Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship between Family Support and Mother's Behavior in Implementing Nutritional Family Programs (KADARZI) in the Case of Children with Malnutrition Nurul Fitrianil Jannah; Elida Ulfiana; Sylvia Dwi Wahyuni
Indonesian Journal of Community Health Nursing Vol. 5 No. 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijchn.v5i2.20847

Abstract

Pendahuluan: Keluarga dengan balita kurang gizi merupakan salah satu sasaran program Kementrian Kesehatan yaitu Keluarga Sadar Gizi (KADARZI). Masih banyaknya masalah gizi pada balita dan persentase KADARZI yang belum mencapai target nasional 80% menunjukkan bahwa asuhan gizi di tingkat keluarga belum memadai. Salah satu penghambat KADARZI adalah ibu tidak mendapatkan dukungan dari keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku ibu dalam melaksanakan program keluarga sadar gizi (KADARZI) pada kasus balita dengan kurang gizi.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita kurang gizi berusia 12-59 bulan di Surabaya. Sampel penelitian ini berjumlah 107 responden yang diperolah menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah dukungan keluarga. Variabel dependen adalah perilaku ibu balita yang kurang gizi dalam melaksanakan KADARZI. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Spearman Rho dengan tingkat signifikansi p = 0,05.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan dukungan keluarga dengan perilaku KADARZI (p=0,000) dengan arah korelasi yang bernilai positif.Kesimpulan: Terdapat dukungan keluarga berhubungan dengan perilaku ibu balita dalam melaksanakan KADARZI. Semakin baik dukungan keluarga maka semakin baik pula perilaku ibu dalam melaskanakan KADARZI. Perawat Komunitas dapat memberikan intervensi berupa penyuluhan tentang pentingnya KADARZI agar ibu balita dan keluarga termotivasi untuk melaksanakan kelima indikator KADARZI.
Analysis of Factors Affecting Self-Acceptance in Older Adult Living in Nursing Homes Dessy Syahfitri Pohan; Elida Ulfiana; Ariina Qona'ah
Indonesian Journal of Community Health Nursing Vol. 6 No. 2 (2021): AUGUST (2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijchn.v6i2.24981

Abstract

Introduction: Self-acceptance among older adult who lives in the nursing home tends to be poor. It is because they feel abandoned by their families and their inability to accept any changes that occur to them. Thus, older adults find it challenging to adapt to their new environment and cause various physical and psychological problems. The purpose of this study was to determine the factors of self-acceptance in older adults living in aged care based on an empirical study of the last ten years.Method: This study used a literature review design with electronic sources from 4 databases, namely Scopus, PubMed, Google Scholar, and Science Direct, which were published in the period 2010-2020. The keywords used are factors that influence or self-acceptance, older adults or elderly or aged, and nursing homes or nursing home.Results: Thirteen articles were analyzed in this study. Six research articles discuss social support as the most important factor of self-acceptance in older adults living in nursing homes. Other factors that influence self-acceptance in the older adult who lives in the nursing home include spirituality, religiosity, family support, and positive thinking.Conclusion: Social support is the essential factor in self-acceptance in older adults living in nursing homes.
The Relationship of Physical Activity and Sleep Quality Among Elderly Who Are Still Working Anita Tria Purnamasari; Elida Ulfiana; Andri Setya Wahyudi
Indonesian Journal of Community Health Nursing Vol. 6 No. 2 (2021): AUGUST (2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijchn.v6i2.29051

Abstract

Introduction: The elderly tend to have short sleep duration, resulting in poor sleep quality. Physical activity is believed can improved sleep quality. This study was aimed to explain the relationship between physical activity and sleep quality among the elderly who are still working.Method: This study used a correlational research design with a cross-sectional approach. There were 63 elderly who involved as respondents by using the simple random sampling technique. The independent variable of this research was physical activities, while the dependent variable was sleep quality. A questionnaire was used to collect data. Data were then analyzed by using the Chi-Square test with a significance level of p=0.05.Results: The study found that physical activity correlates with sleep quality among the elderly who are still working (p=0.021). The elderly with moderate physical activity has three times chance to have a good sleep quality (OR=3.667).Conclusion: Moderate physical activity correlates with good sleep quality. However, an increase in physical activity will worsen the sleep quality among the elderly. The elderly who are still working can reduce the intensity of their activity in the workplace.
KELURAHAN KENDANGSARI MENUJU KAMPUNG PELANGI SURABAYA SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN LINGKUNGAN KOTA MELALUI STRATEGI KAMPUNG KREATIF: Kendangsari Towards Surabaya’s Rainbow Village As An Effort To Improve City’s Environment Through Creative Strategies Elida Ulfiana; Eka Mishbahatul M Has; Makhfudli Makhfudli; Ferry Efendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2019): JPM | Maret 2019
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.777 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v5i1.234

