Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

SHOWROOM SEBАGАI MEDIА KOMUNIKАSI VISUАL BRАND TENUN TROSO KАBUPАTEN JEPАRА Wijanarko, Kukuh Dwi; Alfian, Tristan
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.547 KB) | DOI: 10.33153/brikolase.v11i2.2823

Abstract

Brаnding Teun Troso is very importаnt, becаuse the Troso fаbric аs а textile thаt cаn reflect the stаtus of а person in society. Troso's Tenun mаin problem is thаt besides the price is more expensive thаn other fаbrics, promotion to brаnding Troso is аlso very less. In generаl, the purpose of this study to find аnswers thаt mаtch the mаin problems of the concept of brаnding bаsed on the creаtive industry аnd brаnd visuаl communicаtion strаtegy thаt gives impаct to the development of Troso Jepаrа Weаving. Brаnding thаt hаs been widely displаyed through the showroom аs а setrаtegi communicаtion entrepreneurs аre expected to аttrаct tourists to buy weаving. The reseаrch method is descriptive thаt is to mаke аn аccurаte, systemаtic аnd fаctuаl explаnаtion аbout the fаcts аnd nаture of the populаtion or specific locаtion in this sense in reseаrch. The concept of brаnding Troso weаving wаs originаlly run by entrepreneurs through Showroom or а plаce to displаys of production. Most of the mаrketing is delivered to Bаli, Jаkаrtа, Yogyаkаrtа, Solo, аnd аreаs outside Jаvа such аs Lаmpung, Sulаwesi, NTB, Flores, Pаpuа, аnd others. Prospects аfter the fаmous Troso Weаving brаnding, it is expected thаt entrepreneurs cаn mаrket directly to buyers without third pаrty intermediаries. 
SHOWROOM SEBАGАI MEDIА KOMUNIKАSI VISUАL BRАND TENUN TROSO KАBUPАTEN JEPАRА Wijаnаrko, Kukuh Dwi; Alfian, Tristan
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v12i2.3549

Abstract

Brаnding Tenun Troso sаngаt penting, kаrenа kаin Troso sebаgаi tekstil yаng dаpаt mencerminkаn stаtus seseorаng dаlаm mаsyаrаkаt. Permаsаlаhаn utаmа kаin Troso аdаlаh selаin hаrgаnyа lebih mаhаl dаri kаin yаng lаin, promosi untuk membrаnding Troso jugа sаngаt kurаng. Secаrа umum tujuаn penelitiаn ini untuk mencаri jаwаbаn yаng sesuаi dengаn permаsаlаhаn utаmа yаitu konsep brаnding berbаsis industri kreаtif dаn strаtegi komunikаsi visuаl brаnd sehinggа memberi dаmpаk terhаdаp perkembаngаn Tenun Troso Jepаrа. Brаnding yаng telаh bаnyаk ditаmpilkаn melаlui showroom sebаgаi setrаtegi komunikаsi pаrа pengusаhа dihаrаpkаn dаpаt menаrik minаt wisаtаwаn untuk membeli tenun. Metode penelitiаn аdаlаh deskriptif yаitu untuk membuаt penjelаsаn secаrа аkurаt, sistemаtis dаn fаktuаl mengenаi fаktа-fаktа dаn sifаt populаsi аtаu lokаsi tertentu dаlаm аrti ini pаdа riset. Konsep brаnding tenun Troso pаdа аwаlnyа dijаlаnkаn pengusаhа melаlui Showroom аtаu tempаt untuk memаjаng аtаu melаkukаn displаy hаsil produksi.Sebаgiаn besаr pemаsаrаn dikirimkаn ke Bаli, Jаkаrtа, Yogyаkаrtа, Solo, dаn dаerаh-dаerаh di Luаr Jаwа seperti di Lаmpung, Sulаwesi, NTB, Flores, Pаpuа, dаn lаin-lаin. Prospek setelаh brаnding Tenun Troso terkenаl, dihаrаpkаn pengusаhа dаpаt memаsаrkаn lаngsung kepаdа pembeli tаnpа perаntаrа pihаk ke tigа.
Perancangan Strategi Branding Tradisi Buka Luwur Makam Sunan Kudus Melalui Hasil Fotografi Alfian, Tristan; Darmawanto, Eko; Suharto, Suharto; Wijanarko, Kukuh Dwi; Restian, Muhamad Faris Affa; Susila, Dwi Agus
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i1.8607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang: (1). Strategi branding melalui media hasil fotografi untuk meningkatkan brand awareness dan mempromosikan tradisi buka luwur makam Sunan Kudus (2). Media pendukung dan album fotografi digital sebagai perancangan utama dalam menjalankan strategi branding tradisi buka luwur makam Sunan Kudus. Perancangan dalam penelitian ini berangkat dari adanya permasalahan mengenai: (1). Bagaimana merancang strategi branding melalui media hasil fotografi untuk meningkatkan brand awareness serta untuk mempromosikan tradisi buka luwur makam Sunan Kudus (2). Bagaimana merancang media pendukung dalam dalam menjalankan strategi branding tradisi buka luwur makam Sunan Kudus melalui hasil fotografi. Perancangan ini didasarkan adanya masalah utama bahwa YM3SK (Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus) memerlukan strategi branding dan media promosi yang lebih mutakhir sesuai dengan perkembangan media dan teknogi informasi sehingga dapat memberikan pengaruh dalam menaikkan jumlah pengunung dan wisatawan melalui tradisi buka luwur makam Sunan Kudus. Perancangan ini merupakan penelitian jenis kajian atau studi observasional (observation research). Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif sebagai landasan dalam berkarya. Dalam menganalisis data, digunakan metode analisis data kualitatif. Dalam hal ini yang akan diuraikan adalah perancangan desain media branding disertai analisis visualnya. Hasil penelitian adalah berupa desain visual perancangan media strategi branding tradisi buka luwur makam Sunan Kudus. Dalam perancangan ini digunakan metode desain kotak kaca (glass box method) sehingga dihasilkan sejumlah perancangan desain media visual dan item branding seperti desain logo, album fotografi digital, banner, x-banner, poster, flyer, kaos/t-shirt, lanyard dan kartu identitas, tumbler, tote bag, pin, stiker, mug, flashdisk, post Instagram, dan kupon makan.
IDIOM ESTETIKA DALAM HIPEREALITAS IKLAN ROKOK Alfian, Tristan
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/bri.v9i1.2107

