Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Dampak Pelatihan Media Pembelajaran Online pada Guru Sekolah Dasar Negeri 1 Pesaban I Kadek Dwi Gandika Supartha; Adi Panca Saputra Iskandar; I Gede Andika I; Dewa Ayu Agung Tantri Pramawati; Kadek Ayu Ariningsih
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.266

Abstract

Sekolah Dasar Negeri 1 (SD N 1) Pesaban merupakan salah sekolah di desa Pesaban yang berlamat di Jalan. Raya Besakih, Pesaban, Rendang Karangasem, Bali. Sistem pembelajaran yang digunakan di sekolah ini masih konvensional, dimana sistem yang digunakan belum banyak memanfaatkan teknologi informasi dan kurangnya inovasi dari guru untuk mengembangkan media pembelajaran yang menyebabkan kurangnya pemahaman siswa akibat dari media pembelajaran yang digunakan pada sekolah tersebut kurang menarik, kreatif, inovatif dan tidak mengikuti perkembangan teknologi. Hal tersebut juga menjadi salah satu tantangan pada saat pandemi Covid 19 yang mengharuskan pembelajaran dilakukan secara online. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru disekolah tersebut diberikan pelatihan Media Pembelajaran Online bekerjasama dengan STMIK STIKOM Indonesia dengan materi google classroom. Setelah dilakukan pelatihan dilakukan analisis untuk mengetahui dampak Pelatihan Media Pembelajaran Online pada Guru SD 1 Pesaban. Data diperoleh menggunanakan metode survey yang kemudian dijabarkan secara deskriptif untuk menjabarkan variabel-variabel penelitian. Angket yang diberikan pada indikator kemudahan Google Classroom dalam pembelajaran daring rata-rata guru menjawab setuju sebesar 79,38% dan tidak setuju sebesar 20,62% dan untuk indikator performa Google Classroom angka rata-rata para guru menjawab setuju 88,9% dan tidak setuju sebesar 11,1%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan yang telah dilakukan mendapat respon yang baik dari para guru di Sekolah Dasar Negeri 1 Pesaban dan telah diterapkan dalam proses pembelajaran secara daring yang juga memberikan hasil yang memuaskan sehingga kegiatan pelatihan ini cukup berhasil.
VISUALISASI BUKU KEPARIWISATAAN DAN PERSOALAN FILSAFAT ILMU TERAPAN PARIWISATA I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan; I Gede Mudana; Kadek Ayu Ariningsih; I Dewa Ayu Agung Tantri Pramawati
Jurnal Nawala Visual Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Nawala Visual Oktober 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v2i2.111

Abstract

Suatu terbitan buku yang memiliki tujuan komersial pasti akan membutuhkan proses desain yang mendukung. Tujuannya tentu untuk membangun branding positif pada visual awal oleh pembaca dan tertarik untuk membaca. Selain isi konten buku, strategi visual dengan berbagai pertimbangan prinsip desain yang sejalan dengan konsep secara keseluruhan buku menjadi satu kesatuan utuh seperti pada perancangan sampul dan layout buku Persoalan Filsafat Ilmu Terapan Pariwisata yang dibahas. Berhubungan dengan ilmu filsafat maka referensi yang digunakan adalah penyederhanaan ilustrasi fractal, mozaik, dan low poly. Pemanfaatan tipografi pun dipilih dengan karakteristik huruf yang tidak terlalu kompleks seperti jenis sans serif serta prinsip-prinsip teoritik dalam tipografi. Pendekatan nuansa warna dipilih berdasarkan pertimbangan makna unsur pariwisata dengan menggabungkan tone warna pada media sampul buku. Pada hasil akhir mempertimbangkan pula ruang display promo yang dapat menjangkau pembaca yang lebih luas dengan memanfaatkan media sosial dan google play book. Pada akhirnya buku yang diterbitkan memang selayaknya mempertimbangkan pula visual dan strategi pemasarannya, walau memerlukan waktu dalam penjualannya tetapi proses perancangan yang dilalui telah melingkupi berbagai hal yang bersifat strategis dalam penerbitan sebuah buku.
Utilizing Machine Learning for Pattern Recognition of Wayang Kamasan in Efforts to Digitize Traditional Balinese Art Ariningsih, Kadek Ayu; Lasiyo, Lasiyo; Ariani, Iva; Putu Sugiartawan, Putu
IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Vol 19, No 1 (2025): January
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijccs.102313

