Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL MELALUI SEMINAR HYBRID BERBASIS MIRRORING CLASS DALAM FESTIVAL BUDAYA INDONESIA-RUSIA Reza Hariyadi, Ade; Johardi, Ali; Ningsih, Sari; Supriyatno, Budi; Failasufa Aziza, Pretty; Setyawati, Kiki; Zuhri, Saefudin; Irawati, Ike; Plaksina, Elena; Porosov, Roman; Postnikova, Alena; Istianda, Meita; Starkova, Daria; Petukhova, A.; Zavialova, Natalia; Eryomina, Svetlana; Kolesova, Elena; Pramitasari, Anisa; Sulistyono, Achmad; Cori, Catarina
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v3i2.1007

Abstract

Pengabdian masyarakat internasional merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan penguatan literasi global masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan pengabdian masyarakat internasional melalui seminar hybrid berbasis mirroring class dalam rangka Festival Budaya Indonesia–Rusia. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Oktober 2025 dengan melibatkan narasumber dari Indonesia dan Rusia serta peserta yang berasal dari mahasiswa, pelajar sekolah menengah, guru, akademisi, dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang memadukan seminar hybrid (luring dan daring) dengan mirroring class untuk mendorong pembelajaran dua arah dan dialog lintas budaya. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi kegiatan, dan catatan diskusi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model seminar hybrid berbasis mirroring class mampu memperluas akses partisipasi masyarakat, meningkatkan keterlibatan peserta, serta memperkuat pemahaman lintas budaya dan lintas bahasa. Selain berdampak secara akademik, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana diplomasi budaya berbasis pendidikan yang inklusif dan partisipatif. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pengabdian masyarakat internasional yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan di era transformasi digital.