Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Perancangan Film Animasi 2D Cerita Rakyat Bali “Balapan Menjangan Dan Siput” Ni Wayan Wardani Wardani; I Nyoman Agus Suarya Putra; I Ketut Sutarwiyasa; Putu Satria Udyana Putra; Desy Amelia
Jurnal Manajemen dan Teknologi Informasi Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Teknologi Informasi
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7170835

Abstract

The influence of globalization and technological advances has caused Indonesian folklore which is full of positive values and moral values that have begun to erode. The small selection of Indonesian folklore animated films on Youtube causes children to have no choice so they watch foreign movies and imitate bad things. This study aims to make a 2-dimensional animated film with the theme of Indonesian folklore. The folklore raised is the Balinese folklore of The Menjangan Race and the Snail version of Made Taro. This folklore contains moral messages such as respecting and respecting others, staying away from haughtiness, and teaching about the law of cause and effect. The results of testing media experts obtained results as many as 80% agreed to an attractive animation display, as many as 80% stated that they agreed to good video quality in this animated film, as many as 80% stated that the clarity of dialogue was good in this animated film. This 2-dimensional animated film succeeds in conveying the moral message contained in the Balinese folklore Of Balap Menjangan and Siput, and can be well received by children aged 8-12 years.
Pelatihan Animasi “Elemen Desain Komunikasi Visual” Bagi Industri Kecil Menengah Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Ni Wayan Wardani; I Nyoman Agus Suarya Putra; Desak Dwi Utami Putra; I Ketut Sutarwiyasa; Putu Satria Udyana Putra; Putu Gede Surya Cipta Nugraha
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v3i2.957

Abstract

Industri Kecil Menengah (IKM) merupakan roda penggerak ekonomi berbasis kerakyatan. Pertumbuhan jumlah IKM yang semakin meningkat khususnya di Bali mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Bali. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali selaku dinas yang menaungi IKM dan UMKM Provinsi Bali sangat tanggap dan sadar akan kebutuhan IKM untuk dapat mempertahankan bisnis yang dijalankan. Salah satu kebutuhan IKM yang sangat penting adalah pemahaman terhadap desain grafis atau desain komunikasi visual yang merupakan elemen penting dalam proses pembangunan kesadaran akan sebuah brand dan dapat membawa interaksi antara produk dengan target pelanggan. Oleh karena itu Disperindag Provinsi Bali bekerja sama dengan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) mengadakan pelatihan animasi dasar dengan memperkenalkan elemen dasar komunikasi visual dengan tujuan untuk peningkatan kompetensi pengelola IKM. Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari ini diikuti oleh 30 peserta pengelola IKM. Peserta mendapat kesempatan praktek langsung dan berdiskusi dengan tenaga pengajar dan seluruh peserta.
Pelatihan Fotografi (Motrek) Bagi Guru SMP Dalam Upaya Revitalisasi Bahasa Daerah Untuk Tunas Bahasa Ibu di Balai Bahasa Provinsi Bali I Nyoman Agus Suarya Putra; Aniek Suryanti Kusuma; Ayu Gede Willdahlia; Desak Dwi Utami Putra; I Ketut Sutarwiyasa; Putu Satria Udyana Putra; Ni Wayan Wardani; Ni Made Mila Rosa Desmayani; Putu Gede Surya Cipta Nugraha; Eddy Hartono; Gede Surya Mahendra
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v3i3.962

Abstract

The declining use of the Balinese language, especially among the younger generation, is something that the Bali Provincial Language Center needs to pay attention to immediately holding a language revitalization program. One of the activities in the regional language revitalization program is a photography training activity (motrek) for junior high school teachers which aims to revitalize language starting from the school realm, namely teachers and students. His hope in everyday life is not far from photography. The resulting photos can be given a description in Balinese, especially when uploading to social media. The training lasted for 4 days, attended by 75 State Middle School teachers. The training was filled with delivery of material, discussions, questions and answers and hands-on practice using each participant's cell phone. The results of the posttest showed an increase in understanding of the material by 48% from the results of the previous pretest.
PELATIHAN BELAJAR MICROSOFT WORD MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT DI SD NEGERI 2 SUMITA NI Kadek Nita Noviani Pande; Desak Made Dwi Utami Putra; Ni Made Suci Ariantini; Putu Satria Udyana Putra; Ni Luh Ade Dinda Dharma Yanti
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v3i1.52

