekonomis di Desa Sawopudo, Kabupaten Konawe Wa Nurgayah; Muhammad Ramli; Ira Ira; Muhammad Trial Fiar Erawan; Chairun Annisa Aryanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Akademik Multidisiplin Kesehatan: KABANTI
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan teknik sampling pengambilan data makroalga kepada mahasiswa dan mitra ”Bintang Samudera” dilaksanakan di Taman Pendidikan Laut Bintang Samudera oleh Tim Tenaga Pengajar (Dosen), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Haluoleo. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah agar mahasiswa dan mitra ”Bintang Samudera” mengetahui prosedur teknik sampling makroalga yang baik dan benar. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari dimulai dari koordinasi, observasi, dan konsolidasi dengan pihak Pengurus Taman Pendidikan Laut Bintang Samudera, dengan menggunakan metode observasi dan metode ceramah. Setelah itu dilanjutkan dengan pelatihan teknik sampling makroalga kepada mahasiswa dan mitra “Bintang Samudera” di lokasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini berupa mahasiswa dan mitra ”Bintang Samudera” mengetahui dan memahami prosedur teknik sampling makroalga yang baik dan benar. Mahasiswa dan mitra ”Bintang Samudera” mengetahui potensi yang dapat dikembangkan oleh makroalga sehingga makroalga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Kesimpulan pengabdian bahwa peserta cukup memahami materi dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan.
Penanaman Mangrove di Desa Sawapudo, Soropia, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara, sebagai Implementasi SDG’s 4, 8, dan 14 Baru Sadarun; La Ode Alirman Afu; Fatmawati; Chairun Annisa Aryanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15380

Abstract

Coastal areas have diverse functions for environmental balance through the presence of mangrove forests. Mangroves play a crucial role in maintaining coastal stability. This activity aims to be the starting point of a larger movement in environmental conservation, in line with the implementation of SDG, 4 (Quality Education), 8 (Decent Work and Economic Growth), and 14 (Life Below Water), as well as serving as a platform for education, strengthening economic, and raising awareness about protecting the marine environment. Community involvement in mangrove planting activities is carried out through a participatory approach, where students and local residents are not merely objects but active subjects in every stage of the activity. The mangrove planting method consists of preparation, determining planting distance, and group division. A total of 100 Rhizophora mucronata seedlings were prepared for this community service activity. The team of lecturers, coastal community, and students carried out the planting, as part of a community service program in the Marine Education Park Bintang Samudra, Konawe Regency, Southeast Sulawesi. The mangrove planting activity demonstrated a high level of participation from both the community and students. The entire series of activities represents efforts to support the Sustainable Development Goals (SDGs), focusing on SDG 4 (quality education), SDG 8 (decent work and economic growth), and SDG 14 (Life Below Water) which includes the protection of coastal ecosystems.
COASTAL CLEAN UP BERSAMA SISWA/I SD DAN SMP SEBAGAI PEWARIS LINGKUNGAN DALAM MENJAGA EKOSISTEM PESISIR SEBAGAI IMPLEMENTASI SDG'S 14 Asriyana; Dedy Oetama; Haslianti; Chairun Annisa Aryanti; Wa Jali; Adi Imam Wahyudi
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v10i1.6755

Abstract

The amount of plastic waste polluting Indonesia’s waters stands at 400,000 tonnes per year, confirming that humans are the largest source of this waste. Microplastics have a serious impact on the marine life that ingests them. Early prevention is essential by reducing plastic waste through initiatives such as coastal clean-ups. This aligns with SDG 14 (Life Below Water) to enhance the sustainability of marine and fisheries ecosystems. The activity took place on the Lalowaru coast, South Konawe, with participants from students of SDN 4 Moramo Utara and SMPN 37 Moramo. The stages of the activity included coordination with the schools, preparation of equipment, group allocation, implementation of the activity, and evaluation. It began with an awareness-raising session for the pupils on the importance of protecting marine ecosystems, followed by a beach clean-up to collect inorganic waste using bin bags. The majority of the waste consisted of plastic food packaging. The collected waste was then weighed. Most participants took part in the coastal clean-up with enthusiasm. They demonstrated their understanding by explaining and providing examples of the consequences of damage to these ecosystems. Therefore, sustainable marine education, whether through formal or non-formal channels, is essential as a step towards supporting sustainable marine development.
Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Pesisir di Kelurahan Tondonggeu Kecamatan Nambo Kota Kendari Ermayanti Ishak; Andi Besse Patadjai; Waode Nilda Arifiana Effendy; Chairun Annisa Aryanti; Asriyana; Wa Jali
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.230

Abstract

Kelurahan Tondonggeu, yang terletak di pesisir Kecamatan Nambo, memiliki kekayaan sumber daya alam dan hayati yang berlimpah, seperti hasil laut, ekosistem lamun, dan potensi wisata bahari. Namun, pemanfaatan potensi ini masih didominasi oleh kegiatan ekonomi tradisional yang nilai tambahnya rendah.  Selain itu, permasalahan lain seperti permasalahan lingkungan berupa penumpukan sampah plastik dan sampah organik, dan pemanfaatan hasil laut yang kurang optimal menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.  Tujuan Kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat pesisir untuk pengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi pesisir yang ramah lingkungan, memanfaatkan potensi lokal, dan menciptakan peluang usaha baru. Untuk mengatasi permasalahan yang ada di Kelurahan Tondoggeu maka beberapa program kerja telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu sosialisasi dan diskusi mengenai tahapan-tahapan kegiatan/program, pembentukkan tim atau kelompok kerja dari mahasiswa untuk mendamping anggota kelompok nelayan, pengumpulan dan pemilahan sampah plastik dengan menyediakan wadah pengumpulnya, pengolahan sampah anorganik (botol plastik) menjadi produk bernilai jual, serta pelatihan pembuatan inovasi produk turunan dari ikan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir sekaligus menumbuhkan semangat wirausaha berbasis potensi lokal. Masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu mengubah limbah dan hasil laut menjadi produk bernilai ekonomi. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kreatif dan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.