Abstract

Lingkungan perumahan yang padat serta rendahnya perilaku warga menjaga kebersihan lingkungan serta belum adanya pengelolaan sampah rumah tangga membuat pemandangan yang kurang indah dipandang di wilayah Kendangsari Surabaya. Solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan pendekatan strategi kampung kreatif membentuk kelurahan Kendangsari menuju kampung Pelangi di Surabaya. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah merintis Kelurahan Kendangsari menjadi Kampung Pelangi dengan lingkungan bersih, asri bernuansa warna warni, meningkatkan perilaku kebersihan lingkungan, serta membangun kreativitas warga. Target kegiatan yang dilakukan adalah kerjabakti pengecatan, sosialisasi Bank sampah, serta pelatihan pembuatan batik celup. Kegiatan dilaksanakan di RT 03 RW 04 Kelurahan Kendangsari sebagai daerah rintisan kampung pelangi. Metode dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat menggunakan tahapan strategi kampung kreatif yaitu pembentukan ide kreatif, realisasi ide kreatif, penguatan sistem pendukung, penguatan sistem pendukung, penyediaan ruang basis aktivitas kreatif, dan ealuasi aktivitas kreatif. Pada akhir tahap evaluasi dapat dilihat secara langsung satu wilayah telah bernuansa warna warni, adanya upaya membentuk unit bank sampah, serta adanya ketrampilan warga membuat batik celup. Kata kunci : Kampung pelangi, Kendangsari, Surabaya, kreatif
PENERAPAN ART THERAPY MEMBATIK COLET SEBAGAI UPAYA MEMELIHARA FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI POSYANDU BAROKAH, KELURAHAN KLAMPIS NGASEM, KECAMATAN SUKOLILO, KOTA SURABAYA, PROVINSI JAWA TIMUR: The Application of Art Therapy Batik Colet as An Effort to Maintain Elderly Cognitive Functions in Posyandu Barokah, Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur Elida Ulfiana; Makhfudli; Kusnul Chotimah; Zenitha Rani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2020): JPM | Maret 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.129 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v6i1.563

Abstract

Klampis Ngasem is one of the areas in East Surabaya, precisely in Sukolilo sub-district, Surabaya. The target group in the community partnership program (PKM) is the Elderly Posyandu "Barokah" in RW 3. Problems that occur in the Elderly Barokah Posyandu are less varied activities and innovation so that some elderly are less interested and bored to follow routinely as indicated by the presence of the elderly < 75%, the absence of efforts to prevent dementia that is carried out regularly and continue for the elderly, lack of elderly knowledge about changes in cognitive function and efforts to maintain cognitive function so as to prevent dementia, and the availability of leisure time for the elderly in addition to routine posyandu activities and those that have not been utilized to be useful and productive. The solution to overcome these problems is through the application of Art Therapy to make colet batik. The purpose of this community service is to help express themselves, maintain the cognitive function of the elderly and provide new skills in making batik as an activity in the Posyandu Elder Barokah Klampis Ngasem Village. The activities carried out are screening to see the cognitive function of the elderly using Mini mental state examination (MMSE) and clock drawing test (CDT), counseling about prevention of dementia which includes knowing dementia, prevention of dementia, and art therapy, batik colet training with demonstration methods, and simulation. The results of batik colet will be processed again with the help of cadres or the elderly who have sewing skills to be used as sofa pillowcases. From this process, a work or product will be produced from the batik colet method.
PEMBERDAYAAN KAUM IBU MELALUI PENGOLAHAN SUSU KEDELAI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN GIZI KELUARGA Elida Ulfiana; Eka Misbahatul M.Has
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpmk.v1i1.12327

