Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kesiapan Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Implementasi Kegiatan Pra-Pembelajaran Ahmad Husein; Ali Yusron; Arianto Arianto; Atika Atika; Nurmaida Sari
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8266

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kegiatan pra-pembelajaran dalam membentuk kesiapan belajar siswa sekolah dasar, yang mencakup aspek kognitif, fisik, emosional, dan sosial. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis implementasi kegiatan pra-pembelajaran dalam meningkatkan kesiapan belajar siswa di SD Negeri 116 Percontohan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru SD Negeri 116. Percontohan dengan jumlah siswa 25 dan 4 guru sebagai informan Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini dijaga melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik, yaitu dengan membandingkan informasi yang diperoleh dari berbagai informan serta menggunakan beberapa metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pra-pembelajaran yang dilaksanakan secara rutin dan terstruktur, seperti upacara, senam pagi, kegiatan keagamaan, literasi, dan seni, memberikan kontribusi positif terhadap kesiapan belajar siswa. Kegiatan tersebut terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan, konsentrasi, kestabilan emosi, kemampuan berpikir, serta motivasi belajar siswa. Secara keseluruhan, integrasi berbagai kegiatan tersebut membentuk sistem kesiapan belajar yang holistik dan mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi secara teoretis dalam memperkaya kajian tentang strategi pembelajaran berbasis kesiapan belajar, serta secara praktis menjadi rujukan bagi guru dan sekolah dalam merancang kegiatan pra-pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.
Kajian Validitas dan Reliabilitas Tes dalam Evaluasi Pembelajaran Nadiva Syahira Daulay; Nur Fadilah Harahap; Fitrah Hayati; Sonia Pertiwi; Masitoh Masitoh; Ahmad Husein
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pdzmh775

Abstract

This study aims to examine the concepts of validity and reliability as two fundamental aspects that determine the quality of research instruments. Validity refers to the extent to which an instrument measures what it is intended to measure, whereas reliability indicates the consistency of the measurement results obtained. The study employed a library research method by reviewing various relevant scientific sources, including books, journal articles, and academic documents discussing validity and reliability in research instruments. The findings reveal that validity consists of several types, namely content validity, construct validity, criterion validity, face validity, and empirical validity. Meanwhile, reliability includes test-retest reliability, parallel forms reliability, internal consistency reliability, inter-rater reliability, and intra-rater reliability. Each type of validity and reliability possesses distinct characteristics and testing procedures depending on the objectives and forms of the instruments used. Therefore, validity and reliability testing should be conducted systematically to ensure that research instruments produce accurate, consistent, and trustworthy data. This study is expected to serve as a reference for researchers and educational practitioners in understanding the importance of validity and reliability as the foundation for developing high-quality research instruments.
Edukasi Pernikahan Dini sebagai Upaya Pencegahan dan Peningkatan Kesadaran Remaja di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan Lely Afriani; Muhammad Ramadhan Pratama; Ahmad Husein; Eka Abelia Putri; Siti Wardah; Nur Azizah; Yenni Asrifah; Muhammad Sibaweh Ridwan; Dandy Setyawan Siregar; Lia Agustina Damanik
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ajrp5772

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena sosial yang masih marak terjadi, khususnya di wilayah pedesaan, dan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi remaja maupun masyarakat. Faktor-faktor penyebabnya bersifat multidimensional, meliputi keterbatasan ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, minimnya pemahaman kesehatan reproduksi, serta kuatnya pengaruh budaya dan norma sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini, meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya pendidikan, serta mendorong pencegahan pernikahan usia dini di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan. Metode pelaksanaan meliputi seminar, diskusi interaktif, serta penyuluhan dengan melibatkan tokoh masyarakat, orang tua, dan pelajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko pernikahan dini dari aspek kesehatan, psikologis, dan sosial, serta tumbuhnya motivasi remaja untuk menunda pernikahan hingga siap secara mental, fisik, dan ekonomi. Dengan demikian, edukasi pernikahan dini berperan penting sebagai langkah preventif yang dapat menekan angka pernikahan dini, sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan berkualitas.
Pengenalan Tajihzul Mayit kepada Anak-Anak di Desa Roburan Dolok upaya Menanamkan Nilai Keislaman Sejak Dini Ahmad Husein; Wanda Indriani Putri; Robiatul Adawiyah; Nur Aliyah Lubis; Aisyah Husaini; Khoirun Nisa Piliang; Muniroh; Nurlelawati Simanungkalit; Muhammad Razali; Husin As’ari; Resdilla Pratiwi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2jsv0r85

Abstract

Pendidikan agama Islam sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial anak. Salah satu ajaran yang jarang dikenalkan adalah tajhizul mait atau tata cara pengurusan jenazah. Padahal, praktik ini merupakan kewajiban kolektif (fardhu kifayah) yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mengajarkan penghormatan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Kondisi di Desa Roburan Dolok menunjukkan bahwa anak-anak umumnya hanya mengenal ajaran dasar seperti shalat dan doa, sementara praktik tajhizul mait belum diperkenalkan.Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menanamkan nilai keislaman sejak dini dengan cara aplikatif dan menyenangkan. Pelaksanaan dilakukan di Madrasah Nahdlatul Ulama Roburan Dolok melalui tiga tahap, yaitu ceramah interaktif untuk memberikan pengetahuan dasar, demonstrasi praktik sederhana menggunakan boneka peraga, serta simulasi terbimbing agar anak terlibat langsung tanpa meninggalkan prinsip syariat. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa metode aplikatif lebih efektif daripada teori semata. Anak-anak antusias, mampu menjelaskan kembali tahapan dasar, dan menunjukkan pemahaman tentang pentingnya tanggung jawab sosial dalam Islam.Simpulannya, pengenalan tajhizul mait sejak dini tidak hanya memberi pengetahuan religius, tetapi juga membentuk kepekaan sosial dan empati. Model ini dapat dijadikan rujukan untuk program pengabdian berikutnya agar nilai keislaman semakin tertanam secara berkesinambungan.