Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

INFLUENCE OF CONTEXTUAL FACTORS ON INTENTION OF ENTREPRENEURSHIP Tegowati Tegowati; Dian Palupi; Widhi Ariestianti Rochdianingrum
Tibuana Vol 2 No 01 (2019): Tibuana
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.609 KB) | DOI: 10.36456/tibuana.2.01.1779.38-44

Abstract

One way to improve the competence of college graduates can be done by giving motivation to students to become entrepreneurs. In addition to improving student competency, entrepreneurship is also one of the efforts of universities to reduce the unemployment rate of college graduates. For this reason, interest in entrepreneurship among academics must be increased because it has a large contribution to the progress of a nation. This study aims to review the interests of student entrepreneurship from contextual factors.The population in this study were students in Surabaya with a sample size of 100. The sampling technique used was accidental sampling and data analysis using SEM. The results of this study are: There is a positive and significant influence of contextual factors on the interest in entrepreneurship. Based on the standardized results the parameter coefficient of 0.955 is significant at 0.001 (p = ***).
PENDAMPINGAN KAMPUNG PENDIDIKAN -KAMPUNGE AREK SUROBOYO (KP KAS) BANYU URIP KATEGORI MADYA tegowati tegowati
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 3 No 2 (2020): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.708 KB) | DOI: 10.36456/abadimas.v3.i2.a2166

Abstract

Sebagai perwujudan salah satu tridharma perguruan tinggi, khususnya Pengabdian kepadaMasyarakat, STIESIA Surabaya memberikan pendampingan penyusunan Portofolio LombaKampung Pendidikan Kampunge Arek Suroboyo (KP-KAS) bagi Kelurahan Banyu Urip,Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Kampung (Kelurahan) yang mengikuti Lomba KP-KASdiwakili oleh Rukun Warga (RW) atau beberapa RW dengan melibatkan beberapa Rukun Tetangga(RT). Dalam Lomba KP-KAS wajib menyusun Portofolio yang telah ditetapkan oleh PemerintahKota Surabaya. Dalam penyusunan Portofolio Lomba KP-KAS, beberapa Kelurahan memandangperlu adanya pendampingan dari unsur masyarakat yang kompeten, misalnya dari LembagaSwadaya Masyarakat (LSM) atau akademisi dari Perguruan Tinggi. Kelurahan Banyu Urip,Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, adalah salah satu Kelurahan yang merasa perlu adanyapendampingan dalam penyusunan Portofolio Lomba KP-KAS tahun 2018. Hasil yang dicapai daripendampingan ini adalah: a). Tim RT, RW, dan Kelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahanmampu menghasilkan Portofolio Lomba KP-KAS yang tersusun sesuai dengan ketentuanPemerintah Kota Surabaya. b) Tim RT, RW, dan Kelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahanmampu mengeksplorasi potensi dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki, sertamengungkapkannya dalam Portofolio Lomba KP-KAS secara optimal. c) Tim RT, RW, danKelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahan mampu menyelesaikan penyusunan Portofolio LombaKP-KAS tepat waktu.
ECOPRENEURSHIP TRAINING AND ASSISTANCE BY MAKING ECOBRICK FOR PKK GROUP IN GUBENG DISTRICT CITY OF SURABAYA Wininatin Khamimah; Tegowati Tegowati; Dewi Urip Wahyuni; Eka Yuliati
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7167

Abstract

Mitra adalah pengurus PKK di RT 08 RW 05 Kelurahan Airlangga Kecamatan Gubeng sebanyak 12 orang. Total anggota PKK dan pengurus adalah 35 orang.  Usia  mitra antara 30-65 tahun, mayoritas  ibu rumah tangga dan dua orang berstatus pegawai.  Permasalahan mitra  yaitu: 1) Belum seluruhnya mampu menangani sampah plastik secara baik. Ini ditunjukkan dengan tidak semua anggota PKK mengumpulkan sampah plastik secara rutin. 2) Mayoritas belum mengetahui cara memanfaatkan sampah plastik menjadi produk bermanfaat.  Oleh karena itu diberikan pelatihan dan pendampingan ecopreneurship dengan  membuat ecobrick dari sampah plastik. Setelah kegiatan ini  mitra mengetahui dampak buruk sampah plastik bagi lingkungan dan  potensi ekonomi sampah plastik. Target luaran yang dicapai adalah: 1) Mitra makin memahami dampak buruk  sampah plastik bagi lingkungan sehingga lebih peduli menangani sampah plastik. 2) Mitra mempunyai keterampilan  memanfaatkan sampah plastik menjadi ecobrick.  Metode pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: a) Melakukan pelatihan secara tatap muka dengan mengundang mitra. Mitra diberi penyuluhan tentang dampak buruk sampah plastik bagi  lingkungan dan dilatih  cara membuat ecobrick. b) Melakukan pendampingan secara daring melalui whatsapp group dan video call dan tatap muka. Pendampingan ini untuk mengetahui penerapan materi pelatihan dan kendala yang dihadapi peserta.  Pelaksanaan kegiatan telah  sesuai rencana. Peserta bersemangat membuat ecobrick, juga banyak bertanya tentang materi pelatihan. Selama pendampingan ditemukan bahwa beberapa peserta yang sudah membuat ecobrick  belum berniat  menjualnya karena  belum tahu cara pemasarannya dan bagaimana menentukan harga jualnya. Maka dijadwalkan pelatihan dan pendampingan lanjutan tentang penentuan harga jual dan pemasaran produk daur ulang dari sampah plastik pada semester genap 2021/2022
Seminar Bisnis Online Bersama UMKM Makanan dan Minuman Sukolilo In’am Widiarma; Nenny Syahrenny; Tegowati Tegowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 2, No 3 (2022): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i3.163