Abstract

Pendahuluan: Masih kurangnya pemenuhan gizi di keluarga terutama pemenuhan sumber protein terjadi karena masih kurangnya pemahaman kaum ibu tentang pilihan sumber gizi. Selain itu kaum ibu juga belum mengetahui tentang pengolahan susu kedelai yang bernilai gizi tinggi yang mudah dilakukan. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pemenuhan gizi di keluarga terutama pemenuhan sumber protein dan mengajarkan pengolahan susu kedelai yang bernilai gizi tinggi yang mudah dilakukan. Solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah memberdayakan kaum ibu melalui kegiatan pelatihan pengolahan susu kedelaiMetode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di kelurahan Kutisari dan Kelurahan Bubutan kota surabaya dengan sasaran 50 ibu-ibu PKK. Kegiatan yang diterapkan adalah melakukan pelatihan tentang susu kedelai, demonstrasi pembuatan susu kedelai, diskusi, dan pemberdayaan. Dilakukan pre test dan post test untuk mengukur pemahaman tentang susu kedelai.Hasil: Sebelum pelatihan menunjukkan pengetahuan peserta tentang susu kedelai sebagian besar pengetahuan pada kategori kurang atau berada pada skor ≤50 yaitu 27 orang (54%). Setelah dilatih tentang susu kedelai, mayoritas kategori baik pada skor ≥80 yaitu 42 orang (84%) dan terbanyak memiliki nilai 100 pada 17 orang (34%).Kesimpulan: Pelatihan pengolahan susu kedelai ini dapat meningkatkan pemahaman kaum ibu tentang manfaat susu kedelai untuk gizi keluarganya serta ibu dapat membuatnya secara mandiri. Peran penting ibu dalam keluarga adalah menyediakan makanan yang bernilai gizi serta mengajarkan perilaku hidup sehat di keluarga, sehingga dengan ibu menyediakan susu kedelai di keluarga akan menciptakan salah satu perilaku sehat di keluarga sehingga gizi keluarga terpenuhi dan keluarga akan menjadi sehat
PROGRAM PAGAR BESI (PENDAMPINGAN KELUARGA SADAR DAN SIAGA TUBERKULOSIS PARU) UNTUK MENCAPAI ZERO TB CASE 2020 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KLAMPIS NGASEM, KOTA SURABAYA Eka Mishbahatul Marah Has; Elida Ulfiana; ilya Krisnana; Yuni Sufyanti Arief; Annisa Mufidah; Mukhamad Fathoni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpmk.v2i2.20798

Abstract

Pendahuluan: Indonesia masih menjadi negara dengan angka kejadian Tuberkulosis (TB) Paru tertinggi kedua di dunia. Kurangnya kepatuhan terhadap pengobatan dan perilaku pencegahan penularan diketahui menjadi penyebab utama tingginya kasus TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Klampis Ngasem. Keluarga yang tinggal bersama dengan klien TB Paru sangat rentan terinfeksi karena rendahnya pengetahuan terkait pencegahan TB. Oleh karena itu, program pendampingan keluarga sadar dan siaga TB Paru (PAGAR BESI) perlu dilaksanakan. Program PAGAR BESI bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dan perilaku pencegahan penularan TB Paru di lingkungan keluarga sebagai upaya mencapai zero TB case di wilayah kerja Puskesmas Klampis Ngasem, Kota Surabaya.Metode: Pendekatan metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan (health coaching). Pendampingan (health coaching) dilaksanakan dengan pemberian edukasi tentang: 1) konsep TB Paru; 2) penularan TB Paru; 3) perilaku pencegahan penularan TB Paru; dan 4) dukungan keluarga. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi, dilengkapi dengan media power point presentation, modul, dan audio visual aids. Program diikuti oleh 50 orang care giver primer dari klien TB Paru.Hasil: Penilaian dilakukan terhadap perubahan pengetahuan melalui kuesioner dichotomous choice (pre-posttest). Skor pre-test menunjukkan 48% peserta memiliki pengetahuan dalam kategori baik, 52% dalam kategori cukup, dan 0% dalam kategori kurang. Hasil post-test didapatkan peningkatan pengetahuan dalam kategori baik 86% dan 14% dalam kategori cukup.Kesimpulan: Program pendampingan keluarga sadar dan siaga TB Paru (PAGAR BESI) terbukti efektif meningkatkan pengetahuan peserta. Selanjutnya, dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan perilaku pencegahan penularan TB Paru di lingkungan keluarga. Tindak lanjut program dapat dilaksanakan secara periodik oleh perawat komunitas untuk meningkatkan retensi perilaku.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ROM MENINGKATKAN MOTIVASI KELUARGA DALAM MELAKUKAN RANGE OF MOTION (ROM) PADA PASIEN STROKE INFARK DI IRNA SERUNI A RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA Sunaryo Sunaryo; Elida Ulfiana; Deni Yasmara
Critical Medical and Surgical Nursing Journal (CMSNJ) Vol. 3 No. 2 (2015): APRIL 2015
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.587 KB) | DOI: 10.20473/cmsnj.v3i2.12290

