Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemetaan Zona Indeks Kerentanan Seismik di Lingkungan Universitas Bengkulu Devicawati Devicawati; Bhakti Karyadi; Henny Johan; Muhammad Farid; Endang Widi Winarni
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 22, No 1 (2025): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i3.18791

Abstract

Bengkulu salah satu daerah yang beresiko tinggi terhadap ancaman bencana gempa bumi. Berdasarkan hal tersebut dilakukan upaya untuk mewujudkan kota siaga bencana, contohnya tempat evakuasi sementara. Salah satunya Universitas Bengkulu, berdasarkan observasi yang dilakukan terdapat 4 titik kumpul yang ada di lingkungan Universitas Bengkulu. Ada yang fungsional dan ada beberapa yang tidak fungsional karena belum memenuhi kriteria penentuan titik kumpul evakuasi bencana, termasuk indeks kerentanan tanah yang belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zona indeks kerentanan seismik di lingkungan Universitas Bengkulu. Pengukuran dilakukan menggunakan alat ukur mikrotremor periode pendek yang menghasilkan data mikrotremor. Analisis mikrotremor dilakukan dengan penerapan metode Horizontal To Vertical Spectrum Ratio (HVSR) menggunakan software Geopsy. Pengukuran dilakukan pada 12 stasiun pengukuran. Hasilnya menunjukkan data indeks kerentanan seismik diperoleh tiga kategori, untuk indeks kerentanan seismik kategori rendah terdapat pada stasiun pengukuran ST 2, ST 3, ST 4, ST 6, ST 7, ST 8, ST 9, ST 10, ST 11 dan ST 12 dengan rentan nilai < 3. Indeks kerentanan seismik kategori sedang terdapat pada stasiun pengukuran ST 1 dan ST 5 dengan rentan nilai 3 – 6. Pengukuran pada penelitian ini tidak terdapat stasiun pengukuran yang termasuk zona kerentanan seismik kategori tinggi, karena nilai indeks kerentanan seismik pada semua stasiun pengukuran bernilai < 6. Zona yang memiliki indeks kerentanan yang rendah dapat dijadikan sebagai titik kumpul.KATA KUNCI: gempa bumi, geopsy; indeks kerentanan seismik; mikrotremor
RESPONS SEISMIK DI KECAMATAN MUARA BANGKAHULU, KOTA BENGKULU MENGGUNAKAN KONSEP PERAMBATAN GELOMBANG Rena Misliniyati; Muhammad Farid; Khairul Amri; Lindung Zalbuin Mase; Fepy Supriani
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpensil.v13i3.45746

Abstract

The position of Bengkulu Province, which is flanked by the subduction zone between the Euro-Asian and Indian-Australian plates to the west, and the Sumatra Fault zone to the east, makes Bengkulu City one of the areas prone to earthquake disasters. Muara Bangkahulu District is one of the sub-districts in Bengkulu City. Muara Bangkahulu sub-district is an area that functions as a government centre, trade and service centre, and one of the education centres in Bengkulu City. This study aims to determine the ground response in the Muara Bangkahulu sub-district area during an earthquake. The wave propagation method used in this study is a one-dimensional equivalent of linear and nonlinear modelling that propagates earthquake waves from bedrock to surface. The results of this study are Peak Ground Acceleration (PGA), amplification factor, earthquake acceleration time history, and acceleration spectra response. The results of this analysis will be compared between equivalent linear and nonlinear values. The results of this study can also help us realise and further consider the value of seismic design in the Muara Bangkahulu sub-district area, mainly if a stronger earthquake occurs in the future.
Uji Efektivitas Antikolestrol Ekstrak Etanol 96% Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Kelinci Jantan (Oryctolagus cuniculus) Aulia Nur Afifah; Muhammad Farid; Rose Intan Perma Sari; Suci Rahmawati; Dwi Dominica
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13397

Abstract

Kolesterol merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dengan prevalensi yang terus meningkat. Penggunaan obat sintetik seperti simvastatin efektif menurunkan kadar kolesterol, namun berpotensi menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif dari bahan alami. Daun kelor (Moringa oleifera L.) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan fenolik yang berpotensi sebagai antikolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol 96% daun kelor terhadap kadar kolesterol pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan pretest-posttest randomized control group design. Sebanyak 5 ekor kelinci jantan dibagi menjadi kelompok kontrol normal, kontrol positif (simvastatin), kontrol negatif (Na-CMC), serta dua kelompok perlakuan ekstrak dengan dosis 156 mg/kgBB dan 312 mg/kgBB. Induksi hiperkolesterolemia dilakukan menggunakan pakan tinggi lemak selama 7 hari, kemudian kadar kolesterol diukur pada hari ke-0, ke-7, dan ke-14. Hasil menunjukkan bahwa kontrol positif mengalami penurunan paling signifikan dari 185 mg/dL menjadi 105 mg/dL (43,24%). Kelompok ekstrak dosis 156 mg/kgBB dan 312 mg/kgBB juga mengalami penurunan menjadi 113 mg/dL (19,29%) dan 108 mg/dL (34,15%), sedangkan kontrol negatif hanya menurun sebesar 10,62%. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kelor memiliki aktivitas menurunkan kadar kolesterol, namun efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan simvastatin.
Uji Efektivitas Antikolestrol Ekstrak Etanol 96% Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Kelinci Jantan (Oryctolagus cuniculus) Aulia Nur Afifah; Muhammad Farid; Rose Intan Perma Sari; Suci Rahmawati; Dwi Dominica
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13397

Abstract

Kolesterol merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dengan prevalensi yang terus meningkat. Penggunaan obat sintetik seperti simvastatin efektif menurunkan kadar kolesterol, namun berpotensi menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif dari bahan alami. Daun kelor (Moringa oleifera L.) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan fenolik yang berpotensi sebagai antikolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol 96% daun kelor terhadap kadar kolesterol pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan pretest-posttest randomized control group design. Sebanyak 5 ekor kelinci jantan dibagi menjadi kelompok kontrol normal, kontrol positif (simvastatin), kontrol negatif (Na-CMC), serta dua kelompok perlakuan ekstrak dengan dosis 156 mg/kgBB dan 312 mg/kgBB. Induksi hiperkolesterolemia dilakukan menggunakan pakan tinggi lemak selama 7 hari, kemudian kadar kolesterol diukur pada hari ke-0, ke-7, dan ke-14. Hasil menunjukkan bahwa kontrol positif mengalami penurunan paling signifikan dari 185 mg/dL menjadi 105 mg/dL (43,24%). Kelompok ekstrak dosis 156 mg/kgBB dan 312 mg/kgBB juga mengalami penurunan menjadi 113 mg/dL (19,29%) dan 108 mg/dL (34,15%), sedangkan kontrol negatif hanya menurun sebesar 10,62%. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kelor memiliki aktivitas menurunkan kadar kolesterol, namun efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan simvastatin.