Abstract

The Covid-19 pandemic has affected almost all sectors and lines of life, including MSMEs, which are actually the driving force of the Indonesian economy. MSMEs have started to rise again with the knowledge and knowledge they have, but there is still one obstacle that occurs for Sukolilo MSMEs who are involved in the food and beverage sector, which is related to the delivery and distribution of goods, therefore we as academics are collaborating with Paxel Surabaya branch to help and solve the problems of the MSMEs. The method of this service activity is carried out with seminars consisting of training, knowledge of financial literacy in Indonesia and explaining the mechanism for delivering goods through digitalization or an integrated delivery system. After that, we provide assistance by installing applications on software on communication tools for MSME actors and the process of sending goods. Paxel's role can provide real solutions to the problems of MSMEs for food and beverage delivery that often occur so far.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KIAT MENINGKATKAN OMZET PENJUALAN DAN PENCATATAN TRANSAKSI KEUANGAN PADA KOPERASI TOKO KELONTONG RUNGKUT SURABAYA Wininatin Khamimah; Tegowati Tegowati; Nenny Syahreny; In'am Widiarma
Abdimas Galuh Vol 3, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v3i1.5083

Abstract

Konsep koperasi toko kelontong ini mempunyai potensi yang luar biasa dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat di Kota Surabaya. Untuk itulah Pemerintah Kota Surabaya memberikan dukungan maksimal agar koperasi toko kelontong dapat dikembangkan dengan baik. Namun, selama masa Pandemi Covid19  usaha toko kelontong mengalami penurunan omzet penjualan karena berbaga faktor.  Pendapatan masyarakat yang menurun dan jumlah mini market yang masuk perkampungan makin banyak menjadi beberapa faktor penyebabnya. Masalah lain yang dihadapi dalam menjalankan usahanya adalah belum melakukan pencatatan transaksi keuangan. Berdasarkan masalah di atas, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan tujuan: a) Memberi pelatihan (secara offline) mengenai kiat meningkatkan omzet penjualan toko kelontong di era new normal dan pencatatan transaksi keuangan; b) Melakukan pendampingan (secara online) mengenai kiat meningkatkan omzet penjualan toko kelontong di era new normal, dan pencatatan transaksi keuangan pada Koperasi Toko Kelontong Kecamatan Rungkut Kota Surabaya. Metode pelaksanaannya dengan cara:  1.) Survey lokasi di Kecamatan Rungkut dan Koperasi Toko Kelontong. 2) Mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi anggota koperasi toko kelontong. 3) Melakukan pelatihan (secara offline/tatap muka) sesuai permasalahan yang ada. 4) Melakukan pendampingan (secara online melalui whatsapp group dan video call). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi anggota koperasi ini telah berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi para anggota koperasi toko kelontong utamanya dalam penerapan kiat-kiat meningkatkan omzet penjualan di era new normal dan pencatatan transaksi keuangan.
Pelatihan dan Pendampingan Penetapan Harga Jual pada Pemasaran Produk Daur Ulang Sampah Plastik bagi Kelompok PKK Wininatin Khamimah; Dewi Urip Wahyuni; Eka Yuliati; Tegowati Tegowati
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.13352