Abstract

Pembuatan iklan rokok bertujuan untuk menyampaikan pesan dan wacana citra atau brand produk rokok. Bukan hal mudah untuk memunculkan ide kreatif dalam sebuah iklan rokok mengingat peraturan iklan rokok semakin ketat. Idiom estetika yaitu Pastiche, Parodi, Kitsch, Camp, dan Skizofrenia yang terkandung dalam iklan rokok menimbulkan konsep-konsep estetik sebagai model pemuatan makna-makna pada pesan iklan yang disampaikan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia pada masyarakat menengah bawah lebih tertarik pada iklan rokok yang mengandung idiom parodi dibandingkan dengan idiom-idiom yang lain. Parodi merupakan fenomena sederhana yang diangkat dari kehidupan masyarakat, sehingga menghibur dan mudah dipahami. Sedangkan untuk masyarakat kelas menengah atas lebih tertarik pada iklan yang mengekploitasi objek laki-laki yang berwibawa, gagah, dan elegan. Analisis yang digunakan adalah teori estetika dan semiotika Roland Barthes. Iklan rokok merupakan wacana hiperealitas yang mereproduksi objek-objek tidak nyata. Penampakan objek-objek dalam iklan rokok berbaur dan melebur dengan fantasi, fiksi, dan  halusinasi. Idiom-idiom estetika dalam iklan rokok tersebut mengakibatkan keindahan konsep visual yang mempunyai implikasi kepada masyarakat sebagai konsumen.Kata kunci: iklan, idiom estetika, hiperealias, rokokCigarette advertising aims to convey the message and the discourse of the image or brand of cigarette products. It is not an easy thing to come up with a creative idea in a cigarette advertisement considering that cigarette advertising rules are getting tougher. The five aesthetic idioms, namely Pastiche, Parody, Kitsch, Camp, and Schizophrenia contained in cigarette advertisements give rise to aesthetic concepts as models of loading meanings on advertised advertising messages. The results of the study show that Indonesian in lower-middle-class society is more interested in cigarette advertisement containing parody idiom compared to other idioms. Parody is a simple phenomenon that is lifted from the life of society, so it is entertaining and easy to understand. Meanwhile, the upper middle class society is more interested in advertisement that exploits the object of men who are authoritative, handsome, and elegant. The analysis used in this research is the theory of aesthetics and semiotics Roland Barthes. Cigarette advertisement is a discourse of hyperreality that reproduces unreal objects. The appearance of objects in cigarette advertisements blends in with fantasy, fiction, and hallucinations. The aesthetic idioms in cigarette advertisements result in the beauty of visual concepts that have implications for society as consumers.Keywords: advertising, aesthetic idiom, hyper reality, cigarettes
SHOWROOM SEBАGАI MEDIА KOMUNIKАSI VISUАL BRАND TENUN TROSO KАBUPАTEN JEPАRА Wijanarko, Kukuh Dwi; Alfian, Tristan
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v11i2.2823