Abstract

Introduction: Stroke is a disease that needs attention, especially for patients and their families. Not all families have the motivation to do a ROM for various reason. The aimed of this study was to examine the influence of health education to the family motivation to do ROM for the patients with infarction stroke in Seruni A Ward, Dr.Soetomo Hospital Surabaya.Methods: This study was used Pre Experimental Design. Population in this study were all family of the patients with infarction stroke in Seruni A Ward, Dr.Soetomo Hospital Surabaya. Purposive sampling technique was used in this study. There were 10 respondents as the sample who met to the inclusion criteria. The independent variable was helath education about Range Of Motion (ROM) and the dependent variable was the patient's family motivation to do ROM. Data were collected and analyzed using Wilcoxon Signed Ranks test.Results: The results showed that there was an effect of health education to family motivation to do ROM for the patients with infarction stroke in Seruni A Ward, Dr.Soetomo Hospital Surabaya (p=0.01).Conclusions: Health education about the ROM influence family motivation in carrying out physiotherapy. Nurses and other health professionals should provide health education in order to motivate families to increase and accelerate the healing process of patients. The results of this study can be further investigated by comparing the extension method, which one is more effective to motivate patients and it can associated with a cure rate of patients.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN ADAPTASI FAMILY CAREGIVER DALAM MERAWAT KELUARGA DENGAN KANKER STADIUM AKHIR DI POLI ONKOLOGI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA Purwaningsih Purwaningsih; Elida Ulfiana; Trias Isrichawati
Critical Medical and Surgical Nursing Journal (CMSNJ) Vol. 9 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.438 KB) | DOI: 10.20473/cmsnj.v9i1.18456

Abstract

Introduction: Caring for family members with cancer takes a long time. Various problems that arise during treatment will have an impact on the physical condition and psychological care giver so that this will have an impact on family adaptation. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the adaptation ability of family caregivers who care for families with terminal condition cancer in the Oncology Poly RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Methods: A cross-sectional study design. The population in this study are families who care for family members with terminal condition cancer in the Oncology Polyclinic Dr. Soetomo as many as 138 respondents were obtained by purposive sampling. The independent variables are attitude, trust, family support, coping mechanisms, and role functions while the dependent variable is the adaptability of family caregiver who care for families with terminal condition cancer. The research instrument used questionnaire attitudes, beliefs, family support, coping mechanisms, role functions and adaptability. Data analysis using Spearman Rho with significance level p ≤ 0.05. Results: Attitudes, family support, coping mechanisms, role functions are related to family caregiver's adaptability, while trust is not related to family caregiver's adaptability. Conclusion: Adaptability is needed for family caregivers in caring for families with terminal condition cancer. Future researchers are expected to intervene further to improve family support and adaptive coping mechanisms to help overcome problems that arise during the treatment of patients with cancer. Keywords: Attitude, Trust, Family Support, Coping Mechanisms, Role Function, Terminal Condition Cancer 
RELATIONSHIP SOCIAL SUPPORT AND RESILIENCE WITH STRESS LEVELS OF FAMILY CAREGIVERS HEMODIALYSIS PATIENTS SURABAYA A Fahmil Haq Aplizuddin; Harmayetty Harmayetty; Elida Ulfiana
Critical Medical and Surgical Nursing Journal (CMSNJ) Vol. 9 No. 2 (2020): OCTOBER 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.567 KB) | DOI: 10.20473/cmsnj.v9i2.23350