Abstract

Mitra dari kelompok kita adalah ibu PKK RT 08 RW 05 Kelurahan Airlangga Kecamatan Gubeng yang berjumlah 25 orang, dengan usia 30 – 65 tahun yang sebagian besar murni ibu rumah tangga dan tujuh orang berstatus pegawai. Permasalahan yaitu belum mengetahui cara menetapkan harga jual produk daur ulang sampah plastik yang sudah dibuatnya.  Hal ini dibuktikan belum ada anggota PKK yang berani menjual produk kerajinan tangannya. Produk yang dihasilkan berupa tas, tudung saji dan ecobrick. Ke dua, belum mengetahui cara memasarkan produknya sehingga belum ada mitra yang berani menjual produknya. Sementara, mereka membuat kerajinan tangan hanya untuk digunakan sendiri. Kemudian, diberikan solusi berupa pelatihan, pendampingan penetapan harga jual dan pemasaran produk agar mitra mengetahui bagaimana menetapkan harga jual dan memasarkan produknya. Target luaran yang dicapai adalah mitra mengetahui cara menetapkan harga jual produk yang sesuai sehingga mampu bersaing di pasar dan mengetahui kiat-kiat memasarkan produknya sehingga berani menjual kepada konsumen.  Metode pelaksanaan kegiatan yaitu: a. Melakukan pelatihan secara tatap muka dengan mengundang mitra dengan diberi pelatihan tentang penetapan harga jual dan pemasaran produk dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan. b. Melakukan pendampingan secara daring melalui media whatsapp group dan video call. Pendampingan ini untuk mengetahui penerapan materi pelatihan dan mengetahui kendala yang dihadapi peserta.
PELATIHAN PENGELOLAAN BISNIS UMKM MAMIN DAN KERAJINAN PADA ERA DIGITAL DI KELURAHAN MOJO SURABAYA In'am Widiarma; Nenny Syahrenny; Tegowati Tegowati
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3766

Abstract

Seraya dengan berlalunya Covid 19 selalu mengingatkan kita akan keadaan pembatasan aktivitas masyarakat untuk bertemu dan kondisi ekonomi yang tidak menentu, menjadikan pengalaman itu pembelajaran bahwa teknologi sangat dibutuhkan didalam kehidupan kita saat ini pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) membutuhkan pemasaran dengan basis digitalisasi dan distribusi barang yang menggunakan jasa pengiriman online. UMKM sudah mulai bangkit kembali dengan pengetahuan dan bekal ilmu yag dimiliki seperti strategi pemasaran, pencatatan keuangan UMKM dan digital marketing. Namun masih ada satu kendala yang terjadi bagi UMKM Kelurahan Mojo yang berkecimpung pada sektor makanan minuman dan handicraft apabila produk yang dijual mengalami titik jenuh, Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian ini dengan tujuan memberikan pelatihan terkait strategi pemasaran, pencatatan keuangan dan pemasaran digital. Oleh sebab itu kami selaku pendamping yang bekerjasama dengan pihak Paxel cabang Surabaya membantu dan mengatasi permasalahan para UMKM yaitu selalu penuh dengan kreativitas dan inovasi baru.  Metode kegiatan pengabdian ini terdiri atas beberapa tahapan. Pertama melakukan identifikasi permasalahan dengan mencari akar permasalahan agar lebih fokus dalam menyelesaikannya. Kedua, memberikan seminar atau penyuluhan terkait strategi pemasaran, pencatatan keuangan dan pemasaran digital melalui mekanisme pengiriman barang yang terintegrasi. Ketiga, melakukan pendampingan dengan melakukan pemasangan aplikasi pada perangkat lunak pada alat komunikasi para pelaku UMKM dan proses pengiriman barang. Semua dipantau melalui whatsapp group yang dibantu oleh tim Paxel. Harapan cukup besar dengan adanya paxel dapat memberi solusi nyata terhadap problematika UMKM. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan digital marketing diperlukan bagi pelaku UMKM agar pelaku UMKM dapat bersaing dalam perdagangan yang telah banyak beralih ke online, dan pentingnya menyusun pembukuan dengan benar agar keuangan dapat tertata
PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK BAGI KELOMPOK PKK DI SURABAYA Khamimah, Wininatin; Wahyuni, Dewi Urip; Tegowati, Tegowati; Yuliati, Eka
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.22240