Abstract

Brаnding Teun Troso is very importаnt, becаuse the Troso fаbric аs а textile thаt cаn reflect the stаtus of а person in society. Troso's Tenun mаin problem is thаt besides the price is more expensive thаn other fаbrics, promotion to brаnding Troso is аlso very less. In generаl, the purpose of this study to find аnswers thаt mаtch the mаin problems of the concept of brаnding bаsed on the creаtive industry аnd brаnd visuаl communicаtion strаtegy thаt gives impаct to the development of Troso Jepаrа Weаving. Brаnding thаt hаs been widely displаyed through the showroom аs а setrаtegi communicаtion entrepreneurs аre expected to аttrаct tourists to buy weаving. The reseаrch method is descriptive thаt is to mаke аn аccurаte, systemаtic аnd fаctuаl explаnаtion аbout the fаcts аnd nаture of the populаtion or specific locаtion in this sense in reseаrch. The concept of brаnding Troso weаving wаs originаlly run by entrepreneurs through Showroom or а plаce to displаys of production. Most of the mаrketing is delivered to Bаli, Jаkаrtа, Yogyаkаrtа, Solo, аnd аreаs outside Jаvа such аs Lаmpung, Sulаwesi, NTB, Flores, Pаpuа, аnd others. Prospects аfter the fаmous Troso Weаving brаnding, it is expected thаt entrepreneurs cаn mаrket directly to buyers without third pаrty intermediаries. 
SHOWROOM SEBАGАI MEDIА KOMUNIKАSI VISUАL BRАND TENUN TROSO KАBUPАTEN JEPАRА Wijаnаrko, Kukuh Dwi; Alfian, Tristan
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v12i2.3549

Abstract

Brаnding Tenun Troso sаngаt penting, kаrenа kаin Troso sebаgаi tekstil yаng dаpаt mencerminkаn stаtus seseorаng dаlаm mаsyаrаkаt. Permаsаlаhаn utаmа kаin Troso аdаlаh selаin hаrgаnyа lebih mаhаl dаri kаin yаng lаin, promosi untuk membrаnding Troso jugа sаngаt kurаng. Secаrа umum tujuаn penelitiаn ini untuk mencаri jаwаbаn yаng sesuаi dengаn permаsаlаhаn utаmа yаitu konsep brаnding berbаsis industri kreаtif dаn strаtegi komunikаsi visuаl brаnd sehinggа memberi dаmpаk terhаdаp perkembаngаn Tenun Troso Jepаrа. Brаnding yаng telаh bаnyаk ditаmpilkаn melаlui showroom sebаgаi setrаtegi komunikаsi pаrа pengusаhа dihаrаpkаn dаpаt menаrik minаt wisаtаwаn untuk membeli tenun. Metode penelitiаn аdаlаh deskriptif yаitu untuk membuаt penjelаsаn secаrа аkurаt, sistemаtis dаn fаktuаl mengenаi fаktа-fаktа dаn sifаt populаsi аtаu lokаsi tertentu dаlаm аrti ini pаdа riset. Konsep brаnding tenun Troso pаdа аwаlnyа dijаlаnkаn pengusаhа melаlui Showroom аtаu tempаt untuk memаjаng аtаu melаkukаn displаy hаsil produksi.Sebаgiаn besаr pemаsаrаn dikirimkаn ke Bаli, Jаkаrtа, Yogyаkаrtа, Solo, dаn dаerаh-dаerаh di Luаr Jаwа seperti di Lаmpung, Sulаwesi, NTB, Flores, Pаpuа, dаn lаin-lаin. Prospek setelаh brаnding Tenun Troso terkenаl, dihаrаpkаn pengusаhа dаpаt memаsаrkаn lаngsung kepаdа pembeli tаnpа perаntаrа pihаk ke tigа.
Augmented Reality dalam buku ilustrasi dalam meningkatkan literasi PAUD DELIMA Kelurahan Jobokuto Kabupaten Jepara Wijanarko, Kukuh Dwi; Alfian, Tristan; Darmawanto, Eko; Susila, Dwi Agus
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v6i2.6664