Abstract

Introduction: Hemodialysis is a life-long treatment for end-stage renal disease (ESRD). ESRD has physical and psychosocial challenges to experience stress which not only affects but patients but also family members who care for them or also called family caregivers. Analyzing the relationship of social support and resilience to the level of stress in the family caregiver of hemodialysis patients at Haji Hospital Surabaya.Methods: A cross-sectional study with a population of family caregiver members of hemodialysis patients at RSU Haji Surabaya. The sample size was 92 respondents with criteria, namely families who treat hemodialysis patients at RSU Haji Surabaya, live in one house with patients, aged > 18 years, and can read and write. The variables of this study are social support, resilience, and stress levels. Data collection was performed using a questionnaire and analyzed using Spearman’s Rho test. Results : There was a significant negative relationship between social support and stress levels (p = 0.004 and r = -0.296) and resiliency with stress levels (p = 0.003 and r = -0.311).Discussion: The level of stress in a family caregiver hemodialysis patient can be influenced by the social support received and the level of resilience they have. The social support has an important role for family caregivers obtained from the family and significant other.
Co-Authors A Fahmil Haq Aplizuddin Abu Bakar Abu Bakar Achmad Ali Basri Agustin P. Winarno Ahmad Abdul Ghofar Abdulloh Ajeng Triska Permata Sari Alit Armini, Ni Ketut Alya Annisa Ilma Ambrosia Barek, Maria Andri Setya Wahyudi Angelina, Farah Dwita Angga Riski Wijaya Anggi Hanafiah Syanif Anita Tria Purnamasari Annisa Mufidah Arief, Yuni Sufyanti Ariina Qona'ah Aryanti, Putu Indraswari Candra Panji Asmoro, Candra Panji Chandra Rahmadi Chandra Rahmadi Choirina Nur Aziza Clauvega Myrtha Sunarya Darma, Septin Srimentari Lely Deni Yasmara Dessy Syahfitri Pohan Dwi Faqihatus Syarifah Has Efa I. Maulina Eka MHas Eka Misbahatul Eka Misbahatul M.Has Eka Misbahatul Mar'ah Has Eka Misbahatul Mar'ah Has Eka Misbahatul Marah Has Eka Mishbahatul Mar'ah Has Elok Agustina Rahayu Erna Dwi W Ernita K. Sari Esti Yunitasari evi novia rahmawati Fermi Avissa Ferry Efendi Firman M. Safri Fransisco Godinho Pereira Gading Ekapuja Aurizki Habib Muhammad Halimatunnisa', Maulin Harmayetty, Harmayetty Hasanudin Hasanudin Herdina Mariyanti Herminia Maria Ximenez Hilyah I. Rohmah Ika Yuni Widyawati Ilya Krisnana, Ilya Indarwati , Retno Joni Haryanto Julinda Malehere Julinda Malehere Kartika Indaswari Dewi Komang R. Ningrat Kristianingrum, Niko Dima Kristiawati Kristiawati Kurniawati, Ninuk Dian Kusnanto Kusnanto Kusnul Chotimah Laila Mufida Laila Mufida Lailiyaturrohmah, Zurinda Dwi Nur Laily Hidayati Laily Hidayati Lilis Sulistyorini M. Hadarani Made Mahaguna Putra Makhfudli Makhfudli Maratus Sholihah Ramadhani Medawati, Riris Melinda Restu Pertiwi Merryana Adriani Mitha Wulan Nur'aini Mochamad Cholid Hanafi Muhamad Zainudin Mukhamad Fathoni Najiyatul Fadhia Naning Prasdawati Nayluzzuharo' N, Fanny Ni Kadek Arie Octarini Ni Made Sekar Sari Nihayati, Hanik Endang Nina Agustina Noguchi-Watanabe, Maiko Nourmayansa Vidya Anggraini Noviyanti, Merry Nurlita Kurnia Wijaya Nursalam Nursalam . Nursalam, Nursalam Nurul Fitrianil Jannah Patuh Padaallah, Ananda Praba D. Rachmawati Praba Diyan Rachmawati, Praba Diyan Pradanie, Retnayu Pudji Lestari Purwaningsih - Putu Indraswari Aryanti Putu Indraswari Aryanti Rachmat Hargono Ramadhani, Ananda Amalia Regina Soares Da Costa Ximenes Rheyma Sinar Al Fitri Rista Fauziningtyas, Rista Sagita Wulan Sari Sari, Dianis Wulan Sari, Ni Made Sekar Sari, Sagita Wulan Sekar Sari Selpina Embuai Seran, Emeltriana Emilinda Aek Setho Hadisuyatmana Silvia Farhanidiah Sukma Randi Ismon0 Sunaryo Sunaryo Sylvia Dwi Wahyuni Tintin Sukartini Sukartini, Tintin Sukartini Tiyas Kusumaningrum Trias Isrichawati Triharini, Mira Trihartuty Trihartuty Vania Pangestika Purwaningrum Vera Veriyallia Yulia Yunara Yursinus G Tanaefeto Yusuf , Ah. Zakiyatul &#039;Ulya Zenitha Rani