Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN DAN DETEKSI DINI PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA: EDUKASI DEMENSIA DAN DELIRIUM DI KOMUNITAS Loen, Mishelei; Nurlatifah, Siti; Damayanti, Esti; Failasufa Aziza, Pretty; Pramitasari, Anisa
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v3i2.953

Abstract

Penurunan fungsi kognitif pada lanjut usia (lansia), khususnya demensia dan delirium, merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang semakin signifikan seiring dengan meningkatnya angka harapan hidup. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai gejala awal dan perbedaan antara demensia dan delirium sering kali menyebabkan keterlambatan dalam deteksi dan penanganan, sehingga memperburuk kualitas hidup lansia dan meningkatkan beban keluarga serta sistem layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai penurunan fungsi kognitif pada lansia melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober 2025 di Universitas Krisnadwipayana sebagai bagian dari program Sekolah Lansia Poge Hebat, yang dibentuk oleh Lembaga Indonesia Ramah Lansia (IRL) bekerja sama dengan Universitas Krisnadwipayana dan Kecamatan Pondokgede, Bekasi. Sebanyak 107 peserta lansia mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan, senam terapi ringan, ceramah interaktif, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peserta aktif dalam kegiatan, menunjukkan antusiasme tinggi, serta adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai gejala, faktor risiko, dan strategi pencegahan demensia dan delirium. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih proaktif dalam mendeteksi dan merawat lansia dengan gangguan kognitif. Kesimpula dari kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi komunitas sebagai strategi preventif yang efektif. Direkomendasikan agar program serupa diintegrasikan ke dalam kegiatan rutin posyandu lansia dan didukung oleh lintas sektor, termasuk Tenaga Kesehatan, Universitas dan Pemerintah Daerah untuk memperkuat dampak berkelanjutan.
PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL MELALUI SEMINAR HYBRID BERBASIS MIRRORING CLASS DALAM FESTIVAL BUDAYA INDONESIA-RUSIA Reza Hariyadi, Ade; Johardi, Ali; Ningsih, Sari; Supriyatno, Budi; Failasufa Aziza, Pretty; Setyawati, Kiki; Zuhri, Saefudin; Irawati, Ike; Plaksina, Elena; Porosov, Roman; Postnikova, Alena; Istianda, Meita; Starkova, Daria; Petukhova, A.; Zavialova, Natalia; Eryomina, Svetlana; Kolesova, Elena; Pramitasari, Anisa; Sulistyono, Achmad; Cori, Catarina
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v3i2.1007

Abstract

Pengabdian masyarakat internasional merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan penguatan literasi global masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan pengabdian masyarakat internasional melalui seminar hybrid berbasis mirroring class dalam rangka Festival Budaya Indonesia–Rusia. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Oktober 2025 dengan melibatkan narasumber dari Indonesia dan Rusia serta peserta yang berasal dari mahasiswa, pelajar sekolah menengah, guru, akademisi, dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang memadukan seminar hybrid (luring dan daring) dengan mirroring class untuk mendorong pembelajaran dua arah dan dialog lintas budaya. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi kegiatan, dan catatan diskusi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model seminar hybrid berbasis mirroring class mampu memperluas akses partisipasi masyarakat, meningkatkan keterlibatan peserta, serta memperkuat pemahaman lintas budaya dan lintas bahasa. Selain berdampak secara akademik, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana diplomasi budaya berbasis pendidikan yang inklusif dan partisipatif. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pengabdian masyarakat internasional yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan di era transformasi digital.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berkelanjutan melalui Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Internasional Indonesia-Rusia Reza Hariyadi, Ade; Failasufa Aziza, Pretty; Starkova, Daria; Ningsih, Sari; Setyawati, Kiky; Yani, Indri; Pramitasari, Anisa; Zuhri, Saefudin; Ardiyansah, Ardiyansah; Petukhova, Petukhova; Sri Sulasih, Endang
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v3i2.1008

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan yang berkelanjutan di kawasan perkotaan, terutama terkait rendahnya kesadaran masyarakat, terbatasnya praktik pemilahan sampah, serta minimnya pemanfaatan limbah secara praktis di tingkat komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) internasional ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut melalui pemberdayaan masyarakat dan pertukaran pengetahuan lintas negara antara Indonesia dan Rusia. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran lingkungan masyarakat dengan memperkenalkan praktik pengelolaan sampah yang aplikatif serta didukung oleh perspektif internasional. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Universitas Krisnadwipayana dan universitas mitra di Rusia, yang berlokasi di Kelurahan Duren Jaya. Metode pelaksanaan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan partisipatif, dan difusi ilmu pengetahuan dan teknologi. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif untuk memperkuat pemahaman konseptual, sementara pelatihan difokuskan pada praktik langsung pemanfaatan limbah, khususnya pengolahan minyak jelantah menjadi produk ramah lingkungan. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif melalui observasi, diskusi peserta, dan evaluasi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman dan kemampuan praktis masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Terjadi pergeseran dari tingkat kesadaran yang rendah menuju pemahaman yang lebih aplikatif, disertai dengan tingginya partisipasi masyarakat. Keterlibatan narasumber internasional memperkaya proses pembelajaran melalui perspektif perbandingan yang relevan dan dapat diadaptasi secara kontekstual di tingkat lokal.