Abstract

Perancangan teknologi Augmented Reality (AR) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran membaca anak anak siswa PAUD Delima Kelurahan Jobokuto di kota Jepara dengan menggunakan  media ilustrasi buku yang menarik. Penelitian yang akan digunakan merupakan jenis kualitatif deskriptif, yang menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Data yang telah terkumpul akan dianalisis secara deskriptif menggunakan metode kipling 5W+1H. Karya hasil penelitian di analisis akan berusaha menunjukkan kebutuhan akan inovasi media baru dengan strategi konsep ilustrasi melalui perancangan Augmented Reality untuk menghadirkan pengalaman visual baru yang menyenangkan, sekaligus sebagai upaya pelestarian konten budaya lokal. Perancangan media utama dan media pendukung telah mempertimbangkan tiga aspek estetika mendasar, yaitu wujud atau rupa (appearance), bobot atau isi (content), dan penyajian (presentation) sesuai dengan rangkaian kegiatan utama pembacaan buku ilustrasi. PAUD Delima merupakan sekolah anak usia dini yang berada di masyarakat pesisir laut yang notabene kurang mengenal teknologi AR. Penelitian ini diharapkan mampu menjawab bagaimana pengaruh strategi penggunaan teknologi Augmented Reality untuk meningkatkan kecintaan membaca buku siswa anak usia Dini di PAUD Delima.
Pengolahan Limbah Sarang Lebah Klanceng sebagai Sabun dan Pemanfaatan Dehumidifier untuk Meningkatkan Kualitas Madu di UMKM Jepara Januarti, Ika Buana; Sagaf, Muhammad; Alfian, Tristan; Fais, Muhammad Teguh; Salsabila, Syaela Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 5, No 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.5.1.38-44

Abstract

Usaha madu klanceng Omah Ra&Fi Jepara (Mitra) terdapat di Kabupaten Jepara mempunyai 100 buah koloni lebah Trigona leavicep. Produksi madu dimulai dari rumah lebah diambil dari setup, dan diperas menggunakan alat pemeras manual. Madu kemudian disaring,  kemudian dikemas menggunakan botol plastik dan botol kaca. Hasil perasan madu kurang bersih karena tercampur oleh kotoran sarang lebah yang rusak. Kandungan/kadar air pada madu selama ini belum dilakukan kontrol kualitas dikarenakan ketidaktahuan dan ketiadaan alat kontrol. Hal inilah yang menjadi kendala untuk menjaga kualitas madu dari Omah Ra&Fi. Permasalahan lain yaitu mitra juga belum memanfaatkan limbah sarang lebah menjadi produk bernilai jual, manajemen usaha masih sederhana dan terbatas di Jepara sehingga dapat dirumuskan tujuan pengabdian untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi dengan penambahan setup koloni jenis Heterotrigona itama dan leavicep, memberi spinner dan pengurang kadar air dehumidifier, melatih pembuatan limbah menjadi sabun, dan memperluas area pemasaran dengan membuat market place serta mendesain kemasan dengan teknologi Augmented Reality. Kegiatan pengabdian dimulai dari persiapan, pelaksanaan, pendampingan dan monitoring serta evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan bahwa mitra telah mampu menggunakan alat-alat meningkatkan kontrol kualitas madu, membuat sabun, mengemas madu dan sabun dengan kemasan terbaru serta memanfaatkan market place di Instagram dan facebook.The Omah Ra&Fi Jepara (Mitra) honey business is located in Jepara Regency and has 100 bee colonies. Honey production begins with the honeycomb being removed from the hive and pressed using a manual press. The honey is then filtered and packaged in plastic and glass bottles. The honey extraction process results in honey that is not very clean because it is mixed with debris from damaged bee hives. The water content in the honey has not been quality controlled due to a lack of knowledge and the absence of control equipment. This is an obstacle to maintaining the quality of honey from Omah Ra&Fi. Another problem is that partners have not yet utilized bee hive waste into products with commercial value, and business management is still simple and limited in Jepara. Therefore, the objectives of this community service program can be formulated as follows: to increase production capacity and quality by adding Heterotrigona itama and leavicep colony setups, providing spinners and dehumidifiers to reduce moisture content, training in the production of soap from waste, and expanding the marketing area by creating a marketplace and designing packaging with Augmented Reality technology. The community service activities began with preparation, implementation, assistance, monitoring, and evaluation. The results of the activities showed that the partners were able to use the tools to improve honey quality control, make soap, package honey and soap with the latest packaging, and utilize the marketplace on Instagram and Facebook.