Abstract

Mitra kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu PKK di RT 08 RW 05 kelurahan Airlangga kecamatan Gubeng berjumlah 25 orang. Permasalahan yang dihadapi yaitu mitra belum mengetahui cara memasarkan produknya di market place. Penjualan produknya berupa tas serba guna, tudung saji dan ecobrick masih terbatas. Saat ini mitra penjualan hanya di sekitar tempat tinggalnya, sehingga hasil penjualan pun masih sedikit. Seiring kemajuan zaman dan perkembangan teknologi informasi, para pelaku usaha harus mengikuti kemajuan teknologi agar usahanya berkembang. Maka diberikan solusi berupa pelatihan dan pendampingan pemasaran digital produk daur ulang sampah plastik di salah satu market place yaitu shopee. Metode pengabdian: a. Mitra diberi pelatihan pemasaran digital produk daur ulang sampah plastik secara offline; b.) Melakukan pendampingan secara daring melalui media whatsapp group dan video call. Mitra antusias mengikuti pelatihan pemasaran digital karena menambah pengetahuan dan keterampilannya yaitu bisa membuat toko online di Shopee. Saat kegiatan pendampingan diketahui bahwa mitra masih banyak yang belum membuat toko online karena beberapa alasan. Seperti handphone tidak memadai untuk membuat toko online, belum percaya diri dengan kualitas produk yang dijual dan merasa masih kurang variasi produknya sehingga perlu banyak belajar lagi. Mitra telah mengetahui manfaat menggunakan media sosial untuk menawarkan produknya secara luas yaitu melalui Shopee. Oleh sebab itu penyuluhan literasi digital bagi masyarakat perlu terus dilakukan agar bisa mengikuti perkembangan teknologi yang berdampak positif bagi usahanya.
Exploring the Link between Trust and Perceived Benefits in Online Purchasing during COVID-19 Tegowati, Tegowati
JBMP (Jurnal Bisnis, Manajemen dan Perbankan) Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jbmp.v9i1.1674

Abstract

This study investigates the impact of perceived benefits on online consumer purchasing decisions during the COVID-19 pandemic in Surabaya, Indonesia. The study examines the role of social media as a tool for marketers to support product sales during the pandemic, which aligns with government regulations to limit community activities that cause crowds. The study uses trust as an intervention variable to analyze the direct and indirect impacts of perceived benefits on purchasing decisions. The research is conducted using a purposive sampling method, and data from 100 online consumers in Surabaya is analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The findings indicate that perceived benefits have a direct and significant impact on trust, perceived benefits have a direct and significant impact on purchasing decisions, trust directly influences purchasing decisions, and perceived benefits have a significant direct impact on consumer online purchasing decisions with trust acting as an intervening variable. The study provides valuable insights for marketers in utilizing social media to support product sales during a pandemic and highlights the importance of trust in online purchasing decisions.
PELATIHAN PENGELOLAAN BISNIS UMKM MAMIN DAN KERAJINAN PADA ERA DIGITAL DI KELURAHAN MOJO SURABAYA Widiarma, In'am; Syahrenny, Nenny; Tegowati, Tegowati
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3766

Abstract

Seraya dengan berlalunya Covid 19 selalu mengingatkan kita akan keadaan pembatasan aktivitas masyarakat untuk bertemu dan kondisi ekonomi yang tidak menentu, menjadikan pengalaman itu pembelajaran bahwa teknologi sangat dibutuhkan didalam kehidupan kita saat ini pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) membutuhkan pemasaran dengan basis digitalisasi dan distribusi barang yang menggunakan jasa pengiriman online. UMKM sudah mulai bangkit kembali dengan pengetahuan dan bekal ilmu yag dimiliki seperti strategi pemasaran, pencatatan keuangan UMKM dan digital marketing. Namun masih ada satu kendala yang terjadi bagi UMKM Kelurahan Mojo yang berkecimpung pada sektor makanan minuman dan handicraft apabila produk yang dijual mengalami titik jenuh, Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian ini dengan tujuan memberikan pelatihan terkait strategi pemasaran, pencatatan keuangan dan pemasaran digital. Oleh sebab itu kami selaku pendamping yang bekerjasama dengan pihak Paxel cabang Surabaya membantu dan mengatasi permasalahan para UMKM yaitu selalu penuh dengan kreativitas dan inovasi baru.  Metode kegiatan pengabdian ini terdiri atas beberapa tahapan. Pertama melakukan identifikasi permasalahan dengan mencari akar permasalahan agar lebih fokus dalam menyelesaikannya. Kedua, memberikan seminar atau penyuluhan terkait strategi pemasaran, pencatatan keuangan dan pemasaran digital melalui mekanisme pengiriman barang yang terintegrasi. Ketiga, melakukan pendampingan dengan melakukan pemasangan aplikasi pada perangkat lunak pada alat komunikasi para pelaku UMKM dan proses pengiriman barang. Semua dipantau melalui whatsapp group yang dibantu oleh tim Paxel. Harapan cukup besar dengan adanya paxel dapat memberi solusi nyata terhadap problematika UMKM. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan digital marketing diperlukan bagi pelaku UMKM agar pelaku UMKM dapat bersaing dalam perdagangan yang telah banyak beralih ke online, dan pentingnya menyusun pembukuan dengan benar agar keuangan dapat tertata