Abstract

Teknologi mungkin sudah tak asing lagi bagi berbagai kalangan usia. Salah satu komponen teknologi yang paling terkenal adalah Microsoft Word. Microsoft word merupakan salah satu aplikasi atau perangkat lunak pengelola kata untuk membuat dokumen dan sejenisnya. Aplikasi ini sangat populer dan banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk membantu pekerjaan, belajar dan masih banyak lagi.Di zaman modern seperti sekarang ini, anak-anak sudah pandai menggunakan gadget atau handphone seperti halnya anak-anak di Desa Sumita. Namun, kebanyakan anak-anak menggunakan handphone hanya untuk bermain game atau bermain media sosial saja. Untuk itu, diperlukan pengetahuan bagi anak-anak khususnya Sekolah Dasar mengenai salah satu aplikasi yang sangat berguna bagi mereka di masa depan yakni Microsoft Word. Maka dari itu KKNT INSTIKI memiliki tujuan mengadakan bimbingan belajar Microsoft word menggunakan media pembelajaran power point di SDN 2 Sumita,yang dimana hasil dari pembelajaran ini akan berdampak baik untuk siswa-siswi SD N 2 Sumita seperti contohnya anak-anak bisa mengikuti perlombaan IT antar sekolah untuk anak-anak SD,dan juga anak-anak bisa mengikuti ANBK dengan baik karena sebelumnya TIM KKNT INSTIKI tidak hanya mengajarkan Microsoft Word,TIM juga mengajarkan bagaimana cara membuka aplikasi di laptop,belajar mengenai penggunaan keyboard,mouse dan kursor dan juga pembelajaran ini sangat bermanfaat saat mereka akan naik ke jenjang Sekolah Menengah Keatas karena mereka sudah memiliki dasar penggunakan Microsoft Word. Atau bisa juga dikatakan bahwa tim membantu anak-anak dalam meningkatkan pengetahuan mengenai komputer.
Interactive Multimedia "Melajah Cecimpedan Bali" for Elementary School Students Based on Android Putra, Putu Satria Udyana; Murpratiwi, Santi Ika; Adnyana, I Nyoman Widhi; Meinarni, Ni Putu Suci; Sari, Ni Wayan Yunita
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Multidisiplin Sahombu, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali is famous for its strong and inherent culture in an area, one of which can be seen from the traditional arts that are still preserved by the community. Cultural heritage in the form of traditional arts in Bali still has a lot to be developed, preserved by the community and the younger generation. One of Bali's cultural heritage is Cecimpedan which is a Balinese puzzle. In an increasingly advanced era, traditional arts are beginning to be forgotten by the younger generation. One of the efforts that can be made so that culture in the form of traditional arts is preserved in the global flow that is advancing from year to year, through the use of interactive learning media in the learning process. The purpose of this research is to introduce cecimpedan to the younger generation, that learning traditional arts in the form of Balinese cecimpedan is no less fun than learning modern culture. The data obtained in this study from observation, questionnaires, and interviews. Based on the results of the questionnaire with a percentage of 97.2% or 72 respondents stated that the material presented in this interactive multimedia application is easy to understand.
PENGEMBANGAN KARAKTER MOBILE GAME PERANG PUPUTAN KLUNGKUNG Putra, Putu Satria Udyana; Efendi, Mochamad Arman; Putu Wirayudi Aditama; Dwi Novitasari; I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan
Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.251 KB) | DOI: 10.55606/jurrsendem.v1i1.199