Abstract

The extinction of local cultural identities gives rise to profound inquiries concerning the conservative approach that may be adopted by a range of stakeholders. The ongoing process of globalization continues to drive technological innovation, while local cultural knowledge is increasingly marginalized. Conversely, an affirmative attitude towards the preservation of local culture is positively correlated with knowledge of local culture. This study focuses on Wayang Kamasan culture and employs a machine learning-based approach to reintroduce Wayang Kamasan in the context of a global community. The research employs a combination of qualitative and experimental quantitative methods. The former is used to gain an in-depth understanding of the socio-cultural aspects of Wayang Kamasan, while the latter are employed to assess the effectiveness of machine learning methods. The findings demonstrate that the machine learning approach to classifying Wayang Kamasan is an effective method for preserving Balinese culture. By accurately classifying the visual identity of Wayang Kamasan, it is possible to digitally document it, thereby facilitating the preservation of Balinese local culture. Pattern recognition through classification enables the preservation of this cultural heritage in digital form while also supporting the recognition of Balinese wayang.  
INOVASI BUKU MENGGAMBAR DAN MEWARNAI SEBAGAI MEDIA REGENERASI PELUKIS DAN PROMOSI LUKISAN WAYANG KAMASAN Pascima, Ida Bagus Nyoman; Ariningsih, Kadek Ayu; Putra, I Gusti Lanang Agung Raditya; Masdiantini, Putu Riesty; Putri, Ni Putu Meyka Pradnya; Putra, I Komang Apriyatama Sukarma; Wiguna, I Wayan Adi Maha
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.140

Abstract

Desa Kamasan merupakan salah satu desa di Kabupaten Klungkung Bali yang sejak zaman kerajaan telah dipercaya memproduksi barang-barang kerajinan tangan untuk digunakan di kerajaan. Barang tersebut berupa olahan logam dan lukisan diatas kain bertemakan wayang yang terkenal dengan nama Lukisan Wayang Kamasan. Tahun 90an, lukisan wayang mengalami puncak kejayaan dan banyak wisatawan yang membeli karya tersebut. Namun sekarang pelukis wayang Kamasan memiliki berbagai masalah diantaranya: 1).Minimnya regenerasi pelukis, 2) masyarakat Terdapat dari desa lain, dari kabupaten lain ataupun wisatawan yang memiliki minat untuk belajar namun terkendala jarak ke sanggar untuk belajar, 3) terkendala dalam bidang pemasaran, 4) kurangnya teknologi dan inovasi pemasaran, 5) kurangnya inovasi media lukis. Sekalipun memiliki berbagai permasalahan, desa Kamasan memiliki beberapa potensi seperti, SDM terampil, budaya, filosofi hidup masyarakat, agama, dll. Beranjak dari potensi dan permasalahan maka dilakukan pengabdian dengan tujuan: 1) meningkatkan keteampilan pemasaran dan branding, 2) bersama berinovasi untuk metode pemasaran dengan buku sektsa dan buku mewarnai, 3) mengadaptasi teknologi untuk memperkenalkan lukisan wayang kamasan, 4 mempengaruhi generasi muda dalam menghancurkan budaya melukis wayang dan mempermudah gerenasi muda dalam belajar dengan harapan regenerasi generasi penerus.
Web-based illustrated history of Sibangkaja: A digital humanities approach Adnyana, I Nyoman Widhi; Ariningsih, Kadek Ayu; Ardana, I Putu Dhiva Wira
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 12 (2025): December 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i12.1115

Abstract

The fragility of local historical memory in Sibangkaja Village has become increasingly evident as oral traditions fade and social transformations accelerate under the pressures of urbanization and digital cultural penetration. This underscores the urgent need to reconstruct, document, and digitize ancestral narratives as part of community-based cultural heritage preservation efforts. This study aims to identify the structure and dynamics of Sibangkaja’s historical memory and explore the application of digital humanities in revitalizing local knowledge through web-based visual storytelling media. The research employed oral history interviews, participatory observation, an archival study of cultural records, and the transmediation of historical narratives into interactive visual formats. The findings reveal that Sibangkaja’s collective memory is deeply embedded in local cosmology, religious rituals, and kinship structures, while carrying moral values that connect humans to their ancestors and their lived environment. Digitizing memory through a web-based pictorial storytelling medium demonstrated expanded access to knowledge, enhanced engagement among younger generations, and the creation of intergenerational cultural collaboration spaces for the elderly. This study proposes a community-based digital-archiving model that integrates local epistemology, digital technology, and visual-narrative approaches. Its primary contribution lies in advancing digital humanities in the context of Indonesian customary villages while strengthening the discourse on knowledge decolonization and cultural pedagogy in the digital transformation era.