Abstract

Combining culture and technology is one solution to digitizing an area's local wisdom. Technology is expected to be an educational medium for the younger generation to know the history and meaning of a historical story. The island of Bali has a lot of the previous history, one of which is about the Puputan Klungkung war. Based on the results of questionnaires to 40 respondents by simple random sampling, 77.5% of respondents did not know the history of the Klungkung puputan and its meaning. To maintain the history of the puputan war, it is necessary to introduce the next generation but keep abreast of technological developments so that the research aims to design a media in the form of a mobile game. This mobile game media was chosen because of its popularity in Indonesian society, both among children to adults, thus creating interest in playing media games. The game design adapts to the scheme of the design pattern by using simple, cultured, and informative concepts. This development resulted in the design of the character of the king of Klungkung and the Dutch army and the layout design of the game Puputan Klungkung.
Comparison of ResNet-50 and DenseNet-121 Architectures in Classifying Diabetic Retinopathy Yoga Pramana Putra, I Putu Gede; Ni Wayan Jeri Kusuma Dewi; Putu Surya Wedra Lesmana; I Gede Totok Suryawan; Putu Satria Udyana Putra
Indonesian Journal of Data and Science Vol. 6 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Data and Science
Publisher : yocto brain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56705/ijodas.v6i1.232

Abstract

Introduction: Diabetic Retinopathy (DR) is a vision-threatening complication of diabetes that requires early and accurate diagnosis. Deep learning offers promising solutions for automating DR classification from retinal images. This study compares the performance of two convolutional neural network (CNN) architectures—ResNet-50 and DenseNet-121—for classifying DR severity levels. Methods: A dataset of 2,000 pre-processed and augmented retinal images was used, categorized into four classes: normal, mild, moderate, and severe. Both models were trained using two approaches: standard train-test split and Stratified K-Fold Cross Validation (k=5). Data augmentation techniques such as flipping, rotation, zooming, and translation were applied to enhance model generalization. The models were trained using the Adam optimizer with a learning rate of 0.001, dropout of 0.2, and learning rate adjustment via ReduceLROnPlateau. Performance was evaluated using accuracy, precision, recall, and F1-score. Results: ResNet-50 outperformed DenseNet-121 across all evaluation metrics. Without K-Fold, ResNet-50 achieved 84% accuracy compared to DenseNet-121’s 80%; with K-Fold, ResNet-50 scored 83% and DenseNet-121 81%. ResNet-50 also demonstrated better balance in class-wise classification, with higher recall and F1-score, especially for moderate and severe DR classes. Confusion matrices confirmed fewer misclassifications with ResNet-50. Conclusions: ResNet-50 provides superior accuracy and robustness in classifying DR severity levels compared to DenseNet-121. While K-Fold Cross Validation enhances model stability, it slightly reduces overall accuracy. These findings support the use of ResNet-50 in developing reliable deep learning-based screening tools for early DR detection in clinical practice
Branding Logo dan Pelatihan Pengelolaan Media Sosial untuk UMKM Keripik Ayu Yoga dalam Meningkatkan Visibilitas dan Penjualan Produk Secara Digital Mutiarani, Rizkita Ayu; Putra, Putu Satria Udyana; Jatila , I Gede Mahesa Putra; Sudipa, I Gede Iwan
Jurnal KOMET Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 2 Nomor 1, Juni 2
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v2i1.62

Abstract

UMKM Keripik Ayu Yoga merupakan usaha mikro berbasis kuliner khas Bali yang mengolah kulit ikan salmon dan ceker ayam menjadi produk keripik dengan cita rasa unik. Meskipun memiliki kualitas produk yang unggul dan pangsa pasar lokal yang stabil, usaha ini belum memiliki identitas visual yang kuat dan belum memanfaatkan media sosial secara optimal untuk kegiatan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk UMKM melalui dua pendekatan utama: pembuatan branding logo profesional dan pelatihan pengelolaan media sosial Instagram bisnis. Metode pelaksanaan meliputi transfer knowledge, demonstrasi, serta praktik langsung di lokasi usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya identitas visual dan strategi pemasaran digital, dibuktikan dengan penggunaan akun Instagram bisnis, posting konten berkala, dan kemampuan membaca Instagram Insights. Logo baru juga berhasil dirancang dan digunakan pada kemasan produk, memberikan nilai tambah dalam memperkuat branding. Pendekatan ini terbukti meningkatkan interaksi dengan pelanggan dan memperluas jangkauan pasar secara signifikan. Program ini menunjukkan bahwa branding yang baik dan pemanfaatan media sosial yang efektif dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan daya saing UMKM tradisional di era digital.
Pelatihan dan Pendampingan Media Sosial dalam Mendukung Promosi dan Penjualan Produk UMKM Ukiran Kayu Wiguna, I Komang Arya Ganda; Semadi, Ketut Ngurah; Asana, I Made Dwi Putra; Putra, Putu Satria Udyana; Radhitya, Made Leo
Jurnal KOMET Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 1 Nomor 1, Juni 2
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v1i1.8

Abstract

Promosi dan Penjualan digital menjadi suatu proses bisnis yang harus dapat diterapkan pada setiap usaha, tidak terkecuali pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Perkembangan UMKM saat ini telah mengantarkan pada UMKM Goes Digital, sehingga adopsi teknologi dan pemanfaatan media promosi dan penjualan digital menjadi kebutuhan. Namun pada realitanya tentunya pemerataan dari pemanfaatan promosi dan penjualan digital disesuaikan dengan kemampuan dari setiap pemilik UMKM. Contohnya pada UMKM Kasari Ukir, Gianyar, bali yang memiliki permasalahan utama yang dihadapi dalam upaya mereka untuk bisa aktif di media sosial untuk menjalankan strategi promosi. Permasalah dalam pemasaran digital yang dialami pada usaha kasari ukir ini adalah belum mampu memanfaatkan sosial media untuk melakukan promosi serta pemasaran produk ukiran pada usaha kasari ukir.  Sehingga pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini memfokuskan pada tranfer knowledge terkait pemanfaatan media sosial bagi pengelola UMKM dalam mendukung promosi dan penjualan.  Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan berupa pendampingan pembuatan konten Instagram, foto produk UMKM dalam mengasah keterampilan dalam bidang sosial media berupa Instagram, selain melatih cara copywriting dan teknik foto produk kegiatan ini diharapkan dapat mengasah keterampilan soft skill dan hard skill dalam usaha kasari ukir dalam bentuk pengaplikasian di era digital.
Pelatihan Canva untuk Presentasi bagi Guru SMP Negeri 3 Denpasar Ngakan Putu Darma Yasa; I Nyoman Jayanegara; I Made Marthana Yusa; I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan; I Wayan Adi Putra Yasa; I Nyoman Yoga Trisemarawima; Putu Satria Udyana Putra; Putu Surya Wedra Lesmana
Journal of Social Work and Empowerment Vol 4 No 1 (2024): Journal of Social Work and Empowerment - September 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/jswe.v4i1.674

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru SMP Negeri 3 Denpasar dalam pemanfaatan aplikasi Canva untuk meningkatkan kualitas presentasi dalam proses pembelajaran. Metode: Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop selama lima hari di SMP Negeri 3 Denpasar. Peserta pelatihan terdiri dari guru-guru yang mengajar di berbagai mata pelajaran. Workshop difasilitasi oleh tim dosen pengembang materi Canva dan beberapa ahli desain grafis yang berpengalaman. Materi pelatihan mencakup pengenalan dasar tentang Canva, membuat akun Canva, teknik pembuatan desain yang menarik, serta praktek langsung dalam membuat presentasi berbasis Canva. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para guru mampu menguasai dasar-dasar penggunaan Canva dalam waktu singkat. Mereka mampu membuat presentasi yang lebih menarik dan informatif dibandingkan dengan sebelumnya. Selain itu, para guru juga mampu memanfaatkan fitur kolaborasi Canva untuk berbagi materi presentasi dengan sesama guru, sehingga memperkaya kualitas pembelajaran di sekolah. Implikasi: Pengabdian masyarakat ini membuktikan bahwa pelatihan pemanfaatan aplikasi Canva bagi guru SMP Negeri 3 Denpasar memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas presentasi pembelajaran. Dengan memanfaatkan teknologi yang tepat, guru dapat lebih kreatif dan efektif dalam menyampaikan materi kepada siswa. Diharapkan ke depannya, pelatihan semacam ini dapat terus dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Kata Kunci: Pendidikan, Teknologi, Canva, Presentasi, Guru SMP Negeri 3 Denpasar